Senin, 12 April 2010

IKHTILAT!!!!! Kenapa Terjadi??!!!!???

Senin, 12 April 2010
IKHTILAT!!!!! Kenapa Terjadi??!!!!???

penulis : Ayat Al Akrash

"Dia ikhwan ya? Tapi kok kalau bicara sama akhwat dekat sekali???," tanya seorang akhwat kepada temannya karena ia sering m!elihat seorang aktivis rohis yang bila berbicara dengan lawan jenis, sangat dekat posisi tubuhnya.

"Mbak, akhwat yang itu sudah menikah? Kok akrab sekali sama ikhwan itu?," tanya sang mad'u kepada murabbinya karena ia sering melihat dua aktivis rohis itu kemana-mana selalu bersama sehingga terlihat seperti pasangan yang sudah menikah.

"Duh? ngeri, lihat itu? ikhwan-akhwat berbicaranya sangat dekat??," ujar seorang akhwat kepada juniornya, dengan wajah resah, ketika melihat ikhwan-akhwat di depan masjid yang tak jauh beda seperti orang berpacaran.

"Si fulan itu ikhwan bukan yah? Kok kelakuannya begitu sama akhwat?," Tanya seorang akhwat penuh keheranan.

Demikianlah kejadian yang sering dipertanyakan. Pelanggaran batas-batas pergaulan ikhwan-akhwat masih saja terjadi dan hal itu bisa disebabkan karena:
1. Belum mengetahui batas-batas pergaulan ikhwan-akhwat.
2. Sudah mengetahui, namun belum memahami.
3. Sudah mengetahui namun tidak mau mengamalkan .
4. Sudah mengetahui dan memahami, namun tergelincir karena lalai .

Dan bisa jadi kejadian itu disebabkan karena kita masih sibuk menghiasi penampilan luar kita dengan jilbab lebar warna warni atau dengan berjanggut dan celana mengatung, namun kita lupa menghiasi akhlak. Kita sibuk berhiaskan simbol-simbol Islam namun lupa substansi Islam. Kita berkutat menghafal materi Islam namun tidak fokus pada tataran pemahaman dan amal.

Sesungguhnya panggilan 'ikhwan' dan 'akhwat' adalah panggilan persaudaraan.
'Ikhwan' artinya adalah saudara laki-laki, dan 'akhwat' adalah saudara perempuan. Namun di ruang lingkup aktivis rohis, ada dikhotomi bahwa gelar itu ditujukan untuk orang-orang yang berjuang menegakkan agama-Nya, yang islamnya shahih, syamil, lurus fikrahnya dan akhlaknya baik. Atau bisa dikonotasikan dengan jamaah. Maka tidak heran bila terkadang dipertanyakan ke-'ikhwanan' -nya atau ke-'akhwatan' -nya bila belum bisa menjaga batas-batas pergaulan (hijab) ikhwan-akhwat.

Aktivis sekuler tak lagi segan !!!
!
Seorang ustadz bercerita bahwa ada aktivis sekuler yang berkata kepadanya, "Ustadz, dulu saya salut pada orang-orang rohis karena bisa menjaga pergaulan ikhwan-akhwat, namun kini mereka sama saja dengan kami. Kami jadi tak segan lagi."

Ungkapan aktivis sekuler di atas dapat menohok kita selaku jundi-jundi yang ingin memperjuangkan agama-Nya. Menjaga pergaulan dengan lawan jenis memang bukanlah hal yang mudah karena fitrah laki-laki adalah mencintai wanita dan demikian pula sebalikn! ya. Hanya dengan keimanan yang kokoh dan mujahadah sajalah yang membuat seseorang dapat istiqomah menjaga batas-batas ini.

Pelanggaran batas-batas pergaulan ikhwan-akhwat

Berikut ini adalah pelanggaran- pelanggaran yang masih sering terjadi:

1. Pulang Berdua
Usai rapat acara rohis, karena pulang ke arah yang sama maka akhwat pulang bersama di mobil ikhwan. Berdua saja. Dan musik yang diputar masih lagu dari Peterpan pula ataupun lagu-lagu cinta lainnya.

2. Rapat Berhadap-Hadapan
Rapat dengan posisi berhadap-hadapan seperti ini sangatlah 'cair' ! dan rentan akan timbulnya ikhtilath. Alangkah baiknya - bila belum mampu menggunakan hijab - dibuat jarak yang cukup antara ikhwan dan akhwat.

3. Tidak Menundukkan Pandangan (Gadhul Bashar)
Bukankah ada pepatah yang mengatakan, "Dari mana datangnya cinta? Dari mata turun ke hati". Maka jangan kita ikuti seruan yang mengatakan, "Ah, tidak perlu gadhul bashar, yang penting kan jaga hati!" Namun, tentu aplikasinya tidak harus dengan cara selalu menunduk ke tanah sampai-sampai menabrak dinding. Mungkin dapat disiasati dengan melihat ujung-ujung jilbab atau mata semu/samping.

4. Duduk/ Jalan Berduaan
Duduk berdua di taman kampus untuk berdiskusi Islam (mungkin). Namun apapun alasannya, bukankah masyarakat kampus tidak ambil pusing dengan apa yang
sedang didiskusikan karena yang terlihat di mata mereka adalah aktivis berduaan, titik. Maka menutup pintu fitn! ah ini adalah langkah terbaik kita.

5. "Men-tek" Untuk Menikah
"Bagaimana, ukh? Tapi nikahnya tiga tahun lagi. Habis, ana takut antum diambil orang." Sang ikhwan belum lulus kuliah sehingga 'men-tek' seorang akhwat untuk menikah karena takut kehilangan, padahal tak jelas juga kapan akan menikahnya.

---> Menurut yang saya ketahui, Hal ini sangatlah riskan. Dalam Ta'aruf minimal 3 bulan, paling lama 1 tahun, itu saja sudah terlalu lama!!! karena kita tidak pernah tau masa depan kita, hati manusia juga mudah berubah. Ibarat bulu ayam ALLAH bisa merubah hati umat-Nya. Jika tidak ada kepastian maka lepas kan saja semua bentuk-bentuk kedekatan itu yang terkadang berselimutkan kata-kata ta'aruf.

6. Telfon Tidak Urgen
Menelfon dan mengobrol tak tentu arah, yang tak ada nilai urgensinya.

7. SMS Tidak Urgen
Saling berdialog via SMS mengenai hal-hal yang tak ada kaitannya dengan da'wah, sampai-sampai pulsa habis sebelum waktunya.

8. Berbicara Mendayu-Dayu

"Deuu si akhiii, antum bisa aja deh?.." ucap sang akhwat kepada seorang ikhwan sambil tertawa kecil dan terdengar sedikit manja.

9. Bahasa Yang Akrab
Via SMS, via kertas, via fax, via email ataupun via YM. Message yang disampaikan begitu akrabnya, "Oke deh Pak fulan, nyang penting rapatnya lancar ! khaaan. Kalau begitchu.., ngga usah ditunda lagi yah, otre deh ." Meskipun sudah sering beraktivitas bersama, namun ikhwan-akhwat tetaplah bukan sepasang suami isteri yang bisa mengakrabkan diri dengan bebasnya.
Walau ini hanya bahasa tulisan, namun dapat membekas di hati si penerima ataupun si pengirim sendiri.

10. Curhat
"Duh, bagaimana ya?., adinda bingung nih, banyak! masalah begini ? dan begitu, kanda bisa bantu adinda?." atau " Kalau tidak ada ukhti sepertinya ana ada yang kurang ya, ukh."… Curhat berduaan akan menimbulkan kedekatan, dengan panggilan khusus, lalu ikatan hati, kemudian dapat menimbulkan permainan hati yang bisa menganggu tribulasi da'wah. Apa lagi bila yang dicurhatkan tidak ada sangkut pautnya dengan da'wah.
Terkadang lupa dengan budaya timur “kanda-adinda dianggap biasa, dear, my love, my darling”. Tapi konservatif dengan suku. Sehingga menomer 2 kan agama, sehingga menjadi taklid akan agama. Persahabatan antara ikhwan dan akhwat mungkin kah selama tulus, godaan setan akan begitu besar?!!!?

--> sedikit tertohok disini

Dan sepertinya curhat pada akhwat aja ya.. =DD Jangan pada ikhwan yang bukan siapa2… :p
Kecuali berniat untuk ta’aruf. ^___^

11. Yahoo Messenger/Chatting Yang Tidak Urgen
YM termasuk fasilitas. Tidaklah berdosa bila ingin menyampaikan hal-hal penting di sini. Namun menjadi bermasalah bila topik pembicaraan melebar kemana-mana dan tidak fokus pada da'w! ah karena halwat virtual bisa saja terjadi.

12. Bercanda ikhwan-akhwat

"Biasa aza lagi, ukhtiii? hehehehe," ujar seorang ikhwan sambil tertawa. Bahkan mungkin karena terlalu banyak syetan di sekeliling, sang akhwat hampir saja mencubit lengan sang ikhwan.

Dalil untuk nomor 1-5:

a. Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka jangan sekali-kali dia bersendirian dengan seorang perempuan yang tidak bersama mahramnya, karena yang ketiganya ialah syaitan." (HR.Ahmad)

b. Allah SWT berfirman, "Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman,
'Hendaknya mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya? ?"
(QS.24: 30)

c. Allah SWT berfirman, "Katakanlah kepada wanita yang beriman,

'Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya! ??" (QS.24: 31)

d. Rasulullah SAW bersabda, "Pandangan mata adalah salah satu dari panah-panah iblis, barangsiapa menundukkannya karena Allah, maka akan dirasakan manisnya iman dalam hatinya."

e. Rasulullah saw. Bersabda, "Wahai Ali, janganlah engkau ikuti pandangan yang satu dengan pandangan yang lain. Engkau hanya boleh melakukan pandangan yang pertama, sedang pandangan yang kedua adalah resiko bagimu." (HR Ahmad )

Dalil untuk nomor 6-12:

"... Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit di dalam hatinya..." (Al Ahzab: 32)

Penutup

Di dalam Islam, pergaulan laki-laki dan perempuan sangatlah dijaga. Kewajiban berjillbab, menundukkan pandangan, tidak khalwat (berduaan), tidak ikhtilath (bercampur baur), tidak tunduk dalam berbicara (mendayu-dayu), menggunakan panggilan khusus yang tidak semua orang memiliki pemikiran dan pendapat yang sama mengenai panggilan khusus tersebut (honey, dear, kanda, adinda) dan dorongan Islam untuk segera menikah, itu semua adalah penjagaan tatanan kehidupan sosial muslim agar terjaga kehormatan dan kemuliaannya.

Kehormatan seorang muslim sangatlah dipelihara di dalam Islam, sampai-sampai untuk mendekati zinanya saja sudah dilarang. "Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk."

(QS. Al Isra:32).

Pelanggaran di atas dapat dikategorikan kepada hal-hal yang mendekati zina karena jika dibiarkan, bukan tidak mungkin akan mengarah pada zina yang sesungguhnya, na'udzubillah.

Maka, bersama-sama kita saling menjaga pergaulan ikhwan-akhwat. Wahai akhwat?., jagalah para ikhwan.

Dan wahai ikhwan?., jagalah para akhwat. Jagalah agar tidak terjerumus ke dalam kategori mendekati zina.

"Ya Rabbi?, istiqomahkanlah kami di jalan-Mu. Jangan sampai kami tergelincir ataupun terkena debu-debu yang dapat mengotori perjuangan kami di jalan-Mu, yang jika saja Engkau tak tampakkan kesalahan-kesalahan itu pada kami sekarang, niscaya kami tak menyadari kesalahan itu selamanya.

Ampunilah kami ya Allah.... Tolonglah kami membersihkannya hingga dapat bercahaya kembali cermin hati kami. Kabulkanlah ya Allah.... "

Hudzaifah.org

Tidak ada niatan menyinggung siapa pun juga, saya sendiri jadi menyadari bahwa mungkin tanpa sadar melakukan hal-hal tersebut diatas. Semoga dengan adanya bacaan diatas mendapatkan sedikit pengetahuan batasan-batasan ucapan dan pergaulan secara islami."

Salam santun
dari : sahabatku Estu Sindiningrum
blog comments powered by Disqus
 

About (Biodata Diri)

Profil Evi Andriani adalah
Seorang ibu rumah tangga yang senang menulis, berdiskusi, dan memberikan motivasi serta inspirasi bagi banyak orang.

Biodata :
Nama : Evi Andriani
Jenis Kelamin : Wanita
Tempat, Tanggal Lahir : Medan, 05 Oktober
Alamat : Jl. Selamat. No. 70. Medan Amplas. Medan 20219
Website : http://www.eviandrianimosy.blogspot.com dan http://www.tokoeviandriani.com
Email : evi_andriani55@yahoo.com
Twitter : @eviandri55
FB : https://www.facebook.com/eviandriani55
Line : eviandriani
Kewarganegaraan : Indonesia
Agama : Islam
Status : Menikah

Pendidikan :


2010 - 2015: Pascasarjana Teknik Elektro USU dengan Konsentrasi Teknik Sistem Komputer
2007 - 2010: Fakultas Teknik Jurusan Teknik Elektro Universitas Indonesia (Electrical Engineering)
2003 - 2006: Fakultas Teknik Jurusan Teknik Elektro Prodi Teknik Telekomunikasi Politeknik Negeri Medan
2000 - 2003: SMU Negeri 5 Medan
1997 - 2000: SMP Negeri 15 Medan
1991 - 1997: SD Negeri 060827 Medan
1990 – 1991: TK Nur Hasanah

Aktivitas 2015 ada di beberapa organisasi/grup :
- PMI Kota Medan
- FLP Sumut (Forum Lingkar Pena Sumatera Utara)
- IIDN (Ibu-ibu Doyan Nulis)
- Cinta Kupu (Komunitas Lupus Sumatera Utara)
- ITJ Medan
- ODOJ (One Day One Juz)
- Yayasan Lupus : YLI (Yayasan Lupus Indonesia), SDF (Syamsi Dhuha Foundation)
- Cermat (Cendoler Medan Top) dari Yayasan Mayoko-Aiko
- KEB (Komunitas Emak-emak Blogger)
- BlogM (Komunitas Blogger Medan)
- Winner Class (Kelas Menulis Pemenang oleh Ali Muakhir)

Karya Buku :
1). 25 buku antologi
2). 11 edisi buku Pariwisata dan Kebudayaan : Indonesia The Beauty of Asia
3). 2 buku solo

Prestasi seorang Evi Andriani :

Menang Audisi di bidang kepenulisan :
1.Memenangkan event “Leutika In Your Blog”
2.Memenangkan Lomba Resensi dan Foto Bareng Buku "Panduan Sukses Orang Indonesia di Jepang"
3.Memenangkan weeklynote Leutika tentang “Iklan rokok keren sih, tapi...”
4.Memenangkan event “Adu Jurus Lawan Setan”
5.Mendapatkan hadiah “Al-qur’an Azalia Syamil” karena blog terpilih.

Penghargaan :
1.Pada 11 Januari 2011, mendapat piagam penghargaan “Mari Menulis” dari Leutika Publisher sebagai Leutikan yang banyak mengajak masyarakat untuk cinta membaca dan menulis.
2.Pada 30 April 2012 mendapat piagam penghargaan dari Agensi Naskah Indiscript sebagai penulis.
3.Pada 16 Juni 2012 mendapat piagam penghargaan sebagai pembedah buku dalam rangka acara Workshop Menulis, Launching, dan Bedah Buku Ria Ristiana Dewi; Antologi Puisi Angin Kerinduan.
4.Pada tanggal 03 Maret 2013 mendapat piagam penghargaan sebagai pembicara Seminar Motivasi Pelajar “Bongkar Rahasia Sang Pemenang UN!” di aula BPPT Jl. Wahid Hasyim Medan.
5.Pada tanggal 12 Juni 2015 mendapat piagam penghargaan Idolanesia Award sebagai ITP Survivor dari KPPI (Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak)

Peliputan Profil / biografi :
1. Pernah diliput profil seorang Evi Andriani sebagai wanita inspiratif oleh DAAI TV pada tanggal 9 Februari 2013 pada acara Bingkai Kehidupan
2. Pernah diliput profil seorang Evi Andriani sebagai wanita inspiratif oleh Majalah Kartini pada Mei 2014
3. Pernah diliput profil seorang Evi Andriani sebagai wanita inspiratif oleh Majalah Kampus USU pada April 2015

Prestasi di bidang lainnya :
1.Juara 2 pidato bahasa Inggris pada Musabaqah Tilawatil Qur’an Tingkat Propinsi Sumatera Utara pada tanggal 13 Juli 1996
2.Pada 26 Feb 2012, mendapat juara 2 dan sertifikat penghargaan sebagai “excellent performance in English Trivia Quiz” oleh LIA English Club Medan
3.Menjadi Warga Teladan Award Kampung WR (Writing Revolution) pada bulan Desember 2011-Januari 2012.
4.Sewaktu SD, pernah mendapatkan juara 1 lomba Cerdas Cermat sekolah
5.Sewaktu pramuka SMP, pernah mendapatkan juara 1 tarik tambang
6.Sewaktu SMA, pernah mendapatkan juara 1 lomba Cerdas Cermat PMR se-Sumatera Utara
7.Pernah dan selalu mendapatkan rangking 1 sampai tiga besar semasa sekolah SD, SMP dan SMA, juga masuk kelas unggulan di sekolah

Seminar / Pelatihan :

25-26 April 2015 : Mengikuti seminar Simposium nasional Perhimpunan Rematologi Indonesia dengan tema “National Friendly Treatment on Musculoskeletal Disorders and Disorders And Autoimmune Rheumatism” di Sahid Rich Hotel Yogyakarta dan mendapatkan sertifikat bernilai 12 SKP.

26-28 Maret 2015 : Mengikuti seminar simposium nasional Medan Chest And Clinical Immunology (MCCI) 2015 dengan tema “respiratory and allergy immunologi diseases from basic science to advanced” di Tiara Convention Centre Medan.

01-02 Februari 2014 : Mendapat sertifikat pelatihan : Certified Practicioner Quantum Love Therapy

26 Oktober 2013 : Mendapat sertifikat dari Acara Seminar IPE “New Perspective In Dentistry” dan Seminar Scientific Dentistry “New Perspective In Dentistry” pada Dies Natalis PSMKGI XXIV

20 April 2013 : Mendapat sertifikat sebagai peserta dalam kegiatan “Diskusi Berdikari: Mencetak Jurnalis Muda”

26 Juli 2012 : Mendapat sertifikat sebagai peserta dalam kegiatan “Diskusi Berdikari: It’s a Wrap”

04 Agustus 2012 : Mendapat sertifikat dari Pelatihan Hypnosis Fundamental selama 1 hari dan mendapatkan gelar CH di belakang nama.

18-24 Juni 2012 : Mendapat piagam penghargaan dari Walikota Medan sebagai peserta acara Pekan Flori dan Flora Nasional Tahun 2012.

01 April 2012 : Mendapat sertifikat dari Pelatihan Super Emotional Freedom Technique (Super EFT) Batch VII) yang diadakan oleh PT. ABCo Sugesti Motivando

23 Juli 2011 : Mendapat sertifikat dari Pelatihan Menulis Artikel Online Angkatan IV yang di adakan Writing Revolution

26 Juli 2011 : Mendapat sertifikat dari Pelatihan Menulis Puisi Online Angkatan IV yang di adakan Writing Revolution

24 April 2011 : Mendapat sertifikat dari acara Bedah Buku Novel Pipiet Senja “Jurang Keadilan” di Ruang Pameran Taman Budaya Sumatera Utara

19 April 2011 : Pelantikan Pengurus Wilayah Masyarakat Ekonomi Syari’ah (MES) Sumatera Utara Periode 1432 – 1435 H dan Pengajian Akbar 1000 Pengusaha Medan di Asrama Haji Aula Madinatul Hujjaj.

15 Juni 2011 : Seminar Nasional “Kritikus Sastra Indonesia Mutakhir” di Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Medan

05 Maret 2011 : Mendapat sertifikat dari seminar I’m Virgin I’m Happy di auditorium USU

26 Feb 2011 : Mendapat sertifikat dari workshop sastra dengan topik : Teknik Penulisan Fiksi dan Teknik Menembus Media Massa yang diselenggarakan oleh Komunitas Penulis Anak Kampus (KOMPAK) dan Laboratorium Sastra Medan (Labsas)

23 Jan-23 Feb 2011 : Mendapat sertifikat dari Pelatihan Menulis Cerpen Online Angkatan II yang di adakan Writing Revolution

14 November 2010 : Mendapat sertifikat dari Pelatihan Pribadi dan Pembicara Bercahaya

07 November 2010 : Mendapat sertifkat dari Pelatihan Mengajar Tahfizhul Qur’an For Kid dengan Metode FAHIM QUR’AN

18 Juli 2010 : Mendapat sertifikat dari Pelatihan Guru Kolosal & Nasional dengan Tema “The Smart of Memory System”

17 Juni-23 Agustus 2010 : Kursus Office Administrasi Perkantoran di Tricom

10 Agustus 2009 : Mendapat sertifikat dari seminar “It’s Time For Change International

Islamic Yout Seminar”

11 Juli 2009 : Mendapat sertifikat dari seminar “The Outstanding Invention of Biotechnology in Pharmaceutical Industry”

29 Maret 2009 : Mendapat sertifikat dari scholarship workshop “Scholarship Interview Strategies”

29 Maret 2009 : Mendapat sertifikat dari scholarship workshop “Writing Winning Scholarship Proposal”

30 Juni 2008 : Mendapat sertifikat dari pelatihan “Web Complete”

12-24Juni 2008 : Mendapat sertifikat dari seminar dan workshop “Brew Application Creative Summer with Mobile Applications”

5-9 mei 2008 : Mendapat sertifikat dari pelatihan “CDMA BSS” dari UI-Huawei Research & Training

28-30 April 2008 : Mendapat sertifikat dari seminar “Talkshow Entrepeneurship Membangun Wirausaha Muda Mandiri”

30 Desember 2006 : Mendapat sertifikat dari kursus “Autocad” di Dream Arch Medan

16 Desember 2006 : Mendapat sertifikat dari seminar “Video Editing dan 3D Max”

1 Desember 2005 : Mendapat sertifikat dari kursus PC Hardware Networking di WebMedia Training Center

2005 : Studi Ekskursi Mahasiswa Teknik Telekomunikasi Politeknik Negeri Medan di PT. Rubycon dan Indosat Batam.

17 Juli 2004 : Mendapat sertifikat dari seminar Update Technology ”Peran Teknologi GPRS dan EDGE Sebagai Media Komunikasi dan Informasi”

22 Oktober 2003 : Mendapat sertifikat dari seminar “Linux untuk Pendidikan”

5 Januari-5 Juni 2001: Kursus Percakapan Bahasa Inggris di Friendly International English

Course (FIEC)

4-7 Desember 2000 : Mengikuti Latihan TCTM XV dari SMU N 05 Medan

26-30 Mei 1999 : Mendapat sertifikat dari “Kwartir Cabang Kotamadya Medan Gerakan

Medan”

13 Juli 1996 : Mendapat piagam penghargaan “english speech” dari Dewan Pengurus

Wilayah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia Prop.

Sumatera Utara.




Komunitas Blogger Medan

Aturan Mengutip Isi Blog

Diperbolehkan meng-copy tulisan di blog ini dengan menjaga amanah ilmiyyah & mencantumkan URL blog ini ya. Terima kasih ^_^.


Karena ilmu itu adalah cahaya yang selalu menerangi setiap kehidupan kita. "khairun naasi anfa'uhum linnaas, sebaik-baik manusia adalah siapa yang paling banyak bermanfaat bagi orang lain" (hadis dikutip Imam Suyuti dalam bukunya Al-Jami'ush Shagir)

Alhamdulillah jika bermanfaat isi blog ini buat semua sahabat.
Selamat Membaca!

Entri Populer