<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7232848384524993729</id><updated>2012-02-23T14:55:38.284+07:00</updated><category term='Matematika Teknik'/><category term='Fiqih dan Aqidah'/><category term='CINTA'/><category term='DO&apos;A-DO&apos;A EVI'/><category term='ALGORITMA PEMOGRAMAN'/><category term='HIDANGAN EVI'/><category term='MOTIVASI'/><category term='Jaringan Komputer'/><category term='Pengolahan Citra'/><category term='Teknik Tulis Menulis'/><category term='Telekomunikasi'/><category term='CERITA LUCU'/><category term='KISAH-KISAH'/><category term='Teknik Komputer'/><category term='Artificial Intelligence'/><category term='MUHASSABAH'/><category term='Pemikiran Islam'/><category term='MIKROPROSESOR'/><category term='Sistem Kendali'/><category term='Agama Islam'/><category term='LRS (Leutika Reading Society) Medan'/><category term='ELEKTRONIKA'/><category term='KOTAK HARTA KARUN EVI'/><category term='lirik lagu'/><category term='Ilmu Pengetahuan Umum dan Sains'/><category term='VLSI (MIKROELEKTRONIKA)'/><category term='Kedokteran'/><category term='Teknik Transmisi'/><category term='Belajar Bahasa Arab'/><category term='PUISI-PUISI'/><title type='text'>Evi Andriani</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://eviandrianimosy.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eviandrianimosy.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Evi Andriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02049906709951916343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-C4Vnv0iZDuI/TV6lxbYx36I/AAAAAAAAA68/H4J6Z_AOANs/s220/3.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>576</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7232848384524993729.post-4091550083310280859</id><published>2012-02-09T11:53:00.004+07:00</published><updated>2012-02-09T12:14:35.773+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KOTAK HARTA KARUN EVI'/><title type='text'>Jangan Bersahabat dengan 5 Tipe Manusia Ini</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-n2vUqmXCZbE/TzNVsjqzesI/AAAAAAAABJ4/N-m5WfZQ47U/s1600/moonset.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-n2vUqmXCZbE/TzNVsjqzesI/AAAAAAAABJ4/N-m5WfZQ47U/s320/moonset.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5706999376785930946" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Ja'far Muhammad bin Ali berkata, "Ayah berwasiat kepadaku, &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;"Janganlah kamu bersahabat, berbicara dan berteman dengan lima tipe manusia."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bertanya, "Aku menjadi tebusanmu, wahai ayah, siapakah kelima manusia itu?" Ayah menjawab, " Janganlah kamu bersahabat dengan orang fasik karena dia akan menjualmu dengan sesuap makanan atau yang lebih murah dari itu." Aku mengatakan, "Wahai ayah, orang fasik itu juga berambisi untuk mencari-cari sesuatu yang lebih murah dari sesuap makanan tetapi kemudian dia tidak mampu mendapatkannya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bertanya, "Wahai Ayah, siapakah orang kedua?" "Janganlah kamu bersahabat dengan orang yang pelit karena dia akan memutus hubungan denganmu dalam masalah hartanya ketika kamu sangat membutuhkannya." Jawab Ayah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bertanya, "Wahai Ayah, lalu siapakah orang ketiga?" Ayah menjawab, "Janganlah kamu bersahabat dengan seorang pendusta karena dia ibarat fatamorgana. Menjauhkan yang dekat, dan mendekatkan yang jauh darimu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bertanya lagi, "Wahai Ayah, siapakah orang keempat?" Ayah menjawab, "Janganlah kamu bersahabat dengan orang tolol, karena dia ingin mendatangkan manfaat namun malah mendatangkan bahaya kepadamu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bertanya lagi, "Wahai Ayah, kemudian siapakah orang kelima?" Ayah menjawab, "Janganlah kamu bersahabat dengan orang yang memutus tali silaturrahim karena aku mendapatkan orang seperti ini dilaknat di dalam kitabullah dalam tiga tempat." (Ibnul Jauzi, Kitab Shifatush Shafwah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teringat sahabat-sahabat di FB Evi. Rindu juga sudah lama tidak muncul dalam status. Sehabis jalan pagi dan menikmati bulan purnama yang menjelang pagi. Semoga kita semua selalu dalam nikmat sehat, iman, ikhsan dan selalu semangat dalam kondisi apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Medan, 9 Februari 2012&lt;br /&gt;~Evi A.~&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7232848384524993729-4091550083310280859?l=eviandrianimosy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/4091550083310280859'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/4091550083310280859'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eviandrianimosy.blogspot.com/2012/02/jangan-bersahabat-dengan-5-tipe-manusia.html' title='Jangan Bersahabat dengan 5 Tipe Manusia Ini'/><author><name>Evi Andriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02049906709951916343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-C4Vnv0iZDuI/TV6lxbYx36I/AAAAAAAAA68/H4J6Z_AOANs/s220/3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-n2vUqmXCZbE/TzNVsjqzesI/AAAAAAAABJ4/N-m5WfZQ47U/s72-c/moonset.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7232848384524993729.post-8590539363932788368</id><published>2012-01-23T18:24:00.002+07:00</published><updated>2012-01-23T18:34:42.522+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KISAH-KISAH'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KOTAK HARTA KARUN EVI'/><title type='text'>Ta’aruf Perdana Evi Bersama FLP Medan</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-JnDeHfxnqUU/Tx1Frf18rlI/AAAAAAAABJU/kjBRssaVi70/s1600/1a.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-JnDeHfxnqUU/Tx1Frf18rlI/AAAAAAAABJU/kjBRssaVi70/s400/1a.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5700789316905381458" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Setelah melalui proses panjang melalui ujian masuk FLP yang cukup ketat pada Februari 2011, dengan model soal seperti tes psikotes selama 2 jam (tiap session ada soal dan pertanyaan, semua memakai waktu), akhirnya saya mampu melewati tes demi tes hingga tahap tes wawancara dan dapat hadir dalam pertemuan perdana di RumCay FLP Medan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; RumCay adalah singkatan dari Rumah Cahaya. Sebelumnya saya bingung, apa itu Rumcay? Ternyata itu adalah tempat tinggal berkumpulnya para penulis FLP di Sumut. Rumah ini telah dihibahkan oleh pemilik sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Perkenalan yang sungguh berkesan bagi saya pribadi karena selain mempererat ukhuwah juga dapat saling memotivasi dan mendukung agar menjadi penulis yang berkualitas dan produktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Walaupun, tempat pertemuan perdana ini ala kadarnya tapi acaranya cukup menarik seperti bagaimana cara menghapal semua nama-nama teman anggota FLP angkatan IV ini dan juga pembuatan masing kelompok dengan menarik setiap anggota. Misal kelompok saya adalah kambing. Maka masing-masing individu mengeluarkan suara kambing dan mencari teman-temannya hingga membentuk suatu populasi kambing. Dalam satu grup tersebut harus hapal nama-nama teman satu grupnya. Suasana haru, canda dan tawa meliputi ta’aruf ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Saya yakin dengan mengenal teman-teman baru di lingkungan yang baru ini akan menambah semangat saya dalam bidang tulis menulis dan berharap semua kelompok menulis yang ada di Sumut (Sumatera Utara) bisa dapat saling bersatu untuk memajukan dunia sastrawan dan Kepenulisan Medan. FLP Sumut akan bercahaya menyinari setiap insan yang semangat berkarya. Walaupun FLP Sumut sempat mengalami keredupan, tapi saya yakin dengan bibit-bibit yang baru ini, FLP Sumut akan kembali bangkit dan mengharumkan nama kota Medan kembali. Dengan modal istiqomah dan keyakinan sesuai visi FLP itu sendiri maka FLP akan semakin maju dan berkembang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Sungguh ta’aruf ini menyenangkan bagi saya, apakah karena jumlah yang banyak atau karena saya ingin cepat-cepat jadi penulis? Yang pasti, semoga pertemuan ini menjadi barokah sehingga setiap aktivitas yang dijalani FLP akan di rahmati oleh Allah swt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh&lt;br /&gt;~Evi Andriani~&lt;br /&gt;Medan, 8 Maret 2010&lt;br /&gt;http://eviandrianimosy.blogspot.com/&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7232848384524993729-8590539363932788368?l=eviandrianimosy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/8590539363932788368'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/8590539363932788368'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eviandrianimosy.blogspot.com/2012/01/taaruf-perdana-evi-bersama-flp-medan.html' title='Ta’aruf Perdana Evi Bersama FLP Medan'/><author><name>Evi Andriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02049906709951916343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-C4Vnv0iZDuI/TV6lxbYx36I/AAAAAAAAA68/H4J6Z_AOANs/s220/3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-JnDeHfxnqUU/Tx1Frf18rlI/AAAAAAAABJU/kjBRssaVi70/s72-c/1a.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7232848384524993729.post-6105035635422638743</id><published>2012-01-23T17:14:00.004+07:00</published><updated>2012-01-23T18:04:00.791+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MOTIVASI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='CINTA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MUHASSABAH'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KOTAK HARTA KARUN EVI'/><title type='text'>Cinta dan Kasih Sayang dari Orang Terdekat Membawa Berkah dan Kekuatan</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-9mN_ZtPdMdA/Tx03JuzNA8I/AAAAAAAABJI/8dH1U--4zbc/s1600/1%2Bcinta%2Bdan%2Bkasih%2Bsayang.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-9mN_ZtPdMdA/Tx03JuzNA8I/AAAAAAAABJI/8dH1U--4zbc/s400/1%2Bcinta%2Bdan%2Bkasih%2Bsayang.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5700773343642059714" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merinding Evi dengan cinta&amp;kasih sayang keluarga serta para sahabat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai hari ini semua keluarga termasuk keluarga arisan Purworejo datang menjenguk ke rumah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mama berkata, "Tadi Evi cuci piring ya?"&lt;br /&gt;"Ya Ma," jawabku&lt;br /&gt;"Jangan... Evi hrs istirahat di tempat tidur, tidak boleh banyak bergerak, nanti kalau pendarahan lagi akibatnya lebih parah dari sebelumnya," kata Ibu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku langsung terdiam, emang aku merasakan saat berjalan masih suka pusing, apalagi sejak transfusi darah, ada sesuatu yang aneh kurasakan di tubuh. Mudah lemas, kadang-kadang suka merasa dingin, memandang laptop 1-2jam saja sudah tak sanggup. Astagfirullah. Semoga Engkau masih kuatkan hamba ya Allah karena hamba masih ingin berkarya, berdakwah, berprestasi dan mendapat rahmatMu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iman harus terus dijaga sampai ajal tiba. Semoga kita semua mendapatkan akhir yang khusnul khatimah. Amin ya rabbal'alamin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingat kehidupan setelah kematian. Kampung akhirat adalah tempat kita kembali (QS.21: 35)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap jiwa pasti akan merasakan kematian. Namun mati dalam keimanan subhanallah, sangat indah sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kunjungan satu per satu dari keluarga, sahabatku yanti dan ida, teman satu liqo-an, teman-teman SMP (Lidya, Fitri, Vivin dan Wanradila), teman-teman Polmed, murrobbiyahku maupun teman-teman dari organisasi dakwah sekolah, organisasi kepenulisan (LRS dan FLP) dan dari semua sahabatku di dunia maya facebook menambah semangatku untuk terus berjuang hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa semangat begitu membuat pengaruh sangat besar pada diriku untuk melupakan kesedihan, emosi negatif berubah menjadi energi positif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta mereka membawa berkah padaku, Terimakasih ya Allah, terima kasih sahabatku. Ukhuwah kita akan terus terpatri sampai akhir hayat. Uhibbukumfillah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Takkan akan kulupa, Rabu, 12 Oktober 2011, darah masuk ke dalam tubuhku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~Evi A.~&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7232848384524993729-6105035635422638743?l=eviandrianimosy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/6105035635422638743'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/6105035635422638743'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eviandrianimosy.blogspot.com/2012/01/cinta-dan-kasih-sayang-dari-orang.html' title='Cinta dan Kasih Sayang dari Orang Terdekat Membawa Berkah dan Kekuatan'/><author><name>Evi Andriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02049906709951916343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-C4Vnv0iZDuI/TV6lxbYx36I/AAAAAAAAA68/H4J6Z_AOANs/s220/3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-9mN_ZtPdMdA/Tx03JuzNA8I/AAAAAAAABJI/8dH1U--4zbc/s72-c/1%2Bcinta%2Bdan%2Bkasih%2Bsayang.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7232848384524993729.post-5159825279869998589</id><published>2012-01-21T23:47:00.005+07:00</published><updated>2012-01-22T00:18:50.756+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ilmu Pengetahuan Umum dan Sains'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Teknik Komputer'/><title type='text'>Model Petri Net dan Markov Chain</title><content type='html'>Tugas Fault Tolerant&lt;br /&gt;Evi Andriani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;I. Model Petri Net&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Petri net merupakan suatu perangkat untuk pemodelan dan menganalisis sistem sehingga dapat diperoleh informasi tentang struktur dan perilaku dinamik dari sistem yang di modelkan [1]. Petri net dapat mendeskripsikan dengan jelas distribusi dan redistribusi energi yang terjadi pada sistem. Hasil analisis kemudian untk memperbaiki sistem yang ada. Siklus pemodelan dan analisis dengan Petri net dapat ditunjukkan oleh Gambar 1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-9QsbGLoR12w/TxryEVHm1JI/AAAAAAAABIw/1uqBsrvbgrE/s1600/petri%2B1.png"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 378px; height: 206px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-9QsbGLoR12w/TxryEVHm1JI/AAAAAAAABIw/1uqBsrvbgrE/s400/petri%2B1.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5700134434593232018" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar 1. Sistem Pemodelan dan analisis dengan Petri Net&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;	Petri net menggunakan bahasa grafis dan matematis untuk pemodelan dan analisis sistem yang  bersifat diskrit, di mana harga variable-variabel sistem hanya berada pada dua keadaan seperti on atau off maupun aktif atau tidak aktif. Representatif grafis dari Petri net membuat Petri net banyak digunakan diberbagai bidang seperti kontrol proses, jaringan komputer, sistem antrian, dan lain-lain. [2]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;	Penelitian yang pernah dilakukan antara lain : pemodelan dan simulasi jaringan traffic perkereta-apian menggunakan metode Coloured Petri Nets (CPN) sehingga kondisi deadlock dan trapping (terjebak) dapat dihindari dan keselamatan perjalanan serta overtaking (mendahului) dapat dipenuhi. [3]. Ada juga penelitian kinerja sistem interlock kompresor udara 101-J di Pusri-IB yang dimodelkan dan dianalisis menggunakan Petri net. Petri net dapat mendeskripsikan dengan jelas distribusi dan redistribusi energi yang terjadi pada sistem. Karena kegagalan komponen interlock dapat menyebabkan kompresor menjadi berhenti beroperasi. Sehingga meningkatkan kinerja sistem interlock kompresor udara 101-J. [4] &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 	Petri net dibentuk oleh place dan transisi yang dihubungkan dengan panah. Place, yang digambarkan dengan lingkaran, merepresentasikan kondisi. Transisi, yang digambarkan dengan kotak persegi panjang atau garis lurus, merepresentasikan event atau kejadian. penandaan (marking) merupakan hubungan antara token dengan place. Token, digambarkan dengan titik kecil, berpindah-pindah dari satu place ke place lain ketika terjadi pemicuan transisi (firing).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;	Prilaku dinamik ditunjukkan aliran token pada jala serta diikuti dengan perubahan penandaan place. Aliran ini terjadi akibat proses pemicuan transisi yang memindahkan token dari satu place menuju place lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;	Secara umum Petri net didefinisikan sebagai berikut [5] :&lt;br /&gt;Petri net N = (P, T, I, O, M_0), dengan : &lt;br /&gt;	P = {p1, p2,..., pm} adalah himpunan place-place,&lt;br /&gt;	T = { t1, t2,..., tn} adalah himpunan transisi-transisi, di mana&lt;br /&gt;	P∪T≠∅ dan P∩T≠∅,&lt;br /&gt;	I:(PxT)→N adalah fungsi input yang mendefinisikan busur dari place ke transisi, &lt;br /&gt;	di mana N bilangan bulat non negatif,&lt;br /&gt;	O:(PxT)→N adalah fungsi otput yang mendefinisikan busur dari transisi ke place,&lt;br /&gt;	M_0:P→N adalah penandaan awal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;		Contoh Petri net sederhana ditunjukkan pada Gambar 2 di bawah ini :&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-7zA6q9YjDtI/TxryY6WmM0I/AAAAAAAABI8/IOI7OxGDW-I/s1600/petri%2Bsederhana.png"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 278px; height: 209px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-7zA6q9YjDtI/TxryY6WmM0I/AAAAAAAABI8/IOI7OxGDW-I/s400/petri%2Bsederhana.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5700134788185600834" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Gambar 2. Petri Net sederhana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;		Eksekusi suatu Petri net dikontrol oleh jumlah dan distribusi token pada Petri net. Petri net dieksekusi dengan pemicuan transisi (firing transition). proses pemicuan transisi pada Petri net mengikuti aturan berikut [5] :&lt;br /&gt;- Aturan siap terpicu (enabling rule)&lt;br /&gt;- Aturan pemicuan (firing rule)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sifat-sifat Petri Net yaitu :&lt;br /&gt;- Ketercapaian (reachability)&lt;br /&gt;- Keterbatasan (boundedness)&lt;br /&gt;- Daya Hidup (liveness)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;	Model Petri net dapat menggunakan analisis stressor (terutama vibrasi) untuk analisis dan kalkulasi kehandalan yang membantu pemahaman lebih baik terhadap gejala kegagaln di dunia industri seperti pada penelitian Yugi Sukriana, dkk pada studi kasusu pompa 15-p-101 di Pertamina UP-VI, laju kegagalan (failure rate) pompa dengan coincidence lebih tinggi (reliability-nya lebih rendah) daripada asumsi kegagalan terjadi secara independent sehingga membantu dalam pengambilan keputusan sistem pemeliharaan karena pada umumnya sistem yang ada di industri dapat diperbaiki (repairable system).[6]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;II Model Chain&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;         Rantai markov (Markov Chain) adalah suatu model teoritis yang menjelaskan keadaan sebuah sistem pada suatu tahap tertentu. Model ini dapat memperkirakan perubahan- perubahan pada waktu yang akan datang dalam variabel-variabel dinamis pada waktu yang lalu. Teknik ini dapat juga digunakan untuk menganalisis kejadian-kejadian pada waktu mendatang secara sistematis. [7]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Penerapan rantai markov mula-mula digunakan untuk menganalisis dan memperkirakan perilaku partikel-partikel gas dalam suatu wadah tertutup serta meramalkan keadan cuaca. Sebagai suatu peralatan riset operasi dalam pengambilan keputusan manajerial. Proses markov telah banyak diterapkan untuk menganalisa tentang perpindahan merek (brands witching) dalam pemasaran, perhitungan rekening, jasa persewaan mobil, perencanaan penjualan, masalah-masalah persediaan, pemeliharaan mesin, antrian, perubahan harga pasar saham, dan administrasi rumah sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;         Rantai markov ini dikenalkan oleh Andrei A. Markov, ahli matematika dari Rusia yang lahir tahun 1856. [8] Analisis markov menghasilkan suatu informasi probabilistik yang dapat digunakan untuk membantu pembuatan keputusan, jadi analisis ini bukan suatu teknik optimisasi melainkan suatu teknik deskriptif. Analisis markov merupakan suatu bentuk khusus dari model probabilistik yang lebih umum dinamakan dengan Stochastic process, yaitu proses perubahan perubahan probabilistik yang terjadi terus-menerus.&lt;br /&gt;Untuk dapat menerapkan analisis rantai markov ke dalam suatu kasus, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi :&lt;br /&gt;- jumlah probabilitas transisi untuk suatu keadaan awal dari sistem sama dengan 1(satu),&lt;br /&gt;- Probabilitas-probabilitas tersebut berlaku untuk semua partisipan dalam sistem,&lt;br /&gt;- Probabilitas transisi konstan sepanjang waktu,&lt;br /&gt;- Kondisi merupakan kondisi yang independent sepanjang waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       Sedangkan menurut Karlin dan Taylor [9] proses Markov adalah sebuah proses dengan sifat, diberikan nilai V(u) untuk setiap u&lt;t. Secara formal sebuah proses dikatakan Markov jika memenuhi sifat Markov yaitu,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;P(V(t+1)=V_(t+1)│V(1)=v_2,…,V(t-1)=v_(t-1),V(t)=v_t )=P(V(t+1)=v_(t+1)│V(t)=v_t )= P_(v_t,V_(t+1))^((t,t+1))&lt;br /&gt;dengan s = t+1-1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Dalam realita, penerapan analisis markov biasa terbilang cukup terbatas karena sulit menemukan masalah yang memenuhi semua sifat yang diperlukan untuk analisis markov, terutama persyaratan bahwa probabilitas transisi harus konstan sepanjang waktu (probabilitas transisi adalah probabilitas yang terjadi dalam pergerakan perpindahan kondisi dalam sistem).&lt;br /&gt;Salah satu penelitian yang menggunakan Markov Chains adalah penelitian dari Putu Rio Aditya Darma tentang pemodelan arima redaman hujan. Untuk menyelidiki fenomena gelombang propagasi pada tinggiya curah hujan diperlukan pengukuran dan pencatatan statistik mengenai data cuaca, curah hujan rata-rata (mm/h) beserta pemodelan redaman hujan sehingga dapat diketahui transisi antar model ARIMA redaman hujan dengan menggunakan model Markov Chains. Data yang digunakan adalah data pengukuran curah hujan yang dikonversi menjadi data redaman hujan berdasar metode Synthetic Storm Technique (SST) dengan frekuensi 28 Ghz untuk link sepanjang 2 km. Nilai redaman hujan kemudian dimodelkan dengan pendekatan ARIMA (p,d,q) dan diubah menjadi state dalam Markov Chains. Dari model Markov Chains akan diperoleh nilai probabilitas steady state, panjang interval pengukuran dan distribusi model ARIMA. Analisa data dilakukan dengan cara membandingkan kurva CCDF dan nilai Root Mean Square Error (RMSE) antara data hasil model dengan data pengukuran redaman hujan. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa pemakaian model Markov Chain pada model ARIMA redaman hujan menghasilkan nilai Akaike’s Information Criterion (AIC) yang kecil. [10]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;         Salah satu karakteristik utama suatu rantai Markov adalah peluang-peluang transisinya. Peluang transisi tersebut menggambarkan peluang perpindahan dari satu keadaan ke keadaan lainnya. Dengan kata lain, menggambarkan peluang proses berada di satu keadaan bila diketahui keadaan proses pada satu waktu sebelumnya. Secara matematis, peluang transisi tersebut dapat ditulis sebagai berikut,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;〖P_ij=P(V〗_(t+1)=j|V_t=i&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dengan i dan j masing-masing menyatakan keadaan proses saat t dan t+1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[1] Peterson, James L. 1981. Petri Net Theory and the Modelling of Systems. Ney Jersey, Prentice Hall Inc.&lt;br /&gt;[2] Moody, John O., Panos J. Antsaklis. 1998. Supervisory Control of Discrete Event Systems Using Petri Nets. Norwell, Kluwer Academic Publishers.&lt;br /&gt;[3] Sitepu, Suriantou. 2001. Pemodelan dan Simulasi Jaringan Traffic Perkereta-apian Menggunakan Metode Coloured Petri Nets (CPN). Tesis ITB Bandung.&lt;br /&gt;[4] Sulaiman, M. Hamni. 2002. Studi Evaluasi Kinerja Sistem Interlock Kompresor Udara 101-J di Pusri-IB Berbasis Teknik Petri Net. Tesis ITB Bandung.&lt;br /&gt;[5] Wang, Jiacun. 1998. Timed Petri Net : Theory and Aplication. Norwell, Kluwer Academic Publicers.&lt;br /&gt;[6] Yugi Sukriana, Sonny Yuliar, Togar M.P. Manurung dan Persaulian Siregar. Kalkulasi Kehandalan Sistem Industrial, Kompleks Berbantukkan Petri Net Stikastik : Studi Kasus Pada Pompa 15-P di Pertamina UP-VI. Departemen Fisika, ITB.&lt;br /&gt;[7] Anggriya, Nova. 2009. Aplikasi Rantai Markov Multivariat Pada Network Genetik. Skripsi Departemen Matematika FMIPA USU.&lt;br /&gt;[8] Ching, W., dan Ng, M. 2006. Markov Chain: Models, Algorithms and Application. New York: Springer Science + Business Media, Inc.&lt;br /&gt;[9] Karlin S dan Taylor, H. M. 1975. A First Course in Stochastic Process, New York : Academic Press.&lt;br /&gt;[10] Darma, Putu Rio Aditya. 2011. Pemodelan ARIMA Redaman Hujan denga Menggunakan Markov Chains. Teknik Elektro ITS.&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7232848384524993729-5159825279869998589?l=eviandrianimosy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/5159825279869998589'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/5159825279869998589'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eviandrianimosy.blogspot.com/2012/01/model-petri-net-dan-markov-chain.html' title='Model Petri Net dan Markov Chain'/><author><name>Evi Andriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02049906709951916343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-C4Vnv0iZDuI/TV6lxbYx36I/AAAAAAAAA68/H4J6Z_AOANs/s220/3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-9QsbGLoR12w/TxryEVHm1JI/AAAAAAAABIw/1uqBsrvbgrE/s72-c/petri%2B1.png' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7232848384524993729.post-6237429626509748312</id><published>2011-12-21T11:12:00.006+07:00</published><updated>2011-12-21T11:51:39.366+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ilmu Pengetahuan Umum dan Sains'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KOTAK HARTA KARUN EVI'/><title type='text'>File Extenxion PRC Pada Ebook</title><content type='html'>Saat ini banyak sekali bertebaran ebook gratis di dunia internet. Biasanya ada file berbentuk pdf, chm, dan lain-lain. Namun kemarin saya menemukan file berbentuk prc. Selidik pun mulai bermain. Apa sih itu prc? Bagaimana cara membuka file tersebut? Inilah yang yang saya cari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; PRC merupakan singkatan dari &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Product Representation Compact&lt;/span&gt; yaitu format file 3D yang dapat kita gunakan untuk menanamkan (embed) data 3D ke dalam sebuah file pdf.&lt;br /&gt;Format kompresi tingkat tinggi ini memfasilitasi penyimpanan dari representasi (perwakilan) model-model 3D yang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Untuk membaca file berbentuk “.prc” terlebih dahulu mendownload &lt;span style="font-style:italic;"&gt;software&lt;/span&gt;-nya dan kemudian meng-instal-nya ke dalam komputer atau handphone kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Software&lt;/span&gt; (perangkat lunak) tersebut dapat kita download di website : &lt;br /&gt;http://www.mobipocket.com/en/DownloadSoft/ProductDetailsReader.asp&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-qbHI0arAF14/TvFeiv4dYYI/AAAAAAAABF4/5y8uG0BJ7Gs/s1600/Mobipocket%2BReader.png"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 256px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-qbHI0arAF14/TvFeiv4dYYI/AAAAAAAABF4/5y8uG0BJ7Gs/s400/Mobipocket%2BReader.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5688431755407483266" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;center&gt;Gambar tampilan website Mobipocket Reader&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Cara instal dan menggunakannya :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1. Buka website di atas.&lt;br /&gt;2. Klik menu “download”&lt;br /&gt;3. Klik menu “savefile”&lt;br /&gt;4. Cari di mana Anda menyimpan file download tersebut. Jika sudah dapat klik “mobireadersetup.msi” sehingga muncul tampilan berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-sVeJtKEkgWU/TvFd28_7rgI/AAAAAAAABFs/5cfsG6G8hng/s1600/open%2Bfile.png"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-sVeJtKEkgWU/TvFd28_7rgI/AAAAAAAABFs/5cfsG6G8hng/s400/open%2Bfile.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5688431003014245890" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Klik tombol “run”&lt;br /&gt;6. Selanjutnya klik saja ebook-ebook Anda yang berfile extension .prc. Secara otomatis akan terbuka dan Anda bisa membacanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat membaca.....&lt;br /&gt;Membaca adalah gudang ilmu buat kita mengenal kehidupan agar semakin cinta pada Sang Pencipta, Allah Swt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Medan, 21 Desember 2011&lt;br /&gt;~Evi A.~&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7232848384524993729-6237429626509748312?l=eviandrianimosy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/6237429626509748312'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/6237429626509748312'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eviandrianimosy.blogspot.com/2011/12/file-extenxion-prc-pada-ebook.html' title='File Extenxion PRC Pada Ebook'/><author><name>Evi Andriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02049906709951916343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-C4Vnv0iZDuI/TV6lxbYx36I/AAAAAAAAA68/H4J6Z_AOANs/s220/3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-qbHI0arAF14/TvFeiv4dYYI/AAAAAAAABF4/5y8uG0BJ7Gs/s72-c/Mobipocket%2BReader.png' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7232848384524993729.post-2130049585722089128</id><published>2011-12-18T14:20:00.005+07:00</published><updated>2011-12-18T15:09:19.968+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kedokteran'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KOTAK HARTA KARUN EVI'/><title type='text'>Tips Mengurangi Minus atau Slindris di Mata Versi Evi</title><content type='html'>Pertanyaan dari sahabat Evi: &lt;br /&gt;Febby AyuIsmira Ginting like kak :)&lt;br /&gt;itu minus d mata gmn kok bs brkurang kk ?? heh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fitri Resty Rahayu Aq jg minus bnyk bgt mb.... Mb evi koq bs berkurang resepnya apa??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawabannya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk dek Febby AyuIsmira Ginting dan mba Fitri Resty Rahayu,  mengurangi minus mudah kok ^_^.&lt;br /&gt;Sebenarnya Evi ga tau juga kalau minus Evi berkurang, tapi inilah berkah ya mba. Saat kepala sangat pusing, dipikir dokter ada gangguan di mata atau minus dan silindrisnya bertambah. Saat diperiksa keseluruhan mata sampai saraf. Alhamdulillah normal. Mungkin karena aktivitas Evi yg terlalu padat dan pikiran yang berat akhir-akhir ini. Ga taunya saat diperiksa malah gejala yang ditakutkan itu berkurang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Resep untuk mengurangi minus atau silindris di mata versi Evi lakukan :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Setiap hari terutama pagi hari &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;melihat pemandangan alam yang indah&lt;/span&gt;, khususnya yang hijau-hijau.&lt;br /&gt;Biasanya Evi selalu melihat tanaman dan bunga-bunga yang ada dihalaman rumah. Sembari hati bersyukur masih diberi nikmat oleh Allah bahwa mata ini masih melihat indahnya ciptaan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2. Melakukan olah raga mata&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;-Sebelum melakukan olah raga mata, rasakan tubuh kita senyaman gitu, senang dengan pikiran-pikiran yang positif. Buang jauh-jauh pikiran negatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Bernafas dengan rileks. &lt;br /&gt;Biasanya Evi melakukan teknik pernafasan dengan metode 5, 20, 10. Kita tarik nafas, hisap 5 detik kemudian kita tahan 20 detik lalu kit akeluarkan 10 detik melalui mulut diantara sela-sela gigi. Jadi kita menghisap, memasukkan udara melalui hidung, lalu kita tahan, kemudian kita keluarkan secara perlahan-lahan dalam 10 hitungan. Lakukan secara rutin 10 kali sehari setiap hari, bangun tidur atau mau tidur. Maka kita akan mendapat fisik yang segar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Lakukan olah raga mata&lt;br /&gt;► Lihat lurus ke atas, lakukan selama tiga detik. Lalu lihat lurus ke bawah selama tiga detik. Lakukan sebanyak tujuh kali. Setelah selesai kejapkan mata beberapa kali&lt;br /&gt;► Lihat ke kanan lakukan selama tiga detik dan lihat ke kiri lakukan selama tiga detik. Lakukan sebanyak tujuh kali. Setelah selesai kejapkan mata beberapa kali.&lt;br /&gt;► Lihat ke kanan selama tiga detik, lalu lihat lurus ke depan selama tiga detik, selanjutnya lihat ke kiri selama tiga detik, lalu lihat lurus ke depan lagi selama tiga detik. Lakukan sebanyak tiga kali. Setelah selesai kejapkan mata beberapa kali&lt;br /&gt;► Lakukan gerakan melingkar pandangan mata kita mulai dari arah kiri ke kanan (jangan ada sudut) sebanyak tujuh kali. Setelah itu kebalikannya dari arah kanan ke kiri. Setelah selesai kejapkan mata beberapa kali.&lt;br /&gt;► Pandangan mata ke arah atap rumah atau atas. Lakukan gerakan melingkar seperti point sebelumnya. . Setelah selesai kejapkan mata beberapa kali.&lt;br /&gt;► Lakukan gerakan melingkar tersebut (poin 4 dan 5) dengan mata tertutup.&lt;br /&gt;► Coba lakukan gerakan fokus dengan memnadang suatu objek dengan fokus saat kita gerakkkan objek tersebut. Catatan, penyinarannya harus dalam keadaan  baik alais tempat yang terang.&lt;br /&gt;► Rilekskan mata. Dengan merasakan keindahan alam setempat dan pejamkan mata. Rasakan bahwa kita sedang berada di tempat yang sejuk. Sambil gosok k dua tangan kita dan taruh kedua tangan di mata kita (tanpa menyentuh kelopak mata). Rasakan kehangatan yang ada, saat mata kita terpejam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;3. Konsumsi madu, habbatasauda dan minyak zaitun.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;4. Konsumsi jus wortel, dengan kelang 1 hari&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt; Hari ini minum jus wortel, besok tidak. Besok minum lagi. (tapi ini Evi lakukan selama 1-3 bulan saja atau selama wortel ada di rumah). Lebih bagus lagi, kata dokter Evi di konsumsi dalam keadaan utuh alias jangan di jus karena serat vitaminnya bisa hancur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;5. Konsumsi sayuran hijau dan buah-buahan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat ya sahabatku.&lt;br /&gt;Medan, 18-12-2011&lt;br /&gt;~Evi A.~&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Referensi tambahan Evi : Rasulullah is My Doctor, karya : Jerry D. Gray&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7232848384524993729-2130049585722089128?l=eviandrianimosy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/2130049585722089128'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/2130049585722089128'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eviandrianimosy.blogspot.com/2011/12/tips-mengurangi-minus-atau-slindris-di.html' title='Tips Mengurangi Minus atau Slindris di Mata Versi Evi'/><author><name>Evi Andriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02049906709951916343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-C4Vnv0iZDuI/TV6lxbYx36I/AAAAAAAAA68/H4J6Z_AOANs/s220/3.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7232848384524993729.post-5120406769069929050</id><published>2011-12-18T13:04:00.002+07:00</published><updated>2011-12-18T14:20:13.890+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kedokteran'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KOTAK HARTA KARUN EVI'/><title type='text'>Allah melaknat orang yang mengubah ciptaan-Nya</title><content type='html'>#*&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Allah melaknat orang yang mengubah ciptaan-Nya&lt;/span&gt;*#&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini banyak fenomena terjadi dlm pemikiran manusia dlm ilmu eksperimen seperti penyewaan rahim, membuahi sel telur sang istri oleh sperma laki-laki lain, mendirikan bank sperma, melakukan proses kloning pada makhluk hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal inilah termasuk hawa nafsu manusia yg mengarah pada kerusakan dan kejahatan sehingga jauh dari rahmat Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eksperimen dan tindakan manusia di atas itu merupakan tanda kiamat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Al-Bukhari, Muslim, Ahmad bin Hambal, dan Ashhabussunan meriwayatkan dr Abdullah bin Umar, dari ayahnya (Umar bin Khatthab r.a.) berkata sbb:&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Seorang lelaki (ia adalah malaikat Jibril) mendatangi Rasulullah saw. Dan bertanya tentang kapan hari Kiamat datang. Beliau menjawab, 'Orang yang ditanya tidak jauh lebih tahu dibandingkan orang yang bertanya.' Kemuadian, si lelaki bertanya kepada beliau tentang tanda-tandanya dan beliau pun menjawab, 'Jika hamba perempuan (pembantu)' telah melahirkan tuan putrinya; jika engkau melihat orang-orang yang tidak beralas kaki, tidak berbaju, miskin, dan penggembala kambing, berlomba-lomba mendirikan bangunan&lt;/span&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabatku, kita diciptakan oleh Allah dengan hanif (sesuai dgn fitrah ciptaanNya yang baik), marilah kita bersikap hati-hati, tidak ragu dan tidak mengikuti pemikiran yg mengarah pada kejahatan atau lari fitrah Allah. Karena itu akan menjadikan kita tenang dan setan pun sulit untuk menggoda kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Medan, 18 Desember 2011&lt;br /&gt;~Evi A.~&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah, kurasakan tubuh ini semakin sehat. Minus di mata berkurang. Tak ada nikmat yang bisa kudustakan dan selalu ingin kusyukuri.&lt;br /&gt;Sehat begitu menyenangkan.&lt;br /&gt;Semangat tuk berbagi kebaikan :)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7232848384524993729-5120406769069929050?l=eviandrianimosy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/5120406769069929050'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/5120406769069929050'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eviandrianimosy.blogspot.com/2011/12/allah-melaknat-orang-yang-mengubah.html' title='Allah melaknat orang yang mengubah ciptaan-Nya'/><author><name>Evi Andriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02049906709951916343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-C4Vnv0iZDuI/TV6lxbYx36I/AAAAAAAAA68/H4J6Z_AOANs/s220/3.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7232848384524993729.post-8953334213272248825</id><published>2011-12-15T17:24:00.012+07:00</published><updated>2012-02-02T00:14:06.042+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ilmu Pengetahuan Umum dan Sains'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kedokteran'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KOTAK HARTA KARUN EVI'/><title type='text'>Tips Tetap Fit Bagi Penderita Autoimun (Lupus dan ITP)</title><content type='html'>Menjawab pertanyaan adekku sayang -Angellyn Pandjaitan- .Maaf baru kakak balas ya. Kakak akhir-akhir ini jarang online dek ^_^&lt;br /&gt;“kak evy kasih tips ke ade donk cr ttp fit pas kuliah :) pengen bs ngelwatin kul tnpa skit dn ngulang, jujur kak, cuman 1 dosen yg tw ak odapus, tp temen2 kul smw tw,hihi :$”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tips untuk tetap fit waktu kuliah versi Evi bagi penderita autoimun (baik Lupus maupun ITP)&lt;/span&gt; yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1.Minum Obat teratur&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ada obat dari dokter diminum secara teratur sayang. Kalau kita sibuk dengan kuliah atau kegiatan lainnya sampai lupa minum obat, itu mempengaruhi kondisi tubuh kita. Karena minum obat dengan dosis tertentu sesuai apa kata dokter, bila tiba-tiba kita kurangi, efeknya itu menurut proses kimiawi itu sangat berbeda sekali;&lt;br /&gt;Bila kondisi hb atau ferritin rendah, konsumsi maltofer (Dr. Gino selalu menyarankan kakak begitu).&lt;br /&gt;Bagaimana keadaan hb dan ferritin adek? Kalau kakak saat ini masih sangat rendah sehingga dosis pun dinaikkan dari 1x1 menjadi 3x1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2.Perhatikan makanan dan minuman yang kita makan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;► Hindari untuk sementara waktu makanan yang asam-asam, segala yang mengandung susu (baik coklat, keju, susu, kue-kue, dll), yang mengandung santan. Karena itu mengganggu proses pengobatan dalam tubuh kita.&lt;br /&gt;Kalau ingin ngemil, untuk sementara waktu hingga benar-benar tubuh fit, konsumsi aja roti gandum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;►Perbanyak makan sayuran dan buah-buahan&lt;br /&gt;Kalau kakak rutin selalu makan sayur bayam, sup, bening atau lainnya yang hijau-hijau. Biasanya kakak paling suka sup ayam atau daging dengan campuran kentang, wortel dan brokoli, kadang-kaang dicampur buncis.&lt;br /&gt;Untuk buah, kakak rutin makan pisang dan melon. Kalau papaya kadang-kadang saya, karena perut kakak ga tahan cepat gembung.&lt;br /&gt;Dahulu saat trombosit 6 ribu dan hb 6, kakak rutin tiap hari konsumsi kurma ajwa (tapi belinya di Jakarta, di Medan sulit temui yang bagus) untuk nambah darah dan stamina tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;►Makan suplemen&lt;br /&gt;Biasanya kakak konsumsi habbatsauda, minyak zaitun, madu. &lt;br /&gt;Kalau yang lainnya ga cocok kakak konsumsi dan buat sakit makin kambuh. Nah, kalau keadaan belum stabil jangan diberhentikan. Pernah kakak coba hentikan, daya tahan tubuh jadi lemah alias turun karena ga ada yang lindungi, jadinya drop deh. Obat hanya membantu mengurangi sakit kita tapi untuk daya tahan tubuh kita perlu dari luar.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;3.Hindari Panas Matahari, Asap Rokok dan asap-asap polusi lainnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;►Bila kita memiliki aktivitas penuh di luar rumah, usahakan pakai pakaian yang agak tertutup, pakai sunblock/handbody dan sangat diperlukan memakai payung  sehingga bias mengurangi tubuh kena sinar matahari. &lt;br /&gt;Hal ini kakak lakukan karena tubuh kakak sensitif terhadap sinar ultraviolet matahari. Orang normal aja berbahaya kena irltraviolet, apalagi kita? Sinar matahari dapat juga menghancurkan trombosit. Untuk hal ini pernah kakak coba. Waktu itu, hampir tiap hari kakak keluar rumah. Keluarnya jam 12 siang ke atas, udah deh pas cek darah, hb dan ferritin turun T_T.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;►Bila ada orang merokok di dekat kita sejauh mungkin menghindar karena asak rokok itu jelas sekali mengandung zat berbahaya bagi tubuh. Asap polusi lainnya juga berbahaya seperti asap kendaraan, asap bakaran sampah dan lain-lain. Cuma lebih mengerikan ya asap rokok karena penghirup asap rokok bisa menjadi perokok pasif. Apalagi untuk kita yang immunitasnya terganggu, wuih… *so danger.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;4.Jangan beraktivitas berlebihan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;►Bila tubuh terasa capek dan sangat letih, Hentikan semua aktivitas dan segera tidur atau baringkan tubuh sejenak. Bisa juga duduk-duduk santai. Kalau kakak biasanya tidur karena kaka sering bandel ya. Semua aktivitas ingin dikerjakan. Alhasil drop hehehe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;►Tidur jangan lewat jam 10 malam. Maksimal jam 11 malam deh.&lt;br /&gt;Karena kakak sering mengukur tubuh kakak, kalau kaka tidur diatas jam 11 malam apalagi jam 12 malam maka tubuh kita langsung sakit, mual, kepala pusing, dll. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;5.Beritahu orang terdekat di kampus tentang sakit kita&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;►Beritahu Teman&lt;br /&gt;Kita perlu memberitahu teman karena teman adalah kawan setia kita, penjaga kita, yang menyayangi dan memperhatikan kita. Bila ada sesuatu yang dilarang untuk di makan ternyata kita ingin memakannya, temanlah yang terlebih dahulu mengingati kita; bila kita lupa minum obat, teman juga yang mengingati kita karena adanya jalinan persaudaaran itu. Bila ada tugas yang banyak, biasanya teman kita akan membantu kita sepenuh hatinya karena ia sayang pada kita. Carilah teman sejati, teman yang selalu ada di saat kita senang dan duka. ^_^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau tugas menumpuk, seringlah kerja kelompok walaupun itu tugas sendiri. Ajak teman main ke rumah atau kumpul di mana, kerjakan tugas bersama-sama. Itu sangat penting sekali. Saling berbagi jawaban dengan teman dan saling mengajari, sangat asyik sekali. Karena kalau dikerjakan sendiri bisa buat pikiran stress dan kondisi tubuh bisa jadi lemah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;►Beritahu Guru dan bagian administrasinya&lt;br /&gt;Karena saat tubuh sakit, atau kita tidak bisa hadir, mereka sudah paham. Kalau perlu jika kita tidak bisa hadir dipertemuannya, minta surat dengan dokter untuk menyatakan kita perlu istirahat akibat penyakit lupus/ITP yang kita alami. Sehingga dosen/bagian administrasi akan tahu bahwa kita punya penyakit yang luar biasa mantap hehehe alias penyakit yang emang susah untuk disembuhkan tapi bisa diatasi kok ^_*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;6.Olah raga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Untuk olah raga, biasanya kakak hanya jalan-jalan di depan rumah, menginjak-injak batu-batu kecil yang ada di halaman rumah. Senam kecil-kecilan lah seperti giytangkan kepala,tangan, kaki, macem senanm pemanasan. Kalau dokter Gino nyuruh kakak melakukan olah raga renang. Tapi kakak ga bisa renang. Pengen cari guru renang wanita belum nemu. Itu pun kata dokter renangnya harus sore atau malam , karena menghindari panas terik matahari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;7.Hindari stress&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;►Untuk satu ini sangat-sangat rawan sekali. Karena mengganggu psikologi jiwa kita. Orang normal saja kalau lagi stress bisa gila, stroke, trauma, dll apalagi kita yang memiliki sakit autoimun. Kalau ada teman yang buat hati kita sedih selalu dan setiap saat, acuhkan saja kalau perlu jauhi atau bisa beritahu kita dengan baik-baik bahwa kita tidak bisa hidup di bawah tekanan karena itu mengganggu kesehatan kita. Carilah teman-teman yang baik dan mendukung kita karena itu akan membuat kesehatan kita bertambah lebih baik dan hidup kita tambah sukses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;►Bila kita harus sedih, langkah pertama tenangkan diri. Basuh wajah dengan air (kalau kakak biasanya melakukan wudhu). Ceritakan pada Tuhan tentang kesedihan kita, setelah itu cerikan pada orang terdekat yang mendukung kita, bisa orang tua, teman dekat kita, dll karena itu akan melegakan pikiran kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;►Saat stress melanda atau biasnaya nih sebelum ujian, kakak suka kunjungi tempat-tempat pemandangan alam yang  menyejukkan hati dan pikiran. Atau main-main ke rumah teman atau bisa juga ajak teman-teman main ke rumah. Pokoknya kita bersenang-senang deh dengan iri kita agar pikiran stress hilang. Ketawa itu kadang perlu juga. Asal jangan ketawa yang berlebihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;****************************************&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Petikan diskusi dengan beberapa teman di facebook :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•Kevin Aldrien ‎:)&lt;br /&gt;18 hours ago • Like&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•Fiyan Arjun tips boleh juga&lt;br /&gt;abng aja jg sakit udah bbrp mingu&lt;br /&gt;bsok jumat mau dirontgen&lt;br /&gt;minta doanya agar nggak apa2 &lt;br /&gt;amin&lt;br /&gt;18 hours ago • Like&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•Fawwaz Corner mantap mb evi... ika kagum bgt dech mb.. kuat dan tegar,semangatnya luar biasa... keep on ukhuwah mb..&lt;br /&gt;18 hours ago • Like&lt;br /&gt;•  &lt;br /&gt;Lenny Marlina tipsny bagus jg&lt;br /&gt;18 hours ago • Like&lt;br /&gt;•  &lt;br /&gt;Wiwi Khumaira &lt;br /&gt;plus jgn lupa ya kebiasaan suka telat2 makan... ( menasihati sdr kyknya) bisa telat bisa menyebabkan asam lambung naik.alias maag...berakibat sakit kepala/pusing..dan sesak napas bagi yg akut..jg bisa masuk angin...bagi yg sibuk dan py akti...See more&lt;br /&gt;18 hours ago • Like&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•Nenie Saftyani Permadi jazakillah tips nya :)&lt;br /&gt;18 hours ago • Like&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•Nurhikmah Taliasih semangkA mbak sayang... tally hanya bisa menyemangati dari jauh... :(&lt;br /&gt;mba Evi!!!!! semangkA!!!!!!&lt;br /&gt;#begaya ala anak alay :P&lt;br /&gt;18 hours ago • Like&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•Erpin Leader Semangat Evi Andriani...&lt;br /&gt;luar biasa ilmunya, sangat bermanfaat.&lt;br /&gt;Keep spirit!!&lt;br /&gt;18 hours ago • Like&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•Isky Kamil wah, sayang sekali kita 'agak' jauh ya rumahnya... kalo dekat mau nih volunteer berbagi ilmu renang... hehehe ;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tetap semangat! :)&lt;br /&gt;17 hours ago • Like&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•Annisa Kono 'Penyejuk Hati' mbak evi q syg.. adikmu ini jg ingin berbagi info ttg hemoglobin..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nabi menyuruh kt untk tidur diawal malam n bangun diawal pg.. sktr pukul 9 malam n 3 pg.. tubuh akan memproduksi hb dr pkul 9-12 malam n paling maksimal hasilx jika dlm masa proses tsb kt dalam keadaan tdur.. makax org2 yg sholat lail jarang sakit krna hbx cukup walaupun tdurx hax 3 smpe 4 jam perhari, mereka tdur diawal malam..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;moga bermanfaat :)&lt;br /&gt;17 hours ago • Like •   1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•Aidh Al Qarni Nice Tips,,&lt;br /&gt;17 hours ago • Like&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•Fitri Gita Cinta tetap semangat Evi Andriani .... semoga selalu diberi kekuatan bertahan sama Allah ya.... :D&lt;br /&gt;17 hours ago • Like&lt;br /&gt;•  &lt;br /&gt;Fenthie As Nice tips juga buat kk vi,.. Mg qt bs jaga kesehatan.&lt;br /&gt;16 hours ago • Like&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•Fitri Laily Ahmad semangat saaaayyyy :) (kapan ke pulau jawa? nanti aq ajarin renang ^^)&lt;br /&gt;16 hours ago • Like&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•-Angellyn Pandjaitan- maakasii kak evi :D tp ak gk bs renang :( akhir2 ini badanku gmpg lelah kak -.-" kenapa yah gk bs mnum yg ngadung susu? ak mik susu kmrin diare -.-"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Arya Noor Amarsyah : Untuk mendeteksi tubuh kita kurang atau tidak dengan sayur dan buah2an, perhatikan saja 'maaf' buang air besarnya. Bila berbentuk bulat2 itu petanda kurang sayur dan buah2an. ukuran normalnya panjang seperti huruf S. bila buair kecil terlih...at keruh, itu petanda kurang minum air putih. (begitu yg dijelaskan Dr Oz dalam acara Oprah Winfrey.&lt;br /&gt;Terkait dengan sinar matahari. Bila kulit sering terkena sinar matahari antara pukul 09.00 hingga 16.00, itu berpeluang terserang kanker kulit. Untuk menetralisirnya sering2lah kulit yang terkena matahari dibasuh dengan air. Dalam Islam, jeda waktu antara jam Sembilan pagi dan empat sore, kulit kita ada dua kali terkena air. Pertama pada saat wudhu’ untuk menunaikan shalat Dzuhur dan kedua wudhu’ ketika hendak menunaikan shalat Ashar.&lt;br /&gt;4 hours ago · Like&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Arya Noor Amarsyah : Terkait dngn olah raga, ada olah raga yg saya dapatkan dari Prof Hembing. Yaitu olah raga ayunan tangan. Caranya kita berdiri tegak, kaki berdiri normal. punggung tangan menghadap ke depan, telapak tangan menghadap ke belakang dan letakkan ...di sisi tubuh kita. lalu ayunkan ke dapan dan ke belakang. lakukan ini selama 15 menit. Olah raga ini menurut Hembing sama saja dengan meletakkan jarum akupuntur ke semua titik akupuntur. artinya olah raga ini utk mengobati semua penyakit. coba klik http://books.google.co.id/books?id=9E6yaUWRRvUC&amp;printsec=frontcover&amp;hl=id&amp;source=gbs_ge_summary_r&amp;cad=0#v=onepage&amp;q&amp;f=falseSee more&lt;br /&gt;15 menit menuju sehat dengan ayunan tangan&lt;br /&gt;books.google.co.id&lt;br /&gt;3 hours ago · Like&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Syifa Khanzia subhanallaah...ujian mendatangkan 'ilmu'&lt;br /&gt;jadi bertambah luas pengetahuan dan pengalamanmu, evi...&lt;br /&gt;semoga Allah lipatgandakan kesabaran dalam mengahadapi segalanya..aamiin&lt;br /&gt;:)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*************************************&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jawaban dari diskusi di atas oleh Evi :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;►Sama-sama ya adekku sayang -Angellyn Pandjaitan-. Kata dokter Gino, susu itu mengandung asam dek. Asam itu mengganggu proses pengobatan di dalam tubuh kita atau memperlambat proses penyerapannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;►Nah, masalah diare itu mirip banget dengan kejadian yang kakak alami waktu pertama sekali alami ITP. Kakak juga habis minum susu juga diare, ternyata waktu di diagnosa ada bakteri "Helicobacter Pylori" di dalam lambung. Bukan hanya diare saja dek, bahkan BAB berdarah T_T.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan waktu bulan puasa Ramadhan kemarin pun kakak mencoba memakan makanan yang asam-asam, susu, coklat dan hidangan buka puasa serba sup buah dan itu banyak mengandung susu. Alhasil, haid kakak blooding, transfusi darah, diare, dll. Itulah akibat kelalaian kita yang sepele terhadap sesuatu yang kecil tapi berisiko besar terhadap kesehatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal ini. Kita harus perhatikan sistem immun dalam tubuh kita dek. Apalagi kita yang memiliki gangguan proses immun, belum lagi obat yang sering kita minum itu memicu osteoporosis. Susu jg bisa menyebabkan osteoporosis khususnya susu buatan. Beda dengan susu alami. Banyak bukti jurnal internasional dan ilmuwan yang telah melakukan pengujian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana kakak pernah baca buku "the Miracle Of Enzym", ada sebuah Fakta tentang susu yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Tidak ada makanan lain yang lebih sulit dicerna daripada susu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Kasein, yang membentuk kira-kira 80% dari protein yang terdapat dalam susu, langsung menggumpal menjadi satu begitu memasuki lambung sehingga menjadi sangat sulit dicerna&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Komponen susu yang di jual di toko telah dihomogenisasi dan menghasilkan radikal bebas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Susu yang di pasteurisasi tidak mengandung enzim-enzim yang berharga, lemaknya telah teroksidasi dan kualitas proteinnya berubah akibat suhu yang tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Susu mengandung banyak zat lemak teroksidasi mengacaukan lingkungan dalam usu, meningkatkan jumlah bakteri jahat, dan menghancurkan keseimbangan flora bakteri dalam usus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Jika wanita hamil minum susu, anak-anak mereka cenderung lebih mudah terjangkit dermatitis atopik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Minum susu terlalu banyak sebenarnya menyebabkan osteoporosis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;►Bagi yang sistem immunnya baik, tidak masalah, bagi kita yang system immunnya terganggu, itu bahaya. Maka dari itu, kita harus perhatikan kondisi tubuh.&lt;br /&gt;Kalau prinsip bagi kakak, makanlah makanan yang halal lagi baik. Artinya tidak hanya sekedar halal saja tapi juga harus baik menurut kondisi tubuh kita.&lt;br /&gt;Kita harus tahu mana makanan yang baik untuk tubuh kita dan mana makanan yang tidak baik untuk tubuh kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;►Masalah tubuh adek gampang lelah, bisa disebabkan factor,&lt;br /&gt;1.Adek terlalu banyak pikiran&lt;br /&gt;2.Adek terlalu banyak aktivitas&lt;br /&gt;3.Adek kurang istirahat&lt;br /&gt;4.Penyakit mulai menunjukkan kambuhnya&lt;br /&gt;5.Kurang memperhatikan pola makanan dan minuman&lt;br /&gt;6.Hb adek masih rendah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengatasi itu, adek harus perhatikan, berapa waktu maksimal energi/tenaga di dalam tubuh adek melakukan sesuatu pekerjaan. Setelah itu, diatur dengan aktivitas sehari-hari. Perhatikan makanan yang boleh dimakan dan dihindari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kakak biasanya setelah satu hari aktivitas full, besoknya kakak harus istirahat full di rumah. Makanya jika kaka kuliah hari jumat, kadang hari sabtunya, kakak sedikit lemas dan mual. Tapi mau gimana lagi, ini tuntutan untuk mendapatkan ilmu pengetahuan. Klau ga kita ketinggalan. Yang pola kesehatan di atas yang kakak laksanakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semangat untuk sembuh ya adekku sayang. Kalau beban pikiran berat terhdap tugas-tugas kampus, minta kerjasamanya aja dengan teman-teman dalam belajar kelompok adek ^_* atau saling tukar tugas sehingga ga pusing atau bagi-bagi nomor tugas yang bisa kita kerjakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;**&lt;br /&gt;@Kevin Aldrien: Kakak senyum aja ^_^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;@Fiyan Arjun : Syafakallah ya abangku. Cepat sembuh. Semangat Bangfy&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;@Fawwaz Corner : Jazakillah khairan ya mba ^_*. Semoga ukhuwah kita terus terjaga hingga akhir hayat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;@Lenny Marlina : Syukron ukhti Lenny. Alhamdulillah jika bermanfaat buat ukhti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;@Wiwi Khumaira :  Hehehe sepakat mba Wiwi sayang. Itu juga kebiasan yang sering evi lakukan T_T. Makan telat. Makanya kadang evi selalu sedia cemilan di mana pun berada ^_^. Makasih ya mbaku sayang. Udah ditambahin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;@Nenie Saftyani Permadi : sama-sama ya mba Neni. Semoga kita dapat selalu berbagi tips buat sahabat-sahabat di manapun berada&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;@Nurhikmah Taliasih  : SemangKA… Syukron adekku sayang Tally ^_^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;@Erpin Leader  : Alhamdulillah jika bermanfaat ya El. Keep spirit always n smile&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;**&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;@Isky Kamil : Wah.. ntar tahun depan kalau Evi dalam keadaan sehat dan jadi ke Jakarta, kita ketemu ya mba. Ntar ajari Evi renang ^_^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;@Annisa Kono 'Penyejuk Hati' : Adek kakak sepakat kalau pembentukan hb itu dari jam 9-12 sayang. Makanya itu yang sedang kaka usahakan. Tapi karena itu sudah menjadi kebiasaan kakak sejak di Depok-Ui mengerjakan tugas yang begitu banyak dari kampus menyebabkan kaka sering bergadang dahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi untuk masalah “org2 yg sholat lail jarang sakit krna hbx cukup walaupun tdurx hax 3 smpe 4 jam perhari”&gt;&gt; ini tergantung dek. Kalau ia ikuti pola hidup sehat tentu akan merasakan sehat sedangkan bila ia tidak jalani pola hidup sehat, maka sesering apapun solat lail juga tidak akn mendukung adek sayang. ^_^ Saat kita sering solat lail, Allah merahmati kita, mengabulkan doa2 kita dan para malaikat serta penghuni langit senang dan memberikan cahaya untuk kita. Semua karena Allah. ^_*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;**&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;@Aidh Al Qarni  : Alhamdulillah, semoga bermanfaat akhi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;@Fitri Gita Cinta  : Amin ya rabbal’lamin. Jazakillah khairan ya mba Gita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;@Fenthie As : Amin ya rabbal’alami. Syukron ya kak Fenty. Ternyata kakak ku ini ganti ID FB ya ^_^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;@Fitri Laily Ahmad : insyaAllah tahun depan mba Fitri. Asyik… mau diajari renang hehehe. Blannya belum tahu mba. Bisa bulan Februari, Maret, atau April&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;@Syifa Khanzia : amin ya rabbal'alamin. Jazakillah khairan ya mba Syifa Khanzia. Semoga bisa ketemu dengan mba Syifa di Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*************************************************&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman-teman juga bisa membaca cerita lain tentang ITP dan Lupus di bawah ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;a href="http://eviandrianimosy.blogspot.com/2009/11/itp-idiopathic-thrombocytopenic.html?showComment=1316439745003#c3119113551728907841"&gt; ITP (Idiopathic Thrombocytopenic Purpurae) [bagian 1] &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://eviandrianimosy.blogspot.com/2011/09/diagnosis-dan-pengobatan-bagi-penderita.html"&gt; Diagnosis dan Pengobatan Bagi Penderita ITP [BAGIAN 2] &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;a href="http://eviandrianimosy.blogspot.com/2010/11/semangat-untuk-bertahan-hidup.html"&gt; Semangat Untuk Bertahan Hidup &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;a href="http://eviandrianimosy.blogspot.com/2010/06/kesabaran-yang-penuh-nikmat-karunia.html"&gt; KESABARAN YANG PENUH NIKMAT &amp; KARUNIA &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;a href="http://eviandrianimosy.blogspot.com/2011/11/bagaimana-sehat-bersama-lupus.html"&gt; Bagaimana Sehat Bersama Lupus &lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7232848384524993729-8953334213272248825?l=eviandrianimosy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://eviandrianimosy.blogspot.com/feeds/8953334213272248825/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://eviandrianimosy.blogspot.com/2011/12/tips-tetap-fit-bagi-penderita-autoimun.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/8953334213272248825'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/8953334213272248825'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eviandrianimosy.blogspot.com/2011/12/tips-tetap-fit-bagi-penderita-autoimun.html' title='Tips Tetap Fit Bagi Penderita Autoimun (Lupus dan ITP)'/><author><name>Evi Andriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02049906709951916343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-C4Vnv0iZDuI/TV6lxbYx36I/AAAAAAAAA68/H4J6Z_AOANs/s220/3.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7232848384524993729.post-6672718655857104729</id><published>2011-12-14T21:47:00.006+07:00</published><updated>2011-12-14T23:19:23.600+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MUHASSABAH'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama Islam'/><title type='text'>*# Tingkatkan Komitmen Moral #*</title><content type='html'>Dalam Surat Al'Muddatsir, ada 5 langkah strategis yang bisa dilakukan seseorang untuk meningkatkan komitmen moral:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1. Bangun dan Memberi Peringatan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal ini, jika kita melihat di sekeliling kita ada hal-hal yang diperbuat tidak sesuai dgn kebenaran, maka nasehatilah dan luruskanlah. Inilah makna bahwa kita peduli sosial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2. Membesarkan Allah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Orang yg moralnya baik dan selalu ingin meningkatkannya, ia akan membesarkan Tuhannya. Dia tidak ingin membesarkan diri tapi membesarkan Allah diatas segalanya. Apalagi ia tahu bahwa Allah itu pencemburu. Dia selalu ingin menjadi orang yg tidak ada sama sekali di hadapan Allah. Karena Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu yg menciptakan dunia, galaksi beserta isinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;3. Bersihkan Pakaian&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Selalu senang membersihkan pakaiannya baik pakaian luar, fisik maupun pakaian dalamnya. Karena ia tau Allah mencintai keindahan. Hati manusia yg bersih jg akan menciptakan keindahan karena ruhiyahnya diselimuti cahaya kebaikan, cahaya iman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;4. Meninggalkan Perbuatan Dosa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Untuk meningkatkan komitmen moral, salah satunya caranya lagi adalah meninggalkan perbuatan-perbuatan dosa.&lt;br /&gt;Ia akan menghindari segala perbuatan maksiat, ia selalu berdzikir setiap kali berpikir dan ia selalu merasa bahwa Allah ada bersamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;5. Jangan Memberikan Sesuatu Untuk Mendapat Balasan Yang Banyak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ketika kita memberikan sesuatu, jangan pernah berniat bahwa kita ingin mendapat balasan, imbalan. Tapi berikan sesuatu itu karena keikhlasan. Inilah makna konsep keikhlasan, bayangkan ketika kita berikan sesuatu pada orang, tapi kita merasa tidak pernah memberikan kepada dia. Subhanallah... Di sinilah tercantum kata saudara, ketulusan dan kekuatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang beriman bukan hanya sekedar dari ucapan tapi lakukanlah dengan aksi, aktivitas. Take ur action.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingat kalimat "Take Action", jadi ingat perkataan saya pada seseorang alias mereka yang pernah curhat ke Evi.&lt;br /&gt;"ukhti, kamu terlalu jauh"&lt;br /&gt;"ukhti, saya orang biasa tidak punya biaya untuk menjemputnya"&lt;br /&gt;"ukhti, wajah saya biasa saja sedangkan ia cantik jelita nan sholehah"&lt;br /&gt;Ada terbesik rasa sedih di hati melihat pemikiran laki-laki sekarang bila dibandingkan dgn zaman Rasulullah dahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kunci sebenarnya adalah "Take Action"&lt;br /&gt;Kalau kamu anggap ia orang teristimewa di hatimu maka berusahalah. Anggaplah ia sebagai bidadarimu. Upgrade dirimu menjadi luar biasa. Jangan hanya sekedar ucapan, tapi aksi. Karena orang yang malas hanya pandai berkata-kata, hanya pandai menggoda wanita dgn rayuan tp aksinya nol. Jika kamu orang berikan lakukan aksi, bergeraklah dimuka bumi, karena itu kita akan merasakan bahwa rezeki sebenarnya ada di mana2. Keindahan itu pun otomatis akan tampil dari dirimu jika akhlak, ruhiyah kita baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah loh, kok jadi bahas ini ya. Ini jg masuk pada kategori ketiga bersihkan pakaianmu. Upgrade mindset kita menuju kebaikan yg positif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Edisi menyemangati diri di pagi hari dgn membaca buku2 motivasi agar senantiasa meningkatkan komitmen moral untuk perbaiki kualitas diri. Semangat pagi*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Medan, 14 Desember 2011&lt;br /&gt;~Evi A.~&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7232848384524993729-6672718655857104729?l=eviandrianimosy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/6672718655857104729'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/6672718655857104729'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eviandrianimosy.blogspot.com/2011/12/tingkatkan-komitmen-moral.html' title='*# Tingkatkan Komitmen Moral #*'/><author><name>Evi Andriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02049906709951916343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-C4Vnv0iZDuI/TV6lxbYx36I/AAAAAAAAA68/H4J6Z_AOANs/s220/3.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7232848384524993729.post-1586846062616210031</id><published>2011-11-27T22:59:00.002+07:00</published><updated>2011-11-27T23:51:45.676+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kedokteran'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KOTAK HARTA KARUN EVI'/><title type='text'>Bagaimana Sehat Bersama Lupus</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-6K44WYP8myA/TtJqgV56BBI/AAAAAAAABFc/EyE1KVbwMLM/s1600/teman-teman%2Blupus.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 292px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-6K44WYP8myA/TtJqgV56BBI/AAAAAAAABFc/EyE1KVbwMLM/s400/teman-teman%2Blupus.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5679719183935996946" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terimakasih ya kak Fie Sofie sayang untuk outlet book tentang "LUPUS, Penyakit Seribu Wajah Si Peniru Ulung" dari Yayasan Lupus Indonesia. Semakin menambah pengetahuan Evi tentang lupus. Jadi kangen ama semua teman-teman lupus Medan &gt;&gt; Kak Ira, Fadhil, Angle, Siti, Kak Nila, Kak Nova, Kak Angel, Kak Kristy, Jasmin, Tante Kim Lien, kak Puspa, Kak Agustina, dll. Nggak hapal Evi namanya semua hehehe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada sebuah bagian menarik yang Evi suka dari outlet book ini yang menurut Evi bermanfaat bukan hanya untuk penderita LUPUS atau autoimun saja tapi untuk semuanya, bisa diambil dari segi sisi positif untuk menjaga tubuh sehat. Semangat membaca untuk nambah pengetahuan umum ^_^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ஐ▄▄ ♥ Bagaimana Sehat Bersama Lupus? ♥ ▄▄ஐ&lt;br /&gt;► Kontrol berkala ke dokter.&lt;br /&gt;► Minum obat teratur yang diberikan oleh dokter.&lt;br /&gt;► Membiasakan gaya hidup sehat yaitu memperhatikan keadaan fisik dan psikis, seperti : berpikiran sehat, jiwa sehat, tubuh sehat, selalu berpikir positif, mengelola stres.&lt;br /&gt;► Nutrisi yang seimbang.&lt;br /&gt;► Cukup latihan / olahraga dan istirahat.&lt;br /&gt;► Cegah kelelahan yang berlebihan.&lt;br /&gt;► Menghindari rokok, sinar matahari.&lt;br /&gt;► Hindari situasi atau keadaan yang membuat stres.&lt;br /&gt;► Dukungan psikososial dari lingkungan dan edukasi yang bersifat positif dan realistis juga merupakan salah satu kunci sukses pengobatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;▄▄ ♥Gejala yang bisa terjadi♥ ▄▄&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gelaja awal yang dialami saat lupus mulai bersemayam dalam tubuh :&lt;br /&gt;1. Sakit pada sendi / tulang&lt;br /&gt;2. Demam berkepanjangan / panas tinggi bukan karena infeksi&lt;br /&gt;3. Sering merasa cepat lelah, kelemahan berkepanjangan&lt;br /&gt;4. Ruam pada kulit&lt;br /&gt;5. Anemia (kurang darah)&lt;br /&gt;6. Gangguan ginjal (kebocoran ginjal, protein banyak terbuang melalui urin)&lt;br /&gt;7. Sakit di dada bila menghirup nafas dalam&lt;br /&gt;8. Bercak merah pada wajah yang berbentuk seperti kupu-kupu (butterfly rash)&lt;br /&gt;9. Sensitif terhadap sinar matahari&lt;br /&gt;10. Rambut rontok&lt;br /&gt;11. Ujung jari berwarna kebiruan / pucat&lt;br /&gt;12. Stroke&lt;br /&gt;13. Penurunan berat&lt;br /&gt;14. Sakit kepala&lt;br /&gt;15. Kejang&lt;br /&gt;16. Sariawan yang hilang timbul&lt;br /&gt;17. Keguguran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;¤°.¸¸.•´¯`»► Apabila 4 dari gejala tersebut terdapat pada diri kita, maka periksakanlah diri kita, bisa kemungkinan kita menderita Penyakit Lupus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga tubuh kita semakin sehat. Amin.. Keep spirit n smile&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Medan, 9 Nov 2011&lt;br /&gt;~Evi A.~&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7232848384524993729-1586846062616210031?l=eviandrianimosy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/1586846062616210031'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/1586846062616210031'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eviandrianimosy.blogspot.com/2011/11/bagaimana-sehat-bersama-lupus.html' title='Bagaimana Sehat Bersama Lupus'/><author><name>Evi Andriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02049906709951916343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-C4Vnv0iZDuI/TV6lxbYx36I/AAAAAAAAA68/H4J6Z_AOANs/s220/3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-6K44WYP8myA/TtJqgV56BBI/AAAAAAAABFc/EyE1KVbwMLM/s72-c/teman-teman%2Blupus.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7232848384524993729.post-5523188576060791862</id><published>2011-11-27T22:08:00.003+07:00</published><updated>2011-12-15T15:23:34.786+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MUHASSABAH'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KOTAK HARTA KARUN EVI'/><title type='text'>Muhasabahku Tahun Baru 1433 H</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-4XztbvavaIc/TtJjcCdQe5I/AAAAAAAABFE/ENZjFPG3bmk/s1600/1%2Bevi.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-4XztbvavaIc/TtJjcCdQe5I/AAAAAAAABFE/ENZjFPG3bmk/s400/1%2Bevi.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5679711413414689682" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;▀▄.▄▀ &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Muhasabahku&lt;/span&gt; ▀▄.▄▀&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, sudah memasuki bulan Muharram (Tahun Baru Islam 1433 Hijriyah)&lt;br /&gt;Ketika masa lalu telah lewat, aku selalu berpikir, bermuhasabah.&lt;br /&gt;"Bagaimana dengan impianmu, Evi, pada tahun sebelumnya?"&lt;br /&gt;Ada rasa sedih, ada juga rasa senang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa sedih karena kecerobohanku dalam menjaga kesehatan khususnya pada makanan yang aku belum boleh makan, ITP-ku kembali aktif dan menimbulkan pendarahan hebat.&lt;br /&gt;Namun, aku bersyukur karena Allah masih sayang padaku, memberiku kesehatan, keimanan, kecerdasam&amp;nikmat lainnya sehingga aku masih mampu bertahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa senangku karena impianku telah tercapai di tahun sebelumnya, khususnya di bidang kepenulisan.&lt;br /&gt;Tahun 2011 adalah tahun pertamakalinya aku mulai menulis lebih dari 30buku.&lt;br /&gt;Baik yang sudah terbit atau belum terbit maupun yang tidak jadi terbit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku juga memulai aktivitas dakwah dan organisasi di balik rasa sakit yang kuderita.&lt;br /&gt;Walaupun belum maksimal karena aku sering merasakan lelah jika terlalu aktif dan lebih banyak istirahat di rumah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku dan teman-teman penulis di Medan khususnya berjuang bersama-sama untuk memajukan kepenulisan Medan.&lt;br /&gt;Bahagia bisa bergabung dan kenal dengan kalian.&lt;br /&gt;Aku pun teringat waktu awal aku bertemu dengan para penulis Medan yang handal pertama kalinya saat puasa tahun 2009.&lt;br /&gt;Saat itu aku di ajak oleh akhi Muhammad Nur untuk silaturrahim dengan para penulis Medan.&lt;br /&gt;Sungguh itu saat terindah yang tak aku lupa. Karena aku sering bolak-balik Medan-Jakarta.&lt;br /&gt;Di detik-detik akhir bulan tahun 2010, kita mulai intens kembali bertemu, karena aku sudah menetap di Medan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah, nikmat-Mu manakah lagi yang bisa aku dustakan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bulan Muharram ini, aku pun akan buat resolusi kembali menuliskan 100 impian terbaruku.&lt;br /&gt;Tentu saja impianku kali ini berhubungan dengan masa depanku, keluargaku, dan anak-anakku kelak. Sungguh aku merindukan kalian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabatku, semakin hari umur kita semakin bertambah berarti jatah hidup kita semakin berkurang di dunia.&lt;br /&gt;Janganlah menunda untuk membuat diri kita menjadi lebih baik lagi ke depannya.&lt;br /&gt;Buatlah hidup kita lebih berarti, bermanfaat buat orang lain terutama orang terdekat dan di sekeliling kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jauhilah orang-orang yang berpikir negatif tentang diri kita. Karena mereka akan menghancurkan impian kita dan membuat kita sakit.&lt;br /&gt;Tapi eratkan ukhuwah, persahabatan dengan orang-orang yang mencintai kita, membutuhkan kita, berpikir positif terhadap kita karena itu akan membantu impian kita, meningkatkan rasa percaya diri, keyakinan dan iman di jiwa.&lt;br /&gt;Mengapa?&lt;br /&gt;Karena iman kita setia saat selalu naik turun. Maka jagalah selalu iman kita.&lt;br /&gt;Karena di situlah sumber kunci kebahagiaan dunia dan akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullan bersabda, "Jika salah seorang dari kalian bercita-cita, maka hendaklah ia memerhatikan apa yang dicita-citakannya itu. Karena sesungguhnya ia tidak tahu apa yang ditetapkan Allah untuknya." (HR. Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangunlah cita-cita dan impian kita yang mulia agar kita senantiasa meraih kemuliaan dunia dan akhirat.&lt;br /&gt;Tanamkan niat yang tulus, bersih agar mudah kita melaksanakannya impian itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Maka apabila kamu telah selesai (dari suatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap." (QS. Alam Nasyrah[94] : 7-8)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetap semangat dan senyum ^_^&lt;br /&gt;Mohon maafkan kesalahan Evi selama ini ya sahabat-sahabatku di dunia maya dan dunia nyata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bangga telah mengenal kalian, karena kalian semua begitu istimewa bagiku sahabat-sahabatku. Semoga ada waktu untukku bertemu dengan kalian semua di mana pun berada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam,&lt;br /&gt;~Evi A.~&lt;br /&gt;Medan, 27 Nov 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku juga ingin ucapin rasa terimakasihku pada:&lt;br /&gt;Teh Indari Mastuti yang telah banyak memberiku semangat dalam berkarya lewat buku juga masih terus mempercayaiku. Makasih ya teteh sayang. Maafkan Evi belum maksimal kembangkan IIDN Medan, mungkin karena diri Evi yang belum berkeluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bang Fiyan Arjun, terimakasih atas bimbingannya selama ini. Tetap semangat selalu ya abang, optimis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mas Joni Lis Efendi Full, Terimakasih juga atas bimbingan, perhatian dan semuanya dari Writing Revolution.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kak Fie Sofie, kak Barbie Cleo,dan semuanya dari komunitas Lupus, terimakasih atas kasih sayang, dukungan, semangat dari kalian. Evi bahagia banget bisa ada di dekat kalian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mba Maria Hadis, mba Afi Askandini,, mba Kanzul Arsy El Basra, dan semua teman-teman komunitas ITP, terimakasih untuk kalian yang sellau sayang padaku, mendukungku. Aku pun bahagia mengenal kalian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mba Anna Farida, mba Triani Retno, pak Bambang Trim terimakasih. Melalui kalian Evi banyak belajar editing naskah&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7232848384524993729-5523188576060791862?l=eviandrianimosy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/5523188576060791862'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/5523188576060791862'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eviandrianimosy.blogspot.com/2011/11/muhasabahku-tahun-baru-1433-h.html' title='Muhasabahku Tahun Baru 1433 H'/><author><name>Evi Andriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02049906709951916343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-C4Vnv0iZDuI/TV6lxbYx36I/AAAAAAAAA68/H4J6Z_AOANs/s220/3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-4XztbvavaIc/TtJjcCdQe5I/AAAAAAAABFE/ENZjFPG3bmk/s72-c/1%2Bevi.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7232848384524993729.post-7640095373288268339</id><published>2011-11-27T22:01:00.002+07:00</published><updated>2011-11-27T22:06:26.288+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pemikiran Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama Islam'/><title type='text'>Hijrah Peradaban</title><content type='html'>Satu hal penting yang perlu diambil pelajaran dari peringatan tahun baru Hijriyah adalah, saatnya  melakukan perubahan peradaban. Momentum ini selayaknya menjadi generator untuk melakukan perbaikan peradaban yang lebih baik, menutup peradaban jahiliyah menuju pola peradaban yang mencerahkan. Kita patut mengambil ibrah secara mendalam dari peristiwa hijrahnya Rasulullah SAW dari kota Makkah menuju Madinah. Bahwa, hijrahnya Nabi SAW itu sesungguhnya Hijrah Peradaban. Bukan hijrah Nabi SAW secara fisik yang kita pelajari, tapi spirit apa yang bisa diambil dari peristiwa bersejarah tersebut.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dalam konteks kajian peradaban Islam, setidaknya ada makna penting dari peristiwa bersejarah ini, yaitu Nabi SAW telah melakukan dua tahap hijrah; hijrah fikriyah dan madaniyah. Tahap ini dilakukan dalam rangka mengadabkan pemikiran dan perilaku manusia.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Rasulullah SAW telah mempersiapkan matang-matang jauh hari sejak di kota Makkah sebelum hijrah ke Madinah. Penguatan basic-faith terhadap para sahabat merupakan aktifitas esensial yang dilakukan oleh Rasulullah SAW di Makkah. Sebab, basic-faith menentukan bentuk pola piker, cara pandang dan prilaku manusia. Dalam pandangan Ninian Smart, cara pandang atau basic pemikiran manusia melihat realitas  dan kepercayaan befungsi sebagai motor bagi keberlangsungan dan perubahan sosial dan moral.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Maka, untuk membangun sebuah peradaban yang bermartabat langkah utama yang ditempuh pertama-pertama adalah melakukan hijrah fikriyah. Melakukan perubahan fundamental dari pola pikir badhawah (primitif) menjadi mode pemikiran yang hadharah (berperadaban). Dari hijrah fikriyah ini akan memantapkan hijrah madaniyah (hadlari).&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Mengubah Pola Pikir Badhawah&lt;br /&gt;Dalam teori Ibn Khaldun, di dalam suatu negara terdapat siklus dinamis, yaitu timbul dan tenggelam peradaban serta benturan antara pola pikir badhawah ( pola pikir primitif)  dan pola pikir  hadharah (pola pikir beradab). Pada mula terbentuk negara, ciri khas pola badhawah biasanya masih mendominasi. Ciri pola ini misalnya keberanian penguasa untuk merampas milik orang lain. Pada tahap ini pemimpin cenderung memiliki sifat despotisme (lalim), monopoli kemewahan dan kemegahan dan berusaha menjauhkan kawan agar tidak direbut kekuasaannya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Artinya, jika kedzaliman masih dominan pada masyarakat apalagi pada level penguasa, maka negara itu belum mencapai kematangan, masih pada tahap pencarian bentuk untuk membentuk peradaban kota. Maka, dengan perspektif teori Ibnu Khaldun tersebut, manakala negara kita masih didominasi pola berkuasa yang dzalim, korup, tidak beradab, dan masih banyaknya kerancuan berpikir, maka sebenarnya kita belum menegakkan sebuah negara yang benar-benar Negara modern beradab.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pola berpikir badhawah ini dapat disebut the loss of adab (ketiadaan adab) dalam istilah Syed M.Naquib al-Attas. Kehilangan adab akan memicu kerancuan epistemologi, cara bertindak, munculnya segala bentuk sofisme dan berlakunya ketidakadilan baik di bidang sosial masyarakat, politik lebih-lebih ketidakadilan di bidang ilmu – sebagai faktor utama penggerak berpikir. Manakala konsep-konsep ilmu tidak ditempatkan secara tepat, maka akan merusak tatanan moral dan rusaknya bidang ilmu pengetahuan (corruption of knowledge). Untuk itu, cara berpikir yang badhawah itu harus diubah dengan meningkatkan tradisi ilmu dalam masyarakat.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Makanya, dalam peradaban Islam, tradisi ilmu merupakan substansi terpenting. Menurut Ibnu Khaldun, tanda tegaknya peradaban adalah berkembangnya ilmu pengetahuan, baik sains maupun agama. Dalam perjalanannya, tradisi keilmuan selalu dikawal oleh konsep iman. Bagi seorang muslim, akidah Islam menjadi basis sebuah proses memperoleh pengetahuan.&lt;br /&gt;Cara berpikir muslim beradab mestinya dihubungkan dengan konsepsi ketuhanan. Wahyu pertama yang turun kepada Nabi Muhammad SAW menjunjukkan hal itu. “Bacalah dengan Nama Tuhanmu” (QS. Al-‘Alaq:1) memberi pelajaran bahwa mencari ilmu (bacalah) harus disertai konsepsi tentang keyakinan kepada Tuhan. Pembacaan tidak boleh parsial, lepas dari aturan dan ingatan  kepada-Nya. Ini semua menunjukkan bahwa elemen-elemen dasar membangun peradaban itu adalah dengan pembentukan pola berpikir yang mendasar (hijrah fikriyah) kemudian pola ini dibangun dengan tradisi keilmuan yang dibimbing oleh akidah.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Jadi, untuk menuju pola Negara yang berperadaban, maka yang perlu diubah pertama kali adalah pola pikir masyarakat, ulama’, penegak hukum, dan para pejabatnya. Cara pandang terhadap sesuatu menjadi kata kunci. Pandangan-pandangannya unsur-unsur  penegakan Negara mestinya adalah cara pandang Rabbaniyyah, dihubungkan dengan iman dan takwa kepada Allah SWT. Kenapa masih ada pejabat muslim yang korupsi? Karena cara pandang pejabat tersebut masih materialistik dan sekular, tidak Rabbani, meskipun muslim. Antar hati, pikiran dan perbuatan tidak sejalan. Pejabat yang beradab adalah pejabat yang hati, pikiran dan perbuatannya selalu dihubungkan dengan takwa kepada-Nya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Menuju Pemikiran Hadhari&lt;br /&gt;Pola masyarakat yang hadhari  itu tidak sekedar ditandai dengan kemajuan variabel-variabel fisik kota, kemewahan, kemegahan, dan kesuburan tanah saja. Sebuah negara dinilai sebagai negara beradab jika telah berubah menjadi pola hadlarah. Yaitu pola yang masyarakatnya  bermoral. Ibnu Khaldun mengatakan, kehancuran negara berkaitan dengan bobroknya moralitas penguasa dan masyarakat kota. Artinya, perkembangan negara dinilai dengan pertimbangan-pertimbangan moral dan agama.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sejalan dengan itu, Sayyid Qutb juga mengatakan bahwa agama dan keyakinan adalah asas segala peradaban. Iman, menurut Sayyid Qutb adalah mashdaru al-hadharah (sumber peradaban). Iman yang juga elemen utama karakteristik konsep Islam secara prinsipil membentuk organisasi keilmuan yang didukung oleh taqwa, pengembangan nilai-nilai kemanusiaan, menjaga dari keinginan hewani, menyadari fungsinya sebagai khalifah Allah di bumi berdasarkan petunjuak dan perintah-Nya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Prinsip-prinsip Islam tersebut membentuk sebuah organisasi masyarakat Islam, yang disebut masyarakat madani – seperti halnya masyarakat yang dibentuk oleh Rasulullah SAW di kota Madinah. Bisa dikakatan di sini bahwa Islam itu tidak sekedar ritual agama, tapi Islam sejak awal merupakan peradaban.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Islam sebagai konsep din (agama) adalah hakikatnya mengandung misi sebagai peradaban. Sebab kata din sendiri memiliki keterkaitan secara linguistik dengan kata madinah dan madani/tamaddun. Keterkaitan derivatif ini juga memiliki hubungan konseptual. Islam sebagai satu-satunya agama berkonsep Din mengikuti pola atau bentuk yang menjadi acuan Allah SWT dalam memerintah yang merupakan peniruan dari sistem kosmik yang diwujudkan dalam kehidupan di dunia sebagai sistem sosial, budaya, politik dan elemen-eleman lainnya secara menyeruluh.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kata din berasal dari akar kata dayana, yang memiliki beragam tapi terkait satu sama lain; yaitu bermakna berhutang, penyerahan diri, kuasa peradilan, dan kecenderungan alami mengikuti fitrah manusia yang beriman. Hakikat keadaan berhutang adalah wujud dan eksistensi manusia di dunia yang penuh kenikmatan fisikal dan spiritual. Mulanya, manusia itu dalam kerugian. Yakni lahir tanpa memiliki suatu apapun. ”Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian” (QS.al-’Ashr: 2). Manusia beriman akan sadar bahwa segala sesuatu tentang dirinya, apa yang ada pada dirinya dan darinya sesungguhnya dimiliki oleh Sang Pencipta Yang Memiliki segala sesuatu.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Manusia yang beriman tidak sekedar merasa berhutang pada yang Maha Kuasa, tetapi kesadaran memiliki hutang diwujudkan dengan penyerahan diri (aslama). Dalam konsep Din, penyerahan tidak sekedar menyerahkan tanpa aturan. Konsep penyerahan diri barangkali umumnya dapat ditemukan di semua agama. Akan tetapi tidak semua agama menetapkan suatu penyerahan diri yang sesungghuhnya. Ada mekanisme teratur dalam melaksanakan penyerahan itu, yang tercermin dalam aturan syari’at.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Penyerahan diri menurut konsep Islam adalah penyerahan yang tulus dan menyeluruh menurut kehendak Allah dijalankan dengan sepenuh hati dengan ketaatan secara mutlak terhadap hukum yang diwahyukan oleh-Nya. Jadi syarat penyerahan diri itu adalah; kaffah tidak parsial, sesuai kehendak Allah bukan kehendak manusia, taat pada hukum sebagaimana tercantum dalam al-Qur’an. Selain syarat ini, bukan konsep penyerahan diri secara Islam.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Inlah cara ’membayar hutang’. Ada mekanismenya. Mekanisme itu telah terlengkapi dengan acuan-acuan yang mengarahkan manusia menjadi manusia agung dan bebas. Bebas dari belenggu penjara nafsu. Makanya, kita mesti menyadari secara mutlak, bahwa kita tak memiliki apaun untuk membayar hutang kecuali dengan mekanisme yang telah terberi itu.&lt;br /&gt;Diri manusia sendiri adalah hutang yang harus dikembalikan kepada Sang Pemilik. Mengembalikan hutang bermakna menjadikan dirinya dalam keadaan khidmat atau menghambakan diri kepada Allah. Konsep mengembalikan inilah yang telah wujud pada struktur konseptual istilah Din.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Penjelasan ini menunjukkan bahwa dalam istilah din tersimpan suatu sistem kehidupan manusia yang terstruktur dengan baik. Oleh karena itulah, maka ketika din ini disempurnakan oleh Nabi Muhammad SAW dan dilaksanakan di suatu kota maka kota ini lantas disebut dengan Madinah (kota beragama/berperadaban). Kata madinah berasal dari kata yang sama dengan din, yaitu dayana. Kemudian kata ini membentuk kata baru yaitu madana, yang artinya membangun kota dan memajukan. Sehingga dari sinilah kemudian lahir kata tamaddun yang sering diterjemahkan dengan peradaban.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dengan memotret peristiwa hijrah Rasulullah SAW dengan pemahaman bahwa Islam itu agama sekaligus peradaban ini, maka kita dapat mengambil pelajaran, bahwa yang terpenting kita lakukan saat ini adalah langkah pertama, yaitu melakukan hijrah fikriyah. Pola pikir badhawah (primitif) harus diberantas. Saat pola fikir kita menjadi hadhari maka, saat itulah kita berada di pintu masuk era madaniyah - tahap dimana, manusia memiliki peradaban yang bermartabat dan berkeadilan. Inilah esensi hijrah ruhiyah yang dilakukan oleh Rasulullah SAW.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;oleh :Kholili Hasib&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&gt;&gt; Catatan dari sahabatku Kholili Hasib&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7232848384524993729-7640095373288268339?l=eviandrianimosy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/7640095373288268339'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/7640095373288268339'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eviandrianimosy.blogspot.com/2011/11/hijrah-peradaban.html' title='Hijrah Peradaban'/><author><name>Evi Andriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02049906709951916343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-C4Vnv0iZDuI/TV6lxbYx36I/AAAAAAAAA68/H4J6Z_AOANs/s220/3.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7232848384524993729.post-3364715794196364878</id><published>2011-11-17T15:20:00.004+07:00</published><updated>2011-11-17T19:43:21.200+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KISAH-KISAH'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KOTAK HARTA KARUN EVI'/><title type='text'>Banyak Penipuan SMS Terjadi Di mana-mana [Kebohongan Jual Beli Menurut Islam]</title><content type='html'>Ketika sedang asyik download jurnal IEEE dari website http://ieeexplore.ieee.org/&lt;br /&gt;Tiba-tiba muncul di layar HP&lt;br /&gt;"UANNYA DI KIRIM AJAH KE. rek. bri ini yah.&lt;br /&gt;A/N tony dwi chandra NO. REK. 0019 01 041296.50.4,&lt;br /&gt;SMS SAJA KALAU SUDAH DI KIRIM"&lt;br /&gt;pengirim : 082191290864&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada-ada saja modus penipuan sekarang ya.&lt;br /&gt;Karena Evi sering beli buku online dan baru aja melakukan transfer muncullah beranekaragam SMS yg datang ke HP minta transfer.&lt;br /&gt;Astagfirullah, beginilah kalau manusia sudah dibutakan oleh dunia.&lt;br /&gt;Semua tindakan kejahatan pun di halalkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*♥♥*Resep untuk berhati-hati:*♥♥*&lt;br /&gt;1. Kenali no HP si pengirim&lt;br /&gt;»► bila no ga kita kenal, wajib hati-hati bisa kemungkinan itu penipuan, apalagi saat kita hubungi no tsb ga diangkat-angkat atau no itu langsung ga aktif. Lalu konfirmasi kembali pada orang yang hendak kita transfer.&lt;br /&gt;LEBIH BAIK jangan juga dihubungi karena ada sekarang sistem yang ingin menyedot pulsa kita sampai habis melalui sistem subcriber-nya &lt;br /&gt;(dalam "security properties" computer engineering dinamakan authentication)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Lihat No rekening.&lt;br /&gt;»► sesuai ga no rekening dan nama rekening dengan no rekening dan namanya yang hendak di transfer dari teman kita sesuai atau konsisten nggak dengan perjanjian awal tranfer. Jika beda, berarti itu penipuan.&lt;br /&gt;(dalam "security properties" computer engineering dinamakan consistency)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Lihat bahasa si pengirim&lt;br /&gt;»► mirip ga dengan bahasa teman kita yang hendak kita kirim uangnya. Karena bila kita pernah berkomunikasi dengannya, pasti kita kan gimana karakter tulisannya dan tutur kata bahasanya.&lt;br /&gt;Kalau contoh di atas, jelas itu tulisan alay. Ga bisa dipertanggungjawabkan. Cuekin saja tulisan begitu. Atau dalam masalah transaksi biasanya ada terkait dengan bahasa kerahasiaan.&lt;br /&gt;(dalam "security properties" computer engineering dinamakan confidentiality)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;█║▌│█│║▌║││█║▌│║▌ ║█║▌│█│║▌║││█║▌│║▌ ║&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penipuan, kebohongan terutama dalam hal jual beli itu tentu saja diharamkan dalam hukum jual beli barang dalam agama Islam. Sebagaimana Rasulullah bersabda, "Barangsiapa yang menipu kami, maka bukan termasuk dalam bagian dari kami" (HR. Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pedagang yang benar dan terpecaya bergabung dengan para nabi, orang-orang yang benar (shaddiqin), dan para syuhada."(HR. Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah telah memberikan pengajaran yang terbaik bagi kita dalam hal menjual dengan amanah; penjual menjelaskan ciri-ciri, kualitas, dan harga barang dagangannya kepada pembeli tanpa melebih-lebihkannya (QS.4:58)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabatku, salah satu karakter pedagang yang diridhai oleh Allah adalah kebenaran. Kebenaran yang akan mendatangkan berkah bagi penjual maupun pembelinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita juga harus berhati-hati dalam melakukan transaksi via internet banking ataupun SMS banking karena semakin canggih dunia teknologi, maka pihak-pihak tertentu semakin mudah dalam melakukan tindakan kejahatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Kembali merenung untuk lebih berhati-hati lagi. Semangat...)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Medan, 17 Nov 2011&lt;br /&gt;~Evi A.~&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7232848384524993729-3364715794196364878?l=eviandrianimosy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/3364715794196364878'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/3364715794196364878'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eviandrianimosy.blogspot.com/2011/11/banyak-penipuan-sms-terjadi-di-mana.html' title='Banyak Penipuan SMS Terjadi Di mana-mana [Kebohongan Jual Beli Menurut Islam]'/><author><name>Evi Andriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02049906709951916343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-C4Vnv0iZDuI/TV6lxbYx36I/AAAAAAAAA68/H4J6Z_AOANs/s220/3.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7232848384524993729.post-4371043533492866845</id><published>2011-11-16T18:40:00.000+07:00</published><updated>2011-11-16T20:52:20.924+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KOTAK HARTA KARUN EVI'/><title type='text'>Bersikap Tawadhu Itu Nikmat_</title><content type='html'>_♥♥_&lt;B&gt;Bersikap Tawadhu Itu Nikmat&lt;/B&gt;_♥♥_&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulan November ini, banyak sekali kejadian yang Allah tunjukkan padaku, terkait kesombongan, penghinaan, fitnahan, dll.&lt;br /&gt;Andaikan tiada sikap sabar dan ikhlas, kita tak akan mampu melewatinya sahabatku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Iyas Al-Bajali berkata, aku mendengar Abdullah bin Mas'ud radhiyallahu anhu berkata, "Barangsiapa yang menonjolkan dirinya lantaran sombong, niscaya Allah akan merendahkannya. Barangsiapa yang bersikap tawadhu' lantaran ketundukannya, pasti Allah akan mengangkatnya. Sesungguhnya para malaikat memiliki bisikan, begitu juga dengan setan. Bisikan malaikat adalah yang menjanjikan kebaikan dan membenarkan kebenaran, maka jika kalian melihatnya, pujilah Allah. Adapun bisikan setan adalah yang menakuti-nakuti dengan kejelekan dan mendustakan kebenaran, jika kalian melihat hal itu, maka berlindunglah kepada Allah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang ada segolongan manusia yang memiliki karakter sombong, angkuh, atau senang sekali melihat temannya terjatuh ke jurang paling dalam. Jika kita menemukan orang tersebut, mari kita mendoakannya semoga ia kembali ke jalan yang lurus dan berusaha memberikan pelajaran ilmu yang benar padanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh semakin sombong seorang manusia maka semakin rendahlah ia. Jangankan penduduk bumi bahkan penduduk langit pun akan melihat kesombongannya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang aku, sedih sekali melihat mereka yang memiliki ilmu yang tinggi merendahkan orang-orang yang ilmunya masih sedikit. Bukannya mengajari tapi malah mencela.&lt;br /&gt;Tak jarang kumenangis melihat seorang anak yang telah kaya atau sukses membiarkan orangtuanya yang tua renta terlantar atau di tinggalkan di panti jompo&lt;br /&gt;Ada juga seorang teman yang mengejek kelemahan saudaranya sendiri sehingga ia menjadi sedih dan bahkan bisa depresi, tanpa kita sadari kita telah mengganggu psikologi kejiwaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal andaikan saja kita memiliki sikap tawadhu (rendah hati) kehidupan harmonis itu akan terwujud. Kenikmatan-kenikmatan bisa kita raih, semua karena Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sikap tawadhu itu, seseorang tidak merasa dirinya paling hebat, paling pintar, paling cerdas, paling tinggi, paling kaya dan paling-paling lainnya tapi ia selalu menggangap posisinya sama antara sesama manusia, walaupun kedudukannya sebenarnya adalah tinggi menurut pandangan manusia itu sendiri. Ia senang bersikap rendah hati dan mau membantu saudaranya tanpa pamrih karena ia mengetahui bahwa di mata Allah, kemuliaan seseorang itu ditandai dengan ketakwaan dan keimanan seorang manusia.(QS. 49 : 13)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabatku, perhatikan juga tutur kata dan sikap kita ketika hendak berbicara pada orang lain karena bisa saja setan membisikkan untuk kita berbuat sombong, tinggi hati, dll yang tanpa kita sadari kita telah menyakiti perasaannya.&lt;br /&gt;Berusahalah untuk pandai memilah kata dan memilih kalimat terbaik ketika kita berinteraksi dengan orang lain.(QS 17:53)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semangat terus untuk menjadi pribadi yang lebih baik dari hari ke hari.&lt;br /&gt;(Renungan sore hari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Medan, 16 Nov 2011&lt;br /&gt;~Evi A.~&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7232848384524993729-4371043533492866845?l=eviandrianimosy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/4371043533492866845'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/4371043533492866845'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eviandrianimosy.blogspot.com/2011/11/bersikap-tawadhu-itu-nikmat.html' title='Bersikap Tawadhu Itu Nikmat_'/><author><name>Evi Andriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02049906709951916343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-C4Vnv0iZDuI/TV6lxbYx36I/AAAAAAAAA68/H4J6Z_AOANs/s220/3.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7232848384524993729.post-465913816118486149</id><published>2011-11-06T05:58:00.001+07:00</published><updated>2011-11-06T06:09:07.098+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Teknik Tulis Menulis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MOTIVASI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KISAH-KISAH'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KOTAK HARTA KARUN EVI'/><title type='text'>Aku Semakin Cinta Menulis Sejak Mengenalnya</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/--gJ2-D1vgEs/TrXB97NSI3I/AAAAAAAABEw/-NLojQSQo3k/s1600/Logo%2BWriting%2BRevolution.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 172px;" src="http://1.bp.blogspot.com/--gJ2-D1vgEs/TrXB97NSI3I/AAAAAAAABEw/-NLojQSQo3k/s400/Logo%2BWriting%2BRevolution.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5671652575352595314" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Aku Semakin Cinta Menulis Sejak Mengenalnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Evi Andriani*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Berawal dari sulitnya meraih impian, aku berlari dari suatu tempat ke tempat yang lain untuk mencari petunjuk. Karena aku yakin hijrah adalah kunci kesuksesan bagi seseorang yang mau merubah dirinya menjadi lebih baik dari sebelumnya,. Ibarat air, bila ia tergenang maka akan berubah warnanya dan terasa bau tapi apabila ia mengalir dan bergerak maka akan menyuburkan dan menghidupkan. Perjalanan terbaikku jatuh pada sebuah tempat yaitu “Writing Revolution”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Writing Revolution (WR) adalah tempat aku menuntut banyak ilmu, wawasan dan persaudaraan yang erat. Pertama sekali, aku mengikuti program menulis cerpen di WR. Mengapa? Karena bagiku menulis cerpen itu begitu sulit. Walaupun cerpen yang kutulis selalu berdasarkan kisah nyata dan kufiksikan sesuai dengan apa yang kuinginkan. Untuk menulis yang baik dan menarik tidaklah mudah karena butuh latihan dan belajar dengan tekun. Di sini aku juga dibimbing mulai penentuan judul, editing EYD, penilaian terhadap alur dan plot, sampai pada bagian hal-hal yang tidak diperlukan harus dibuang. Pembimbing tidak hanya membedah karya kita tetapi juga memberikan tips-tips dalam menulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Ada hal lain yang kusukai dari writing revolution yaitu ukhuwah persaudaraannya yang sangat erat. Walaupun tak pernah bertatap muka, tapi kita semua adalah keluarga di writing revolution. Saat ada satu saudaranya yang sakit, mereka semua langsung mendukung memberikan semangat dan doa mulai dari Taiwan, Hongkong dan Indonesia mulai dari Sabang sampai Merauke melalui SMS dan telepon. Subhanallah, sulit untuk kutuliskan dengan kata-kata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Semakin semangat menulis bila kumemahaminya secara mendalam. Kalau ada perlombaan di WR tidak akan kulewati walaupun betapa sibuknya aku, akan kukerjakan kecuali kodisi tubuh tidak sehat. Karena orang yang malas, pintu-pintu kesuksesan akan terhalang. Bergerak selalu mendatangkan keberkahan dan kebahagiaan. Kini aku mulai merambah media cetak dan berusaha untuk meningkatkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Mengenal writing revolution tiada rugi tapi keuntungan bagi siapa saja yang ingin menggapai impiannya di dunia tulis-menulis. Karena setiap harinya ada saja yang dibahas mulai dari bedah cerpen, puisi, belajar bahasa Inggris, pembelajaran langsung dari pembimbingnya jika sedang berikan tips dan trik dalam menulis dan tak lupa bertegur sapa dengan para sahabat WR serta bertanya apa kesulitan kita di bidang tulis-menulis. Semakin hari semakin cinta menulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Biodata :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Evi Andriani seorang pemerhati kesehatan di bidang ITP dan Lupus selalu tampil sederhana dan suka senyum. Hari-harinya dipenuhi dengan aktifitas positif mulai dari dakwah sekolah, kampus sampai organisasi kepenulisan LRS Medan, IIDN Medan, Cendoler dan FLP Sumut. Karya tulisnya dapat dinikmati di blog http://eviandrianimosy.blogspot.com/ dan eramuslim.com. Beberapa bukunya dapat dibaca dalam bentuk antologi dan buku solo “Pentingkan Berpikir Kreatif Itu?” Motto hidupnya : “Jangan pernah putus asa. Jadilah number one and smart girl. Give more we will get even more”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7232848384524993729-465913816118486149?l=eviandrianimosy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/465913816118486149'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/465913816118486149'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eviandrianimosy.blogspot.com/2011/11/aku-semakin-cinta-menulis-sejak.html' title='Aku Semakin Cinta Menulis Sejak Mengenalnya'/><author><name>Evi Andriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02049906709951916343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-C4Vnv0iZDuI/TV6lxbYx36I/AAAAAAAAA68/H4J6Z_AOANs/s220/3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/--gJ2-D1vgEs/TrXB97NSI3I/AAAAAAAABEw/-NLojQSQo3k/s72-c/Logo%2BWriting%2BRevolution.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7232848384524993729.post-3574424370602658065</id><published>2011-10-26T05:54:00.002+07:00</published><updated>2011-10-26T06:38:23.761+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KOTAK HARTA KARUN EVI'/><title type='text'>~Berhati-hatilah dengan Doa Orang yang Terzhalimi~</title><content type='html'>Malam kembali menemaniku dalam menulis tugas-tugas&lt;br /&gt;Bersama rasa bahagia dan sedih&lt;br /&gt;Memecahkan tugas tesis dan kampus&lt;br /&gt;Memikirkan program java utk advanced security dan advanced distributed&lt;br /&gt;Ingin kuikuti kursus "java" karena telah lupa sejak 4 tahun lalu&lt;br /&gt;Ingin membeli buku "Java" tapi keadaan belum bisa bergerak banyak&lt;br /&gt;Ibuku berkata, "Evi itu seperti ibu-ibu yg baru melahirkan, harus banyak istirahat. Karena lukanya itu belum sembuh total."&lt;br /&gt;Tubuhku sayang, cepatlah sehat ya.&lt;br /&gt;Banyak amanah yg harus kuselesaikan sayang.&lt;br /&gt;Satu bulan istirahat total serasa satu tahun lamanya :)&lt;br /&gt;Semangat...&lt;br /&gt;******&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;~Berhati-hatilah dengan Doa Orang yang Terzhalimi~&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi ini aku merenung akan beberapa peristiwa yang dihadapi sahabat-sahabat terdekatku, yang telah terzhalimi dengan prasangkaan buruk, fitnahan, tuduhan, ataupun telah melakukan suatu tindakan ketidakadilan yang membuat seseorang menderita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zhalim yaitu meletakkan sesuatu tidak pada tempatnya dan melakukan sesuatu yang tidak semestinya serta melanggar haq orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikap zhalim ini melambangkan kekejaman, ketidakadilan, ketidakperikemanusiaan, selalu senang bila melihat orang lain menderita dan sengsara, melakukan aniaya yang bertentangan dengan akhlak dan fitnah manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang zhalim yaitu : orang-orang yang setelah diberikan kepadanya keterangan-keterangan dan penjelasan-penjelasan dengan cara yang baik, mereka tetap membantah dan membangkang serta menyatakan permusuhan (Al-Ankabuut[29]:46]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Janganlah kita menjadi orang-orang yang zhalim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berhati-hatilah sahabatku terhadap doa-doa orang yang terzhalimi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Darda' radhiallahu anhu berkata, "&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Hindarilah doa anak yatim dan doa orang terzhalimi karena doa mereka berjalan di kegelapan malam.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita telah merasa pernah menyakiti, menzholimi, menuduh, memfitnah ataupun mendera teman kita, segeralah minta maaf dan berdamailah kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Janganlah kita malu, gengsi, dll karena itu bukan sikap yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam surat Al-Anfal, Allah swt merapikan kembali urutan skala prioritas bagi kaum Mukmin. Saat kaum mukmin bertanya tentang harta rampasan kepada Nabi shallallahu'alahi wassalam, Allah memalingkan perhatian mereka kepada urusan yang lebih penting, yaitu mendamaikan pihak yang tengah bersengketa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendamaikan pihak yang berselisih akan menyatukan hati, merapatkan barisan, memperkokoh kebersamaan, dan menghindarkan jamaah dari terjerumus ke dalam maksiat dan dosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman, "&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah, berbuat makruf, atau mengadakan perdamaian di antara manusia. Dan barang siapa yang berbuat demikian karena mencari keridhaan Allah, kelak Kami memberi pahala yang besar padanya.&lt;/span&gt;" (An-nisa[4]:114)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabatku, berhati-hatilah ketika kita membuat prasangkaan kepada orang lain karena sangkaan itu kebanyakan adalah dosa. Janganlah kita sekali-kali menuduh ataupun menyakiti orang-orang yang baik apalagi seorang mukmin yang taat dan sering bermunajat pada Allah dikeheningan malam saat orang-orang sedang tertidur. Karena doa mereka sangat dekat untuk dikabulkan oleh Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Medan, 26 Okt 2011&lt;br /&gt;Bilik Kamar Tercinta,&lt;br /&gt;~Evi A.~&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Referensi buku bacaanku :&lt;br /&gt;1. Hadits-Hadits Cinta: 70 Kiat Praktis Menajdi Pribadi paling Dicintai, Penerbit Fitrah Rabbani, Penerjemah : Nandang Burhanudin&lt;br /&gt;2. Ensiklopedia Hikmah:606 Hikmah dan Kisah Salaf, Penerbit : Pustaka Arafah, Penyusun : Ibnu Abdul Bari, El' Afifi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7232848384524993729-3574424370602658065?l=eviandrianimosy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/3574424370602658065'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/3574424370602658065'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eviandrianimosy.blogspot.com/2011/10/berhati-hatilah-dengan-doa-orang-yang.html' title='~Berhati-hatilah dengan Doa Orang yang Terzhalimi~'/><author><name>Evi Andriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02049906709951916343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-C4Vnv0iZDuI/TV6lxbYx36I/AAAAAAAAA68/H4J6Z_AOANs/s220/3.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7232848384524993729.post-8154348441172935995</id><published>2011-09-28T23:59:00.002+07:00</published><updated>2011-09-29T00:14:07.239+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KOTAK HARTA KARUN EVI'/><title type='text'>[Bukan Buku Harian Biasa] Aku Bukanlah Aku yang Dulu</title><content type='html'>Kau dulu yang menyeretku hingga ke dalam kubangan cinta. Kau dulu yang berjanji akan menikahiku setelah aku tamat sekolah. Saat perasaan itu semakin membuncah, kau campakkan aku tanpa rasa bersalah. Dengan mudahnya kau bilang tak memiliki perasaan apa-apa lagi padaku. Sungguh ironis dirimu. Betapa malunya aku terhadap ibuku karena aku sering menceritakan tentang dirimu pada ibuku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Demi kau, aku jual perhiasaan emasku agar aku dapat menemuimu di luar kota kelahiranku. Itulah aku. Bila aku telah percaya dengan orang lain dan menyayanginya, aku akan membantu orang tersebut semampuku. Aku begitu kuper, culun, dan benar-benar telah hilang logika ketika menyukaimu. Bisa jadi ini adalah cinta buta atau cinta monyetku. Karena usiaku sangatlah muda, masih remaja. Aku tidak suka yang namanya pacaran, itulah aku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Jika kuingat hal ini lagi atau aku menemukan kisah seseorang yang sama denganku atau jika ada yang curhat denganku maka aku akan menasehati mereka agar tidak berada pada jalan yang salah seperti aku dulu. Bahkan jika ada film yang mirip denganku, aku selalu menangis. Betapa culunnya aku dulu. Rasa sakit dulu kadang masih kurasakan. Karena kau tinggalkan aku dengan sikap burukmu padaku yang buatku trauma hingga sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Mengapa setelah belasan tahun berlalu, kini kau kembali muncul. Tolong menjauhlah dariku jika kau hanya ingin menyakitiku. Aku sudah tenang dengan kehidupan sekarang ini. Aku, bukanlah aku yang dulu. Aku sekarang seorang wanita yang tidak mudah lagi engkau sepelekan. Aku sekarang dengan beranekaragam prestasi. Aku sekarang seorang wanita yang telah dewasa dengan banyak pengalaman hidup. Aku sekarang sudah menjadi seorang penulis. Aku sekarang adalah calon seorang dosen. Aku sekarang seorang penceramah di kajian keputrian sebuah universitas. Aku tahu yang kulakukan adalah perbuatan dosa  hingga aku bermandikan rasa cinta yang seharusnya tidak aku lakukan karena cintaku hanyalah untuk dia yang akan menjadi halal bagiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Aku sekarang juga berbeda dengan aku yang dulu. Karena aku sekarang adalah seorang muslimah yang tidak mudah saja engkau kotori dengan sikap burukmu itu. Jika kau sekarang datang menemuiku hanya untuk menyakitiku lagi, itu adalah perbuatan sia-sia. Walaupun aku kembali terkenang dengan masa laluku yang buruk, tapi itu semua kuanggap adalah nikmat dari Allah yang menjadikan episode kehidupanku penuh warna. Sehingga aku dapat memahami setiap jiwa manusia dengan insting yang aku miliki. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Biarlah penderitaanku dulu, aku simpan untuk aku sendiri menjadi memori yang menjadikanku terus lebih baik dari sebelumnya. Hingga kehidupanku menjadi penuh arti, bermakna dan dekat dengan Sang Pencipta. Aku sudah memaafkanmu dari dulu karena aku ingin menjadi orang yang bertakwa. Aku tetap menjalin silaturahim denganmu, walaupun dulu kau sempat memutuskannya. Aku tetap bertahan dengan hatiku yang lembut namun aku memiliki ketegasan dalam setiap sikap. Aku ingin menjadi wanita tangguh. Inilah aku sekarang. Kau akan lihat sendiri bagaimana sikap aku sekarang. Pujian dan rayuanmu tak begitu berarti lagi bagiku. Walaupun engkau tampan, cerdas dan berkulit putih, aku tak mudah kau perdaya lagi. Aku tetap akan menjadi temanmu sampai kapan pun tapi jika untuk menjadi sahabat dekat, maafkan aku karena aku hanya ingin berteman pada mereka yang memiliki iman dan akhlak yang baik. Itulah prinsipku berteman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Medan, 9 September 2011&lt;br /&gt;~Evi A.~&lt;br /&gt;Selesai : 14.00 - 14.25 WIB&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7232848384524993729-8154348441172935995?l=eviandrianimosy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/8154348441172935995'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/8154348441172935995'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eviandrianimosy.blogspot.com/2011/09/bukan-buku-harian-biasa-aku-bukanlah.html' title='[Bukan Buku Harian Biasa] Aku Bukanlah Aku yang Dulu'/><author><name>Evi Andriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02049906709951916343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-C4Vnv0iZDuI/TV6lxbYx36I/AAAAAAAAA68/H4J6Z_AOANs/s220/3.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7232848384524993729.post-5509938905938029789</id><published>2011-09-27T18:42:00.006+07:00</published><updated>2011-09-29T00:28:11.484+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='LRS (Leutika Reading Society) Medan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KOTAK HARTA KARUN EVI'/><title type='text'>Membangun Impian Bersama Di Dunia Literasi Medan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-9Vmn1AeKqvA/ToHFQasNo6I/AAAAAAAABD8/MgqkiB4hc8s/s1600/1.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-9Vmn1AeKqvA/ToHFQasNo6I/AAAAAAAABD8/MgqkiB4hc8s/s400/1.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5657019492787397538" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Membangun Impian Bersama Di Dunia Literasi Medan&lt;br /&gt;(Dream to Reality in Medan’s Literacy)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Bagi sebagian orang, mungkin pepatah ‘buku adalah gudang ilmu’ terlalu sederhana atau ada yang berpikiran bahwa ‘buku hanya sekedar museum kata-kata’, tetapi tidak bagi LRS Medan! Sebab bagi LRS Medan; buku adalah sejarah! Buku adalah impian, maka membudayakan membaca adalah harapan terbesar yang diusung oleh komunitas ini.&lt;br /&gt;Sebenarnya tidak berlebihan jika LRS (Leutika Reading Society) atau yang lazim disebut Komunitas Baca Leutika begitu antusias membudayakan minat baca, mengingat aktivitas membaca bukan hanya membuka cakrawala berpikir tetapi juga jendela dunia. Bahkan seorang Hasan Al Banna pernah berujar, bahwa penulis yang baik adalah pembaca yang baik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Didorong oleh motivasi untuk menumbuhkembangkan minat baca, Evi Andriani (Mahasiswa USU) menawarkan diri untuk menjadi koordinator Leutika Reading Society (LRS) cabang Medan, LRS merupakan salah satu gebrakan penerbit Leutika Publisher untuk memajukan dunia literasi di Indonesia sebab hakikatnya tugas penerbit tidak berhenti pada mencari naskah untuk kemudian menerbitkannya ke dalam bentuk buku, namun penerbit juga sebagai poros hadirnya bahan bacaan bagi masyarakat, jadi secara otomatis harus berpikir bagaimana menggerakkan lingkungan sekitar supaya giat dalam membaca, maka tepat pada hari Kamis, 21 Oktober 2010 LRS Medan resmi dibentuk. &lt;br /&gt;Komunitas Baca Leutika berisi sekumpulan mahasiswa, pelajar dan ibu rumah tangga yang candu membaca. Bukan hanya sebagai ajang kumpul-kumpul membaca saja, tetapi di komunitas ini juga diadakan pelatihan kepenulisan. Tujuannya tentu saja untuk mencari penulis-penulis baru yang berpotensi, maka tak heran seiring hari berganti anggota komunitas ini mengalami penambahan yang signifikan, dari yang semula hanya dihadiri tiga orang, kini telah mencapai lima puluh orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Membangun Peradaban Lewat Membaca&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       Pertemuan pertama LRS Medan dilaksanakan di Taman Budaya Sumatera Utara pada Hari Minggu tanggal 05 Desember 2010. Namun yang hadir hanya tiga orang saja. Namun, sekalipun hanya sedikit yang hadir tidak menyurutkan semangat untuk membangkitkan budaya baca di Medan, maka diskusi tetap berjalan penuh antusias. Pada pertemuan perdana inilah, LRS Medan langsung menerapkan sistem pinjam buku gratis. Alhasil, buku yang menumpuk menjadi santapan lezat bagi ketiganya. Hanya saja, melihat sedikitnya peserta yang hadir, maka Evi Andriani selaku koordinator merasa perlu mencari solusi. Berdasar pemikiran Nurul Fauziah, dan Abdillah Putra Siregar tercetuslah gagasan bahwa LRS Medan merupakan oposisi komunitas. Artinya, LRS Medan mengusung misi menyatukan mahasiswa-mahasiswa yang bernaung di berbagai komunitas untuk bersama-sama membudayakan membaca demi pengembangan ranah intelektual. “Sudah saatnya membangun peradaban lewat Membaca,” Ujar Evi Andriani memotivasi kedua rekannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-72tg3Ay1rHA/ToHK-TVWGOI/AAAAAAAABEM/BBK6V0z_I00/s1600/LRS%2B1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-72tg3Ay1rHA/ToHK-TVWGOI/AAAAAAAABEM/BBK6V0z_I00/s400/LRS%2B1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5657025778644556002" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Gambar.1 Pertemuan LRS perdana di Taman Budaya tanggal 05 Desember 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Menapak Impian Bersama LRS Medan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       Setelah tertatih-tatih mencari anggota, akhirnya LRS Medan mengalami perkembangan yang cukup membahagiakan. Mulailah sekumpulan mahasiswa dari berbagai komunitas seperti FLP Medan, Komunitas Penulis Anak Kampus (KOMPAK), Komunitas Tanpa Nama (KONTAN), Komunitas KOMA, Komunitas Mahasiswa Pecinta Sastra Indonesia (KOMPENSASI), dan lain-lain bersedia berperan serta dalam membudayakan membaca sebagai salah satu jalan menapak impian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Akhirnya,  pada pertemuan kedua tanggal 12 Desember 2010 diadakan pertemuan kembali di Taman Budaya Medan dan membahas tentang pembuatan agenda yang telah disepakati bersama sehingga komunitas ini bukan saja untuk menambah minat tetapi juga minat menulis dari seluruh teman-teman komunitas khususnya dan masyarakat Medan umumnya. Dalam pertemuan ke dua inilah, tercapai kesepakatan setiap Minggu ke 2 dan ke 4 akan diadakan pertemuan antar komunitas Leutika Reading Society (LRS), Membuat pelatihan menulis, yang akan diisi oleh para anggota serta mengundang para penulis senior di Medan, tidak ketinggalan meminjamkan buku-buku secara gratis, atau bisa bertukar buku agar filosofi ‘buku adalah jendela dunia’ benar-benar bukan hanya sekedar wacana tetapi benar nyata adanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pertemuan kedua LRS tanggal 12 Desember 2010&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Semangat kebangkitan membaca terasa membuncah dalam diri para anggota, seperti yang dituturkan oleh Setiawati, salah seorang anggota LRS Medan bahwa komunitas baca ini memberi suntikan motivasi untuk menjadikan buku sebagai santapan intelektual. Terbukti, di setiap pertemuan LRS Medan, selalu saja ada kesan yang mendalam dari buku-buku yang dipinjamkan, kesan ini terlihat dari resensi buku yang dibuat oleh para anggotanya. Ya, setiap meminjam buku, para anggotanya diharuskan membuat resensi buku sebagai bukti bahwa buku yang dipinjam benar-benar dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Bahkan, seiring perkembangannya beberapa resensi buku yang ditulis oleh para anggota LRS Medan terbit dibeberapa media Massa, sungguh suatu berkah yang luar biasa melihat budaya membaca berdampingan dengan budaya berkarya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       Melihat potensi anggota dalam kepenulisan, maka pertemuan LRS Medan tertanggal 27 Maret 2011 di Taman Budaya Sumatera Utara, mengadakan bedah buku, “The Miracle of Writing, Memunculkan Keajaiban Menulis” karya M. Iqbal Dawami. Dari diskusi ini muncul ide untuk membuat membuat sebuah buku. Pilihan tema jatuh pada budaya Medan. Mengapa tentang “budaya” Medan? Karena untuk memperkenalkan budaya Sumatera Utara kepada nasional sehingga menambah daya tarik para wisatawan untuk datang dan mengenal kota Medan dan daerah lainnya di Sumatera tara. Menceritakan realitas kehidupan penduduk di Medan dengan tetap mempertahankan nilai-nilai budaya yang tertanam di dalam kehidupan. Untuk memuat semua naskah lebih dari 50 cerita, maka dibuat sebuah ide oleh teman saya di LRS untuk membuat Flash Fiction (FF) yaitu cerita pendek dengan panjang cerita maksimal 300 kata.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kampungku Kampoeng Horas, Mana Kampungmu?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Suatu kebangaan ketika ada yang betanya, darimana asalmu kemudian penuh semangat menjawab; Medan! Lalu sang penanya menyebutkan; Horas, Bah! Yakni, sebuah sapaan khas Medan, itulah yang dialami oleh Evi Andriani, ketika mengecap pendidikan S1 di Jogjakarta. Sepertinya, Medan menjadi sumber kekuatan bagi sebagian orang untuk mengungkapkan identitas tanah kelahiran. Berdasar atas itulah, maka kumpulan karya yang akan diterbitkan oleh LRS Medan mengambil judul; Kampoeng Horas!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Begitulah, luar biasanya semangat yang menggelegak dalam komunitas ini. Maka, tak salah RS Medan, pada tanggal 15 Januari 2011 menerima penghargaan “Mari Menulis” yang dalam hal ini diwakilkan kepada Evi Andriani selaku koordinator LRS Medan.&lt;br /&gt;Tentunya piagam perhargaan tak bisa dijadikan tolok ukur telah suksesnya membudayakan membaca di Medan, namun setidaknya ini semain memotivasi kita bahwa Medan bisa menjadi salah satu wisata baca komunitas, sehingga misi untuk memuliakan hidup lewat tulisan dapat benar-benar terwujud sesuai harapan. Begitulah, LRS Medan terus berpacu untuk membangun sebuah dunia literasi di Kota Medan. Bagi yang ingin merasakan sensasi wisata baca, bagi yang ingin memuliakan hidup lewat kata-kata, maka LRS Medan mengajak bergabung di dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     “Bukankah Tuhan berfirman; Bacalah! Maka, bagaimana mungkin kita bisa mengingkari kemuliaan membaca, semoga dunia baca di kota Medan semakin berkembang serta diiringi dengan lahirnya para penulis Muda sebagai bagian dari regenerasi sastrawan di Sumatera Utara.” Pungkas Evi Andriani, mengakhiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-hxviMMOu9qM/ToHNJFRaJqI/AAAAAAAABEU/iaoZtEzQdZY/s1600/piagam%2Bpenghargaan%2Bleutika%2Bnew.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-hxviMMOu9qM/ToHNJFRaJqI/AAAAAAAABEU/iaoZtEzQdZY/s400/piagam%2Bpenghargaan%2Bleutika%2Bnew.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5657028162871764642" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambar : Piagam Penghargaan Mari Menulis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-4HjI1pct4BA/ToHN3Zf6gbI/AAAAAAAABEc/wZQdYDqSEvQ/s1600/1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-4HjI1pct4BA/ToHN3Zf6gbI/AAAAAAAABEc/wZQdYDqSEvQ/s400/1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5657028958575296946" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Gambar : Pertemuan LRS ke enam di Taman Budaya Medan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Medan, 15 September 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Dimuat di Jurnal Medan, 18 September 2011)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7232848384524993729-5509938905938029789?l=eviandrianimosy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/5509938905938029789'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/5509938905938029789'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eviandrianimosy.blogspot.com/2011/09/membangun-impian-bersama-di-dunia.html' title='Membangun Impian Bersama Di Dunia Literasi Medan'/><author><name>Evi Andriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02049906709951916343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-C4Vnv0iZDuI/TV6lxbYx36I/AAAAAAAAA68/H4J6Z_AOANs/s220/3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-9Vmn1AeKqvA/ToHFQasNo6I/AAAAAAAABD8/MgqkiB4hc8s/s72-c/1.JPG' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7232848384524993729.post-270081972755441664</id><published>2011-09-26T23:34:00.005+07:00</published><updated>2011-09-27T00:30:37.802+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sistem Kendali'/><title type='text'>TEMPAT KEDUDUKAN AKAR (Praktikum Sistem Kendali)</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;MATERI PRAKTIKUM TKA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-F8D8OTwzqJo/ToC2hD5mh7I/AAAAAAAABDQ/F7DM3AtF-M0/s1600/soal.png"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 231px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-F8D8OTwzqJo/ToC2hD5mh7I/AAAAAAAABDQ/F7DM3AtF-M0/s400/soal.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5656721811076188082" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyelesaian :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;A. Mencari asimtot&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&gt;&gt; G1=zpk([-4],[0 -2 -6],[1])&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Zero/pole/gain:&lt;br /&gt;    (s+4)&lt;br /&gt;-------------&lt;br /&gt;s (s+2) (s+6)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&gt;&gt; rltool(G1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-ytyYyBOsu_w/ToC0Wr18vdI/AAAAAAAABC4/SsqUXJMYHWw/s1600/tka%2B1.png"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 291px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-ytyYyBOsu_w/ToC0Wr18vdI/AAAAAAAABC4/SsqUXJMYHWw/s400/tka%2B1.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5656719433796468178" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;B. Mencari nilai K kritis dan break away dan/atau break in point&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&gt;&gt; G2=tf([1 -4 8],[1 8 12])&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Transfer function:&lt;br /&gt;s^2 - 4 s + 8&lt;br /&gt;--------------&lt;br /&gt;s^2 + 8 s + 12&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&gt;&gt; rltool(G2)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-yUwLuLU0Y-Q/ToC1EF2glRI/AAAAAAAABDA/GDcX15DdE58/s1600/tka%2B2.png"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-yUwLuLU0Y-Q/ToC1EF2glRI/AAAAAAAABDA/GDcX15DdE58/s400/tka%2B2.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5656720213872252178" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;C. Mencari sudut kedatangan (Angles of Departure and Arrival)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&gt;&gt; G31=tf([1],[1 4 13])&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Transfer function:&lt;br /&gt;      1&lt;br /&gt;--------------&lt;br /&gt;s^2 + 4 s + 13&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&gt;&gt; G32=zpk([],[0 -1],[1])&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Zero/pole/gain:&lt;br /&gt;   1&lt;br /&gt;-------&lt;br /&gt;s (s+1)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&gt;&gt; G3=G31*G32&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Zero/pole/gain:&lt;br /&gt;           1&lt;br /&gt;------------------------&lt;br /&gt;s (s+1) (s^2  + 4s + 13)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&gt;&gt; rltool (G3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-YtS-Br29qTQ/ToC1_wRCHbI/AAAAAAAABDI/0KLR1Ao47Z0/s1600/tka%2B3.png"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-YtS-Br29qTQ/ToC1_wRCHbI/AAAAAAAABDI/0KLR1Ao47Z0/s400/tka%2B3.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5656721238870072754" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7232848384524993729-270081972755441664?l=eviandrianimosy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/270081972755441664'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/270081972755441664'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eviandrianimosy.blogspot.com/2011/09/tempat-kedudukan-akar-praktikum-sistem.html' title='TEMPAT KEDUDUKAN AKAR (Praktikum Sistem Kendali)'/><author><name>Evi Andriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02049906709951916343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-C4Vnv0iZDuI/TV6lxbYx36I/AAAAAAAAA68/H4J6Z_AOANs/s220/3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-F8D8OTwzqJo/ToC2hD5mh7I/AAAAAAAABDQ/F7DM3AtF-M0/s72-c/soal.png' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7232848384524993729.post-3423833410178817076</id><published>2011-09-19T21:10:00.004+07:00</published><updated>2011-09-19T22:00:42.226+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fiqih dan Aqidah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ilmu Pengetahuan Umum dan Sains'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KOTAK HARTA KARUN EVI'/><title type='text'>Pengaruh Pergaulan Remaja terhadap Pembentukan Kepribadian</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-LKR9jHoydwY/TndYi4BY_oI/AAAAAAAABCw/40929Y6L1gM/s1600/interaksi%2Bpergaulan.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-LKR9jHoydwY/TndYi4BY_oI/AAAAAAAABCw/40929Y6L1gM/s400/interaksi%2Bpergaulan.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5654085213363961474" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       Berteman menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia artinya berkawan, bersahabat, tidak seorang diri; ada temannya, berbagi dan beriring. Sedangkan pertemanan berarti perihal berteman.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       Bergaul menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia artinya hidup berteman atau bersahabat. Sedangkan pergaulan berarti perihal bergaul; kehidupan bermasyarakat.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       Sebuah pertemanan atau pergaulan merupakan sebuah karunia. Akan tetapi dalam bergaul atau bersahabat kita harus berhati-hati karena ada sahabat yang berteman karena harta, kedudukan, tendensi dunia, seekdar mengobrol saja, dan ada juga yang bersahabat karena kepentingan agama yang ingin mengambil faidah dari ilmu dan amalny, bersahabat karena memiliki hobi yang sama atau hanya karena butuh pertolongannya saja, tapi ada juga sahabat yang selalu menyusahkan kita saja sehingga mendera jiwa dan kehidupan kita.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       Mencari teman itu tidak terlalu sulit. Begitu juga dengan bergaul dan bersahabat dengan orang lain. Akan tetapi mencari sahabat sejati, sahabat yang bersedia ada dalam suka dan duka tidaklah mudah. Karena pertemanan yang indah saat diri kita menjadi pilihan kebutuhan jiwa teman kita. Sejatinya pergaulan itu akan mendatangkan sikap saling memberi, menerima, menutupi sehingga terbuka lebar bagi setiap sahabat untuk saling tolong-menolong, saling menasehati dan tidak memaksa. Karena bila kita memaksa sesuatu kepada teman kita maka sesungguhnya kita telah berlaku zhalim atas diri teman kita.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       Ikatan pergaulan hakiki tidak akan terwujud kecuali dari ketulusan dan keluhuran iman yang tertanam di lubuk hati orang-orang yang bebas berkehendak dan mempunyai persepsi yang benar, serta dibarengi aplikasi yang sempurna dan menyeluruh terhadap perintah Allah swt, karena mengharapkan rahmat dan pahala dariNya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Ikatan itu juga tidak akan muncul kecuali dari jiwa yang diliputi iman yang mendarah daging di dalamnya; jiwa yang tidak mengenal Tuhan selain Allah, tidak bersandar kepada kekuatan selain kekuatanNya, serta tidak mengenal rasa khawatir kecuali saat ia melakukan maksiat kepadaNya. Jiwa seperti itu berjalan menuju superioritas iman di antara manusia, tidak mengakui semua apa yang bertentangan dengan kehendak Allah maupun ia dijauhi oleh semua orang di muka bumi ini. Inilah yang kita sebut dengan pergaulan dalam ketakwaan di mana ada pertautan nilai-nilai spiritual yang dianugerahkan Allah kepada hati-hati setiap manusia. Inilah sebenarnya yang terbaik buat kita. Sebab kedekatan pergaulan itu tidak hanya ada di dunia tapi juga di akhirat. Sehingga pergaulan kita mendapat rahmat dariNya dan mendatangkan naunganNya di padang mahsyar yang panas.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       Oleh sebab itu kita harus berhati-hati dalam berteman dan bergaul. Ibnu Qudama Al Maqdsi mengingatkan, “Ketahuilah tidak dibenarkan seseorang mengambil setiap orang jadi sahabatnya, tetapi dia harus mampu memilih criteria-kriteria orang yang dijadikan teman, baik dari segi sifatnya, perangainya atau lainya, yang bisa menimbulkan gairah berteman, dan sesuai pula dengan manfaat yang bisa diperoleh dari persahabatan tersebut.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Dalam berteman juga kita harus mampu menahan diri dari segala jenis rahasia sahabat kita. Semakin dekat diri kita maka semakin banyak rahasia tentang pribadi dirinya yang kita ketahui, segala jenis informasi tentang kepribadian, watak, karakter, kebaikan bahkan sampai aib dan celanya pun di ketahui. Sebab orang terdekat biasanya tidak segan-segan membicarakan tentang hal dirinya kepada sahabatnya. Begitu juga dalam hal memuji sahabat kita. Kadang pujian itu bernilai kebaikan untuk memotivasinya tapi kadang pujian itu akan berdampak negatif yang menjerumuskannya ke dalam perbuatan tercelah, sombong dan angkuh. Oleh sebab itu,  ketika memuji sahabat kita jangan berlebihan dan usahakan tidak memujinya di depan orang banyak. Rasulullah melarang kita melakukan hal itu. Ada sebuah hadist mengatakan memuji seseorang di depan orang banyak sama halnya kita telah memenggal lehernya. Kita harus menghargai sahabat kita sendiri. Karena di sinilah akan timbul pertemanan yang hakiki. Akan tetapi, menceritakan kebaikan seorang sahabt kepada orang lain itu meruapkan sebuah hal yang sangat bagus karena itu ibarat sebuah rekomendasi agar orang lain mau berteman dengan sahabat kita. Maka jagalah dan peliharalah pergaulan kita, sehingga tidak meruntuhkan arti sebuah kepercayaan dari pergaulan antar sahabat itu.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Setiap interaksi pergaulan yang intens kepada seorang teman akan membawa pengaruh. Karena sifat, sikap, tingkah laku jika bersentuhan dengan pribadi seseorang maka akan memberikan dampak bagi orang tersebut.  Perilaku yang buruk akan lebih cepat menular kepada pembentukan kepribadian seseorang. Ibarat penyakit menular yang akan menjangkiti siapapun yang berada didekatnya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Contohnya, bila kita bergaul dengan anak-anak punk maka kita bisa menjadi anak punker, bila kita bergaul dengan para motivator maka hidup kita akan berubah menjadi semangat motivasi, jika kita bergaul dengan orang shalih maka kita bisa menjadi anak yang shalih, jika kita bergaul dengan para penulis maka kemungkinan besar kita pun bisa menjadi seorang penulis, jika kita bergaul dengan orang yang suka mencuri maka perilaku kita bisa menjadi seorang pencuri, dan lain-lain.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Hal tersebut juga sesuai dengan hadits Rasulullah bersabda, “&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sesungguhnya perumpamaan teman yang baik (shalih) dan teman yang jahat adalah seeprti pembawa minyak wangi dan peniup api pandai besi. Pembawa minyak wangi mungkin akan mencipratkan minyak wanginya itu atau engkau membeli darinya, atau engkau akan mencium aroma harumnya itu. Sedangkan peniup api tukang besi mungkin akan membakar bajumu, atau engkau akan mencium bau darinya yang tidak sedap.&lt;/span&gt;”(HR. Bukhari)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Oleh karena itu, kita harus berhati-hati dalam bergaul. Terutama pada masa remaja, di mana kondisi masa remaja ada peningkatan rasa ingin tahu terhadap sesuatu hal. Remaja sangat mudah tertarik pada “bagaimana sesuatu bekerja”. Bila kurangnya informasi, pengetahuan, keterampilan dan pengalaman, maka akan menimbulkan banyak masalah. Di sinilah seorang yang kreatif diperlukan. Karena seorang yang kreatif mempunyai rasa ingin tahu, ingin mencoba-coba, bertualang, suka bermain-main, serta intuitif. Kita semua berpotensi untuk menjadi orang yang kreatif seperti ini. Jika kita yakin pada diri sendiri bahwa kita adalah orang yang kreatif maka kita akan menemukan cara yang kreatif untuk mengatasi setiap masalah yang kita hadapi. Sehingga kita menjadi manusia yang bijak dalam menyikapinya. Kreatif kita dalam bergaul juga harus kita perhatikan sehingga kita bisa memilih-milih teman yang layak menjadi teman kita.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       Akan tetapi bila kreativitas kita yang tinggi digunakan untuk hal-hal yang tidak baik maka akan terjadi suatu tindakan keburukan. Hal ini pernah disampaikan dalam sebuah seminar di Kemang Village oleh Elly Risman, M.Psi (Yayasan Buah Hati) terjadi pada seorang anak remaja sekarang. Mengikuti trend bergaul dengan menggunakan bahasa gaul atau huruf alay.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Saat seminar dibuka dengan tulisan SMS anak zaman sekarang─huruf ALAY─ dengan sedemikian rupa di layar presentasi, ternyata tidak ada satu orang pun yang mampu membaca tulisan itu. Karena begitu kreatifnya pergaulan anak remaja sekarang─selain bahasanya ALAY, membacanya juga harus dengan posisi handphone terbalik. Dan isinya adalah: &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;"Hi, sayang, aku kangen nih. Udah lama kita GA ML, Yuk, mumpung bonyok lagi pergi, yuk kita ketemuan...dsb."&lt;/span&gt; Hal ini akan merusak mental para remaja. Oleh karena itu setiap orang perlu dibekali pembelajaran agama, pembinaan dari orangtua di rumah agar mendekatkan anak-anaknya dalam kebaikan, dalam mengingat kepada Allah dan setiap remaja harus berperilaku akhlak yang mulia dan terpuji. Sehingga selalu memilih pikiran yang positif, kreatif dan bijak agar menghasilkan sesuatu yang bermanfaat buat orang lain. Ingatlah bahwa setiap apa yang kita perbuat, Allah selalu melihat perbuatan kita itu. Oleh karena itu berhati-hatilah dalam bergaul. Jika teman kita mempunyai sifat atau kebiasaan yang umumnya tidak disukai orang lain dan bisa menghambat pergaulannya maka menjadi kewajiban kita untuk segera mengingatinya. Namun dalam memberi nasehat juga harus pake etika dengan memilih situasi dan waktu yang tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tips menjaga Ukhuwah (persaudaraan/persahabatan) : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Nyatakan rasa cintamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti dalam Hadist Rasulullah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Apabila seseorang mencintai saudaranya, maka hendaklah ia mengatakan rasa cintanya kepadanya&lt;/span&gt;" (HR Abu Dawud dan At Tirmidzi) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Saling mendoakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Org yang mendoakan saudaranya pun tdk akan rugi karena keutamaan doa itu sendiri akan ttp kembali kpd org yg mendoakan, spt dalam sebuah hadist:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Tidaklah seorang hamba mukmin berdoa unk saudaranya dari kejauhan, melainkan malaikat berkata 'Dan bagimu seperti itu'&lt;/span&gt; " (HR Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Saling memberi hadiah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jgn terlalu dipikir susah. Pemberian hadiah tdk hrs menunggu momen2 tertentu apalagi dgn momen bid'ah spt ultah. Juga tdk perlu sesuatu yg bernilai finansial tinggi. Yang diukur adl bkn nilai finansialnya, tp makna dr pemberian hadiah itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemberian hadiah spt ini akan menumbuhkan perasaan cinta antara pemberi dan yg diberi, Rasulullah bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Saling memberi hadiahlah, niscaya kamu akan saling mencintai&lt;/span&gt;" (HR Al Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Melepas kesusahan saudaranya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Barang siapa melepaskan salah satu kesusahan dunia dr seorang mukmin, maka Allah akan melepaskan salah satu kesusahan hari kiamat darinya. Barang siapa memudahkan org yg dilanda kesulitan, maka Allah akan memudahkannya didunia dan akhirat&lt;/span&gt;" (HR Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Memenuhi hak sesama muslim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang ini dibagi menjadi 2, hak umum dan hak khusus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hak umum:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikenal melalui hadist yg bersumber dr Abu Hurairah, Rasulullah berkata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Hak muslim atas muslim lainnya ada 6: menjawab salam, menghadiri undangan, memberi nasehat, mendoakannya bila bersin, menjenguknya bila sakit, dan mengantarkan jenazahnya&lt;/span&gt;" (HR Muslim)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Hak khusus:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- berinteraksi dlm segala hal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mestinya, saudara sesama muslim kita jadikan teman dlm meniti kehidupan beragama kita. Teman dalam suka dan duka, ada rasa saling memiliki dan memahami. Bahkan berusaha unk mementingkan urusan saudaranya dr urusannya sendiri sbg wujud perngorbanan tulus unk membahagiakan saudaranya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- menutup aib&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aib saudara sesama muslim wajib disimpan demi menjaga kehormatannya. Ini akan terwujud jk ada kesadaran bahwa aib saudaranya seakan2 aibnya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Tidaklah seorang hamba menutup aib hamba yg lain, kecuali Allah menutupi keburukannya pada hari kiamat&lt;/span&gt;" (HR Muslim)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula, buruk sangka dan mencari-cari kesalahan saudaranya merupakan perbuatan yang merusak ukhuwah islamiyah. Bukhari dan Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu, Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda, “&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jauhilah oleh kalian prasangka, sesungguhnya prasangka itu adalah ucapan yang paling dusta. Janganlah kalian saling mencari-cari aib dan saling memata-matai, jangan saling berlomba demi menjatuhkan, jangan saling dengki, jangan saling benci, dan jangan saling membelakangi. Jadilah kalian wahai hamba-hamba Allah, sebagai orang-orang yang bersaudara&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;” (HR. Bukhari dalam Kitab Adab [6066] dan Muslim dalam Kitab Al-Birr wa Shilah wal Adab [2563]).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendiamkan saudara sesama muslim lebih dari tiga hari –tanpa haq- merupakan perbuatan yang dapat merusak kecintaan ini. Bukhari dan Muslim meriwayatkan dari Abu Ayyub Al-Anshari radhiyallahu’anhu, Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;“Tidak halal bagi seorang muslim mendiamkan saudaranya lebih dari tiga malam. Ketika mereka berdua bertemu, yang satu berpaling dan yang satunya lagi juga berpaling. Yang terbaik di antara mereka berdua adalah yang memulai mengucapkan salam.”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; (HR. Bukhari dalam Kitab Adab [6077] dan Muslim dalam kitab Al-Birr wa Shilah wal Adab [2560]). Dalam riwayat Muslim, Abdullah bin Umar radhiyallahu’anhuma meriwayatkan Nabi shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;“Tidak halal bagi seorang yang beriman mendiamkan saudaranya lebih dari tiga hari.&lt;/span&gt;”&lt;/span&gt; (HR. Muslim dalam Kitab Al-Birr wa Shilah wal Adab [2561]).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*.:｡✿*ﾟﾟ･✿.｡.:**.:｡✿*ﾟﾟ･✿.｡.:**.:｡✿*ﾟﾟ･✿.｡.:*&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah salallahu'alaihi wa sallam pernah bercerita:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang laki2 berkunjung kepada saudaranya karena Allah. Lalu Allah menyuruh seorang malaikat untuk mengikuti laki2 itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malaikat bertanya 'Mau kemana engkau?',&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;laki2 itu menjawab 'Aku mau mengunjungi saudaraku, si Fulan'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malaikat berkata 'Apakah engkau punya keperluan dengannya?'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laki2 itu menjawab 'Tidak ada!',&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malaikat berkata 'Apakah ada pertalian kerabat antara engkau dan dia?',&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laki2 itu menjawab 'Tidak!',&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malaikat berkata 'Barangkali ada satu nikmatnya dgn kunjunganmu kepadanya?',&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laki2 itu menjawa 'Tidak!',&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malaikat bertanya 'Kalau begitu apa keperluanmu?'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laki2 itu menjawab 'Aku menyenangi dia karena Allah'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malaikat berkata 'Sesungguhnya Allah telah mengutus aku untuk menyampaikan berita padamu bahwa Allah mencintaimu karena engkau mencintainya. Maka Allah telah mewajibkan kamu masuk surga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(HR Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*.:｡✿*ﾟﾟ･✿.｡.:**.:｡✿*ﾟﾟ･✿.｡.:**.:｡✿*ﾟﾟ･✿.｡.:*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh lain :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persaudaraan antara suku Aus dan Khazraj ini tidak akan timbul seandainya mereka tidak mendapatkan hidayah dari Allah SWT. Sebelum mereka mengenal Islam, pertikaian dan permusuhan diantara mereka membawa mereka ke tepi jurang neraka, namun setelah mereka beriman pada Allah dan RasulNya dan berpegang teguh di jalan Allah, Allah SWT berkenan memberikan pertolongan bagi mereka berupa jalinan hati dan persaudaraan sebagai buah ketaqwaan mereka kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Muhammad SAW bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Kebanyakan hal yang memasukkan seseorang ke dalam surga adalah taqwa kepada Allah dan akhlaq yang baik.&lt;/span&gt;" (HR Tirmidzi dan al-Hakim)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persaudaraan dan saling mencintai karena Allah merupakan buah dari keimanan yang sangat indah. Orang yang saling mencintai karena Allah akan memperoleh naungan di hari kiamat. Sebuah hadits menyebutkan, saat Abu Idris al-Khaulani berkata kepada Mu'adz, "Sesungguhnya aku mencintaimu karena Allah."&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh sangat indah jika kita bersaudara, berteman dan bersahabat karena Allah SWT. Uhibbukum fillah...Semangat, ceria dan senyum...&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Ingatlah olehmu dua perkara, yaitu kesalahanmu kepada orang lain dan kebaikan orang lain kepadamu. Lupakan dua perkara, yaitu kebaikanmu pada orang lain dan kesalahan orang lain kepadamu.&lt;/span&gt;”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Disediakan untuk sekelompok orang kursi-kursi di seputar Arsy pada hari kiamat; wajah mereka seperti bulan di malam kemuliaan, orang-orang merasa cemas tetapi mereka tidak merasa cemas, orang-orang merasa takut tetapi mereka tidak merasa takut, mereka adalah para wali Allah yang tidak ada rasa takut pada diri mereka dan tidak merasa bersedih hati." Ditanyakan, "Siapakah mereka itu wahai Rasulullah?" Nabi SAW menjawab: "Mereka adalah orang-orang yang saling mencintai karena Allah.&lt;/span&gt;" (HR Bukhari-Muslim dan Tirmidzi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Referensi Pustaka :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    http://www.forumbebas.com/printthread.php?tid=47486&lt;br /&gt;    http://www.mahabbatullah.co.cc/&lt;br /&gt;    http://abumushlih.com/kecintaan-karena-allah.html/&lt;br /&gt;    Mensucikan Jiwa oleh Sa'id Hawwa&lt;br /&gt;    Pedoman Pendidikan Anak dalam Islam oleh Dr. Abdullah Nashih Ulwan&lt;br /&gt;    The Ideal Muslimah oleh Dr. Muhammad Ali Al Hashimi&lt;br /&gt;    Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir&lt;br /&gt;    Majalah Tarbawi edisi 234 Th.12 Ramadhan 1431H&lt;br /&gt;    Pentingkah berpikir Kreatif? oleh Evi Andriani&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;oleh : Evi Andriani &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditulis untuk adekku Aty Rahmawati. Semoga tugas kuliahnya cepat selesai ya adek sayang. Hanya ini yang bisa kakak tulis untukmu. Semoga bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Medan, 15 April 2011&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7232848384524993729-3423833410178817076?l=eviandrianimosy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/3423833410178817076'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/3423833410178817076'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eviandrianimosy.blogspot.com/2011/09/pengaruh-pergaulan-remaja-terhadap.html' title='Pengaruh Pergaulan Remaja terhadap Pembentukan Kepribadian'/><author><name>Evi Andriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02049906709951916343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-C4Vnv0iZDuI/TV6lxbYx36I/AAAAAAAAA68/H4J6Z_AOANs/s220/3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-LKR9jHoydwY/TndYi4BY_oI/AAAAAAAABCw/40929Y6L1gM/s72-c/interaksi%2Bpergaulan.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7232848384524993729.post-6990949446698838548</id><published>2011-09-19T20:04:00.011+07:00</published><updated>2012-01-19T15:09:38.041+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ilmu Pengetahuan Umum dan Sains'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kedokteran'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KOTAK HARTA KARUN EVI'/><title type='text'>Diagnosis dan Pengobatan Bagi Penderita ITP [BAGIAN 2]</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-PUcYRWX-VZE/TndD_altrxI/AAAAAAAABCo/UbxjiJnpz7k/s1600/YA%2BaLLAH%2BSEMBUHKANLAH%2BSAKIT%2BKU.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-PUcYRWX-VZE/TndD_altrxI/AAAAAAAABCo/UbxjiJnpz7k/s400/YA%2BaLLAH%2BSEMBUHKANLAH%2BSAKIT%2BKU.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5654062613935271698" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;ITP &lt;/span&gt;atau biasa dikenal dengan &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Idiopathic Thrombocytopenic Purpura&lt;/span&gt; dimana penyakit ini merupakan gangguan imunitas (kekebalan tubuh) yang ditandai dengan jumlah trombosit rendah - dibawah jumlah normal 150.000 /u sehingga menimbulkan perdarahan dan karena bersifat ‘Idiopathic’ maka sampai sekarang belum ada yang mengetahui apa penyebabnya. Bahkan dokter-dokter dimanapun berada hingga sekarang belum menemukan penyebab penyakit ini. ITP juga bukan merupakan penyakit turunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Sistem immun itu apa?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sistem immun itu adalah suatu mekanisme perlindungan di dalam tubuh kita dan siap bertindak begitu tubuh kita diserang oleh berbagai penyakit seperti virus, bakteri, mikroba, parasit dan polutan sehingga terjadilah proses penyembuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Saya sepakat banget bila ada yang bilang ITP ini adalah penyakit yang unik dan aneh.&lt;br /&gt;Karena pengobatan pada beberapa orang juga berbeda-beda tergantung bagaimana tingkat sakit yang di derita. &lt;br /&gt;Tentunya bisa diketahui melalui &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;pemeriksaan darah&lt;/span&gt; yaitu :&lt;br /&gt;1. Darah rutin seperti:&lt;br /&gt;-Eritrosit (RBC) : mengetahui kelainan sel darah merah yang berfungsi dalam transport oksigen ke tubuh. Normal : (male : 4.5-6,5 x 10^12/L dan female : 3.9 - 5.6 x 10^12/L)&lt;br /&gt;-Hemoglobin -Hb- (HGB) : menentukan konsentrasi Hb (protein dalam eritrosit yang berfungsi membawa oksigen ke tubuh) pada kompoenn darah. Normal (male : 12.5-16.5 x 10^9 /L dan female: 11.5-15.5 x 10^9 /L)&lt;br /&gt;-Leukosit (WBC) : mengetahui kelainan sel darah putih. Normal ( adults: 4000-10000 /UL dan children : 5000-15000 /UL)&lt;br /&gt;-Trombosit (PLT): melihat bagaimana kondisi keping-keping darah apakah mengalami gangguan pembekuan darah atau idak, pemantauan dan evaluasi perdarahan. Normal (150.000-450.000/UL)&lt;br /&gt;-Hematrokit (HCT) :berguna menentukan keadaan anemia, kehilangan darah. Normal (male : 40-54%, female : 36-47% dan children : 32-42%)&lt;br /&gt;-juga ada nilai-nilai MC antara lain : &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Mean Corpuscular Hemoglobin&lt;/span&gt; (MCH) yaitu menentukan rata-rata banyaknya hemoglobin (Hb) yang terdapat dalam eritrosit, mendiagnosis kelainan Hb seperti thalassemia dan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Mean Corpuscular Volume&lt;/span&gt; (MCV) yaitu menetukan volume rata-rata sebuah eritrosit, mendiagnosis kelainan hemoglobin seperti thalassemia dan lain-lain&lt;br /&gt;-Laju Endap Darah (LED) : mengukur laju pengendapan (dalam mm/jam) dari eritrosit pada suatu kolom darah yang diberi antikoagulan. LED meningkat yaitu menunjukkan meningkatnya kadar imunogloblin atau protein akut dan merupakan penanda nonspesifik dari adanya radang atau infeksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;LED yang sangat tinggi (&gt; 100mm/jam), menunjukkan :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;a.myeloma multiple&lt;br /&gt;b.lupus eritematosus sitemik (SLE)&lt;br /&gt;c.arteritis temporalis&lt;br /&gt;d.polimialgia reumatika&lt;br /&gt;e.jarang, kanker atau infeksi kronis, termasuk tuberkulosis&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;2.Ferritin (untuk mengetahui cadangan besi (Fe) yang ada di dalam tubuh -bila kekuarangan Fe akan kehilangan banyak darah dan jika kelebihan Fe akan menyebabkan gangguan hati,diabetes pada kehamilan, dll), &lt;br /&gt;3.Tyroid Function (Free T3 MEIA, Free T4 MEIA, 3rd Generation TSH, Anti- TPO),&lt;br /&gt;4.Reumatitology (Anti dsDNA dan CRP), &lt;br /&gt;5.Kidney Function (Creatinine dan GFR est), &lt;br /&gt;6.Bahkan ada yang sampai melakukan BMP&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Biopsi Bone Marrow&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; (BMP) dapat adakalanya dilakukan jika persoalan bone marrow (sumsum tulang belakang) dicurigai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Diagnosis ITP (Tanda-tanda ITP)&lt;/span&gt; :&lt;br /&gt;-suhu badan normal (tidak terdapat demam), &lt;br /&gt;-tidak terdapat pembesaran limpa dan hati, &lt;br /&gt;-BAB (feces) berwarna hitam, &lt;br /&gt;-Adanya trombositopenia atau “small platelets” (jumlah trombosit &lt;150.000/ul) .&lt;br /&gt;Dari hasil laboratorium trombosit sering tidak normal dan selalu naik turun biasanya di bawah 20.000/ul (trombosit normal : 150.000-450.000/ul) dan leukosit (WBC) tinggi diatas 10.000/ul (leukosit normal : 4000-10.000/ul). Hemoglobin (hb) juga mempengaruhi seorang penderita ITP. Karena jika sangat kurang dari normal penderita bisa sangat lemas dan pingsan (Normal, wanita : 12-16 g/dl, laki-laki : 13-18 g/dl, anak-anak &lt; 11 tahun : 11-12.5 g/dl dan &lt; 7hari : 17-22 g/dl, wanita hamil : 11-15 g/dl ). Adanya juga keterangan eritrosit (RBC) tergambar anemia dengan 1 + Hypochromia.&lt;br /&gt;Tidak ada peningkatan hematokrit (HCT) dimana normal : laki-laki : 40-54 %, wanita : 36-47 % dan anak-anak : 32-42 %&lt;br /&gt;-Gambaran klinik berupa perdarahan di kulit.&lt;br /&gt;-Pada pemeriksaan sumsum tulang; megakarosit normal atau meningkat (Tapi pemeriksaan ini tidak harus dilakukan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Semua pemeriksaan ini tergantung dari kondisi masing-masing penderita. Alhamdulillah Evi belum pernah melakukan BMP dan transfusi darah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Trombositopenia itu apa?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Apabila jumlah trombosit kurang dari normal maka keadaan itu disebut trombositopenia. Trombositopenia dapat menimbulkan perdarahan yang berkepanjangan setelah trauma maupun perdarahan spontan seperti purpura atau pendarahan mukosa. Meskipun jumlah trombosit di bawah rentang normal, tetapi perdarahan umumnya tidak terjadi jika jumlah trombosit masih di atas 50.000/µL. Jika jumlah trombosit berkisar antara 20.000-30.000/ µL maka dapat terjadi perdarahan meskipun hanya karena trauma ringan. Perdarahan spontan dengan resiko fatal bisa terjadi jika jumlah trombosit menurun sampai kurang dari 10.000/µL meskipun tanpa trauma.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Menurut mekanismenya, trombositopenia dapat terjadi akibat kegagalan prodeksi, peningkatan destruksi atau pemakaian, gangguan distribusi dan akibat dilusi. Trombositopenia akibat kegagalan produksi trombosit di sumsum tulang belakang dijumpai pada anemia aplastik, leukemia akut, limfoma, anemia megaloblastik, dan alkoholisme. Peningkatan destruksi ─penghancuran atau perusakan─ trombosit merupakan mekanisme trombositopenia pada &lt;span style="font-style:italic;"&gt;idiopathic trombositopenia purpura&lt;/span&gt; (ITP), &lt;span style="font-style:italic;"&gt;drug induced thrombocytopenia&lt;/span&gt; (DIT), &lt;span style="font-style:italic;"&gt;post transfusion purpura&lt;/span&gt;, dan isoimmune neonatal thrombocytopenia, sedang pemakaian trombosit yang meningkat terjadi pada &lt;span style="font-style:italic;"&gt;disseminated intravascular cogulation &lt;/span&gt;(DIC) dan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;trombotic thrombocytopenic purpura&lt;/span&gt; (TTP).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Ada juga trombositopenia yang diinduksi oleh obat. Hal ini cukup sering dijumpai di masyarakat dan diperkirakan ada lebih dari 200 jenis obat obat yang menyebabkan terjadinya trombositopenia. Adanya peningkatan pemakian obat setiap tahun juga merupakan penyebab meningkatnya kasus trombositopenia yang diinduksi obat.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Penghancuran trombosit terjadi karena adanya reaksi imun yang menyebabkan antibody berikatan dengan trombosit oleh pengaruh obat tertentu kemudian trombosit tersebut akan dibersihkan oleh sistem retikuloendotelial. Kondisi ini ditandai dengan terjadinya petekia, lesi purpura, dan yang agak jarang ditemukan adalah terjadinya perdarahan intra cranial. Oleh karena itu pada perderita ITP sering juga ditemui perdarahan spontan lebam, gusi berdarah, mimisan, petechiae (baca: petikiay), titik merah kecil pad akulit, untuk perempuan terjadi mens berat, gejala perdarahan yang lebih parah di dalam mulut, darah dalam urin atau tinja dan sampai ke pendarahan di otak.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Daftar Obat yang sering menyebabkan terjadinya trombositopenia :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1)Golongan Quinine/Quinidine  : Quinine, Quinidine&lt;br /&gt;2)Heparin : Regular unfractionated heparin, Low molecular weight&lt;br /&gt;  heparin&lt;br /&gt;3)Gold salts &lt;br /&gt;4)Antimony containing drugs : Stibophen, Sodium stibogluconate&lt;br /&gt;5)Antimicrobials&lt;br /&gt;-Cephalosporins (Cephamandazole, Cefotetan, Ceftazidime, Cephalothin)&lt;br /&gt;-Ciprofloxacin&lt;br /&gt;-Clarithromycin&lt;br /&gt;-Fluconazole&lt;br /&gt;-Fusidic acid&lt;br /&gt;-Gentsmicin&lt;br /&gt;-Nilidixic acid&lt;br /&gt;-Penicillin (Ampicillin, Apalcillin, Methicillin, Meziocillin, Penicillin Piperacillin)&lt;br /&gt;-Pentamidine&lt;br /&gt;-Rifafampin&lt;br /&gt;-Golongan Sulpha (Sulfamethoxazole, Sulfamethoxypyridazine, Sulfisoxazole)&lt;br /&gt;-Suramin&lt;br /&gt;-Vancomycin&lt;br /&gt;6)Anti-inflammatory drugs&lt;br /&gt;-Acetaminophen&lt;br /&gt;-Salicylates (Aspirin, Diflunisal, Sodium amiosalicylate, Sulfasalazine)&lt;br /&gt;-Diclofenac&lt;br /&gt;-Naproxen&lt;br /&gt;-Tolmetin&lt;br /&gt;7)Cardiac medications and diureticz&lt;br /&gt;-Digoxin, Digitaxin, Amiodarone, Procainamide, Alprenolol&lt;br /&gt;8)Benzodiazepines&lt;br /&gt;9)Anti-epileptic drug (Carbamazepine, Phenytoin, Valproic acid)&lt;br /&gt;10)H2-antagonits : Cimetidine, Ranitidine&lt;br /&gt;11)Sulfonylurea drugs (Chlorpropamid, Glibenclamide&lt;br /&gt;12)Iodinated contrast agents&lt;br /&gt;13)Retinoids (Isotretinoin, Etretinate)&lt;br /&gt;14)dan lain-lain (belum semua jenis obat evi tulis karena terlalu banyak)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Jika kita melihat dan membaca tulisan ditas banyakjenis obat yang dapat menginduksi terjadinya trombositopenia. Saya sendiri baru ingat bahwa sebelum saya menderita ITP, saya terkena DHF dan Otitis Media. Sebelum sakit DHF tersebut, saya sering flu karena cuaca dingin dan hujan di Depok. Tiap saya flu dan batuk, dokter selalu memberi saya obat “Ciprofloxacin” dan saat telinga saya sakit, perut mual saya diberikan obat “asam mefenamat”. Dua obat itu yang saya konsumsi. Pada pagi harinya kira-kira jam 3 pagi, tubuh saya dingin, pusing dan sangat lemas. Dari situ masuk UGD dan terdeteksi DHF, Otitis media, sebulan kemudian ITP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Apakah sahabat ITP ada yang pernah mengalaminya atau mengkonsumsi salah satu jenis dari obat di atas? Akan tetapi ini pun masih belum jelas karena masing-masing orang berbeda-beda sakitnya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Waktu diskusi dengan teman saat pertemuan perdana sesama penderita ITP (di Pasar Karnival Kuningan Jakarta), ada yang unik yaitu trombositnya diketahui satu juta lebih. Ketika Evi membaca buku  “Kedokteran Klinis”, Evi menemukan sebuah bacaan pada penyakit ‘Kelainan Sumsum Tulang’ atau disebut Mieloproliferatif. Yang termasuk dalam kelainan ini adalah polisitemia vera, trombositemia primer, mielofibrosis dan leukemia myeloid kronis.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Diagnosis penyakit kelebihan darah ini untuk Politemia Vera :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Hemoglobin  : &gt; 18 g/dL&lt;br /&gt;Jumlah Eritrosit  : 7-12 x 10^12 /L&lt;br /&gt;Hematrokit : &gt; 0.55&lt;br /&gt;Trombosit : &gt; 650.000 /UL atau &gt; 650 x 10^9 /L&lt;br /&gt;Jumlah Leukosit : 12 x 10^9 /L disertai basofil&lt;br /&gt;Saturasi oksigen arteri : 92% (biasanya normal)&lt;br /&gt;Skor alkali(fossatase leukosit) : &gt; 100&lt;br /&gt;B12 serum  : Meningkat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit kelainan sumsum tulang ini biasanya timbul dengan gejala sumbatan pembuluh darah kecil dan jumlah trombosit yang sangat tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Obat-obat pada penderita ITP&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dokter haemotologi memberikan obat-obat kortikosteroid untuk penderita ITP.&lt;br /&gt;Ternyata &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;jenis-jenis kortikosteroid&lt;/span&gt; itu berbeda yaitu:&lt;br /&gt;• &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;kortikosteroid mata&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Obat ini menekan reaksi inflamasi pada konjungtiva guna meredakan gejala mata merah&lt;br /&gt;seperti : &lt;span style="font-style:italic;"&gt;betamethasone, dexamethasone, fluorometholone, hydrocortisone dan prednisolone&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;• &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;hormon  kortikosteroid&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kortikosteroid, seperti &lt;span style="font-style:italic;"&gt;betamethasone, dexamethasone, hydrocortisone, methylprednisone, prednisone, prednisolone, triamcinolone,&lt;/span&gt; digunakan dalam kasus alergi berat&lt;br /&gt;• &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;kortikosteroid topical&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Obat ini membantu mengurangi rasa gatal yang diakibatkan oleh berbagai kondisi alergi pada kulit dan mukosa. Kortikosteroid topical yang digunakan untuk pengobatan alergi, meliputi &lt;span style="font-style:italic;"&gt;amcinonide, betamethasone, clobetasone, desoximetasone, dexamethasone, diflucortolone, flumetasone&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya yang di konsumsi oleh penderita ITP adalah hexilon, medrol dan medixon. Ketiga obat ini masuk kedalam Hormon kortikosteroid. Ada juga yang di berikan Gammaraas.&lt;br /&gt;Namun obat korteskosteroid ini mempunyai efek samping terutama bagi penderita yang memilik sakit di lambung. Oleh sebab itu sering di berikan dokter “omeprazole”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pengobatan Herbal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Beberapa sebagian orang juga mencoba berbagai pengobatan herbal seperti tusuk jarum, bekam, minum klorofil, siprulina, propolis, Fu Fang Enjiao Jiang, tapi untuk tusuk jarum dan bekam di usahakan bila trombosit minimal 150.000 karena resiko perdarahan akan sangat mungkin terjadi. Ada juga menggunakan nutrisi alamiah seperti banyak makanan sayuran, daun katuk, buah bit, kol ungu, jus wortel, jus tomat, bayam merah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Akan tetapi, semua itu sudah Evi lakukan hanya saja tetap trombosit Evi pada batas aman 50.000-70.000/µL tidak pernah lebih dari itu. Alhamdulillah saat Evi buat catatan mengenai riwayat hidup Evi pernah kena ITP. Ada seorang sahabat FB memberikan resep yang sudah evi uji pada diri sendiri dan juga pada beberapa orang. Resep ini pernah di jalani oleh seorang teman yang memiliki sakit Leukimia dengan HB sejumlah 2. Semua dokter udah pasrah dengan kondisinya, saat di minum. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Subhanallah&lt;/span&gt;, MahaSuci Allah, HBnya naik menjadi 8. Hingga 2tahun terakhir ini hidupnya kembali normal. Juga pernah diberikan ke pasien DHF. Saat masuk Rumah Sakit, belum ada dia menginap 1 hari, besok paginya dia sudah bisa pulang. Alhamdulillah setelah evi meneliti resep ini pada diri sendiri, sekarang trombosit Evi bisa naik hingga 145.000/µL. Dan 2 minggu lalu Evi cobakan kepada adek junior yang kena gejala LUPUS bahkan ada indikasi dari pemeriksaan laboratoriumnya yaitu&lt;span style="font-style:italic;"&gt; fibrolipoma&lt;/span&gt;. Dalam kamus kedokteran, Evi membaca bahwa fibrolipoma itu adalah tumor lemak di dalam kulit dalam jaringan ikat di bawah kulit. Alhamdulillah, sekarang kondisinya semakin lebih baik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain mengkonsumsi kurma ajwa, bagi penderita ITP usahakan untuk sementara waktu sampai sembuh menghindari segala jenis makanan dan minuman yang asam-asam dan yang mengandung susu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi menjalani resep pengobatan apapun harus dengan keyakinan bahwa kita akan sembuh. Tentunya juga sembari melakukan do’a, usaha dan pasrah pada Sang Pencipta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ramuannya: &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1.Ambil kurma utuh yang kualitasnya bagus (kurma Madinah atau biasa yg dijual di Indonesia disebut kurma Rasul atau Kurma Ajwa) sebanyak 10 biji&lt;br /&gt;2.Belah-belah  lalu diseduh dengan air mendidih 1 gelas bersama dengan biji kurma tersebut. &lt;br /&gt;3.Tutup dan tunggu hingga dingin. &lt;br /&gt;4.Minum airnya dan makan buah kurmanya&lt;br /&gt;5.Lalukan sekali setiap hari. &lt;br /&gt;6.Dan jangan lupa, membaca doa-doa kesembuhan serta ayat-ayat kesembuhan baik sekali jika dibacakan pada ramuan yang akan kita minum. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi umat muslim bisa membaca surat Al Fatihah bersama do’a berikut ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;.... &lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Anni massaniyadhdhurru wa anta arhamurraahimiin&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"... (Ya Tuhanku), sesuangguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang diantara semua yang penyayang". (QS. Al-Anbiya [21] : 83)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Allaahumma rabbannaasi, adz-hibil ba’sa, isyfi antasysyaafii, laa syifaa-a illaa syifaa-uka, syifaa-an laa yughaadiru saqamaa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya Allah, Tuhan pemelihara manusia, hilangkan bahaya (kejahatan dan penyakit), sembuhkanlah karena hanya Engkaulah yang bisa menyembuhkan, tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan dari-MU. Kesembuhan yang tidak menunggalkan satu penyakit pun" (Muttafaqun'alaih)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Sahabatku, tiap-tiap umat memiliki ujian dan cobaan yang berbeda-beda. Tetap semangat, jangan stress, jangan pernah bebankan pikiran dengan sesuatu yang berat, hindari trauma, hindari sakit flu. Yakinlah bahwa. Yang Maha Kuasa telah menurunkan sakit pada hamba-Nya beserta obatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Semoga apa yang berikan melalui catatan ini menambah ilmu pengetahuan dan wawasan kita. Semoga persahabatan kita semakin erat. Jangan pernah malu dengan sakit sendiri karena kita masih memliki banyak teman dan kita masih memiliki Tuhan di hati kita kita masing-masing. Iman harus di jaga dalam hati. Jadikan sakit ini adalah teman dalam kehidupan kita. Semangat ^_^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam santun&lt;br /&gt;~Evi A.~&lt;br /&gt;Medan, 10 Februari 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Referensi buku yang Evi baca :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1. MIMS Indonesia Petunjuk Konsultasi&lt;br /&gt;2. Kamus kedokteran&lt;br /&gt;3. Hemostasis dan Trombosis&lt;br /&gt;4. Panduan Praktis Ilmu Penyakit Dalam&lt;br /&gt;5. Kedokteran Klinis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga tulisan-tulisan ini suatu saat dapat Evi buatkan menjadi sebuah buku. Amin ya rabbal'alamin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman-teman juga bisa membaca cerita lain tentang ITP di bawah ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;a href="http://eviandrianimosy.blogspot.com/2009/11/itp-idiopathic-thrombocytopenic.html?showComment=1316439745003#c3119113551728907841"&gt; ITP (Idiopathic Thrombocytopenic Purpurae) [bagian 1] &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;a href="http://eviandrianimosy.blogspot.com/2010/11/semangat-untuk-bertahan-hidup.html"&gt; Semangat Untuk Bertahan Hidup &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;a href="http://eviandrianimosy.blogspot.com/2011/12/tips-tetap-fit-bagi-penderita-autoimun.html"&gt; Tips Tetap Fit Bagi Penderita Autoimun (Lupus dan ITP) &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;a href="http://eviandrianimosy.blogspot.com/2010/06/kesabaran-yang-penuh-nikmat-karunia.html"&gt; KESABARAN YANG PENUH NIKMAT &amp; KARUNIA &lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7232848384524993729-6990949446698838548?l=eviandrianimosy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/6990949446698838548'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/6990949446698838548'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eviandrianimosy.blogspot.com/2011/09/diagnosis-dan-pengobatan-bagi-penderita.html' title='Diagnosis dan Pengobatan Bagi Penderita ITP [BAGIAN 2]'/><author><name>Evi Andriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02049906709951916343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-C4Vnv0iZDuI/TV6lxbYx36I/AAAAAAAAA68/H4J6Z_AOANs/s220/3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-PUcYRWX-VZE/TndD_altrxI/AAAAAAAABCo/UbxjiJnpz7k/s72-c/YA%2BaLLAH%2BSEMBUHKANLAH%2BSAKIT%2BKU.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7232848384524993729.post-6366149763809950023</id><published>2011-09-08T03:11:00.004+07:00</published><updated>2011-09-08T03:21:02.417+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PUISI-PUISI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KOTAK HARTA KARUN EVI'/><title type='text'>Inilah Bumiku</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-AaJjuXtccuo/TmfR9ylVGbI/AAAAAAAABCQ/zauG0YsiHMA/s1600/inilah%2Bbumiku.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-AaJjuXtccuo/TmfR9ylVGbI/AAAAAAAABCQ/zauG0YsiHMA/s400/inilah%2Bbumiku.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5649715117040146866" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah Bumiku&lt;br /&gt;*Evi Andriani*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berjalan di keheningan pesona cantiknya dirimu, kutemukan indahnya lautanmu, sejuknya udara pegununganmu, tenteramnya kehangatan cahayamu, wanginya putik sari bungamu yang menusuk ke jantungku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Engkau tak pernah marah, ketika kulukai tubuhmu dengan gergaji. Engkau tak pernah berontak, ketika kukotori badanmu dengan sampah-sampah berserakan. Engkau masih saja tersenyum dan menyapaku dengan lambaian dedaunan yang rimbun. Sehingga tubuhku terjaga dari sengatan mentari. Wahai bumiku, betapa baik dirimu, betapa sabarnya akhlakmu terhadap keegoisanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berjalan semakin tua usiamu. Kini kesejukan itu aku rindukan. Keteduhan dan kerindanganmu makin sulit kugapai. Gersang, tandus, kering dan teriknya cahayamu semakin kunikmati. Kedamaian dalam jiwamu semakin redup. Gempa, tsunami, longsor, banjir dan badai menghampiri eloknya tubuhmu. Hingga berserakan mayat-mayat di rumahmu. Hatiku sedih, hampa dan gelisah. Apakah karena tanganku, engkau menjadi rusak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Engkau tak pernah putus bertasbih memuji-Nya. Sedangkan aku hanya menikmati saja hasilmu melalui pergantian musim yang indah. Aku malu pada imanku yang tak lagi membahana. Jiwaku semakin merana. Kebekuan hatiku kian mencair dan melelehkan buliran airmataku. Aku lupa untuk bersyukur pada Tuhan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai bumiku, ini bukan salahmu, bukan juga kehendakmu. Engkau adalah korban dari keangkaraanku, kelalaianku dan kecerobahanku. Aku sadar. Aku menyesal. Aku menutup dosaku dengan taubat. Aku hias diriku dengan do’a-do’a syahdu. Ya Tuhan, besitkan ke dalam diriku sebuah keinsyafan. Bimbinglah aku ke jalan-Mu yang lurus. Agar aku dapat menjaga permata alam semesta tetap indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Medan, 22 April 2011&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7232848384524993729-6366149763809950023?l=eviandrianimosy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/6366149763809950023'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/6366149763809950023'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eviandrianimosy.blogspot.com/2011/09/inilah-bumiku.html' title='Inilah Bumiku'/><author><name>Evi Andriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02049906709951916343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-C4Vnv0iZDuI/TV6lxbYx36I/AAAAAAAAA68/H4J6Z_AOANs/s220/3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-AaJjuXtccuo/TmfR9ylVGbI/AAAAAAAABCQ/zauG0YsiHMA/s72-c/inilah%2Bbumiku.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7232848384524993729.post-7978200248170592256</id><published>2011-09-08T02:03:00.011+07:00</published><updated>2011-09-08T13:48:18.346+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sistem Kendali'/><title type='text'>Soal dan Jawaban Sistem Kendali Lanjut</title><content type='html'>Consider the control system shown below which has a first order plant and a delay time of 2 sec.  Assume the sampling period to be 1 sec.  Design a PI controller such that the dominant poles of the closed loop system have a damping ratio of 0.5 and the number of points per damped sinusoidal oscillation is 10.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-h_TxjVpS4Z8/TmfBXk0YLLI/AAAAAAAABBY/FHXnw7Sp8LE/s1600/1.png"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 103px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-h_TxjVpS4Z8/TmfBXk0YLLI/AAAAAAAABBY/FHXnw7Sp8LE/s400/1.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5649696868324093106" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-49v5QYkU1kM/TmfCH4W75jI/AAAAAAAABBg/ONupBdkXejs/s1600/2.png"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 298px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-49v5QYkU1kM/TmfCH4W75jI/AAAAAAAABBg/ONupBdkXejs/s400/2.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5649697698203035186" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-Lur_3zypFhM/TmfCaindoBI/AAAAAAAABBo/pTB6Lm_wK5E/s1600/3.png"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 321px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-Lur_3zypFhM/TmfCaindoBI/AAAAAAAABBo/pTB6Lm_wK5E/s400/3.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5649698018784288786" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-g-ewqWXY_Qk/TmfC4R21DVI/AAAAAAAABBw/0kGaqAHqPsU/s1600/4.png"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 390px; height: 375px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-g-ewqWXY_Qk/TmfC4R21DVI/AAAAAAAABBw/0kGaqAHqPsU/s400/4.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5649698529681411410" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-EoWBmLI0CU4/TmfDYrLWzPI/AAAAAAAABB4/G17nirSklyo/s1600/5.png"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 342px; height: 252px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-EoWBmLI0CU4/TmfDYrLWzPI/AAAAAAAABB4/G17nirSklyo/s400/5.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5649699086234209522" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-jIeakf2ZgIo/TmfDzEj6ndI/AAAAAAAABCA/b8dom_vXQKU/s1600/6.png"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 281px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-jIeakf2ZgIo/TmfDzEj6ndI/AAAAAAAABCA/b8dom_vXQKU/s400/6.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5649699539724705234" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-p0UVj2c6GeE/TmfEE3NYgYI/AAAAAAAABCI/Gcz-7IZKWT0/s1600/7.png"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 273px; height: 288px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-p0UVj2c6GeE/TmfEE3NYgYI/AAAAAAAABCI/Gcz-7IZKWT0/s400/7.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5649699845378179458" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7232848384524993729-7978200248170592256?l=eviandrianimosy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/7978200248170592256'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/7978200248170592256'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eviandrianimosy.blogspot.com/2011/09/soal-sistem-kendali-lanjut.html' title='Soal dan Jawaban Sistem Kendali Lanjut'/><author><name>Evi Andriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02049906709951916343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-C4Vnv0iZDuI/TV6lxbYx36I/AAAAAAAAA68/H4J6Z_AOANs/s220/3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-h_TxjVpS4Z8/TmfBXk0YLLI/AAAAAAAABBY/FHXnw7Sp8LE/s72-c/1.png' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7232848384524993729.post-3062457107658357348</id><published>2011-09-08T00:05:00.003+07:00</published><updated>2011-09-08T01:15:03.283+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PUISI-PUISI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KOTAK HARTA KARUN EVI'/><title type='text'>Misteri Hujan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-iisD_zg9hbo/TmezzetFJqI/AAAAAAAABBQ/FT8jIHgRfvM/s1600/hujan.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-iisD_zg9hbo/TmezzetFJqI/AAAAAAAABBQ/FT8jIHgRfvM/s400/hujan.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5649681954556421794" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Misteri Hujan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;*Evi Andriani*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tak tau ada apa dibalikmu, hujan&lt;br /&gt;Engkau selalu hadir menyapaku&lt;br /&gt;Di saat aku terluka&lt;br /&gt;Penuh darah dan noda&lt;br /&gt;Di mana kematian kian mendekat padaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kutembus kau untuk meraih pelangi&lt;br /&gt;Kupeluk engkau agar aku mendapat hidayah&lt;br /&gt;Kuraih engkau dalam mendamba kebahagiaan&lt;br /&gt;Hingga aku menjadi mar'ah qowwiyah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiap kau datang menyentuhku&lt;br /&gt;Kusambut dengan mesra&lt;br /&gt;"Allahumma shoyyiban nafi’an"&lt;br /&gt;Kuharap manfaat darimu&lt;br /&gt;Hingga aku tumbuh mekar mewangi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Medan, 30 Maret 2010&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7232848384524993729-3062457107658357348?l=eviandrianimosy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/3062457107658357348'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/3062457107658357348'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eviandrianimosy.blogspot.com/2011/09/misteri-hujan.html' title='Misteri Hujan'/><author><name>Evi Andriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02049906709951916343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-C4Vnv0iZDuI/TV6lxbYx36I/AAAAAAAAA68/H4J6Z_AOANs/s220/3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-iisD_zg9hbo/TmezzetFJqI/AAAAAAAABBQ/FT8jIHgRfvM/s72-c/hujan.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7232848384524993729.post-8715598543608637591</id><published>2011-09-07T23:46:00.002+07:00</published><updated>2011-09-08T00:01:37.622+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PUISI-PUISI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KOTAK HARTA KARUN EVI'/><title type='text'>Penulis adalah Pelita</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-KztMsTuX93Q/TmejUJjWmJI/AAAAAAAABBI/8OJ9q4a3fTY/s1600/penulis%2Badalah%2Bpelita.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-KztMsTuX93Q/TmejUJjWmJI/AAAAAAAABBI/8OJ9q4a3fTY/s400/penulis%2Badalah%2Bpelita.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5649663824116488338" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Penulis adalah Pelita&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;oleh : ~Evi A.~&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis adalah pelita&lt;br /&gt;Selalu mencerahkan dan dicerahkan&lt;br /&gt;Kisahnya tak akan pernah mati&lt;br /&gt;Karena jarinya selalu menari-nari&lt;br /&gt;Di atas tomboltombol keyboard nan rapi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maju terus mujahid pena&lt;br /&gt;Jangan biarkan asamu terkikis&lt;br /&gt;Oleh krikilkrikil (yang) menghadang&lt;br /&gt;Karena semua menunggu karyamu&lt;br /&gt;Engkau adalah penulis sejati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Optimiskan langkahmu&lt;br /&gt;Kuatkan keyakinanmu&lt;br /&gt;Cakapkan ilmumu&lt;br /&gt;Antusiaskan keinginanmu&lt;br /&gt;Hingga kesuksesan memelukmu&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7232848384524993729-8715598543608637591?l=eviandrianimosy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/8715598543608637591'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/8715598543608637591'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eviandrianimosy.blogspot.com/2011/09/penulis-adalah-pelita.html' title='Penulis adalah Pelita'/><author><name>Evi Andriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02049906709951916343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-C4Vnv0iZDuI/TV6lxbYx36I/AAAAAAAAA68/H4J6Z_AOANs/s220/3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-KztMsTuX93Q/TmejUJjWmJI/AAAAAAAABBI/8OJ9q4a3fTY/s72-c/penulis%2Badalah%2Bpelita.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7232848384524993729.post-2922497749288880819</id><published>2011-09-07T06:57:00.006+07:00</published><updated>2011-09-14T23:24:00.977+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KISAH-KISAH'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KOTAK HARTA KARUN EVI'/><title type='text'>[Bukan Buku Harian Biasa] Gempa Itu Kini Kembali</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-tTzWZoNdIZg/TnDTGaYolJI/AAAAAAAABCg/0iZuKDdDobg/s1600/Gempa%2Bitu%2Btidak%2Bdatang%2Bbersama%2Btsunami.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-tTzWZoNdIZg/TnDTGaYolJI/AAAAAAAABCg/0iZuKDdDobg/s400/Gempa%2Bitu%2Btidak%2Bdatang%2Bbersama%2Btsunami.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5652249639465292946" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Gempa Itu Kini Kembali&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;(Evi Andriani)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gempa itu kini kembali&lt;br /&gt;Tapi ia tak bersama tsunami&lt;br /&gt;Ia hanya datang sendiri&lt;br /&gt;Menyapaku di heningnya malam&lt;br /&gt;Saat semua jiwa terbuai oleh mimpi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Saat pagi menjelang, rasa kantuk mulai tak bisa kuelakkan lagi. Sudah hampir jam satu pagi. Suasana di medan sudah mulai gelap gulita. Inilah puncaknya malam di Medan. Aku mulai mematikan lampu kamar dan mulai hidupkan lampu tidur. perlahan sesaat aku hendak mematikan laptop, karena letih otak berpikir tentang naskah buku kesehatan yang nggak kelar-kelar, malah sudah diultimatum pula hiks.. hikss... aku hanya sleep-kan itu  laptop tanpa ku &lt;span style="font-style:italic;"&gt;shutdown&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Tiba... tiba... bumi mulai bergoncang, berdendangkan tarian menggoyangkan gorden jendela, buku-buku dan baju-baju. Hal itu menggoda hatiku hendak bertanya, “Ada apa ini gerangan? Mungkin ini hanyalah sebuah ilusi.” Ah, ternyata tidak ilusi, goncangan semakin dahsyat kurasa tepat pukul satu malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       Yang terpikir pertama kali dalam pikiranku adalah jilbab. Ya, jilbab adalah sesuatu yang tidak boleh aku tinggalkan Karena jilbab adalah identitas seorang muslimah. Aku agak trauma dengan kejadian gempa tsunami Aceh. Di mana orang-orang berlarian tanpa memakai hijab. Sedih hatiku, air mataku keluar,hingga ku berniat dalam hati, “Jika terjadi gempa lagi, yang kupakai adalah jilbab dan pakaian syar’i.”&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;      Secepat kilat setelah aku ambil jilbab, aku langsung berpikir, aku bangunkan orangtua, ambil &lt;span style="font-style:italic;"&gt;handphone&lt;/span&gt; dan laptop karena semua asset naskah penting dan berharga di sana. Ntah mengapa, aku teringat pada laptop yang belum sempat aku matikan. Tanganku langusng bergerak menulis status lebih dahulu untuk mengabarkan kepada teman-teman bahwa di Medan saat ini sedang gempa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;“wah... medan gempa sekarang??&lt;br /&gt;Kuat banget nih gempa..&lt;br /&gt;Ya Allah, lindungi aku dan keluargaku,” bunyi statusku di facebbok&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       Saat aku menuliskan status itu, goncangan semakin kuat. Aku pun tak sempat angkat telpon abangku dari Jakarta serta membalas komentar teman-teman di facebook. Aku langusng bangunkan semua anggota keluarga. Kira-kira lima atau enam menit, gempa dahsyat itu berhenti. Namun, aku masih merasakan getaran kecil itu hingga lima belas menit berlalu getaran gempa itu mulai hilang total.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Ada kebahagiaan tercipta, saat kunulis status itu. Semua sahabat dari berbagai negara dan  daerah di Indonesia, khawatir dengan keadaanku. Mereka berdoa untuk. Mereka sungguh sahabat yang menyayangi diriku. Inilah persahabatan sejati. Walaupun jarang menyapa, walaupun tidak pernah ketemu, tapi sebagai saudara, kita tetap saling berbagi kasih, saling tolong-menolong, saling mendoakan dan saling menghibur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan kuabadikan komentar-komentar mereka dalam catatan buku harianku:&lt;br /&gt;•Wahyana Belajar Ikhlas Smoga tdk ada korban (Klaten, Jawa Tengah,)&lt;br /&gt;•╚► Kiky ◄╗ iya (Medan, Indonesia)&lt;br /&gt;•Trulee Khadija Ayooo keluar rumah. (Jakarta, Indonesia)&lt;br /&gt;•Mike Salaksa Shobar aamiin.. mohon maaf lahir batin ya! salam silahturahim dari beijing ya! (Beijing) &lt;br /&gt;•Fiyan Arjun angkat tlpon abang dunk... (Jakarta, Indonesia)&lt;br /&gt;•Fiyan Arjun ‎Evi Andriani&gt;&gt;jam berapa dek&gt; pantas tlpon abang nggak diangkat! (Jakarta, Indonesia)&lt;br /&gt;•Ally Jane Parker mbak!! mbak evi, gimana?? duh.. (Surabaya, Indonesia)&lt;br /&gt;•Solich Byadji Ortega Aamiin ya Rabb.......semoga kalian selamat...... (Jakarta, Indonesia)&lt;br /&gt;•Aman Pantosa Amiin......,&lt;br /&gt;mudah2an kota medan, dbrikan kslamatan smua (Tangerang)&lt;br /&gt;•Ary Nur Azizah de, semua baik2 saja kan? semoga Allah selalu melindungi de Evi dan kelaurga, aamiin (Johor Bahru)&lt;br /&gt;•Ben Santoso Innalillahi semoga baik-baik aja yak. Ucapkan doanya nabi Yunus (Jakarta, Indonesia)&lt;br /&gt;•Hasudungan Rudy Yanto Sitohang terasa di seluruh wilayah aceh, sumut, padang hingga lampung. singkil itu dekat dengan kab. dairi, pakpak dan tanah karo....keluarga di samosir juga menjauhi danau toba.... &lt;br /&gt;kalo dibandingkan jarak antara samosir- medan, maka samosir lebih dekat ke singkil. Singkil itu berbatasan dengan kab. dairi, kab. pakpak barat dan kab. tanah karo....keluarga juga ada di singkil tepatnya di tapak tuan&lt;br /&gt;kabarnya di takak tuan sudah ada korban...ada seroang anak terimpa bangunan yang rubuh....situasi di singkil kacau...oarang pada mengungsi....menjauhi pantai... (Medan, Indonesia)&lt;br /&gt;•El Kinanti Amin.. Tapi gak papa kan Evi Andriani... (Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, Indonesia)&lt;br /&gt;•Noviana Wahyu Widayanti Innalillahi...sabar dan kuat ya mbak, moga Allah selalu melindungi mbak dan keluarga (Ngawi, Jawa Tengah, Indonesia)&lt;br /&gt;•Triani Retno A Full sempet nyetatus.... :D (Bandung)&lt;br /&gt;•Nung Nurhati Herly Amiin....smg Allah melindungi de' Evi seklrga.....(Palembang)&lt;br /&gt;•Pena Adibah mbak, aku di padang gak terasa gempa lho mbak. jam berapa gempanya mbak evi??? apa aku ketiduran yah (Kota Padang, Sumatera Barat, Indonesia)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Sambil membaca komentar dan membalasnya, aku pun mulai mencari tahu di mana titik pusat gempa dan data-data akurat tentang gempa di sumut. Akhirnya dapatlah sebuah berita di situs www.detiknews.com lalu tanganku masih gatal dan pikiranku masih ingin mencari datanya yang lebih lengkap, sampai akhirnya aku mencari data langsung ke situs resmi bmkg ; http://www.bmkg.go.id/BMKG_Pusat/Geofisika/terkini.bmkg. Aku termasuk orang yang pantang menyerah, berhenti pada satu titik. mungkin mulutku mengatakan capek, lelah dan lain-lain. Aku suka mengeluh juga tapi setiap aku mengeluh justru itu menjadi tantangan bagiku untuk melaksanakan keluhan itu menjadi sesuatu yang nyata dan terjadi bisa aku raih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Akhirnya dapatlah sebuah data yang membuat rasa penasaranku hilang yaitu :&lt;br /&gt;Tanggal06/09/2011-00:55:12 WIB Kekuatan6.7 SR Kedalaman78 Km Lokasi2.81 LU 97.85 BT Keterangan:&lt;br /&gt;Pusat gempa berada di darat 59 km Timur Laut SingkilBaru-NAD Dirasakan (MMI):&lt;br /&gt;III-IV Sibolga , IV Singkil, III Nias, III Medan, II-III Sinabang Simelue, III Banda Aceh, I-II Padang,&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt; Kemudian data-data itu aku share-kan ke wall FB-ku, ternyata masih banyak juga yang beri komentar dan khawatir dengan kondisi gempa ini. Walaupun gempanya sebentar tapi hebohnya facebook nggak bisa dielakkan lagi, luar biasa dahsyatnya. Berita cepat beredar di facebook.&lt;br /&gt; Kutuliskan kembali komentar-komentar teman-teman FB untuk pengingatku di masa depan di buku catatan harianku :&lt;br /&gt;•Ally Jane Parker mbak ga pa2 kan? alhamdulillah.. :'). huaa.. khawatir banged ini.. :') alhamdulillah.. (Surabaya, Indonesia)&lt;br /&gt;•Ernita Melasari Semoga ada hikmah di balik cobaan ini ya vi.....semoga evi &amp; kel baik2 aja. (Jakarta, Indonesia)&lt;br /&gt;•Murti Wahyuni D Suwito smg Allah melindungi klrga mb evi n saudara2 kita yg lain..yg sabar dg cobaan ini y mbak,alhamdlh klo klrga mb baik2 aj. (Samarinda)&lt;br /&gt;•Yurmawita Adismal ya Allah lindungi saudara-saudaraku di Sumut dan Aceh...hindarkan kami dari bencana yang besar... masukkan kami kedalam golongan orang-orang yang sabar dan khusnul khatimah...Amin (Bengkulu, Bengkulu)&lt;br /&gt;•Honggo Andhiwibowo Alhamdulillahi rabbil aalamin. Evi dan kluarga baik2 aja. Evi rasakan getarannya? Rumah Evi ada yang retak? adakah mengakibatkan kerusakan atau korban d Aceh dan Sumut? (Surabaya, Indonesia)&lt;br /&gt;•Indari Mastuti Ya Allah semoga Engkau senantiasa melindungi seluruh keluargaku di sana...amin (Bandung, Indonesia)&lt;br /&gt;•Yunita Hentika amiiin..semoga Allah melindungi semuanya.. (Surabaya, Indonesia)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Subhanallah, puji syukur pada Allah, aku memiliki sahabat yang luar biasa di dunia maya ini. Bertaburan SMS pun datang ke hp jadulku yang hanya bisa GPRS. Setelah gempa memudar hilang, aku kembali merenung bahwa "Begitu luar biasa ciptaan Allah,”&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Ada surga, ada neraka&lt;br /&gt;Ada suami, ada istri&lt;br /&gt;Ada kegagalan, ada keberhasilan&lt;br /&gt;Ada musuh, ada teman&lt;br /&gt;Ada jelek, ada cantik&lt;br /&gt;Ada benci, ada cinta&lt;br /&gt;Kita bisa menulis karenasuka membaca&lt;br /&gt;Kita menangis karena ada rasa sesal&amp;sedih di jiwa&lt;br /&gt;Kita tersenyum karena ada kebahagiaan&lt;br /&gt;Sikap ini membuat suatu perubahan bermakna dalam hidup, belajar menuju hidup lebih baik.&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       Gempa bisa jadi menunjukkan inilah kekuasaan Allah yang Maha Agung yang menciptakan alam semesta, agar kita tidak terlena dengan segala yang ada di dunia ini. Karena pada dasarnya dunia hanyalah fatamorgana. Bisa hilang lenyap jika Allah menginginkannya. Allah menciptakan kehidupan alam semesta dengan tawazun (berimbang). Keseimbangan kehidupan yang diciptakan Allah membuat setiap rangakain cerita kehidupan kita menjadi proses pembelajaran kehidupan kita, pembelajaran mencari jati diri kita semakin berkembang dan begitu indah, bermakna dan berkualitas penuh arti. Oleh karena itu, Allah selalu menguji setiap hambaNya, siapa yang paling baik amalnya. Allah Maha Pengampun lagi Mahaperkasa. Dia yang menjadikan kita mati dan hidup. Jangan pernah kita merasa bahwa diri kita paling hebat, diri kita paling berkuasa, diri kita paling benar, karena yang paling diantara itu adalah Tuhan yang Menciptakan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Medan, 7 September 2011&lt;br /&gt;~Evi Andriani~&lt;br /&gt;http://eviandrianimosy.blogspot.com/&lt;br /&gt;Selesai : 02.00 – 03.39 WIB&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7232848384524993729-2922497749288880819?l=eviandrianimosy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/2922497749288880819'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/2922497749288880819'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eviandrianimosy.blogspot.com/2011/09/bukan-buku-harian-biasa-gempa-itu-kini.html' title='[Bukan Buku Harian Biasa] Gempa Itu Kini Kembali'/><author><name>Evi Andriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02049906709951916343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-C4Vnv0iZDuI/TV6lxbYx36I/AAAAAAAAA68/H4J6Z_AOANs/s220/3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-tTzWZoNdIZg/TnDTGaYolJI/AAAAAAAABCg/0iZuKDdDobg/s72-c/Gempa%2Bitu%2Btidak%2Bdatang%2Bbersama%2Btsunami.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7232848384524993729.post-439089657364055068</id><published>2011-09-04T00:51:00.009+07:00</published><updated>2011-09-14T22:31:46.330+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KISAH-KISAH'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KOTAK HARTA KARUN EVI'/><title type='text'>Antara Jejaring Sosial dan Pekerjaan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-7LYW4blQ2Ek/TnDChB5CakI/AAAAAAAABCY/1FeFO_pLofE/s1600/Ketekunan%2Bdan%2Bkeramahan.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-7LYW4blQ2Ek/TnDChB5CakI/AAAAAAAABCY/1FeFO_pLofE/s400/Ketekunan%2Bdan%2Bkeramahan.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5652231405049113154" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;         &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;        Sekitar empat tahun yang lalu, Aku baru lulus kuliah dan hendak mencari kerja untuk mendidik diri menjadi hidup mandiri dan mencari jati diri. Begitu rumitnya aku mencari kerja di kota kelahiranku sendiri, hingga akhirnya salah satu sahabat dunia mayaku menawarkanku sebuah pekerjaan di kantor temannya sebagai RBS &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Engineer&lt;/span&gt;. Syarat utama bekerja di kantor tersebut adalah bisa menggambar dengan autocad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        “Wah, ilmu yang tak pernah kupelajari selama di bangku kuliah,” keluhku dalam hati yang sedang dilanda kebingungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Aku pun belajar autocad cukup singkat hanya dalam waktu dua minggu di tempat kursus. Kemudian kusiapkan segala barang-barangku untuk pergi ke Jakarta.&lt;br /&gt;            ***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        “Ah.. akhirnya sampai juga di kota Jakarta ini.” Senyumku menatap pemandangan Bandara Sukarno Hatta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Keesokan harinya aku dan sahabatku pergi ke kantor tersebut untuk ikut tes ujian. Dalam tes ujian itu ada 20 orang pelamar, dan saat itu hanya satu yang lulus yaitu diriku sendiri. Awalnya aku tak menyangka mengapa ini terjadi, karena aku merasa gambarku tidak selesai. Dengan modal senyum, ramah tiba-tiba aku begitu akrab kepada semua &lt;span style="font-style:italic;"&gt;engineer&lt;/span&gt; di kantor itu, mereka membantu aku menyelesaikan gambar itu. Subhanallah. Mereka sangat  baik padaku. Bahkan sampai ke managernya juga begitu, berharap aku berkerja di kantor itu. Ternyata ketika aku di wawancarai Sang Direktur, aku di terima karena aku cukup komunikatif dengan karyawan. Alhamdulillah, besoknya aku mulai bekerja.&lt;br /&gt;            ***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Suasana kantorku sangatlah tidak nyaman bagiku. Apalagi aku terkenal orang yang sangat ‘rame’. Sementara suasana di sini membosankan, sunyi, sepi bagai air mengalir dengan tenangnya. Seperti biasa, aku sampai kantor jam tujuh pagi. Saat itu, ketika aku membuka pintu gerbang kantor, aku dikejutkan oleh beberapa ekor anjing penjaga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        “Gung... gung... gung...” suaranya memuncak dengan keras. Bahkan anjing yang sudah di ikat itu masih bisa melompat hingga terlihat di atas tembok pembatas antara rumah penduduk pemilik anjing dan kantorku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Ternyata aku penghuni pertama dikantor ini. Jantungku masih berdegup kencang. Mukaku pun agak pucat. Ketika teman-temanku datang, mereka malah kebingungan melihatku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        “Ada apa Evi?. Kok mukamu agak aneh.” Seru temanku sambil jidad mereka berkerut lihat wajahku yg berkeringatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        “Ya nih tadi pagi aku di kejutkan dengan anjing helder. Jantungku mau ‘copot’ rasanya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        “Ha... ha... ha... wah, itu mah hadiah sambutan buatmu Vie. Nikmati aja. Kita udah sering di sini menghadapi hal semacam itu.” Gerutu teman-temanku dengan tawanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Mulailah aku bekerja dengan tekun dan banyak bertanya dengan semua karyawan disini karena emang aku tidak begitu paham dengan berbagai model pekerjaan di sini yang begitu rumit. Sebagai &lt;span style="font-style:italic;"&gt;drafter&lt;/span&gt;, documentation, koordinator sementara dan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;engineer&lt;/span&gt;. Satu hari aku bisa mengerjakan banyak pekerjaan. Bahkan lembur pun kusantap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Ada satu kejadian menarik yang tidak pernah aku lupakan. Aku memiliki hobi suka berinternet ria apalagi &lt;span style="font-style:italic;"&gt;chatting&lt;/span&gt; YM. Jika ada waktu luang dalam kondisi apapun sering aku manfaati untuk online di Yahoo Mesenger. Walaupun demikian, pekerjaanku selalu selesai tepat waktu bahkan aku menunjukkan bahwa aku bisa menjadi karyawan teladan. Alhamdulillah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Suatu hari, aku sedang asyik chat dengan temanku. Tiba-tiba, koordiantor project XL berkedip mata padaku seakan-akan memberi tanda gitu (meja kami berhadapan). Aku tidak begitu ngerti. Semua karyawan pada heboh dan gelisah melihatku yang sedang aksyik chat. Ternyata, ada seorang teman memberi kode kepadaku agar aku melihat ke belakang, ternyata dari tadi Sang Direktur kantor memperhatikanku yang sedang asyik chat. Tiba-tiba, aku dipanggil ke dalam kantornya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Mulailah aku keringat dingin, baru dua bulan bekerja, pastilah aku kena marah dan dipecat. Saat aku memasuki ruangannya, Sang Direktur mempersilahkan aku duduk. Dengan wajah nunduk penuh kesedihan, tiba-tiba Direktur menyuruhku untuk melihat laptopnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        “Evi, saya bisa minta tolong. Bagaimana memasukkan foto kedalam friendster ini,” tanya Direktur kepadaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;         MasyaAllah, kupikir Direktur bakal memarahiku, ternyata Sang Direktur memintaku untuk membantunya dalam situs jejaringan sosial itu. Alhamdulillah, aku pun tersenyum. Beliau sambil bercerita tentang semua anggota keluarga baik, istri, anak dan orangtuanya kepadaku. Beliau juga sempat cerita tentang silsilah ketika awal dia bangun kantor ini. Bagaimana perjuangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;         Setelah aku keluar dari kantor, aku menceritakan kejadian ini kepada semua karyawan kantor. Teman-temanku awalnya muka sedih takut kehilanganku malah berbalik ketawa ketiwi dan mereka berkata,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;         “Hal itu terjadi karena ketekunan Evi dalam bekerja. Jadinya Sang Direktur tidak memarahi dan mempercayai Evi.Apalagi Evi anaknya ramah dan periang. Banyak karyawan di sini yang senang dengan Evi.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;         &lt;span style="font-style:italic;"&gt; Alhamdulillah&lt;/span&gt;...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Medan, 4 Agustus 2011&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7232848384524993729-439089657364055068?l=eviandrianimosy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/439089657364055068'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/439089657364055068'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eviandrianimosy.blogspot.com/2011/09/antara-jejaring-sosial-dan-pekerjaan.html' title='Antara Jejaring Sosial dan Pekerjaan'/><author><name>Evi Andriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02049906709951916343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-C4Vnv0iZDuI/TV6lxbYx36I/AAAAAAAAA68/H4J6Z_AOANs/s220/3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-7LYW4blQ2Ek/TnDChB5CakI/AAAAAAAABCY/1FeFO_pLofE/s72-c/Ketekunan%2Bdan%2Bkeramahan.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7232848384524993729.post-1068854243585650377</id><published>2011-08-20T00:07:00.002+07:00</published><updated>2011-08-20T01:34:36.919+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fiqih dan Aqidah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama Islam'/><title type='text'>LAILATUL QADAR</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-cqlypv5s_iA/Tk6spIBx0WI/AAAAAAAABAw/gffIfGfjJ3I/s1600/ramadhan-terakhir.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 274px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-cqlypv5s_iA/Tk6spIBx0WI/AAAAAAAABAw/gffIfGfjJ3I/s400/ramadhan-terakhir.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5642637205671367010" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Qur’an) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Rabbnya untuk mengatur segala urusan. Malam itu pebuh kesejahteraan sampai terbit fajar&lt;/span&gt;.” {QS Al-Qadr : 1-5}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah menamainya Lailatul Qadar karena keagungan takdirnya dan tingginya keberadaannya di sisi Allah, banyaknya ampunan bagi dosa-dosa, tertutupinya ‘aib dan malam penuh ampunan. Sebagaimana disebutkan dari hadits Abu Hurairah bahwa Nabi bersabda: “&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Barangsiapa melakukan qiyamullail pada malam Lailatul Qadar atas dasar keimanan dan penuh berharap kepada Allah, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni.&lt;/span&gt;” (1)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mencari Malam Lailatul Qadar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dianjurkan untuk mencari Lailatul Qadar pada bulan Ramadhan, khususnya di sepuluh hari akhir dan pada malam-malam yang ganjil, malam 21, 23, 25, 27 dan 29. Disebutkan dalam shahihain bahwa Nabi bersabda: “&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Carilah Lailatul Qadar pada malam yang ganjil, disepuluh hari akhir dari bulan Ramadhan.&lt;/span&gt;” (2)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam riwayat lain, dari Ibnu Abbas RA, dia berkata, bersabda Rasulullah: “&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Carilah Lailatul Qadar disepuluh hari akhir pada bulan Ramadhan. Carilah Lailatul Qadar pada hari kesembilan akhir, hari ketujuh akhir, hari kelima akhir dari bulan Ramadhan.&lt;/span&gt;” (3)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah hadits dari Ibnu Umar RA, menyebutkan bahwa salah seorang sahabat Nabi pernah bermimpi dan diperlihatkan kepadanya Lailatul Qadar pada malam kedua puluh tujuh. Maka, Rasulullah berkata,”&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Menurutku, mimpimu cukup sesuai dengan sepuluh malam akhir, maka carilah Lailatul Qadar pada malam-malam yang ganjil.&lt;/span&gt;” (4)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Ahmad meriwayatkan hadits dari Ibnu Umar RA dan Imam Abu Daud meriwayatkan dari Mu’awiyah RA, bahwa Nabi bersabda: “&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Lailatul Qadar terjadi pada malam kedua puluh tujuh.&lt;/span&gt;” (5)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terjadinya Lailatul Qadar pada malam kedua puluh tujuh merupakan pendapat kebanyakan sahabat dan jumhur ulama. Hingga Ubay bin Ka’ab bersumpah, “&lt;span style="font-style:italic;"&gt;tiada pengecualian lain bahwa malam kedua puluh tujuh adalah Lailatul Qadar&lt;/span&gt;.” (6)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun alangkah baiknya kita tetap berusaha maksimal beribadah di sepuluh hari akhir bulan Ramadhan, jangan hanya menunggu malam kedua puluh tujuh saja untuk memaksimalkan ibadah kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkaitan dengan Lailatul Qadar, dianjurkan untuk banyak-banyak membaca do’a, khususnya yang Rasulullah ajarkan kepada Aisyah RA, ketika dia bertanya kepada Rasulullah.”&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Wahai Rasulullah, bagaimana menurut engkau, jika aku mengetahui malam Lailatul Qadar, apa yang harus aku ucapkan?&lt;/span&gt;” Rasulullah menjawab,”&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Ucapkanlah: Yaa Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun, ampunilah dosa-dosaku.&lt;/span&gt;” (7)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tanda-Tanda Lailatul Qadar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Disebutkan dalam shahih Muslim. Dari hadits Ubay bin Ka’ab, bahwa Nabi memberi kabar, diantara tanda-tanda Lailatul Qadar adalah pada pagi harinya matahari terbit tanpa memancarkan sinarnya. (8) &lt;br /&gt;    Imam Ibnu Khuzaimah dan Ath-Thayalisi meriwayatkan hadits dari Ibnu Abbas dalam musnadnya dengan sanad shahih bahwa Nabi bersabda: “Lailatul Qadar adalah malam yang tenang, udaranya tidak panas maupun dingin. Pagi harinya, matahari bersinar kemerahan.” (9) &lt;br /&gt;    Imam Ath-Thabrani meriwayatkan dengan sanad hasan, sebuah hadits dari Watsilah bin Al Asqa’, bahwa Nabi bersabda: “Lailatul Qadar adalah malam yang tenang, udaranya tidak panas maupun dingin, tiada bintang yang beralih.” (10)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah tiga hadits shahih yang menjelaskan mengenai tanda-tanda yang menunjukkan Lailatul Qadar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada sebuah hadits yang diriwayatkan Imam Ahmad dari sahabat Ubadah bin Shamit dengan sanad shahih, namun ada kemungkinan terputus dan telah diperkuat dengan syahid (penguat) hadits diatas. Didalam hadits ini, Nabi bersabda: “Malam yang terang, seolah bulan bersinar dengan terang. Malam yang tenang nan tenteram, tidak dingin maupun panas. Tidak dihalalkan bagi bintang-bintang untuk melempar didalamnya hingga datangnya waktu pagi. Sesungguhnya, tanda-tandanya di pagi hari adalah matahari terbit dengan seimbag dan tidak memancarkan sinarnya bak rembulan pada malam purnama, tidak halal bagi setan untuk keluar bersamanya di hari tersebut.” (11)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harus diketahui, tidak mesti orang yang mendapati Lailatul Qadar itu mengetahui bahwa dia telah mendapatinya atau mengetahui bahwa malam tersebut adalah Lailatul Qadar. Namun yang dituntut, supaya dia bersungguh-sungguh dan penuh keikhlasannya dalam beribadah, baik dia mengetahui maupun tidak mengetahui adanya Lailatul Qadar. Bisa jadi orang yang tidak mengetahui Lailatul Qadar, tetapi mereka bersungguh-sungguh dalam beribadah dan khusu’ didalamnya, menangis dalam berdo’a. Bisa jadi mereka merupakan orang-orang yang paling utama di sisi Allah dan memiliki derajat serta kedudukan yang lebih agung daripada orang-orang yang mengetahui malam tersebut..Wallaahu’alaam..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Footnote:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1)    HR.Bukhari No.1901 &amp; Muslim No.760&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2)    HR.Bukhari No.2017 &amp; Muslim No.1169, dari hadits Aisyah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(3)    HR.Bukhari No.2021, dari hadits Abdullah bin Abbas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(4)    HR.Bukhari No.2015 &amp; Muslim No.1165, dari hadits Abdullah bin Umar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(5)    HR.Ahmad No.4793, dari hadits Abdullah bin Umar dengan sanad shahih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(6)    HR.Muslim No.762&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(7)    HR.Tirmidzi No.3513,Ibnu Majjah No.3850, dari hadits Aisyah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(8)    HR.Muslim No.762&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(9)    HR.Ibnu Khuzaimah No.2192, Syaikh Al-Albani menshahihkannya dalam Shahihul Jami’ (5475)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(10)  HR.Ath-Thabrani dalam Al-Kabir (139), Syaikh Al-Albani menghasankannya dalam Shahihul Jami’ (5472)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(11)  HR.Ahmad No.22259&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Buku pribadi yang dimiliki penulis, berjudul “Bisa Jadi, Ini Ramadhan Terakhir Kita” karya Syaikh Salman Bin Fahd Al-Audah, penerbit Islamika.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga rangkuman tulisan ini bermanfaat buat penulis khususnya dan para pembaca pada umumnya. Semoga Allah memberikan kita kekuatan untuk menyempurnakan ibadah shoum Ramadhan 1432 H ini sampai akhir nanti dan meraih predikat ketaqwaan..Aamiin..&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;## SALAM SAHABAT ##&lt;br /&gt;Iskhan  Al Aqsho - Save Palestine&lt;br /&gt;(dari sahabatku Iskhan Al Aqso)&lt;br /&gt;**************************************&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Evi Andriani) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jazakallah khairan akhi iskhan.&lt;br /&gt;Catatan yg menarik dan menambah ilmu evi lg.&lt;br /&gt;Jadi ingat, evi bbrp minggu lalu pernah bawakan kajian kepada adek2 pengajian putri di kampus ttg lailatul qadar sekaligus memberikan ilmu tafsir surat Al Qadr.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bercerita tentang Lailatul Qadar:&lt;br /&gt;Lailatul Qadar merupakan malam kemuliaan&lt;br /&gt;Lailatul Qadar merupakan Lailatul Barakah (malam penuh keberkahan, kebaikan, kehormatan)&lt;br /&gt;Lailatul Qadar merupakan Lailatus Salam (malam kesejahteraan)&lt;br /&gt;Lailatul Qadar merupakam malam penuh hakikat&lt;br /&gt;Lailatul Qadar merupakan malam penetapan hukum/takdir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam lailatul qadar terdapat seribu kebaikan, amalan-amalan shalih di malam lailatul qadar itu lebih baik dibandingkan malam lainnya dengan tujuan menyebar kebaikan karena Allah swt. Diturunkan Al Qur'an sbg cahaya petunjuk yg menyelamatkn manusia jg di lailatul qadar.Subhanallah,smg Qt semangat tuk mdapatkannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam santun dr medan&lt;br /&gt;~Evi A.~&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7232848384524993729-1068854243585650377?l=eviandrianimosy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/1068854243585650377'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/1068854243585650377'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eviandrianimosy.blogspot.com/2011/08/lailatul-qadar.html' title='LAILATUL QADAR'/><author><name>Evi Andriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02049906709951916343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-C4Vnv0iZDuI/TV6lxbYx36I/AAAAAAAAA68/H4J6Z_AOANs/s220/3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-cqlypv5s_iA/Tk6spIBx0WI/AAAAAAAABAw/gffIfGfjJ3I/s72-c/ramadhan-terakhir.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7232848384524993729.post-6835169310394536662</id><published>2011-08-15T00:13:00.002+07:00</published><updated>2011-08-15T00:44:21.933+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KOTAK HARTA KARUN EVI'/><title type='text'>Surga dan Neraka</title><content type='html'>Pada dasarnya Allah telah menciptakan surga dan neraka jauh sebelum menciptakan yang lain. Dan setiap manusia akan memasukinya baik untuk orang yang memiliki perbuatan baik ataupun buruk. Dan di sinilah kehidupan sebenarnya yang kekal dan abadi akan dihadapi oleh setiap manusia setelah mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang bertakwa, orang-orang yang beriman berhak untuk memasuki surga karena surga Allah siapkan bagi kaum muttaqin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana Allah berfirman :&lt;br /&gt;”Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Rabbmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa.” (QS Ali Imran ayat 133)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan manusia yang memilih jalan hidup tidak baik sesuai kebiasaan kaum kafir maka telah disiapkan oleh Allah tempat khusus bagi mereka yaitu nereka.&lt;br /&gt;Allah berfirman dalam surat Ali Imran ayat 131 :&lt;br /&gt;”Dan peliharalah dirimu dari api neraka, yang disediakan untuk orang-orang yang kafir.” (QS Ali Imran ayat 131)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap muslim percaya akan adanya surga dan neraka tersebut. Bahkan umat lain juga percaya surga dan neraka kecuali atheis karena inilah salah satu ciri ketauhidan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang bersaksi bahwa tidak ada yang berhak disembah kecuali Allah, tiada sekutu bagi-Nya, bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya, bersaksi bahwa ‘Isa adalah hamba dan utusan-Nya, dan kalimat-Nya yang Ia berikan kepada Maryam, dan roh dari-Nya (roh dari roh-roh yang Allah ciptakan), dan bersaksi bahwa surga itu benar adanya dan neraka benar adanya, maka Allah akan memasukkannya ke dalam surga seperti apapun amalannya” (HR. Bukhari dan Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, kembali lagi kita harus merenung sahabat. Bahwa untuk mendapatkan surga itu tidaklah mudah. Tidak hanya dengan amalan kita. Namun, surga di raih dengan rahmat, karunia, kasih sayang dari Allah. sedangkan amalan-amalan kita yang kita perbuat itu adalah sebab untuk masuk surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh sebab itu, ketika kita beramal, tanamkan dalam hati kita, semua ini kita lakukan untuk mengharap rahmat dariNya dan berharap bisa melihat wajahNya dengan wajah kita yang penuh cahaya keimanan, selalu tulus mencintaiNya. Untuk itu, kita harus kembali lagi berusaha mengasah ilmu kita, berislah (memperbaiki diri) kita agar menjadi orang-orang yang muttaqin (orang-orang yang bertakwa kepada Allah), orang-orang yang selalu bersiap-siap akan berjumpa denganNya dan selalu memohon dalam setiap doa, agar Allah mengampuni dosa-dosa kita agar memasukkan kita ke surgaNya dan melindungi kita dari panasnya api neraka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang taqwa akan merealisasikan apa yang diperintahkan Allah. Ketaqwaan itu menyangkut kulub kita untuk selalu beriman kepada Allah. Jika kita berislah terus menjadi orang-orang yang muttaqin maka Allah akan semakin sayang dengan kita, mendapatkan petunjuk, cahaya dari Allah, mendapatkan perlindungan serta kita sebagai insan yang selalu bertawakkal padaNya. Bertambah kesabaran, ketenangan, iman kita. Subhanallah sahabat. Inilah surga yang telah kita rasakan di dunia dan patut kita syukuri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Janganlah kita bersedih atas sesuatu yang terjadi tapi kita bersyukurlah karena hal itu menunjukkan bahwa Allah sayang pada kita. Semakin bertambah iman, semakin banyak ujian dan rintangan yang dihadapi. Dan jika kita lalai atau lupa pada Allah maka Dia mengingati kita dengan kasih sayangNya agar kembali dekat padaNya dan bertaubat. Sehingga kita sampai benar-benar teguh beriman pada Allah sampai akhir hayat kita dan akhirnya akan mendapatkan ketetapan yang abadi yaitu surga atau neraka. Lakukan segala sesuatu demi mendapat rahmat dan ridho karena Allah. Karena janji Allah telah ditetapkan, dan saat ini bagaimana kita meraihnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga catatan ini bermanfaat untuk kita semua, khususnya bagi diri saya sendiri yang sering berbuat khilaf dan dosa, agar sering bermuhasabah diri menjadi lebih baik, menjadi bagian dari orang-orang yang muttaqin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalamu’alaikum warahmatullah&lt;br /&gt;~Evi A.~&lt;br /&gt;Medan, 14 Agustus 2011&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7232848384524993729-6835169310394536662?l=eviandrianimosy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/6835169310394536662'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/6835169310394536662'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eviandrianimosy.blogspot.com/2011/08/surga-dan-neraka.html' title='Surga dan Neraka'/><author><name>Evi Andriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02049906709951916343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-C4Vnv0iZDuI/TV6lxbYx36I/AAAAAAAAA68/H4J6Z_AOANs/s220/3.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7232848384524993729.post-6781424301564876944</id><published>2011-08-09T00:30:00.001+07:00</published><updated>2011-08-09T01:23:50.826+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PUISI-PUISI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='CINTA'/><title type='text'>Puisi Berbalas Puisi</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;CINTA YA CINTA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Oleh : Dek Syaque Hikaritokusaikizoku&lt;br /&gt;kepada : Mba Evi Andriani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta itu bulat&lt;br /&gt;Seperti bola matamu&lt;br /&gt;Mencuri hatiku lewat pandangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta itu melilinkan&lt;br /&gt;Seperti senyummu&lt;br /&gt;Membuatku terpeleset dalam pelukan kasihmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta itu kotak&lt;br /&gt;Seperti sapamu&lt;br /&gt;Menyudutkan hatiku hingga tak mampu berpaling&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta itu lingkaran&lt;br /&gt;Seperti bola hati&lt;br /&gt;Menggiringku kedalam gawang kerinduan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta itu berisik&lt;br /&gt;Seperti santun sapamu&lt;br /&gt;Menggelitik relung kalbu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi…&lt;br /&gt;Cinta ya cinta&lt;br /&gt;Datang tak diminta&lt;br /&gt;Bertahta tanpa dipinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tegal, 08 Agustus 2011&lt;br /&gt;At : 23.23 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;**********************************&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;**&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Cintaku Untukmu&lt;/span&gt;**&lt;br /&gt;oleh : Evi Andriani&lt;br /&gt;kepada : Dek Syaque&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta selalu indah tuk dimaknai&lt;br /&gt;Cinta tak akan pudar selama hatimu penuh kasih&lt;br /&gt;Cinta kan terus bersinar bila jiwamu disirami iman&lt;br /&gt;Cinta itu berkembang menjadi mutiara yang indah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ingin mencintaimu&lt;br /&gt;Dengan setulus hatiku&lt;br /&gt;Dengan senyuman terindahku&lt;br /&gt;Dengan cahaya hatiku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasakan kehangatanku&lt;br /&gt;Hingga kau peroleh ketenangan&lt;br /&gt;Rasakan manisnya cintaku&lt;br /&gt;Hingga kau bangga atas apa yang kuberi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Medan, 08 Agustus 2011&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7232848384524993729-6781424301564876944?l=eviandrianimosy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/6781424301564876944'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/6781424301564876944'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eviandrianimosy.blogspot.com/2011/08/puisi-berbalas-puisi.html' title='Puisi Berbalas Puisi'/><author><name>Evi Andriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02049906709951916343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-C4Vnv0iZDuI/TV6lxbYx36I/AAAAAAAAA68/H4J6Z_AOANs/s220/3.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7232848384524993729.post-7976843104614826655</id><published>2011-07-25T23:57:00.006+07:00</published><updated>2011-07-26T01:01:08.231+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jaringan Komputer'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Telekomunikasi'/><title type='text'>Tugas Perancangan Jaringan Komputer</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Soal Kasus Permasalahan : &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada sebuah server dan tujuh user. Bagaimana server melayani permintaan user dan menanganinya? Misalnya, user membuka detik.com. Tiap user akan membuka website itu. Dari banyak content yang di buka, bagaimana server menanganinya. Akan ada content yang terbuka dan tidak terbuka.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Penyelesaian :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Cara 1&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Server akan merespon masing-masing user menggunakan ip addressnya user masing-masing. Sehingga bisa tahu bahwa ini content untuk user A, ini content untuk user B dan seterusnya. Setiap IP address mempunyai port number. Misalnya 10.10.10.1.port number. Masing-masing user memiliki port number yang berbeda-beda. Jadi server mengenali user via port number itu.&lt;br /&gt;Contoh : Dua buah komputer menggunakan protokol TCP/IP. Masing-masing komputer mendapat IP Address 10.1.1.1 (komputer A) dan 10.1.1.1.2 (komputer B). Misal, pengguna komputer A hendak mengirim file ke pengguna komputer B. Yang dilakukan oleh pengguna adalah mencari aplikasi FTP, mengetikkan alamat komputer B, yaitu 10.1.1.2, lalu menekan tombol ENTER untuk memulai koneksi. Komputer saling berkomunikasi menggunakan alamat hardware (MAC Address) yang dimiliki oleh Ethernet. Untuk mengatasi hal itu maka perlu dilakukan konversi antara IP address menjadi MAC address. Di sinilah peranan protokol ARP. protokol ini digunakan untuk menemukan MAC address yang berasal dari komputer dengan IP Address terterntu. Mula-mula komputer A melihat table ARP (ARP chace) miliknya dan mencoba menemukan MAC address komputer B. Jika tidak ditemukan, maka komputer A mengirim pesan ke alamat broadcast untuk menanyakan setiap komputer pada network.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isi pesan sebagai berikut, “Siapa yang memiliki IP address 10.1.1.2 dimohon untuk memberikan MAC address-nya kepada komputer dengan IP address 10.1.1.1. Komputer B mendengarkan pesan ini dan kemudian memberikan MAC address-nya ke komputer A. Komputer A menyimpan informasi MAC address komputer B di table ARP. Sehingga suatu saat nanti diperlukan lagi masih bisa dibaca kembali. Setelah itu, barulah data ditransfer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau pada TCP, metode koneksi menerapkan connection oriented protocol (reliable networking) yaitu virtual circuit (3-way-handshake), Acknowledgments, sequencing, flow control. Di dini mekanisme pendeteksian kerusakan atau kehilangan paket data dilakukan dengan memanfaatkan ACK (acknowledge). Setiap segmen yang dikirim akan di-ACK oleh komputer penerima dengan cara mengirim segmen ACK ke komputer pengirim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Cara 2&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Apa yang user ketik ada di layer 7 (informasi berawal dari layer application), lalu turun ke layer 6, turun ke layer 5, turun ke layer 4 dan di layer 4 itu akan terjadi pelabelan data ke tujuan. Data mengalami transformasi ke bentuk lain yaitu segment. Kemudian turun ke layer 3. Segment yang mengalir ke layer Network dan kemudian diubah menajdi packet (kadang disebut datagram). Di sini label dikasih IP. Lalu turun ke layer 2,  dan ditambahi MAC Address. Packet yang mengalir ke layer datalink dan  kemudian diubah menjadi frame. Setelah itu turun ke layer 1. Frame mengalir ke layer physical dan kemudian menjadi bit-bit. Bit-bit diubah menjadi besaran fisik seperti arus listrik, gelombang elektromagnetik, dsb. Proses perubahan bentuk dari satu layer ke layer berikutnya dilakukan dengan  emanmbahkan header khusus. Inilah yang disebut dengan encapsulation (enkapsulasi). proses enkapsulasi terjadi berulang-ulang hingga data diubah menjadi bit-bit. Kemudian dikirim masuk ke  router/switch. lalu di sini di rekam data IP dan MAC Address. Setelah itu dilemparkan ke gatewaynya. Jika network itu memakai NAT maka yang akan dikirim IP NAT-nya. Tapi begitu terus sampai ke server yang di tuju. Request yang diterima oleh server dilempar balik dengan memakai IP router gateway-nya. Ketika sudah diterima oleh rouer gate, di cek IP dan MAC Address mana yang request. Setelah itu, baru diteruskan balik kepada yang request.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Keterangan :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;OSI layer ini terdiri dari 7 lapisan, dimana setiap-setiap lapisan mempunyai peran masing-masing dalam membangun arsitektur jaringan. Ketujuh lapisan itu yaitu:&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1. Lapisan Fisik (Physical Layer)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Lapisan ini berfungsi menentukan masalah kelistrikan/gelombang/medan dan berbagai prosedur/fungsi yang berkaitan dengan link fisik, seperti besar tegangan/arus listrik, panjang maksimal media transmisi, pergantian fasa, jenis kabel dan konektor. Contoh protoko : RS-232, V.35, I.430, I.431, DSL, SONET, T1, E1, 10BASE-T, 100BASE-TX, 802.11 a/b/g/n PHY, hub, repeater, fibre optic.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;2. Lapisan Data Link (Data Link Layer)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Lapisan ini berfungsi menentukan pengalamaan fisik (hardware address), error notification (pendeteksi error), frame flow control (kendali aliran frame), dan topologi network. Ada dua sublayer pada data link yaitu Logical Link Control (LLC) dan Media Access (MAC). LLC mengatur komunikasi seperti error notification dan flow control, sedangkan MAC mengatur pengalamatan fisik yang digunakan dalam proses komunikasi antar-adapter. Contoh protokol : 802.3 (Ethernet), 802.11a/b/g/n MAC/LLC,802.1Q (VLAN), ATM, CDP, HDP, FDDI, Fibre Channel, Frame relay, SDLC, HDLC, ISL, PPP, Token Ring.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;3. Lapisan Network (Network Layer)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Lapisan ini berfungsi menentukan rute yang dilalui oleh data. Lapisan ini menyediakan logical addressing (pengalamatan logika) dan path determination (penetuan rute tujuan). Contoh protokol : IPX, IP, ICMP, IPsec, ARP, RIP, IGRP, BGP, OSPF, NBF, Q.931&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;4. Lapisan Transport (Transport layer)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Lapisan Transport menyediakan end-to-end communication protocol. Layer ini bertanggung jawab terhadap “keselamatan data” dan “segmentasi data”, seperti mengatur flow control (kendali aliran data), error detection (deteksi eror) dan correction (koreksi), data sequencing (urutan data), dan  size of the packet (ukuran paket). Contoh protokol : TCP, SPX, UDP, SCTP, IPX.&lt;br /&gt;Lapisan ini bekerja pada protokol TCP/UDP, bertugas untuk mengubah frame data menjadi beberapa paket data yang kemudian dikirimkan ke alamat tujuan dan menjamin data sampai ke tempat tujuan, kecuali untuk UDP karena transport data yang dilakukan tidak connection oriented (menjamin data sampai ke tempat tujuan), melainkan connectionless (tidak menjamin data sampai ke tempat tujuan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;5. Lapisan Session (Session Layer)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Lapisan ini bertugas untuk menjaga kedua koneksi yang saling terhubung, Lapisan ini berfungsi mengatur sesi (session) yang meliputi establishing (memulai sesi), maintaining (mempertahankan sesi), dan terminating (mengakhiri sesi) antar entitas yang dimiliki oleh presentation layer. Contoh protokol : SQL, X Window, Named Pipes (DNS), NetBIOS, RPC, NFS, ZIP, dll&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;6. Lapisan Presentasi (Presentation Layer)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Lapisan ini berfungsi mengatur konversi dan translasi berbagai format data, seperti konpresi data dan enkripsi data. Contoh protokol : TDI, ASCII, MIDI, MPEG, ASCII7.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;7. Lapisan Aplikasi (Application Layer)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lapisan ini berfungsi menyediakan servis bagi berbagai aplikasi network. Contoh protokol : NNTP, HL7, Modbus, SIP, SSI, DHCP, FTP, HTTP, NTP, RTP, SMPP, SMTP, SNMP, Telnet.&lt;br /&gt;Lapisan ini bertugas untuk menyampaikan informasi dari jaringan kepada user lewat aplikasi yang ada, seperti browser, email, dll. Dan sebagai interface anatara pengguna dengan aplikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Cara 3&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Secara prinsip server cuma sebagai gudang. Misalnya user buka detik.com dan membuka tab pertama, kemudian tab ke dua maka komputer user akan me-request sejumlah data dari server. Selain itu user juga buka tab kedua secara berbarengan. Akan request tab kedua akan diminta oleh komputer user. Semakin banyak tab yang kita buka akan semakin banyak request data yang diperlukan. Itu sebabnya semakin banyak tab yang dibuka akan terasa lamban. Misalnya pada saat yang sama user lain buka tab kedua dan ketiga. Maka server akan memberikan data tab pertama dan kedua ke user pertama dan data tab kedua serta ketiga ke user ke dua. Server hanya bisa mengenali bila ada sistem hak akses, seperti username. Dan server hanya akan mencocokan data yang diminta apakah boleh diakses sesuai dengan usernamenya. jadi cara server mengenalinya dengan cara login username.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;oleh : Evi Andriani (mahasiswi magister teknik elektro USU)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7232848384524993729-7976843104614826655?l=eviandrianimosy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/7976843104614826655'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/7976843104614826655'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eviandrianimosy.blogspot.com/2011/07/tugas-perancangan-jaringan-komputer.html' title='Tugas Perancangan Jaringan Komputer'/><author><name>Evi Andriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02049906709951916343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-C4Vnv0iZDuI/TV6lxbYx36I/AAAAAAAAA68/H4J6Z_AOANs/s220/3.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7232848384524993729.post-3532672300113356014</id><published>2011-07-21T01:21:00.000+07:00</published><updated>2011-07-21T01:50:19.209+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pemikiran Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama Islam'/><title type='text'>Pendidikan Karakter, Mau Kemana?</title><content type='html'>Sejak pertam kali dicanangkan oleh Menteri Pendidikan Nasional pada peringatan hari pendidikan Nasional pada 2010 lalu, model pendidikan karakter marak dipraktikkan di sekolah-sekolah. Lantas, seperti apa efektifitas aplikasi pendidikan karakter tersebut?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KH. Abdullah Syukri Zarkasyi, pimpinan Pondok Modern Gontor Ponorogo, dalam wawancara dengan majalah Gontor (Juli 2011) berpendapat, bahwa pendidikan karakter itu sangat efektif di dalam pesantren. Karena di pesantrenlah pendidikan integral tercipta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pandangan Kyai Sukri, pendidikan integral itu menciptakan orang yang berakter. Karakter dibangun bukan sekedar dengan pembelajaran, akan tetapi juga pengajaran, pelatihan, pembiasaan, dan pembinaan. Di sini artinya, pendidikan agama dan moralitas diintegrasikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usulan model pesantren, sebagai basis pendidikan karakter patut direspon. Sebab selama ini harus diakui bahwa arah pendidikan karakter di Indonesia belum jelas. Model pendidikan karakter apa yang akan diaplikasikan Pendidikan Nasional. Standar apa yang digunakan untuk menentukan karakter itu baik dan tidak baik, tampaknya Depdiknas belum memiliki acuan yang jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika karakter yang dimaksud adalah cara berpikir dan berperilaku yang menjadi ciri khas tiap individu untuk hidup dan bekerjasama, baik dalam lingkup keluarga, masyarakat, bangsa dan Negara, juga masih umum. Bisa ditafsirkan apa saja. Belum menunjukkan suatu karakter manusia ideal, setidaknya untuk bangsa Indonesia yang religius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paham Humanisme&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemahaman umum yang diyakini kebanyakan pendidik, pendidikan karakter adalah pendidikan budi pekerti plus, yaitu yang melibatkan aspek pengetahuan, perasaan, dan tindakan. Definisi ini masih belum menjelaskan di mana peran pendidikan agamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama ini pendidikan karakter yang akan dan sedang diaplikasikan di sekolah umumnya mengacu kepada konsep yang ditulis oleh Doni Kusuma. Doni kusuma menyatakan bahwa konsep pendidikan karakter yang ia usung minus pendidikan agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doni Kusuma, yang mengenyam pendidikan di jurusan Pedagogi Sekolah dan Pengembangan Profesional pada Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Kepausan Salesian, Roma, Italia tersebut ternyata mengadopsi pendidikan karakter model pedagog asal, Jerman F.W.Foerster.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan pendidikan, menurut Foerster, adalah untuk pembentukan karakter yang terwujud dalam kesatuan esensial antara si subyek dengan perilaku dan sikap hidup yang dimilikinya. Karakter merupakan sesuatu yang mengualifikasi seorang pribadi, yang memberikan kesatuan dan kekuatan atas keputusan diambilnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diakui Doni bahwa pendidikan ala Foerster tersebut memang bukanlah pendidikan agama. Memang, pemikiran tersebut tidak  menunjukkan peran norma agama dalam pembentukan karakter. Jika seperti itu maka artinya, tanpa agama pun bisa saja orang jadi berkarakter baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, maka model pendidikan seperti itu bermuatan humanisme. Humanisme merupakan ideologi sekular yang pernah dipopulerkan oleh Protagoras, filsuf Yunani kuno. Ideologi ini meyakini bahwa setiap manusia adalah standar dan ukuran segala sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ideologi ini sekular sebab menafikan agama sebagai standar tertinggi dalam menilai setiap aspek kehidupan. Para pengusung paham ini meyakini bahwa nilai-nilai kemanusiaan itu digali dari manusia itu sendiri bukan dari doktrin agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika mengacu kepada konsep tersebut, seorang ateis pun bisa dikatakan berkarakter baik. Sebab tidak bersyarakat harus bertuhan apalagi bertauhid. Inilah yang disebut pragmatisme konsep pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebaikan itu hanya dinilai pada satu sisi saja, sedangkan sisi lain yang lebih esensial justru dibuang. Karakter yang baik itu bukan sekedar berdisiplin, tidak korup, jujur dan lain sebagainya. Seorang ateispun bisa memiliki karakter-karakter tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doni rupanya terlalu silau dengan keberhasilan dan kemajuan Barat. Barat maju karena disiplin dan tidak korup. Tapi ia tidak melihat sisi lain, yaitu nilai sekularismenya. Konsep Foerster tersebut konsep pendidikan karakter yang bebas nilai (free value).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karakter yang bebas nilai itu lah yang berbahaya. Tidak ada nilai-nilai ketauhidan. Seorang yang jujur, tidak korup dan berdisiplin tapi tidak percaya Tuhan tetap saja ia dinilai manusia maju dan berkarater. Dalam pandangan Foerster, spiritualitas itu dapat dicapai tanpa taat beragama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sinilah kerancuannya, bagaiman mungkin Negara Indonesia yang berpenduduk masyoritas muslim dan dikenal sebagai masyarakat religius dikenalkan pendidikan karakter yang sekular tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika karakter model Foerster yang dipakai, maka pendidikan kita bisa saja mencetak individu-individu cerdas, unggul dan berprestasi, akan tetapi berpaham sekular-pluralis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan Beradab&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka seyogyanya pemerintah tidak malu-malu mengadopsi pendidikan karakter ala pesantren. Konsepnya jelas dan penerapannya telah dipraktikkan ratusan tahun yang lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di pesantren, apalagi pesantren yang menerpakan pendidikan integral, dikenalkan konsep adab. Dalam konsep adab, pertama-tama yang dibentuk adalah siswa yang berkarakter tauhid. Ini adalah elemen yang paling mendasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siswa diajari bagaimana mengenal Sang Pencipta, bersyukur dan cara beribadah yang benar sesuai yang diperintah Allah.  Karakter ini pun tidak serta merta berarti tidak humanis atau anti-sosial.Justru dengan karakter tauhid itu, adab kepada masyarakat, kepada sesama terbentuk. Tauhid adalah landasannya. Karakter tauhidi dikenlkan bersosialisasi, berorganisasi dan bertoleransi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembentukan karakter di pesantren benar-benar serius. Sebab dilakukan selama dua puluh empat jam. Menurut KH Abdullah Syukri yang dicapai dari pendidikan karakter di pesantren itu adalah orang-orang yang berkarakter kuat, yang tidak cengeng dalam menjalani hidup, dan siap untuk menjalankan kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab pada hakikatnya kehidupan itu adalah dari Allah dan untuk Allah, maka seorang siswa itu haru siap dengan segala konsekuensi kehidupan. Maka disinilah peran integralisasi pendidikan tidak bisa diabaikan. Seorang siswa cakap dalam ilmu umum sekaligus fasih mengamalkan ajaran agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuannya memang membentuk manusia beradab. Seorang beradab pasti berkarakter baik. Sebab ia mengamalkan adab dalam setiap aspek kehidupan dan keilmuan. Setiap ilmu baik itu ilmu sosial atau eksakta dimasuki konsep adab, agar kelak ia menjadi ilmuan yang beradab, ulama yang intelektual bukan intelektual yang tahu tentang agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh : Kholili Hasib&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.hidayatullah.com/read/18004/15/07/2011/pendidikan-karakter,-mau-kemana?.html&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jum'at, 15 Juli 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(kiriman dari sahabatku : akhi kholili)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7232848384524993729-3532672300113356014?l=eviandrianimosy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/3532672300113356014'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/3532672300113356014'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eviandrianimosy.blogspot.com/2011/07/pendidikan-karakter-mau-kemana.html' title='Pendidikan Karakter, Mau Kemana?'/><author><name>Evi Andriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02049906709951916343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-C4Vnv0iZDuI/TV6lxbYx36I/AAAAAAAAA68/H4J6Z_AOANs/s220/3.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7232848384524993729.post-7808199754757323793</id><published>2011-07-11T21:00:00.002+07:00</published><updated>2011-07-11T21:39:29.144+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pemikiran Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama Islam'/><title type='text'>Tradisi Hafalan dalam Kemajuan Peradaban Islam</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-EIxVRo7ewvs/ThsK90LRjoI/AAAAAAAABAo/a9dw1WlCDA8/s1600/qur%2527an.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 317px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-EIxVRo7ewvs/ThsK90LRjoI/AAAAAAAABAo/a9dw1WlCDA8/s400/qur%2527an.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5628104216423796354" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;DALAM khazanah Islam, metode hafalan merupakan bagian integral dalam proses menuntut ilmu. Ia sudah dikenal dan dipraktekkan sejak zaman baginda Rasul saw. Setiap menerima wahyu, beliau langsung menyampaikan dan memerintahkan para sahabat untuk menghafalkannya. Sebelum memerintahkan untuk dihafal, terlebih dahulu beliau menafsirkan dan menjelaskan kandungan dari setiap ayat yang baru diwahyukan (QS. al-Nahl: 44). Demikian halnya dengan hafalan Al-Hadits. Jadi, tehnik hafalan dalam menuntut ilmu selalu diawali dengan pemahaman.  &lt;br /&gt;Dari interaksi dengan Al-Qur’an dan Al-Hadits tersebut, kemudian berkembanglah aktivitas intelektual di kalangan umat Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula, aktivitas tersebut melahirkan konsep utuh pandangan hidup Islam, epistemologi dan ilmu-ilmu Keislaman. Jika demikian halnya, tuduhan orang-orang liberal bahwa tehnik hafalan dalam proses menuntut ilmu hanya melemahkan kreatifitas umat Islam bukan hanya tidak tepat, tetapi juga mengaburkan signifikansinya dalam perkembangan peradaban Islam secara umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Menjaga Otentisitas Al-Qur’an dan Al-Hadits&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hafalan, sebagaimana yang disinggung di atas, bukanlah metode belajar yang berdiri sendiri. Ia bagian dalam proses menuntut ilmu yang secara langsung diajarkan oleh Rasulullah saw kepada para sahabat ketika itu. Jika kita telusuri lebih jauh, perintah baginda Rasul saw untuk menghafalkan Al-Qur’an bukan hanya karena kemuliaan, keagungan dan kedalaman kandungannya, tapi juga untuk menjaga otentisitas Al-Qur’an itu sendiri. Makanya hingga kini, walaupun sudah berusia sekitar 1400 tahun lebih, Al-Qur’an tetap terjaga orisinalitasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaitan antara hafalan dan otentisitas Al-Qur’an ini tampak dari kenyataan bahwa pada prinsipnya, Al-Qur’an bukanlah “tulisan” (rasm), tetapi “bacaan” (qira’ah). Artinya, ia adalah ucapan dan sebutan. Proses turun-(pewahyuan)-nya maupun penyampaian, pengajaran dan periwayatan-(transmisi)-nya, semuanya dilakukan secara lisan dan hafalan, bukan tulisan. Karena itu, dari dahulu yang dimaksud dengan “membaca” Al-Qur’an adalah membaca dari ingatan (qara’a ‘an zhahri qalbin). Dengan demikian, sumber semua tulisan itu sendiri adalah hafalan, atau apa yang sebelumnya telah tertera dalam ingatan sang qari’. Sedangkan fungsi tulisan sebagai penunjang semata (baca: M.M. Al-A’zami).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian halnya dengan hafalan Al-Hadits, juga sangat berperan dalam menjaga otentisitas dan keberlangsungan Hadits-Hadits Nabi saw. Sebagaimana kita ketahui, sepanjang hidup Nabi saw, tidak banyak Sunnah yang ditulis melainkan dihafal. Ini sesuai perintah beliau sendiri, mengingat di masa itu pembelajaran sahabat lebih terfokus kepada Al-Qur’an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zaid bin Tsabit RA berkata, “Aku pernah mendengar Rasulullah saw bersabda: Semoga Allah mencerahkan (mengelokkan rupa) orang yang mendengar Hadits dariku, lalu dia menghafalnya-dalam lafadz riwayat lain: lalu dia memahami dan menghafalnya- kemudian dia menyampaikannya kepada orang lain. Terkadang orang yang membawa ilmu agama menyampaikannya kepada orang yang lebih paham darinya, dan terkadang orang yang membawa ilmu agama tidak memahaminya” (Hadits Shahih Riwayat Abu Dawud, at-Tirmidzi, Ibnu Majah, ad-Darimi, Ahmad, Ibnu Hibban, at-Thabrani dalam al-Mu’jamul Kabir, dan imam-imam lainnya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat latar belakang ini, wajar jika terminologi ‘hafalan’ dalam tradisi Islam selalu merujuk pada hafalan Al-Qur’an dan Al-Hadits. Oleh sebab itu, ketika para missionaris dan orientalis Yahudi-Kristen menyerang tradisi hafalan ini, maka sejatinya mereka menyerang Al-Qur’an dan Al-Hadits. Khusus serangan terhadap Al-Qur’an mereka lakukan setelah sebelumnya gagal menghancurkan Sirah dan Sunnah Rasulullah saw (lihat: Daniel &amp; Preideaux). Tujuannya agar umat Islam merasa minder untuk menghafal Al-Qur’an dan Al-Hadits. Sehingga akhirnya, kedua sumber  pokok umat Islam ini ditinggalkan. Jika dituruti, tentu sangat merugikan umat Islam sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Hafalan dan Aktivitas Intelektual&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai utusan Allah swt, baginda Rasul saw, penerima wahyu (Al-Qur'an) memiliki kemampuan menangkap, memahami, dan menafsirkan firman Allah swt dengan sangat baik. Jadi, seperti apa dan bagaimana kandungan Al-Qur’an dijelaskan dan dilakukan langsung oleh beliau (QS. al-Nahl: 44). Hal ini beliau lakukan dengan cara-cara yang khas yang berbeda dengan cara-cara yang ada pada &lt;span style="font-style:italic;"&gt;scientific worldview&lt;/span&gt; (baca: Islamic Science).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanya, di samping berkaitan dengan otentisitas, hafalan juga berkaitan dengan pemahaman dan pengamalan. Apalagi, Al-Qur’an dan Al-Hadits adalah sumber pokok ajaran Islam, dan kandungannya sarat dengan ilmu pengetahuan. Sehingga, semakin ia difahami, dieksplorasi, dikembangkan dan diamalkan, maka peradaban Islam akan semakin maju, demikian sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Mas’ud, seorang sahabat senior berkata, “Ketika kami belajar Al-Qur’an, maka kami tidak akan melewati sepuluh ayat kecuali setelah menguasainya, mengerti dan mengamalkan isinya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk semua kegiatan ini, di rumah-rumah para sahabat Nabi saw berdiri Halqah-halqah, salah satunya di rumah sahabat Arqam Ibnu Abi Arqam. Ini menunjukkan bahwa betapa kegiatan tersebut berjalan dengan intensitas tinggi. Halqah yang ada di Makkah disebut Halqah ar-Ridhwan, sedang yang di Madinah sering disebut &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Halqah ath-Thaybah&lt;/span&gt;. Dari Halqah-halqah inilah lahir para sahabat yang hafidz sekaligus memiliki pengetahuan yang sangat mendalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hafalan Hadits pun demikian, diikuti pemahaman. Para ulama, dalam menghafal satu Hadits misalnya, diperoleh dari ulama yang otoritatif, bukan  sekedar dari membaca buku yang diproduksi secara luas tanpa bimbingan orang-orang yang ahli (&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Al-Muhaddith&lt;/span&gt;). Imam Al-Bukhari dan Imam Muslim misalnya, dua Muhaddith yang sejak kecil berkunjung ke berbagai tempat dan negara hanya untuk menemui dan belajar langsung kepada para ulama yang hafal dan memahami Hadits-Hadits Rasul saw dengan sangat baik. Jika sekedar ingin hafal, tentu tidak perlu sampai bertemu langsung dengan Ahl Al-Hadits.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini menunjukkan bahwa dalam setiap hafalan Hadits, selalu ada proses pemahaman ilmu dari sang ulama kepada sang murid tentang Hadits yang bersangkutan. Oleh karenanya, umat Islam masa klasik tidak pernah diresahkan oleh Hadits-hadits atau ayat-ayat yang bertebaran secara sepotong-potong di tengah umat. Ayat-ayat dan Hadits selalu dipelajari dalam konteks, tidak sekedar dihafalkan tanpa penjelasan yang memadai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari aktivitas memahami, menghafal, mengkaji dan mengembangkan seminal-seminal konsep yang terdapat di dalam Al-Qur’an inilah perdaban Islam berkembang dan kokoh. Peradaaban Islam itu sendiri ditopang oleh pandangan hidup Islam (&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Islamic Worldvie&lt;/span&gt;w) yang komprehensif dan tetap. Disusul kemudian kematangan epistemologi Islam dan ilmu-ilmu keislaman yang terus eksis hingga hari ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat peran sentral hafalan di atas, maka tidak heran jika para ulama memberikan perhatian serius terhadapnya. Bahkan ada yang sampai menyatakannya sebagai prasyarat bagi siapapun yang ingin mendalami ilmu-ilmu Keislaman secara luas. Sebab bagi mereka, menuntut ilmu itu ada tahap-tahapnya. Dan tahap yang paling atas dan utama adalah menghafal Al-Qur’an, terang Abu Umar bin Abdil Barr.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Hafizh An-Nawawi juga menegaskan: “Yang pertama kali dimulai adalah menghafal Al-Qur’an yang mulia, dimana itu adalah ilmu yang terpenting diantara ilmu-ilmu yang ada. Adalah para salaf dahulu tidak mengajarkan ilmu-ilmu Hadits dan Fiqh kecuali kepada orang yang telah menghafal Al-Qur’an (An-Nubadz fii Adabi Thalabil ‘Ilmi, p. 60-61).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanya, dulu, yang lahir adalah para ulama yang selain hafal Al-Qur’an, juga hafal dan menguasai (ahli) sekian banyak Hadits Rasulullah saw. Mereka juga mewariskan karya-karya brilian yang memberi manfaat hingga hari ini. Ada Ibnu Jarir ath-Thabari yang selain masyhur sebagai Mufassir juga pakar dalam Hadits, fiqih, sejarah bahkan sempat menulis tentang matematika. Lalu, ada Imam Ahmad bin Hanbal, Ibnu Taimiyah, Imam Al-Ghazali, dan lainnya */bersambung, "Mengapa Barat“Menganak-tirikan” Hafalan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis adalah alumni sekaligus pengajar di PP. Al-Amien Prenduan-Madura. Sekarang sedang menyelesaikan Program Pascasarjana di Institut Studi Islam Darussalam (ISID) Gontor Ponorogo, Fakultas Ushuluddin, Jurusan Ilmu Akidah. Selain itu, juga aktif sebagai peneliti pada Center for Islamic and Occidental Studies (CIOS) ISID Gontor Ponorogo &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://hidayatullah.com/read/17926/11/07/2011/tradisi-hafalan-dalam-kemajuan-peradaban-islam.html&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Catatan sahabat saya : Asmu'i Marto)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7232848384524993729-7808199754757323793?l=eviandrianimosy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/7808199754757323793'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/7808199754757323793'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eviandrianimosy.blogspot.com/2011/07/tradisi-hafalan-dalam-kemajuan.html' title='Tradisi Hafalan dalam Kemajuan Peradaban Islam'/><author><name>Evi Andriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02049906709951916343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-C4Vnv0iZDuI/TV6lxbYx36I/AAAAAAAAA68/H4J6Z_AOANs/s220/3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-EIxVRo7ewvs/ThsK90LRjoI/AAAAAAAABAo/a9dw1WlCDA8/s72-c/qur%2527an.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7232848384524993729.post-1284541039599424798</id><published>2011-06-29T20:10:00.001+07:00</published><updated>2011-06-29T20:28:53.189+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fiqih dan Aqidah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pemikiran Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama Islam'/><title type='text'>Membangun Peradaban Dengan Prinsip Etika</title><content type='html'>Abu al-Hasan Ali al-Hasani an-Nadawi, ulama' asal India, menulis sebuah buku penting untuk kajian peradaban Islam. Madza Khasira al-'Alam bin Khithati al-Muslimin adalah karya beliau yang mengupas penyebab dan akibat tenggelamnya peradaban Islam. "Hancurnya kedaulatan negeri-negeri muslim dan tersisihnya peran umat Islam dari kancah kehidupan dunia menyebabkan dunia menjadi gelap" kata an-Nadawi. Lebih lanjut beliau menegaskan bahwa rezim-rezim sebelum Islam yang pernah berkuasa telah memberatkan manusia dan membuat malapetaka dunia. Imperium Romawi, Persia dan bangsa Yunani misalnya, kekuasaannya penuh dengan materialisme, marginalisasi Tuhan, penindasan terhadap manusia dan kekejaman yang luar biasa.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Buku an-Nadawi ini akan menjadi klop jika dikawinkan dengan buku Tauhid karya Isma'il Raji al-Faruqi. Al-Faruqi, yang meninggal kerena ditembak oleh penembak gelap di Amerika, dalam bukunya mengurai etika-etika membangun peradaban dari sisi Tauhid.  Konon, ia dibunuh gara-gara buku Tauhid­nya yang banyak mempengaruhi orang.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut al-Faruqi, tugas utama dan pertama Nabi Muhammad SAW adalah menyempurnakan akhlak manusia yang telah sekian tahun porak-poranda (HR. Ahmad). Sebab, salah satu makna Tawhid adalah memancarkan sinar pencerahan, menempatkan posisi manusia pada posisi yang proposional, 'adil dan bermartabat di sisi Tuhannya. Manusia yang bertawhid kata al-Faruqi, menyadari sepenuhnya hakikat penciptaan dan eksistensinya di dunia.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa adab dan etika Tauhid dulu yang dikedepankan? Menurut Prof. Syed M. Naquib al-Attas, bangunan peradaban itu tidak terkonstruk dengan baik kecuali oleh manusia-manusia yang beradab. Manusia beradab menyadari sepenuhnya tanggung jawab spiritual dan sosial. Memahami dan menunaikan keadilan terhadap Tuhan, dirinya dan masyarakat sekitarnya. Sehingga, inti sari peradaban Islam sebenarnya adalah Tauhid itu.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, jalan pertama yang ditempuh untuk membangun suatu peradaban yang baik adalah menciptakan manusia-manusia yang beradab. Ketiadaan adab itulah yang menyebabkan hancurnya peradaban manusia. Maka tesis an-Nadawi benar, bahwa ketika dunia di bawah cengkeraman penguasa-penguasa yang tak beradab, anti-Tauhid, di saat itu sifat hewani mendominasi dunia.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adab atau etika dalam Islam harus dilandasi oleh Tauhid. Oleh karena itu ketika awal meletakkan dasar-dasar peradaban, Rasulullah SAW tidak menerapkan syari'ah, akan tetapi melakukan purifikasi keimanan masyarakat Jahiliyah Makkah terlebih dahulu. Dalam konsteks sekarang, yang mesti dilakukan adalah melakukan penyadaran bertauhid. Dalam buku Tauhid, al-Faruqi memaparkan makna Tauhid dari berbagai sisi.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun poin penting yang perlu diperdalam adalah makna etika Tauhidy. Paparan al-Faruqi dalam buku Tauhid bab VI yang berjudul Tauhid; Prinsip Etika cukup menarik untuk dikaji. Ia menegaskan hakikat eksistensi manusia sebagai makhluk yang diciptakan Allah, Khalifah di bumi dan sebagai makhluk individu. Manusia menemukan eksistensinya bukan ketika bersikap skeptis, sebagaimana pemikiran Rene Descartes cogito ergo sum (kamu berfikir atau meragukan maka kamu ada), bukan pula seperti pemikiran Karl Marx yang mengatakan manusia ada jika dia bekerja.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Etika dan Tauhid&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada alasan manusia untuk tidak bertauhid. Sebab, manusia diciptakan dengan kondisi untuk bisa menerimat tauhid. "Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama Allah; (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada peubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui" (QS. Ar-Rum:30). Fitrah dalam ayat tersebut yang dimaksud adalah beragama. Para pakar perbandingan agama menyebut fitrah manusia untuk beragama itu disebut sensus numinis (naluri keberagamaan). Dalam konsep Islam, sensus numinis ini memang sudah ditanamkan oleh Allah SWT kepada setiap individu, ketika manusia masih dalam bentuk ruh.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi naluri keberagamaan manusia, dalam konsep Islam memang sudah given, bukan lahir begitu saja karena faktor psikologis atau sosial. Seperti pendapat Sigmun Freud yang menunjuk faktor psikologis manusia yang melahirkan naluri itu. Ketika manusia lemah, maka ia membutuhkan 'kekuatan lain' diluar kekuatan manusia. Pendapat ini tidak sepenuhnya salah, akan tetapi timbulnya kesadaran manusia untuk membutuhkan 'kekuatan' ketika ia kehilangan kekuatan (powerless) itu dari Yang Maha Kuasa bukan psikologis manusia sendiri. Sejak lahir manusia memang dibekali perangkat untuk beragama. Ayat tersebut dikenal dangan perjanjian primordial (primordial covenant) yaitu janji ruh manusia untuk mengesakan Allah (bertawhid) .&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tauhid dalam konteks ini, menurut al-Faruqi tidak sekedar penegasan verbalis bahwa Tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad SAW adalah utusan-Nya. Lebih dari itu, makna tauhid salah satunya mengajarkan kepada manusia akan eksistensi manusia yang sebenarnya. Manusia menunjukkan eksistensi sebenarnya jika mampu menjalankan tugasnya sebagai khalifatullah fi al-ardli.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut al-Faruqi, pelaksanaan tugas itu adalah tujuan akhir eksistensi manusia. Ini menunjukkan, Tauhid Islam sangat menghormati manusia secara adil. Menempatkan manusia secara proporsional dan benar. Tidak melebih-lebihkan sampai pada taraf menuhankan dan tidak pula merendahkan sampai pada taraf binatang.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karakteristik etika ini menurut an-Nadawi yang membedakan dengan peradaban bangsa lainnya. Peradaban Yunani mengembangkan ajaran humanisme-sekuler yang menempatkan manusia sebagai pusat segalanya (antroposentris). Mereka mendewakan manusia secara berlebihan. Bahkan kejahatan manusia pun dianggap wajar dan alamiah.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peradaban Yunani terkenal dengan corak materialisme. Ada tiga karakteristik peradaban Yunani yang paling menonjol; Pertama, Keyakinan yang mendalam pada hal-hal yang nyata (empirisme) dan kurangnya perhatian pada hal-hal metafisis, Kedua, Minimnya unsur-unsur religi dan unsur rasa takup pada Tuhan, Ketiga, Paham nasionalisme yang kental.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agama Kristen pada masa awal pembentukannya melangkah secara ekstrim dengan merendahkan kemanusian. Manusia sejak awal lahir sudah membawa dosa asal dari Nabi Adam as. Untuk itu, tuhan beriknkarnasi menjadi wujud manusia (Yesus) dengan misi untuk menebus dosa manusia dengan cara penyaliban. Ajaran Tawhid dan kebersahajaan Nabi Isa as, dirombak dan diganti menjadi agama baru menjadi Kristen oleh Paulus.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari tangan Paulus dan diperkuat oleh Raja Konstantin (Romawi) Kristen semakin tidak rasional, substansi ajarannya dipenuhi dengan khurafat, paganisme Roma dan Platonisme Mesir. Ajaran Nabi Isa as. semakin dangkal dan tidak mampu membangkitkan kekuatan spiritual dalam jiwa, tidak mampu membangun akal budi serta lemah dalam menjawab problematika hidup umat manusia.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kristen pun dipenuhi dengan kreasi manusia yang sarat dengan penyelewengan yang selanjutnya menjadi penghalang antara manusia dengan ilmu pengetahuan. Agama Hindu menggolongkan manusia ke dalam kasta-kasta, ironisnya sebagian besar manusia ditempatkan pada kasta yang paling bawah. Lebih dari itu wanita di India pada abad ke-6 kedudukannya disamakan dengan budah. Hal yang biasa seorang suami mempertaruhkan istrinya di meja judi.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, dalam Islam, etika tidak dapat dipisahkan dari agama. Semua aktifitas harus dikaitkan dengan norma agama, apapun aktifitas itu. Konsep Islam tidak mengenal dikotomi religius-sekuler, gereja-negara, sakral-profan dan historis-normatif. Untuk menjadi manusia yang baik maka harus bertauhid dalam makna yang komprehensif. Dalam arti harus menjadi manusia yang beradab, menurut terminologi al-Attas.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Attas mendefinisikan, manusia beradab adalah, orang yang menyadari sepenuhnya tanggung jawab dirinya kepada Tuhan Yang Haq; yang memahami dan menunaikan keadilan terhadap dirinya sendiri dan orang lain dalam masyarakatnya; yang terus berupaya meningkatkan setiap aspek dalam dirinya menuju kesempurnaan sebagai manusia beradab.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut al-Attas, adab menempati tiga posisi dalam kehiduapan manusia. Adab terhadai diri, terhadap manusia dan kepada ilmu pengetahuan. Adab terhadap sendiri bermula ketika seseorang mengakui bahwa dirinya terdiri dari dua unsur yaitu akal dan sifat-sifat hewani. Ketika seorang manusia mampu menguasai dan mengontrol sifat hewaninya maka ia telah menempatkan dirinya pada tempat yang semestinya, pada posisi yang benar.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam konteks hubungan sosial, adab dapat diwujudkan dengan tulus dan rendah hati, kasih sayang, hormat, peduli dan lain-lain kepada orangtua, saudara, anak-anak, tetangga dan pimpinan maka hal itu menunjukkan seseorang mengetahui tempat yang sebenarnya dalam hubungannya dengan mereka.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan dalam konteks ilmu pengetahuan adab berarti disiplin intelektual yang mengenal dan mengakui adanya hierarki ilmu berdasrakan kriteria tingkat-tingkat keluhuran dan kemuliaan yang memungkinkannya mengenal dan mengakui, bahwa seseorang yang pengetahuannnya berdasarkan wahyu itu jauh lebih luhur dan mulia daripada mereka yang pengetahuannya berdasrakan akal.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adab terhadap ilmu pengetahuan akan menghasilkan cara yang tepat dan benar dalam belajar dan penerapan pelbagai bidang sains yang berbeda. Seirama dengan ini, rasa hormat terhadap dengan ilmuan dengan sendirinya merupakan salah satu pengejawantahan langsung dari adab terhadap ilmu pengetahuan. Maka, tujuan akhir dari mempelajari ilmu pengetahuan adalah mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat. Inilah yang benar-benar manusia beradab, yaitu manusia yang memaknai Tauhid sebagai dasar peradaban. Adab luntur, maka perdaban pun hancur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh Kholili Hasib&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(dari sahabatku, akhi Kholili)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7232848384524993729-1284541039599424798?l=eviandrianimosy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/1284541039599424798'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/1284541039599424798'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eviandrianimosy.blogspot.com/2011/06/membangun-peradaban-dengan-prinsip.html' title='Membangun Peradaban Dengan Prinsip Etika'/><author><name>Evi Andriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02049906709951916343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-C4Vnv0iZDuI/TV6lxbYx36I/AAAAAAAAA68/H4J6Z_AOANs/s220/3.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7232848384524993729.post-63774585389503585</id><published>2011-06-29T19:41:00.000+07:00</published><updated>2011-06-29T19:45:15.216+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='CINTA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MUHASSABAH'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama Islam'/><title type='text'>Cara Islam Mengelola Cinta</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Cinta yang mengundang murka Allah adalah cinta yang dapat menjauhkan kita pada-Nya. Cinta yang menuruti hawa nafsu&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Cinta adalah gelombang makna-makna yang menggores langit hati, maka jadilah pelangi. Goresannya kuat, warnanya terang, paduannya rumit, tapi semua nyata" demikian kata Anis Matta dalam buku Bahagianya Merayakan Cinta. Itulah cinta, rangkaian lima huruf ini kadang penuh misteri, cukup rumit menerjemahkannya akan tetapi cinta adalah nyata sehingga bisa dirasakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua manusia bisa merasakan getaran cinta itu, dengan kadar yang berbeda-beda dan bentuk yang beragam. "Jangan main-main dengan cinta!" nasihat seorang bijak. Yups...karena cinta, kita bisa meraih ridla Allah dan gara-gara cinta pula kita bisa menuai murka Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mencintai Allah dan Rasul-Nya, dan membingkai cinta manusia dalam kerangka Mahabbatullah adalah salah satu kunci menggapai ridla Allah SWT. "&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Katakanlah: Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang&lt;/span&gt;"  (QS. Ali Imran: 31). Rasulullah SAW pernah bersabda bahwa dua orang yang saling mencinta dan berpisah semata karena Allah akan mendapat perlakuan khusus oleh Allah kelak hari kiamat akan mendapat naungan dimana pada saat itu tidak ada naungan kecuali naungan-Nya (HR. Bukhari-Muslim). Bukti cinta kita pada Allah adalah dengan mengikuti syari'ah-Nya. Dengan pelaksanaan inilah kita bisa mendapat rahmat dan maghfirah-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya cinta yang mengundang murka Allah adalah cinta yang dapat menjauhkan kita pada-Nya. Cinta yang menuruti hawa nafsu. Misalnya cinta dunia berlebihan, cinta yang dilandasi nafsu belaka kepada lawan jenis tanpa ikatan perkawinan dsb. "Apabila umatku sudah mengagungkan dunia, maka akan tercabut dari mereka kehebatan Islam ...(HR. Turmudzi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, kita mesti tahu apa itu cinta. Selain kata cinta ada dua kata lain yang artinya hampir mendekati, tapi berbeda makna, yaitu sayang dan suka. Cinta, sayang dan suka kadangkala dimaknai dengan satu arti. Meskipun memiliki makna yang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Kita semuanya tentu pernah mencintai, menyayangi atau menyukai seseorang atau barang tertentu. Bila kita pernah melakukan ketiga-tinganya, kita pasti merasakan bahwa ternyata ketiganya berbeda. Suka, cenderung kepada keinginan seseorang untuk segera memiliki, di dalamnya ada ego. Sehingga orang yang menyukai sesuatu biasanya menunjukkan sifat egoismenya, dalam arti ingin menyenangkan dirinya saja, tanpa menyenangkan orang yang disukainya. Sehingga perasaan hati terdalamnya tidak sampai menyatu kepada orang yang disukainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayang, adalah boleh dikatakan kadarnya berada di atas suka. Jika kita sayang pada seseorang atau sesuatu, maka kita sedikit mengorbankan diri kita demi menyenangkan orang yang disayangi. Ia tiak egois, tapi luapan perasaannya dituangkan untuk menyenangkan orang yang disayangi. Orang yang sayang akan hadir saat orang yang disayangi menginginkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan, cinta adalah tingkatan yang paling tinggi. Tingkat pengorbanan cinta lebih besar dibandingkan dengan sayang. Orang yang mencintai, akan rela mengorbankan jiwanya demi menyenangkan orang yang dicintainya. Ia ingin sekali orang yang dicintainya selalu dekat berada disisinya, apapun keadaannya dan kapanpun waktunya. Sesuatu yang dicintainya dianggapnya sebagai sebuah anugerah yang diberikan Allah kepadanya. Maka, dalam keadaan duka maupun suka, ia tetap loyal kepada orang yang dicintainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai seorang muslim, kita harus pandai-pandai mengelola rasa suka, sayang dan cinta kita. Apalagi, bagi seorang remaja, perasaan terhadap lawan jenis tersebut biasanya cukup besat dan menggebu. Jika seseorang pemuda tidak pandai-pandai mengelola maka bisa terjatuh pada hukum haram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta adalah perasaan hati yang kehadirannya tidak bisa ditolak. Bagi pemuda yang terjangkiti ’virus’ merah jambu itu perlu memperhatikan rambu-rambu. Untuk mengekspresikan perasaan itu, bagi seorang pemuda perlu memahami skala prioritas terlebih dahulu. Jangan sampai karena jatuh cinta, semua permasalahan terabaikan sama sekali. Inilah cinta buta, cinta yang didasari hawa nafsu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam sangat menjaga kehormatan manusia. Salah satu caranya dengan membuat aturan agar perasaan cinta terhadap lawan jenis berjalan tidak liar. Rasulullah SAW pernah mengingatkan jika dua orang berlainan jenis menyepi, maka yang ketiga adalah syetan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa Islam melarang dua orang berlainan jenis menyepi, dan menyentuh lawan jenis? Hal inilah yang menunjukkan bahwa Islam memulyakan manusia. Sebab, orang yang melakukan dua perbuatan tadi sebelum ada ikatan perkawinan akan bisa menghantarkan pada perbuatan yang keji. Jika sudah jatuh pada perbuatan keji, maka Allah akan mencabut rasa cinta dan sayangnya pada orang tersebut. Maka, cinta yang diridlai Allah, adalah cinta yang terbingkai dalam ikatan perkawinan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanya, pemuda yang sudah siap, dianjurkan untuk segera menikah. Cinta orang yang sudah menikah itu lebih mentrentramkan daripada sebelum menikah. Cinta yang dinaungi pernikahan katanya justru menjadi motor yang mesinnya sangat kuat dan terarah, tidak berkeliaran liar. Rasulullah SAW bersabda: "Wahai segenap pemuda, barangsiapa yang telah mampu untuk kawin maka hendaklah ia kawin, karena kawin itu lebih dapat menundukkan pandangan dan lebih memelihara kemaluan. Dan barangsiap yang belum mampu nikah, maka hendaklah dia berpuasa, karena puasa itu akan menjadi perisai baginya" (HR. Bukhari-Muslim). Cinta yang terbingkai dalam ikatan perkawinan adalah cinta yang dapat membawa manfaat, relatif terhindar dari dosa. Bagi remaja putri juga menjadikan yang bersangkutan memelihari diri, menimbulkan ketenangan, dan persahabatan sejati.  Rajutan cinta yang dikemas dalam ikatan perkawinan adalah rajutan yang paling sempurna dan indah. Di situlah cinta sejati kita temukan. Jangan coba katakan cinta sejati jika sebelum menikah..!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keindahan cinta perkawinan yang dilandasi karena Allah inilah yang disebut cinta sejati. Sang lelaki laksana benteng bagi wanita yang bisa memberi rasa aman, cinta-kasih sayang, ketenangan dan ketentraman. Dan sang wanita bagai lahan subur yang sejuk dan rindang yang terhiasi dengan bunga-bunga cinta, tempat si laki-laki mencari ketenangan. Ia juga bagaikan matahari yang menyinari, merpati yang mengepakkan sayap, bunga yang harum semerbak dan tempat berteduh yang menyejukkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta yang membawa kepada ridla Allah adalah cinta ilahi, meletakkan cinta pada Allah di atas segala perasaan cinta yang menguasai hatinya, dan tentunya yang terikat dalam perkawinan. Di dalamnya kita bisa mereguk nikmatnya cinta sejai yakni cinta yang berdasarkan ilahi. Itulah cara mengelolah cinta yang dapat mendamaikan hati. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Wallahu 'alam bisshowab&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Kholili Hasib&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(dari sahabat saya, kholili)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7232848384524993729-63774585389503585?l=eviandrianimosy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/63774585389503585'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/63774585389503585'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eviandrianimosy.blogspot.com/2011/06/cara-islam-mengelola-cinta.html' title='Cara Islam Mengelola Cinta'/><author><name>Evi Andriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02049906709951916343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-C4Vnv0iZDuI/TV6lxbYx36I/AAAAAAAAA68/H4J6Z_AOANs/s220/3.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7232848384524993729.post-1817225201195553528</id><published>2011-06-26T18:47:00.003+07:00</published><updated>2011-06-26T19:11:20.263+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fiqih dan Aqidah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pemikiran Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama Islam'/><title type='text'>“Ta’dib”, Konsep Ideal Pendidikan Islam</title><content type='html'>AWAL pendidikan Islam bermula dari tempat yang sangat sederhana, yaitu serambi masjid yang disebut al-Suffah. Namun, walaupun hanya dari serambi masjid, tetapi mampu menghasilkan ilmu-ilmu keislaman yang bisa dirasakan sampai dengan sekarang. Tidak hanya itu, dari serambi masjid ini pula mampu mencetak ulama-ulama yang sangat dalam keilmuannya dimana pengaruhnya sangat besar sekali bagi peradaban Islam, bahkan juga mampu mempengaruhi peradaban-peradaban lain. Sudah barang tentu, “pendidikan” menjadi syarat utama dalam membangun sebuah peradaban yang besar. Oleh sebab itu, pendidikan merupakan tema yang tidak pernah sepi dan selalu manarik perhatian banyak kalangan. Sehingga,tarik-ulur konsep yang ideal pun selalu mewarnai dalam sejarah perjalanan pendidikan. Begitu pun yang terjadi dalam dunia Islam.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, sungguh disayangkan bahwa dalam perkembangannya, kondisi sebagaimana diawal pendidikan Islam terdahulu sudah kurang terasa lagi dari institusi pendidikan Islam yang ada sekarang. Sebagaimana sebuah obor, maka obor tersebut sudah hampir padam. Agar obor tersebut tidak padam dan terus menyala, maka pendidikan Islam seperti yang telah diwariskan oleh ulama-ulama terdahulu harus dihidupkan kembali. Di sinilah tulisan ini hadir untuk mengeksplor konsep pendidikan Islam yang akan dikhususkan pada konsep ta’dib yang ditawarkan oleh Prof. Dr. Syed Muhammad Naquib Al-Attas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada tiga istilah yang umum digunakan dalam pendidikan Islam yaitu at-tarbiyah, al-ta'lim dan at-ta'dib. Umumnya, istilah pendikan Islam banyak menggunakan at Tarbiyah. Padahal menurut Naquib Al Attas, pengertian ta’dib lebih tepat dipakai untuk pendidikan Islam daripada ta’lim atau tarbiyah.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ta’dib merupakan mashdar dari addaba yang secara konsisten bermakna mendidik. Ada tiga derivasi dari kata addaba, yakni adiib, ta’dib, muaddib. Seorang guru yang mengajarkan etika dan kepribadian disebut juga mu’addib. Setidaknya. Seorang pendidik (muaddib), adalah orang yang mengajarkan etika, kesopanan, pengembangan diri atau suatu ilmu agar anak didiknya terhindar dari kesalahan ilmu, menjadi manusia yang sempurna (insan kamil) sebagaimana dicontohkan dalam pribadi Rasulullah SAW. Cara mendidiknya perlu dengan menggunakan cara-cara yang benar sesuai kaidah. Karena itu ta’dib berbeda dengan mengajarkan biasa sebagai mana umumnya mengajarkan siswa di sekolah yang hanya dominan mengejar akademis dan nilai.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istilah ini menjadi penting untuk meluruskan kembali identitas dari konsep-konsep pendidikan Islam yang secara langsung maupun tidak langsung telah terhegemoni oleh pendidikan negara-negara sekuler.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mengembalikan prioritas utama pendidikan Islam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Qur’an dan al-Sunnah merupakan asas dalam pendidikan Islam. Sehingga, bisa dipahami bahwa tujuan dari pendidikan Islam adalah untuk mentauhidkan diri kepada Allah. Artinya, mentauhidkan diri kepada Allah adalah prioritas utama dalam pendidikan Islam selain dari tujuan keilmuan (IPTEK, keahlian, keterampilan dan profesionalisme), membentuk manusia untuk menjadi khalifah, pembentukan akhlak yang mulia, membentuk insan Islami bagi diri sendiri maupun bagi masyarakat, serta mempersiapkan manusia bagi kehidupan di dunia dan akhirat. Oleh sebab itu, arah dan tujuan, muatan materi, metode, dan evaluasi peserta didik dan guru harus disusun sedemikan rupa agar tidak menyimpang dari landasan akidah Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertauhid kepada Allah sebagai prioritas utama dalam pendidikan Islam secara tidak langsung juga berarti pendidikan Islam juga bertujuan mencari keridhaan-Nya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya, peningkatan individu-individu yang kuat pada setiap peserta didik diperoleh melalui ridha Allah. Jadi tidak benar jika dalam pendidikan individu peserta didik diletakkan pada posisi kedua setelah kebutuhan sosial-politik masyarakat. Al-Attas menjelaskan, bahwa penekanan terhadap individu bukan hanya sesuatu yang prinsipil, melainkan juga strategi yang jitu pada masa sekarang. (baca Aims and Objevtives) Di sinilah letak keunikan dari pendidikan Islam yang tidak dimiliki oleh sistem pendidikan selain Islam, dimana pendidikan yang dilakukan berpusat pada pencarian ridha Allah melalui peningkatan kualitas individu.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisa dibayangkan betapa bahayanya jika pendidikan dilihat sebagai ladang investasi baik dalam kehidupan sosial masyarakat maupun negara. Sudah bisa dipastikan bahwa dunia pendidikan akan melahirkan patologi psiko-sosial, terutama dikalangan peserta didik dan orang tua, yang terkenal dengan sebutan “penyakit diploma” (diploma disease), yaitu usaha dalam meraih suatu gelar pendidikan bukan karena kepentingan pendidikan itu sendiri, melainkan karena nilai-nilai ekonomi dan sosial. (baca Filsafat dan Praktik Pendidikan Islam Syed M. Naquib Al-Attas).&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal tersebut, Al-Attas melanjutkan dalam karnyanya yang lain, dikarenakan pendidikan menurut Islam adalah untuk menciptakan manusia yang baik, bukan untuk menghasilkan warga negara dan pekerja yang baik. Hal ini sangat ditentukan oleh tujuan mencari ilmu itu sendiri. Sebab semua ilmu datang dari Allah Swt, maka ilmu merangkumi iman dan kepercayaan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam maksud yang sama bahwa ilmu tidak bebas nilai. Oleh karena itu, Al-Attas menegaskan bahwa tujuan menuntut ilmu adalah penanaman kebaikan atau keadilan dalam diri manusia sebagai manusia dan diri-pribadi, dan bukannya sekadar manusia sebagai warga negara atau bagian yang tak terpisahkan dari masyarakat. Inilah nilai manusia sebagai manusia sejati, sebagai penduduk dalam kota-dirinya (self’s city), sebagai warga negara dalam kerajaan mikrokosmiknya sendiri, sebagai ruh. Inilah yang perlu ditekankan, manusia bukan sekadar suatu diri jasmani yang nilainya diukur dalam pengertian pragmatis atau utilitarian yang melihat kegunaannya bagi negara, masyarakat dan dunia. (baca: Islam and Secularism).&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam semangat yang sama, Muhammad ‘Abduh juga mengkritik dengan tajam pragmatisme yang terjadi dalam pendidikan yang secara khusus ia tujukan pada sistem pendidikan Mesir. Inti dari semuanya adalah bahwa prioritas utama dalam pendidikan Islam adalah membentuk orang menjadi terpelajar.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Al-Attas, orang terpelajar adalah orang “baik”. Pertanyaannya kemudian, apakah sesederhana itu pendidikan Islam? Apakah pendidikan Islam hanya membentuk orang hanya sekadar menjadi “baik”? Apa sebenarnya “baik” yang dimaksud Al-Attas di atas?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Konsep Ideal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsep Ideal pendidikan Islam secara sistematis telah disampaikan Al-Attas dalam sebuah Konferensi Dunia Pertama mengenai Pendidikan Islam di Makkah pada awal tahun 1977. Pada Konferensi tersebut, Al-Attas menjadi salah seorang pembicara utama dan mengetuai komite yang membahas cita-cita dan tujuan pendidikan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kesempatan ini, Al-Attas mengajukan agar definisi pendidikan Islam diganti menjadi penanaman adab dan istilah pendidikan Islam menjadi ta’dib. Konsep ta’dib ini disampaikan kembali oleh Al-Attas pada Konferensi Dunia Kedua mengenai Pendidikan Islam yang diselenggarakan di Islamabad, pada 1980.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya apa yang menjadi alasan Al-Attas terus-menerus memperjuangkan konsep ta’dib sebagai pengganti dari Pendidikan Islam? Itu tidak lain, karena menurut Al-Attas, jika benar-benar dipahami dan dijelaskan dengan baik, konsep ta’dib adalah konsep yang paling tepat untuk pendidikan Islam, bukannya tarbiyah ataupun ta’lim. Sebab, Al-Attas melanjutkan, bahwa struktur kata ta’dib sudah mencakup unsur-unsur ilmu (‘ilm), instruksi (ta’lim), dan pembinaan yang baik (tarbiyah). Sehingga tidak perlu lagi dikatakan bahwa konsep pendidikan Islam adalah sebagaimana terdapat dalam tiga serangkai konsep tarbiyah-ta’lim-ta’dib. (baca The Concept of Education in Islam: A Framework for an Islamic Philosophy of Education).&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih dalam karya yang sama, Al-Attas juga menegaskan bahwa istilah “pendidikan” yang digunakan sekarang ini, secara normal, bersifat fisik dan material serta berwatak kuantitatif. Hal tersebut lebih disebabkan oleh konsep bawaan yang termuat dalam istilah tersebut berhubungan dengan pertumbuhan dan kematangan material dan fisik saja. Esensi sejati proses pendidikan telah diatur menuju pencapaian tujuan yang berhubungan dengan intelek atau ‘aql yang ada hanya pada diri manusia.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sinilah kemudian, dengan konsep ta’dib-nya, Al-Attas menjelaskan bahwa orang terpelajar adalah orang baik. “Baik” yang dimaksudkan di sini adalah adab dalam pengertian yang menyeluruh, “yang meliputi kehidupan spiritual dan material seseorang, yang berusaha menanamkan kualitas kebaikan yang diterimanya.” Oleh karena itu, orang yang benar-benar terpelajar menurut perspektif Islam didefinisikan Al-Attas sebagai orang yang beradab. (baca: Filsafat dan Praktik Pendidikan Islam Syed M. Naquib Al-Attas).&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh sebab itu, pendidikan, menurut Al-Attas adalah “penyemaian dan penanaman adab dalam diri seseorang—ini disebut dengan ta’dib.” (baca: Aims and Objectives). Sebagaimana al-Qur’an menegaskan bahwa contoh ideal bagi orang yang beradab adalan Nabi Muhammad Saw., yang oleh kebanyakan sarjana Muslim disebut sebagai Manusia Sempurna atau Manusia Universal (al-insan al-kulliyy). Perkataan adab sendiri memiliki arti yang sangat luas dan mendalam. Selain itu, Al-Attas melanjutkan, ide yang dikandung dalam perkataan ini sudah diislamisasikan dari konteks yang dikenal pada masa sebelum Islam dengan cara menambah elemen-elemen spiritual dan intelektual pada dataran semantiknya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, berdasarkan arti perkataan adab yang telah diislamisasikan itu dan berangkat dari analisis semantisnya, Al-Attas mengajukan definisinya mengenai adab:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adab adalah pengenalan dan pengakuan terhadap realitas bahwasanya ilmu dan segala sesuatu yang ada terdiri dari hierarki yang sesuai dengan kategori-kategori dan tingkatan-tingkatannya, dan bahwa seseorang itu memiliki tempatnya masing-masing dalam kaitannya dengan realitas, kapasitas, potensi fisik, intelektual, dan spiritualnya. (baca: The Semantics of Adab) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Attas, sekali lagi menegaskan bahwa pendidikan sebagai penanaman adab ke dalam diri, sebuah proses yang sebenarnya tidak dapat diperoleh melalui suatu metode khusus. Dalam proses pembelajaran, siswa akan mendemonstrasikan tingkat pemahaman terhadap materi secara berbeda-beda, atau lebih tepatnya pemahaman terhadap makna pembelajaran itu. Hal ini karena ‘ilm dan hikmah yang merupakan dua komponen utama dalam konsepsi adab benar-benar merupakan anugerah Allah Swt. (baca: Filsafat dan Praktik Pendidikan Islam, Syed M. Naquib Al-Attas).&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tegasnya, bahwa adab mensyaratkan ilmu pengetahuan dan metode mengetahui yang benar. Dari sinilah kemudian, pendidikan Islam memainkan peranannya serta tanggung jawabnya di dunia dan tujuan akhirnya di akhirat. Dari sini tampak sangat jelas dalam mata hati kita bahwa kebenaran metafisis sentralitas Tuhan sebagai Realitas Tertinggi sepenuhnya selaras dengan tujuan dan makna adab dan pendidikan sebagai ta’dib. Dari sinilah kemudian, menurut Al-Attas, konsep ideal pendidikan Islam adalah ta’dib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Epilog&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhasil, mentauhidkan diri kepada Allah adalah prioritas utama dalam pendidikan Islam. Hal tersebut tidak lain diperoleh melalui ridha Allah. Dengan mengajukan konsep ta’dib sebagai pengganti dari pendidikan Islam diharapkan agar peserta didik tidak hanya memperoleh intelek dan ‘aql saja. Tetapi lebih dari itu semua, yaitu peserta didik benar-benar mampu menjadi orang yang terpejalar, dan orang yang beradab. *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jum'at, 17 Juni 2011: http://hidayatullah.com/read/17565/17/06/2011/%E2%80%9Cta%E2%80%99dib%E2%80%9D,-konsep-ideal-pendidikan-islam.html &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Kiriman dari sahabatku :)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7232848384524993729-1817225201195553528?l=eviandrianimosy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/1817225201195553528'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/1817225201195553528'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eviandrianimosy.blogspot.com/2011/06/tadib-konsep-ideal-pendidikan-islam.html' title='“Ta’dib”, Konsep Ideal Pendidikan Islam'/><author><name>Evi Andriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02049906709951916343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-C4Vnv0iZDuI/TV6lxbYx36I/AAAAAAAAA68/H4J6Z_AOANs/s220/3.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7232848384524993729.post-2260778042528378917</id><published>2011-06-26T18:40:00.002+07:00</published><updated>2011-06-26T18:45:58.130+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fiqih dan Aqidah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama Islam'/><title type='text'>Janganlah Engkau Katakan Seandainya...</title><content type='html'>Pagi ini aku membuka lembaran-lembaran halaman salah satu bukuku, mataku tertuju ke salah satu halaman yang menuliskan hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam :&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Huraira ra. Meriwayatkan “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata “ ….Teruslah memohon pertolongan Allah dan jangan berhenti ,Jika engkau tertimpa suatu musibah, maka janganlah engkau katakan: ‘Seandainya aku lakukan demikian dan demikian, tentu hasilnya akan begini dan begitu, sebaliknya katakanlah “demikianlah Allah menetapkan dan Dia berbuat menurut kehendakNya, kata seandainya itu membuka gerbang menuju (pikiran-pikiran) setan (HR Muslim)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah !!, betapa banyak ucapan-ucapan yang di awali dengan “seandainya…” yang telah aku lontarkan selama ini, dan hamper semuanya membawa hatiku menuju ke gerbang (pikiran-pikiran setan). Iya semua itu tanpa sengaja maupun dengan sadar aku ucapkan, khilafku dan ketidaktahuankulah yang membuatku hanyut dalam kebodohan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku jadi ingat, ketika aku gagal melakukan sesuatu atau mendapatkan sesuatu waktu itu, ungkapan “seandainya” kerap terucapkan…&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Seandainya aku tidak ketiduran, tentu saya tidak akan ketinggalan pesawat tersebut”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Seandainya aku tidak sakit waktu itu, tentu saya mempunyai kesempatan ikut test itu”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan Allah berkuasa terhadap urusan-Nya, tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahuinya.” (QS. Yusuf: 21)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah !!, lagi-lagi di buku tersebut dituliskan firman Allah yang membuatku semakin sadar. Ketika aku gagal atau tidak tercapai keinginanku, sebaiknya hendaklah aku menyandarkan segala urusannya pada Allah karena hanya Dia-lah yang men-takdirkan segalanya. Dan aku harus melatih hatiku untuk tetap selalu menanamkan bahwa Allah mempunyai sifat Iradat (berkehendak) dan Allah itu Muridan yaitu Zat yang Maha Berkehendak.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mengapa bisa membawa ke gerbang (pikiran-pikiran) setan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba bayangkan lagi!, ketika kita ucapkan “seandainya…” ketika kita gagal mencapai sesuatu yang tidak kita inginkan. Muncul rasa was-was, sedih, timbul penyesalan, dan kegelisahan.Dan tidak menutup kemungkinan lupa akan Allah yang maha mengatur dan menetapkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi ada juga kata-kata “seandainya” diperbolehkan, insyaAllah dengan matahati kita bisa melihat dan merasakan mana yang bisa kita ucapkan mana yang tidak perlu kita lakukan,&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ucapan ‘seandainya’ digunakan hanya sekedar pemberitaan, memungkinkan untuk kita ucapkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Seandainya engkau kemarin menghadiri pengajian, tentu engkau akan banyak paham mengenai jual beli yang terlarang.” karena yang dianggan-angankan adalah hal yang baik-baik atau dalam hal mendapatkan ilmu nafi’ (yang bermanfaat)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Seandainya aku punya banyak buku, tentu saya akan lebih paham masalah agama”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Seandainya saya punya banyak harta seperti si fulan, tentu saya akan memanfaatkan harta tersebut untuk banyak berderma.”&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi mulai sekarang tidak perlu bersedih, dan tetaplah berdoa kepada Allah dikala kegagalan, keinginan atau ketidakenakan hati itu tidak menghampiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu.” (QS. Al Baqarah: 216)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya kita memegang sekuntum bunga berduri, dikala itu juga tangan kita terluka kena duri yang tajam dari bunga yang kita pegang. ada dua pilihan yang bisa kita ucapkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"seandainya saja aku tidak memegang bunga itu, mungkin...." atau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku cepat bersyukur, lukaku tidak seberapa, dan berharap dibalik semua itu akan menghapus dosa-dosaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Huraira ra. Meriwayatkan ucapan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam "&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Tidak ada rasa lelah, rasa sakit, stress, cemas, sedih atau cedera yang dialami seorang muslim, bahkan tusukan duri sekalipun, melainkan allah akan menjadikannya sebagai penebus dosa-dosanya&lt;/span&gt;" (HR.Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Kiriman dari sahabatku : akhi Sumarna)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7232848384524993729-2260778042528378917?l=eviandrianimosy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/2260778042528378917'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/2260778042528378917'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eviandrianimosy.blogspot.com/2011/06/janganlah-engkau-katakan-seandainya.html' title='Janganlah Engkau Katakan Seandainya...'/><author><name>Evi Andriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02049906709951916343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-C4Vnv0iZDuI/TV6lxbYx36I/AAAAAAAAA68/H4J6Z_AOANs/s220/3.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7232848384524993729.post-8972447902420236033</id><published>2011-06-23T16:26:00.005+07:00</published><updated>2011-06-23T23:29:52.896+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KOTAK HARTA KARUN EVI'/><title type='text'>Sosok itu, Evi Andriani</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-stoWLyTpBaI/TgNBBQJUhYI/AAAAAAAABAg/Hjr-68yTdFM/s1600/IMG_5686.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-stoWLyTpBaI/TgNBBQJUhYI/AAAAAAAABAg/Hjr-68yTdFM/s400/IMG_5686.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5621408249658246530" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Evi Andriani&lt;br /&gt;Kau wanita penuh semangat dalam menjalani hari-harimu&lt;br /&gt;Rasa sakit yang menghinggapi tubuhmu&lt;br /&gt;Tak ubahnya kau jadikan sebagai pemicu&lt;br /&gt;Untuk slalu menanam kebaikan setiap waktu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau wanita penuh talenta dlm keseharianmu&lt;br /&gt;Tenaga pikiran kau kerahkan dlm hatimu&lt;br /&gt;Tuk membantu sesama kerabatmu&lt;br /&gt;Mencurahkan waktumu dalam kesah dan pilu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau wanita penuh ide dalam benak pikiranmu&lt;br /&gt;Kau tuangkan itu semua dalam rangkaian tulisanmu&lt;br /&gt;Kau persembahkan untuk orang-orang yang haus ilmu&lt;br /&gt;Dengan selalu mengharap balasan Ridho dari Robbmu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Evi Andriani..&lt;br /&gt;Pribadi Khansa kau semaikan dalam hati&lt;br /&gt;Maryam pun wanita yang kau kagumi&lt;br /&gt;Siti hajar pun tak luput dari kekaguman nurani&lt;br /&gt;Kau jadikan mereka panutan diri..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Evi Andriani&lt;br /&gt;Kau hiasi dirimu dengan pakaian suci&lt;br /&gt;Membentuk pribadimu nan berseri&lt;br /&gt;Membuat orang sekitar menyayangimu sepenuh hati&lt;br /&gt;Meski mereka jauh dari pandangan mata diri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Evi Andriani&lt;br /&gt;Ridho ilaahi yang kau cari setiap hari&lt;br /&gt;Karena kau menginginkan hidupmu penuh arti&lt;br /&gt;Meski ragamu lemah menyendiri&lt;br /&gt;Namun keyakinanmu tetap dalam hati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Evi Andriani&lt;br /&gt;Kau jadikan malammu cahaya penuh arti&lt;br /&gt;Muhasabahmu kau tanamkan dalam diri&lt;br /&gt;Jemari indahmu mengukir sebuah cermin hati&lt;br /&gt;Dalam naungan cinta Ilaahi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Terimakasih utk sahabatku yang jauh untuk kiriman puisi indah ini. Sungguh buat aku terharu. Semoga aku bisa menjadi seperti apa yang engkau tuliskan dalam syair di atas. Semoga suatu saat aku bisa bertemu dirimu. Semoga Allah mengampuni aku ya sahabat bila aku tak mampu menjadi seperti yang engkau tuliskan dalam bait-bait syair di atas, Semoga kebaikan dilimpahkan Allah pada kita semua)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7232848384524993729-8972447902420236033?l=eviandrianimosy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/8972447902420236033'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/8972447902420236033'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eviandrianimosy.blogspot.com/2011/06/sosok-itu-evi-andriani.html' title='Sosok itu, Evi Andriani'/><author><name>Evi Andriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02049906709951916343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-C4Vnv0iZDuI/TV6lxbYx36I/AAAAAAAAA68/H4J6Z_AOANs/s220/3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-stoWLyTpBaI/TgNBBQJUhYI/AAAAAAAABAg/Hjr-68yTdFM/s72-c/IMG_5686.JPG' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7232848384524993729.post-8608800358952582207</id><published>2011-06-12T18:53:00.005+07:00</published><updated>2011-06-12T21:25:04.184+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pemikiran Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama Islam'/><title type='text'>Hafalan, Tradisi Intelektual dan Kemajuan Peradaban Islam</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Prolog&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai salah satu tahap/proses menuntut ilmu, hafalan bukanlah metode asing dalam khazanah Islam. Ia telah dikenal dan dipraktekkan sejak zaman Nabi Muhammad saw. Setiap menerima wahyu, beliau langsung menyampaikan dan memerintahkan para sahabat untuk menghafalnya. Dari apa yang Rasulullah saw lakukan, hafalan Al-Qur’an selalu dibarengi dengan pemahaman (QS. al-Nahl: 44), demikian juga dengan hafalan Hadith.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari situ, terbangun pandangan hidup, epistemologi Islam dan ilmu-ilmu Keislaman. Dengan demikian,  tuduhan bahwa hafalan hanya melemahkan kreatifitas bukan hanya tidak tepat, tetapi juga mengaburkan arti penting hafalan dalam perkembangan peradaban Islam.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Hafalan dan Otentisitas Al-Qur’an&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hafalan, sebagaimana yang disinggung di atas, bukan metode belajar yang berdiri sendiri. Ia bagian dari satu rangkaian/proses menuntut ilmu yang secara langsung diajarkan oleh Rasulullah saw kepada para sahabat beliau. Jika kita telusuri lebih jauh, perintah baginda Rasul saw untuk menghafalkan Al-Qur’an kala itu bukan hanya karena kemuliaan, keagungan dan kedalaman kandungannya, akan tetapi juga untuk menjaga otentisitas Al-Qur’an itu sendiri.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang diketahui, pada prinsipnya Al-Qur’an bukanlah “tulisan” (&lt;span style="font-style:italic;"&gt;rasm&lt;/span&gt;), tetapi “bacaan” (&lt;span style="font-style:italic;"&gt;qira’ah&lt;/span&gt;), dalam arti ucapan dan sebutan. Baik proses turun-(pewahyuan)-nya maupun penyampaian, pengajaran dan periwayatan-(transmisi)-nya dilakukan melalui lisan dan hafalan, bukan tulisan. Karena itu, dari dahulu yang dimaksud dengan “membaca” Al-Qur’an adalah membaca dari ingatan (qara’a ‘an zhahri qalbin). Sedangkan tulisan berfungsi sebagai penunjang semata. Sebab sumber semua tulisan itu sendiri adalah hafalan, atau apa yang sebelumnya telah tertera dalam ingatan sang qari’ (baca: M.M. Al-A’zami).&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga dengan hafalan Al-Hadith, sangat berperan dalam menjaga otentisitas dan keberlangsungan Hadith-hadith Nabi saw. Imam Al-Bukhari dan Imam Muslim misalnya, dua Muhaddith yang sejak kecil berkunjung ke berbagai tempat dan negara hanya untuk menemui dan belajar langsung kepada para ulama yang hafal dan memahami Hadith-hadith Rasul saw dengan sangat baik. Pentingnya hafalan Hadith ini telah Rasulullah saw isyaratkan dalam sebuah sabda beliau: “&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Semoga Allah menjadikan berseri-seri wajah seseorang yang mendengar dari kami Hadits lalu dia menghafalkannya dan menyampaikannya kepada orang lain&lt;/span&gt;” (HR. Tirmidzi, Abu Dawud dan Ibnu Majah dari sahabat Zaid bin Tsabit r.a.).&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agaknya, pandangan negatif terhadap hafalan sengaja dihembuskan oleh para missionaris dan orientalis Yahudi-Kristen. Sebab setelah gagal menghancurkan Sirah dan Sunnah Rasulullah saw (lihat: Daniel &amp; Preideaux), sasaran mereka selanjutnya adalah Al-Qur'an. Dalam kaitannya dengan hafalan, tujuan dilancarkannya tuduhan negatif terhadapnya tidak lain agar umat Islam merasa minder untuk menghafal Al-Qur’an dan Al-Hadith. Jika dituruti, tentu sangat merugikan umat Islam sendiri.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Hafalan dan Aktivitas Intelektual&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping berkaitan dengan otentisitas, hafalan juga berkaitan dengan pemahaman dan pengamalan. Sebagai utusan Allah swt, baginda Rasul saw, penerima wahyu (Al-Qur'an), memiliki kemampuan menangkap, memahami, dan menafsirkan firman Allah swt dengan sangat baik. Jadi, seperti apa dan bagaimana kandungan Al-Qur’an dijelaskan dan dilakukan langsung oleh beliau (QS. al-Nahl: 44). Hal ini beliau lakukan dengan cara-cara yang khas yang berbeda dengan cara-cara yang ada pada scientific worldview (baca: Islamic Science).  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hafalan Hadith pun demikian, diikuti pemahaman. Para ulama, dalam menghafal satu Hadith misalnya, diperoleh dari ulama yang otoritatif, bukan  sekedar dari membaca buku yang diproduksi secara luas tanpa bimbingan orang-orang yang ahli (Muhaddith). Al-Muhaddith Imam Bukhari misalnya, berkunjung ke berbagai negara untuk bertemu langsung dengan banyak ulama dalam rangka menghafal Hadith dan memahami isinya. Guru-guru beliau banyak sekali, di antara yang sangat terkenal adalah Abu ‘Ashim An-Nabiil, Al Anshari, Makki bin Ibrahim, Ubaidaillah bin Musa dan Abu Al Mughirah.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini menunjukkan bahwa dalam setiap hafalan Hadith, harus ada proses pemahaman ilmu dari sang ulama kepada sang murid. Oleh karenanya, umat Islam masa klasik tidak pernah diresahkan oleh Hadits-hadits atau ayat-ayat yang bertebaran secara sepotong-potong di tengah umat. Ayat-ayat dan Hadits selalu dipelajari dalam konteks, tidak sekedar dihafalkan tanpa penjelasan yang memadai.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai sumber utama umat Islam, hafalan Al-Qur’an dan Al-Hadith memberi andil sangat besar dalam perkembangan peradaban Islam. Dari kedua sumber tersebut, kemudian terbentuk konstruk pandangan hidup Islam (&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Islamic Worldview&lt;/span&gt;). Selain itu, karena bangunan konsep dalam wahyu dan Al-Hadith yang membentuk worldview itu sarat dengan prinsip-prinsip tentang ilmu, maka epistemologi merupakan bagian terpenting di dalamnya. Sehingga tradisi intelektual dalam peradaban Islam dapat hidup dan berkembang dengan pesat.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat peran sentral tersebut, maka tidak heran jika para ulama memandang bahwa hafalan Al-Qur’an adalah satu keniscayaan. Bahkan ada yang sampai menyatakannya sebagai prasyarat bagi siapapun yang ingin mendalami ilmu-ilmu Keislaman secara luas. Sebab bagi mereka, menuntut ilmu itu ada tahap-tahapnya. Dan tahap yang paling atas dan utama adalah menghafal Al-Qur’an, terang Abu Umar bin Abdil Barr. Al-Hafizh An-Nawawi juga menegaskan: “Yang pertama kali dimulai adalah menghafal Al-Qur’an yang mulia, dimana itu adalah ilmu yang terpenting diantara ilmu-ilmu yang ada. Adalah para salaf dahulu tidak mengajarkan ilmu-ilmu Hadits dan Fiqh kecuali kepada orang yang telah menghafal Al-Qur’an (An-Nubadz fii Adabi Thalabil ‘Ilmi, p. 60-61).&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh sebab itu, kita melihat bahwa para ulama Ahlu As-Sunnah wa Al-Jama’ah, baik yang dari salaf maupun khalaf, seperti Imam Ahmad bin Hanbal, Ibnu Taimiyah, Imam Al-Ghazali, dan lainnya adalah para ulama yang selain hafal Al-Qur’an juga hafal sekian banyak Hadith Rasulullah saw. Sehingga mereka dapat melahirkan pemikiran dan karya yang brilian.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mengapa Barat “Menganak-tirikan” Hafalan?  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilmuwan Barat mengakui bahwa anak-anak belum bisa diajak berpikir secara sempurna. Karenanya, hafalan menjadi salah satu materi pendidikan terpenting pada usia ini. Namun tidak seperti umat Islam, masyarakat Barat yang mayoritas beragama Kristen tidak memiliki kitab suci yang kaya akan khazanah ilmu pengatahuan. Kandungan Bible justru bertentangan dengan perkembangan ilmu pengetahuan (Lihat: R. Hoykaas, Werner G. Jeandrond dan Marvin Perry). Selain itu, secara harfiah otentisitas Bible sebagai Kalam Yesus juga dipertanyakan. Bahkan para Teolog Kristen hampir sepakat bahwa Bible secara harfiahnya bukan perkataan Tuhan (baca: Encyclopaedia Britannica).&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang Kristen yang masih menganggap bahwa lafadz Bible itu Kalam Tuhan mendapat Kritikan keras dan dianggap ekstrim. Encyclopaedia Britannica memasukkan golongan ini dalam kelompok literal hermeneutics. Dari kelompok ini juga nanti lahir golongan “Fundamentalis Kristen” (baca: &lt;span style="font-style:italic;"&gt;The Fundamentals &amp; Studies in Religious Fundamentalism&lt;/span&gt;).&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena problem teks dan kandungan Bible tersebut, maka wajar jika Barat (sekuler) tidak mengakui adanya kitab suci yang perlu dihafalkan. Sehingga mereka melihat, hafalan yang dianggap akan berpengaruh besar terhadap kecerdasan anak-anak adalah bahasa. Semakin banyak kosakata yang dimiliki seseorang, semakin mudahlah baginya untuk mendapatkan informasi dan memahami ilmu pengetahuan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya, pendidikan dasar yang mengutamakan perkembangan bahasa bukanlah eksklusif milik Barat. Jauh sebelumnya, Ibn Sina (370-429 H/980-1037 M) telah mengajarkan pentingnya hafalan al-Qur’an untuk memperkaya kosakata anak. Dengan demikian, kelak anak-anak ini akan lebih mudah memahami fikih dan ilmu-ilmu lainnya, jelas beliau.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Inovasi yang Proporsional&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harus diakui, masyarakat Barat cukup kreatif dalam mengembangkan metode hafalan. Ada yang berupa permainan, kartun pendidikan, buku cerita, lagu, dsb. Dengan seperti itu, anak-anak bisa digiring untuk menghafalkan sesuatu tanpa merasa sedang menghafal. Misalnya, untuk menghafal nama-nama ibu kota negara, ada kartun Postcard from Buster yang mengajak anak-anak mengenal berbagai budaya dan tempat, tanpa harus membuat mereka jenuh.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sebagai Muslim, kita harus teliti dan arif menyikapi kreativitas metode hafalan yang dikembangkan masyarakat Barat itu. Sebab seperti uraian di atas, walau tidak seluruhnya beda, tapi ada objek-objek hafalan yang sangat berbeda, terutama yang berkaitan dengan kitab suci. Perbedaan ini tentu  meniscayakan adanya perbedaan keyakinan, perlakuan, tujuan, dsb.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh, status teks dan kandungan Bible yang problematis, menjadikan masyarakat Barat tidak tertarik (cenderung meninggalkan) membaca apalagi menghafalnya. Karena itu, baru-baru ini dicetak Bible model baru, seperti majalah yang lengkap dengan gambar ilustrasinya. Beberapa kutipan dan paragraf dalam majalah ditonjolkan dan gambar-gambar ilustrasi menghiasi halaman di dalamnya (http://www.hidayatullah.com/). Walaupun mereka katakan bahwa ide ini muncul karena masalah bentuk semata, agar dengan model baru tersebut umat Kristiani lebih tertarik membacanya, tetapi kita melihatnya tidak sesederhana itu.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab Al-Qur’an, baik yang dicetak dalam versi kecil maupun besar tidak mengendorkan atau menimbulkan rasa bosan umat Islam untuk membaca bahkan menghafalnya. Hal ini karena memang masalah otentisitas Al-Qur'an dan Al-Hadith tidak pernah ada di kalangan umat Islam. Sehingga, ketika umat Islam membaca Al-Qur'an tidak lagi karena otentisitasnya yang jelas-jelas terjamin, tapi lebih pada keyakinan bahwa membaca dan mengkajinya adalah tergolong ibadah kepada Allah swt.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh sebab itu, untuk menghafal Al-Qur’an atau Al-Hadith, apalagi kalau hanya agar umat Islam tidak meninggalkannya, kita tidak perlu, bahkan tidak boleh meniru Barat. Artinya, tidak pernah terfikirkan oleh kita untuk mencetak Al-Qur’an dengan model baru seperti Majalah atau lainnya. Sebab, Al-Qur’an dan Al-Hadith sama sekali tidak dapat disamakan dengan Bible yang penuh problem sehingga ditinggalkan. Yang benar, mari kita kembali melihat, bagaimana cara para ulama salaf menghafal, memperlakukan, memahami dan mengajarkannya. Sebab mereka, terutama dari kalangan sahabat adalah orang-orang yang langsung hidup dalam bimbingan Rasulullah saw.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun demikian, menurut penulis, untuk masalah ilmu pengetahuan secara umum, tidak ada salahnya jika kita terus mengembangkan dan menyesuaikan metode hafalan yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Epilog&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uraian singkat ini menunjukkan bahwa hafalan, terutama yang berkaitan dengan Al-Qur’an dan Al-Hadith, merupakan satu tahap penting dalam sejarah perkembangan Islam. Sebab keduanya adalah sumber dan pegangan utama umat Islam dalam membangun peradaban Islam. Dari apa yang Rasululah saw dan para sahabat lakukan, kita mengetahui bahwa seharusnya hafalan selalu diiringi dengan pemahaman dan pengamalan. Sehingga darinya, lahir pandangan hidup, aktivitas intelektual, epistemologi Islam dan ilmu-ilmu Keislaman. Jadi tidak tepat jika dikatakan bahwa hafalan menghambat kreativitas seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;oleh Asmu'i Marto&lt;br /&gt;....................&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimuat di Majalan Gontor (Nasional), edisi 02, tahun IX, Juni 2011.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Kiriman dari sahabatku : Asmu'i Marto)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7232848384524993729-8608800358952582207?l=eviandrianimosy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/8608800358952582207'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/8608800358952582207'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eviandrianimosy.blogspot.com/2011/06/hafalan-tradisi-intelektual-dan.html' title='Hafalan, Tradisi Intelektual dan Kemajuan Peradaban Islam'/><author><name>Evi Andriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02049906709951916343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-C4Vnv0iZDuI/TV6lxbYx36I/AAAAAAAAA68/H4J6Z_AOANs/s220/3.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7232848384524993729.post-816299030933688538</id><published>2011-06-06T22:05:00.001+07:00</published><updated>2011-06-06T22:11:43.689+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Teknik Tulis Menulis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KOTAK HARTA KARUN EVI'/><title type='text'>Menulis Ala Chicken Soup</title><content type='html'>Sebelum saya memulai bahasan kali ini, izinkan saya untuk mengutip satu tulisan di sini. Tulisan itu saya ambil dari sini : www.oneminuteonline.wordpress.com.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“…Seorang pria bernama Jack bermimpi untuk menulis buku. Bukan buku biasa. Sesuatu yang belum pernah ada sebelumnya, pada waktu itu. Buku itu akan berisi kumpulan kisah yang menggugah, d...itulis dengan singkat dan padat, namun mengena. Dan yang membuat buku itu istimewa karena semua kisah dalam buku itu didasarkan pada kisah nyata. Jack percaya buku itu akan disukai karena akan menginspirasi banyak orang yang membacanya. Setelah menemukan hasratnya, ia mulai menulis dengan penuh semangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika buku itu telah selesai ditulis, naskah itu pun diajukan ke penerbit. Jack optimis akan mendapat respon positif. Tapi di luar dugaan, penerbit menolaknya. Tapi, masih ada banyak penerbit lain. Jack pun kembali mencoba memasukkan naskahnya ke penerbit lain. Dan ia ditolak lagi. Ia mencoba lagi untuk ke tiga kalinya, dan ditolak lagi. Ia tetap tak kenal menyerah. Ia mencoba lagi dan lagi, dan penolakan demi penolakan terus saja diterimanya. Tak tanggung-tanggung, ia telah mendapatkan penolakan sebanyak 124 kali!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, 124 kali! Bukan jumlah yang sedikit. Bisakah Anda bertahan atas penolakan sebanyak itu? Pada penolakan yang ke berapakah kira-kira Anda akan memutuskan utnuk berhenti dan menyerah? Pada penolakan ke-100 kah? Pada penolakan ke-50 kah? Atau jangan-jangan daya tahan Anda hanya pada penolakan ke-10?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya Jack memutuskan untuk menyerah pada penolakan ke-10, ke-50 atau ke-100 atau bahkan ke-124 dunia tidak akan pernah mengenal sebuah buku yang paling menginspirasi orang dari berbagai belahan bumi selama bertahun-tahun. Buku itu kita kenal dengan “Chicken Soup for the Soul”. Pada usahanya yang ke-125 akhirnya sebuah penerbit menerima naskahnya dan menerbitkannya. Dan ternyata buku itu laris manis, dan berhasil masuk dalam 150 top best seller sepanjang 15 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serial Chicken Soup menjadi buku motivasional yang sangat digemari di berbagai belahan bumi. Ada lebih dari 200 judul dari setiap serial buku ini yang telah dibuat oleh Jack Canfield, dan telah diterjemahkan ke dalam lebih dari 40 bahasa, dan terjual lebih dari 112 juta copy…..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku-buku seri Chicken Soup mendulang sukses justru karena kekuatan ceritanya. Kekuatan cerita tersebut bukanlah terletak pada tema-tema yang berat, melainkan pada kesederhanaan kisah, kalimat-kalimat yang mengalir runut, menceritakan sebuah kisah sederhana yang pada akhir cerita akan membuat mulut kita ternganga saking takjubnya atau mungkin hanya sekedar menarik nafas panjang dan berpikir, “Wah.. ceritanya gue banget nih…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa buku-buku Chicken Soup banyak digemari para pembacanya di seluruh dunia ? selain apa yang telah saya uraikan di atas, satu alasan lain lagi adalah, karena kisah-kisah yang ditampilkan di buku itu singkat, ringan, namun membawa banyak hikmah dan inspirasi bagi siapapun di berbagai belahan dunia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke, saya tidak akan berlama-lama membuka bahasan kali ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu-ibu, tentunya ibu memiliki banyak cerita dalam kehidupan sehari-hari bukan ? ya, tentunya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap kita tentu punya cerita. Tidak bisa bercerita atau tidak bisa menuliskan cerita bukan berarti kita tidak memiliki cerita. Pada kenyataannya, cerita-cerita yang luar biasa di dunia berasal dari orang-orang yang memutuskan untuk diam dengan berbagai alasan. Namun pada akhirnya, ada banyak cara untuk mengungkapkan cerita itu kepada orang lain. Mungkin dengan jalan curhat kepada sahabat atau keluarga, atau menuliskannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt; &lt;br /&gt;Tips Menulis Ala Chicken Soup&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Pilihlah satu cerita sederhana dalam kehidupan kita sehari-hari. Satu cerita yang mungkin saja juga dialami oleh banyak orang lain di berbagai belahan dunia. Mungkin nanti cerita itu akan menggugah orang lain, mengingatkan orang lain, membawa hikmah atau sekedar hiburan bacaan ringan.&lt;br /&gt;    Tidak banyak yang harus kita tulis. Hanya satu kejadian kecil. Kisah yang sangat spesifik. Mungkin orang lain juga mengalami kisah tersebut. Tapi kita menuliskannya dengan perspektif berbeda berdasarkan pengalaman pribadi yang tentunya akan menghasilkan akhir cerita yang berbeda dengan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu saja sudah cukup.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pikirkan satu cerita kecil dalam periode kehidupan kita yang sesuai dengan tema tulisan yang akan kita buat. Galilah cerita tersebut secara mendalam, dan temukan hikmah apa yang bisa kita bagikan kepada orang lain dari cerita tersebut. Mungkin cerita tersebut bukan kisah yang luar biasa, bukan pula kisah yang mampu menggetarkan banyak hati. Tapi setidaknya, cerita itu membawa dampak dalam kehidupan kita di kemudian hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Contoh menulis ala chicken soup.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalkan saya akan menulis naskah dengan tema Pacar Pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Saya akan duduk dengan tenang. Saya  ajak pikiran saya kembali ke masa lalu. Siapakah pacar pertama saya ? kapankah kisah cinta pertama saya ? apakah saat di SMP ? SMA ? Kuliah ? owh.. pacar pertama saya adalah si A, misalnya. Kenanglah kembali kisah dengan A itu. Apakah ada satu kejadian yang paling saya ingat dari hubungan saya dengan A tersebut ?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, ada. Tiba-tiba saya ingat bahwa dulu, sekian puluh tahun  yang lalu, A pernah memberikan kejutan yang istimewa untuk saya. Padahal saya tahu, A adalah orang yang paling tidak romantis abad ini. Kejutan istimewa itu telah begitu susah payah dirancang oleh A namun saya tidak menyadarinya dan malah membuatnya kecewa. Pada akhirnya saya menyesal, namun A keburu marah dan memutuskan meninggalkan saya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedih ? memang. Dan itulah yang akan saya tuliskan dalam kisah saya itu. Saya tidak akan menuliskan bagaimana ketika saya pertama kali pacaran di sekolah. Saya tidak akan menjelaskan satu persatu siapa saja pacar-pacar saya dulu sesudah si A itu. Saya juga tidak akan menjelaskan dari A sampai Z bagaimana gaya berpacaran saya dengan si A kala itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang akan saya tuliskan hanyalah sepotong kisah kecil ketika A berusaha menyenangkan hati saya dengan memberi surprise namun saya malah merusak segalanya. Simple. Sederhana. Namun di akhir cerita saya akan tuliskan betapa sepotong episode itu membawa hikmah yang luar biasa dalam kehidupan saya saat ini. Setidaknya, ketika saya kembali berhubungan dengan orang lain, saya jadi belajar untuk lebih peka dan lebih mengerti pasangan saya tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai di sini, apakah ibu-ibu masih banyak yang bingung tentang menulis ala chicken soup ini ? silahkan bertanya ya ibu-ibu, saya akan berusaha menjawabnya dengan sejelas mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menulis ala chicken soup, biasanya tidak perlu panjang-panjang. Hanya sekitar 3-5 halaman saja dengan aturan standar TNR 12, 1,5 spasi. Tidak perlu menjejali tulisan ibu-ibu dengan data dan fakta yang begitu banyak. Ingat, tulisan ini akan dibaca sebagai teman beristirahat, teman dalam perjalanan, teman saat santai, maka buatlah tulisan yang ringan, mengalir dan manis. Semanis kue J.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“….Pikirkanlah 5 atau 10 tahun dari sekarang, Ketika generasi kesekian membaca kisahmu, dan dia tersenyum karena memiliki pengalaman yang sama denganmu. Atau dia menangis karena bersedih untukmu. Atau dia terobati karena engkau menyuarakannya. Tidak banyak. Hanya kejadian kecil…” (Anonim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;NB : Tangkap satu cerita kecil dari episode kehidupan kita, dan kembangkan itu menjadi tulisan ringan yang menarik. Karenanya, saya selalu berprinsip dalam hidup, yaitu “perhatikan hal-hal kecil di sekitar kita, dan temukan keajaibannya…”&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanya Jawab :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.       Nurul Asmayani  : Mba Lygia Pecanduhujan, tulisan ala chicken soup ini masuk dalam genre non fiksi kan ya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Jawab : Betul.. masuknya dalam non fiksi, karena isinya adalah kisah2 nyata...^^, maaf kalau saya balasnya agak lama. Koneksi parah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;2.       Nurul Asmayani  : Apakah boleh kita mendramatisir tulisan kita untuk menambah kesan tertentu, misal menjadi sangat menyedihkan, dramatik, dan seterusnya ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab :  Nurul, boleh saja mendramatisir kisah kita , hanya saja sebaiknya jangan terlalu berlebihan. karena kalau jadinya pendramatisiran kisah itu terlalu banyak, malah khawatir akan membuat tulisan itu tidak lagi menjadi tulisan kisah nyata. melainkan menjadi tulisan fiksi based on true story. :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.       Dini Rahmajanti : sukaaa...kebetulan sy sukanya menulis yg pernah sy alami,mba. Mhn bimbingan nyaa..ingin sekali ikutan menulis spt ini dan mjd buku?! bisakah??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab : Dini, tulisan model2 chicken soup seperti ini sudah mulai banyak diadaptasi di Indonesia. Jadi sering2lah mencari informasi ttg adanya audisi naskah antologi, misalnya. meskipun terkadang bagi saya, kebanyakan antologi di Indonesia masih terjebak dengan pola penulisan naratif, berpanjang2, bercerita dari A-Z tentang suatu tema. sementara tulisan chicken soup tidaklah demikian&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Qonita Azhari : gimana caranya bisa fokus ke poin yg dimaksud?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab : Qonita , caranya bisa fokus ke poin yang dimaksud adalah, kita gali memori kita sedalam2nya tentang kisah yang akan kita tulis. ambil satu poin. ketika poin itu sudah terpegang, cara fokusnya adalah jangan biarkan tulisan kita melebar kemana2., itulah sebabnya mengapa tulisan-tulisan ala chicken soup disyaratkan hanya maksimal 3-5 halaman. Itu sebagai salah satu upaya untuk pemfokusan cerita :)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.  Atik Herwening Widiyanti : menulis pengalaman kisah nyata, apalagi pribadi, kadang menyenggok seseorangl. Bgmn membatasi diri agar tidak terjebak ke ghibah, atau hal2 yg menyebabkan kemarahan seseorang yg disenggol? pdhl mungkin dr pengalaman itu ada banyak hikmah yang bisa dipetik....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab : Atik , batasilah cerita hanya pada apa yang kita rasakan. dan kita tidak diwajibkan untuk menuliskan nama jelas orang yg menjadi salah satu tokoh dalam kisah kita. Misalnya, kita akan menulis ttg mantan suami yang melakukan KDRT. gak usah m...enyebutkan nama lengkap si suami, apalagi sekalian nyebutin gelarnya secara lengkap. cukup kita namakan tokoh itu adalah "sang mantan" atau "mantan suami saya" dll. Dan supaya kita tidak terjebak pada ghibah, maka fokus kita adalah pada hikmah apa yang bisa kita petik dari pengalaman tersebut. ceritakan kisahnya secara apa adanya, lalu bahas pendapat kita ttg pengalaman itu.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh seperti di atas :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya menuliskan ttg masa 20 tahun lalu ketika saya masih berseragam putih biru. saat itu saya dekat dengan seorang teman sekelas, bernama Gie. percakapan2 panjang setiap hari membuat saya dan Gie semakin dekat. tapi sayang, ketika saya mulai merasakan ada perasaan lain di hati, saya baru tau bahwa ternyata Gie itu sudah punya teman dekat lain. Dan gie tetap menganggap saya sbg sahabat baiknya. pada akhirnya, saya mulai belajar menyadari sesuatu bahwa ternyata persahabatan itu bisa jauh lebih indah dibandingkan percintaan. ini terbukti krn ternyata pada akhirnya , ketika saya dan Gie mulai kuliah di tempat yg berbeda, Gie bisa bergonta ganti pacar beberapa kali, tapi tetap saja sahabat baiknya adalah saya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(ini kisah fiktif sebenernya, saya tulis untuk contoh saja..hehehehe)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.       Ary Nur Azizah ada tiga pertanyaan, mbak:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. point of view-nya selalu aku-kah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. ar pernah baca di postingan IIDN, kalimat2nya pendek2. apakah ini juga ciri khas?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. di IIDN ada yang nanya, apakah tidak ada paragraf? tapi ar belum menemukan jawabannya. benarkah begitu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;makasih banyak ya mbak...&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JAWAB :  ARY :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Point of View itu ada 3, yaitu kita sebagai orang pertama, orang kedua dan orang ketiga. dan ketiga jenis PoV itu juga dipakai dalam penulisan kisah ala chicken soup ini. kita bisa menuliskan kisah hidup kita, atau kisah orang2 terd...ekat kita, dengan Pov Aku atau dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b, Kalimat-kalimat pendek itu bukan ciri khas dari tulisan tertentu, tapi ciri khas dari penulisnya sendiri. boleh2 saja kalimatnya panjang2 , hanya perlu diperhatikan pemenggalan kalimat2 itu agar orang yang membacanya tidak merasa seperti habis lari marathon puluhan kilo setelah selesai membaca tulisan kita. boleh juga tulisan kita terdiri dari kalimat-kalimat pendek. asal apa yang ingin kita sampaikan dalam tulisan itu diterima dengan baik oleh pembaca.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. paragraf selalu perlu dalam setiap tulisan. justru tulisan yang tidak memiliki paragraf akan membuat lelah pembaca.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.      Aida Amal Syafin : sebetulnya dalam seleksi antalogi itu boleh2 saja kita pakai gaya chicken soup atau kalau memang disana ada prasyarat demikian? terus ada ga batasan jumlah kata pada chicken soup ini? biasanya kan antalogi berkisar 1200 kata, klo dirasa pendek kadang saya gak kesampaian dengan menggunakan based on true story dan fokus, apakah itu boleh2 saja...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JAWAB : Aida : kalau kita ingin mengikuti audisi Antologi yang harus kita perhatikan adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. bacalah dengan teliti persyaratannya. apakah dalam salah satu poin dr persyaratan itu ada perintah untuk menuliskan kisah kita ala chicken soup ? jika t...idak ya artinya kita bebas menuliskan dgn gaya kita. tidak harus melulu berpatokan pada syarat2 menulis ala chicken soup. dan memang menulis chicken soup ini tidak ada aturan mutlak selain menuliskan satu kisah spesifik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. dalam chicken soup tidak ada batasan jumlah kata. yang ada hanyalah batasan jumlah halaman , itupun tergantung kebijakan dari masing2 Penanggung Jawab proyek itu. apakah maksimal 3-5 halaman, ataukah seperti cerpen yang 6-8 halaman. tapi biasanya, tulisan2 di buku seri Chicken Soup tidak lebih dari 3-5 halaman.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8.    Sofi Bramasta : nanya mbak: bolehkah chicken soup pakai bahasa fiksi yang mendayu-dayu ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab : Sofi , bisa-bisa aja, pakai bahasa yang manis, romantis, tapi ingat : jangan berlebihan, kalau kita gak mau nanti tulisan kita dianggap lebay gak jelas...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9.       Ida Fauziah : Mbak Lygia Pecanduhujan, jika menulis novel non fiksi, apakah bisa dg gaya chicken soup? Contohnya gimana mbak, trims :)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab : Ida , menulis novel non fiksi ? setahu saya, tidak ada novel bergenre non fiksi. dimana2 novel itu adalah fiksi. kalaupun itu berdasarkan kisah nyata, tetap saja disebut novel fiksi tapi based on true story. nama2 tokohnya fiksi, nama2 loka...si cerita fiksi, semuanya fiksi. yg true story hanyalah jalinan kisahnya saja. begitu ya ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jadi penulisan novel tentu saja beda dengan penulisan kisah chicken soup ini. dari segi jumlah halaman, dan lain sebagainya. menulis dengan jumlah halaman terbatas tentu akan berbeda dengan menulis halaman yang banyak. dgn halaman terbatas, kita akan diminta utk menulis secara ringkas, mengalir, sederhana namun punya kekuatan cerita. sementara dengan jumlah halaman yang banyak kita bisa lebih mengeksplor tulisan kita kemana2...&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10.   Dini Rahmajanti : bgmn dg tulisan FNF dan FF mana yg termasuk katagori tulisan chicken soup??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JAWAB : Dini ,  FNF itu apa ya ? hahahaha..maaf saya ga ngikutin. Kalau FF alias Flash Fiction itu kan jelas2 merupakan tulisan fiksi, sementara chicken soup adalah tulisan kisah nyata. tentunya sangat jauh berbeda kan .... jadi gak ada FF yang bisa dikategorikan sbg tulisan chicken soup, karena FF itu sendiri sudah jelas2 merupakan fiksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11.   Qonita Azhari : Saya baca buku PELANGI NURANI yg terbit di thn 200an kalo ga salah. Kumpulan tulisan a la chicken soup juga. Kalo saya amati, yg menjd daya tarik buku tsb adalah kekuatan cerita itu sendiri dan bukan gaya penulisannya. Gmn menurut Mbak Lygia Pecanduhujan?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab : Qonita , memang kekuatan cerita merupakan salah satu potensi tulisan itu menjadi menarik. namun gaya penulisan yang cantik juga sangat penting. karena seringkali saya menemukan cerita yang sebetulnya bagus, menarik, namun ditulis dengan gay...a bahasa yang acak-acakan, malah apa yang dimaksudkan dari ceritanya itu gak berhasil sampai ke tangan pembacanya. pasti banyak juga ibu2 dan teman2 di sini yang pernah baca tulisan2 seperti itu kan ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;judulnya keren, sinopsisnya juga luar biasa. alur ceritanya rumit dan menjanjikan petualangan yang asyik. namun ketika dibaca, gaya penulisannya boring , monoton, garing, bertele2 , kesana kemari gak jelas, dan akhirnya bikin kita menutup buku padahal buku itu belum tamat kita baca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12.   Sofi Bramasta :  mbak kalau kita menulis kisah orang lain kira-kira bahaya nggak? maksud saya jika nanti orang yang bersangkutan marah/bahkan nuntut?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab : Sofi : makanya, ketika saya menjadi PJ dari buku antologi (buku antologi yg saya bidani adalah A Cup Of Tea For Single Mom), saya selalu mengingatkan kepada para pengirim naskah bahwa, jika kita mau menulis tentang pengalaman atau kisah hid...up orang lain, minta izinlah dulu kepada yang bersangkutan. ini untuk menghindari hal2 yg tidak mengenakkan di kemudian hari. tapi bisa saja izin ini tidak memungkinkan. misalnya kita ingin menulis ttg seorang ibu yg selalu kita temui di pasar setiap hari di tempat yg sama, pada jam yg sama, dan mengilhami kita menulis, mungkin sedikit mustahil kalau kita tiba2 mendekati dia dan langsung minta izin untuk menuliskan kisahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi untuk data yg akurat ga ada salahnya kita lakukan pendekatan langsung, tanyakan nama, kisah hidupnya, lalu pelan2 kita tanyakan apakah dia keberatan kalau kita menulis kisah yang diambil dari pengalaman hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;intinya, sebaiknya untuk menulis ttg orang lain, agar aman mintalah izinnya terlebih dahulu, atau jika tidak, gunakanlah nama samaran untuk tokoh itu, tapi itu nanti jadi akan menjadi tokoh fiksi ya.. hehehehehehehe.. so, sebaiknya, memang kita tulis kisah kita sendiri. kalau kisah orang lain, kita eksplorasi lbh mendalam dulu org yg bersangkutan. biar ceritanya lebih kuat gitu lho..hehehehe..&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13.   Dwi El-Qatrunnada : Mbk lygia &gt; uwi baru dalam dunia penulisan,, ide dan pengalaman itu selalu adaa, tapi nuangin dalam suatu cerpen itu sulit,, boleh tau rahasia menulisnya ??&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Jawab : Dwi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;teori menulis itu ada 3 :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Menulis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Menulis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Menulis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hehehehe, mengerti kan ? jadi untuk bisa menulis, kita harus rajin menulis apa saja. tidak dibatasi judul, sinopsi, outline, alur, penokohan. tuliskan saja dulu semua. apapun yang ingin kita tulis, maka tulislah. buat jadwal menulis setiap hari minimal setengah jam.. jangan lupa selalu perhatikan hal2 kecil di sekitar kita untuk mendapatkan ide2 segar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ada satu pribahasa, "Alah bisa karena biasa" , Gitu ya kalau ga salah ? lama2 tulisan kita akan menjadi lebih enak, lebih lancar dan lebih mengalir kalau kita rajin mengasahnya setiap hari. Intan yang asalnya berupa batu biasa, akan terlihat kilaunya ketika kita asah terus menerus tak kenal bosan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14.   Ary Nur Azizah : apakah setiap penulis kisah chicken soup selalu harus menarik hikmah pada akhir kisahnya? seperti cerpen yagn selalu tuntas di akhirnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab : Ary ,  seperti yang saya tulis di atas : "Pilihlah satu cerita sederhana dalam kehidupan kita sehari-hari. Satu cerita yang mungkin saja juga dialami oleh banyak orang lain di berbagai belahan dunia. Mungkin nanti cerita itu akan menggugah o...rang lain, mengingatkan orang lain, membawa hikmah atau sekedar hiburan bacaan ringan. "&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang pasti, cerita itu haruslah tuntas sebagai sebuah cerita. Jangan menggantung dan bikin penasaran pembaca. Jangan sisakan pertanyaan2 di hati pembaca ketika mereka selesai membaca di akhir cerita. sebaiknya memang harus ada hikmah yang bisa dipetik dari tulisan itu, meski tidak harus dijelaskan secara eksplisit.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya : saya menulis kisah ttg ketika saya bercerai dengan suami. setelah semua keributan berakhir, saya menangis, dan saat itulah saya sadar, bahwa Tuhan itu luar biasa baik hati. Dia menguji kita dengan cara yang tak terduga dan ketika kita lulus ujian itu, ada banyak kebahagiaan yg menanti untuk dijemput oleh kita. bukankah itu juga hikmah ? bagi diri saya, kisah itu merupakan hikmah. mungkin kelak diantara sekian puluh juta orang ( halah, lebay banget ya..hihihi) yang membaca kisah itu, ada satu yang bilang, "aduuh... ceritanya gue bangeeet !"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15.   Ida Fauziah : Kalo buku non Fiksi, apa boleh tiap sub cerita dibuat cara penulisan spt chicken soup? Maaf nanya lg ^_^.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab : Ida : tentu bisa. asal sesuai dengan tema dan tujuan naskah itu dibuat. ....&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16.   Risahmawati Tholib : makasih mb Lygia Pecanduhujan :-) baru belajar niy...&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab : Risahmawati, Di IIDN sekarang banyak bertebaran kesempatan untuk mengikuti antologi2 keren. itu bisa dijadikan ajang latihan buat kita2 untuk makin mengasah kemampuan menulis. silahkan saja ikuti. Doakan semoga konsep proyek antologiku di Indscript yang ditujukan buat GPU nanti di acc, biar makin banyak kesempatan latihan buat semua anggota IIDN..&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17.   Sofi Bramasta : mbak saat ini saya lagi diajak teman nulis ttg pengalaman sebagai penulis dan TKW,ada bbrapa pertanyaan yang dia ajukan trs aku juga ada yang keberatan dipublish,misal yang aku keberatan itu diganti fiksi kira-kira gimana ya...hehehe,&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab :  Sofi , kalau ada yg dirimu keberatan untuk ditulis ya jangan ditulis. tapi jangan sekali2 menggantinya dengan tulisan fiksi. karena nantinya jadi campur baur. tulislah apa adanya, gali pengalaman2 yg memang ingin dirimu bagi. tapi sebelumny...a kita mesti tanya hati kita dulu, kenapa kita keberatan dipublish ? kalau memang kisah itu bakal bisa bikin orang lain belajar, apa salahnya kita bagikan ? selama itu demi kebaikan lho ya..hehehe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18.  Ida Fauziah Contoh kasus, sy ingin bikin cerita ttg perpisahan 7 tahun bersama suami krn suami tinggal di LN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab : Ida : bisa..... cerita itu bisa dijadikan novel based on true story, atau dijadikan kumpulan kisah2 inspiratif ttg suka duka istri yang terpaksa menjalani LDR krn suaminya tinggal di LN. setiap kisah nantinya harus berdiri sendiri, tiap bab... berbeda kisah, berbeda rasa. seperti menyajikan aneka makanan di atas meja, kita harus pandai meramunya supaya berbagai jenis makanan itu terlihat menarik dan punya rasa yang berbeda satu sama lain. Jangan sampai makanannya buanyaaak tapi rasanya sama aja. 5 jenis makanan, rendang daging, rendang ayam, gule bumbu rendang, telor rendang, sayur kuah dikasih bumbu rendang, dll.. xixixixi.. kok saya jadi lapaaaaaaaaaar ??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Tulisan dari sahabatku : Lygia Nostalina)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7232848384524993729-816299030933688538?l=eviandrianimosy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/816299030933688538'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/816299030933688538'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eviandrianimosy.blogspot.com/2011/06/menulis-ala-chicken-soup.html' title='Menulis Ala Chicken Soup'/><author><name>Evi Andriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02049906709951916343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-C4Vnv0iZDuI/TV6lxbYx36I/AAAAAAAAA68/H4J6Z_AOANs/s220/3.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7232848384524993729.post-7554240994719411301</id><published>2011-06-05T00:56:00.002+07:00</published><updated>2011-06-05T01:04:44.798+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MOTIVASI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KOTAK HARTA KARUN EVI'/><title type='text'>Sebuah Episode Penantian Jodoh</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-hG3dPPGDR3Q/TepyLK3qPvI/AAAAAAAABAY/9pCqwPTPo3o/s1600/sebuah%2Bepisode%2Bpernikahan.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 317px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-hG3dPPGDR3Q/TepyLK3qPvI/AAAAAAAABAY/9pCqwPTPo3o/s400/sebuah%2Bepisode%2Bpernikahan.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5614425421692681970" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Sebuah Episode Penantian Jodoh*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah..&lt;br /&gt;Terimakasih buat dia yang telah menyuruh Evi membaca diskusi status Arvy berjumlah 124 komentar di sepertiga malam.&lt;br /&gt;Suka bgt diskusinya yang panjang.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Evi nimbrung jawab ya, karena prinsipnya sama juga spt ukhti Arvy Rachma dalam proses penantian seorang pendamping hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Yang penting bisa jadi menjadi imam untuk saya dan anak2 saya kelak,” kata Arvy dalam statusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah topik yang menarik untuk kita bahas, tapi saya tidak akan membahas mengenai bertanggungjawab dan ketaqwaan seperti dalam paparan dialog diskusi. Melainkan adalah inti jawaban dari perkataan ukhty Arvy dalam status.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada dasarnya, kita sebagai insan yang di ciptakan Allah ke muka bumi ini adalah dalam keadaan fitrah sebagai khalifah (pemimpin yang menjadi wakil Allah di bumi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya Aku menjadikan manusia sebagai khalifah di bumi...” (QS. 2 : 30)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi manusia, kepemimpinannya adalah aktivitas dari bentuk penghambaannya kepada Allah. Seorang suami adalah pemimpin bagi keluarganya dan kita sebagai wanita yang sholehah kelak akan menjadi seorang istri yang wajib taat pada perintahnya selama perintah itu tidak menyalahi perintah Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum kita menggapai posisi sebagai suami dan istri, kita terlebih dahulu harus meluruskan niat kita, tentunya niat menikah. Di sinilah makna terpenting dalam mencari seorang imam, seorang suami bagi kita―kaum wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan dengan siapa kita menikah, karena Allah tidak memperhatikan penampilan, kekayaan, pekerjaan, keahlian atau keturunan kita. Melainkan niat kita menikah adalah karena apa? Tentu saja menikah karena Allah Ta’ala. Jika ikhtiar sudah kuat, kokoh dan yakin maka percayalah sahabatku, Allah akan memperpendek proses penantian sehingga tidak sampai terlalu lama menunggu. Namun jika niat kita menikah bukan karena apa, tapi dengan siapa, biasanya jodoh itu pun akan lambat datangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kalau niat kita belum siap, sebaiknya jangan pula bersedih, persiapkan diri kita sebaik mungkin karena yakinlah Allah akan berikan yang terbaik untuk kita. Begitu juga jika jodoh kita tak sampai, jangan pula putus asa sehingga tidak ingin menikah atau berbuat yang aneh-aneh, salah satunya bunuh diri karena sesungguhnya pernikahan itu indah, pernikahan itu nikmat yang seharusnya disyukuri, nikmat halal yang bernilai ibadah dan cara mensyukurinya adalah dengan semangatkan diri untuk berdakwah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makna kata ‘imam’ di atas bukan juga diartikan menikah karena modal cinta semata atau pasrah dalam memilih jodoh karena cinta sesungguhnya dapat kita buktikan setelah kita menikah, itulah cinta yang hakiki, yang tulus dari sepasang insan. Maka pilihlah pasangan yang mengantarkan kita untuk lebih dekat kepada Allah swt. Pilihlah laki-laki muslim sejati, ini juga berlaku untuk perempuan muslim sejati. Karena muslim sejati merupakan bntuk komitmen kita kepada Islam. Bagaimana mengislamkan aqidah kita, mengislamkan akhlak kita, mengislamkan ibadah kita, mengislamkan keluarga dan rumah tangga kita, mengalahkan nafsu kita, dan berusaha juga mengislamisasikan ilmu kita agar kita tidak terpengaruh terhadap pemikiran budaya barat seperti liberalism.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh sebab itu, kunci terpenting ketika kita dalam masa penantian, mencari seorang pendamping hidup yang akan menjadi imam kita kelak ataupun yang akan menjadi makmum kita kelak adalah niat awal kita menikah. luruskanlah niat itu maka pernikahan yang sakinah dan harmonis penuh kemesraan akan kita peroleh. Semua terbingkai dalam cinta berbalut dakwah. Subhanallah...&lt;br /&gt;• Menikah sebaiknya jangan karena harta semata karena bila harta habis maka cintanya pun akan habis&lt;br /&gt;• Menikah sebaiknya bukan karena asmara yang tergila-gila karena asmara itu buta dan tidak bertahan lama serta tidak tahan uji&lt;br /&gt;• Menikah bukan hanya karena kecantikan&lt;br /&gt;Kecantikan di luar memang indah tapi akan luntur termakan usia&lt;br /&gt;• Menikah bukan karena iba&lt;br /&gt;Dasar pernikahan adalah kasih bukan kasihan karena apabila kehidupannya sudah bahagia dan tidak bersedih lagi makarasanya akan semakin pudar. Cintailah dgn tulus&lt;br /&gt;• Menikah bukan hanya karena kebutuhan biolgis semata&lt;br /&gt;Kebutuhan biologis adalah salah satu bagian dari pernikahan. Jika dalam pernikahan terdapat kebutuhan biologis yang tidak sesuai harapan, apakah engkau akan meninggalkannya?&lt;br /&gt;• Menikah bukan karena paksaan orangtua&lt;br /&gt;Pernikahan karena paksaan orangtua akan menimbulkan banyak perkara. Kita sebagai anak harus berbakti pada orangtua tapi bukan pasrah begitu saja. Harus ada komunikasi antara kedua belah pihak.&lt;br /&gt;• Menikah karena Allah, membentuk rumah tangga Islami&lt;br /&gt;Rumah tangga islami yaitu rumah tangga yang didirikan atas landasan ibadah dan menjadi teladan, panutan dan dambaan umat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabatku yang kucintai karena Allah, saat kita memilih pendamping hidup maka lakukanlah dengan niat yang benar jika kebaikan yang ingin kita dapatkan saat berumah tangga. Bukankah kita mengharapkan lahirnya generasi Rabbani, generasi Qur’ani, generasi cerdas dan berakhlak mulia. Maka marilah luruskan niat, perbaiki diri menjadi lebih baik dan berdo’alah semoga penantian jodoh kita berujung ketika kita masih di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga apa yang evi sampaikan buat sahabat semua bermanfaat. Jikalau ada kesalahan dalam pengucapan ataupun tulisan dari Evi mohon di maafkan ya sahabatku. uhibbukum fillah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sangat senang sekali apabila sahabat dapat berbagi ilmu dan berdiskusi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalamu’alaykum warahmatullah wabarakatuh&lt;br /&gt;~Evi A.~&lt;br /&gt;Medan, 4 Juni 2011&lt;br /&gt;http://eviandrianimosy.blogspot.com/&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7232848384524993729-7554240994719411301?l=eviandrianimosy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/7554240994719411301'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/7554240994719411301'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eviandrianimosy.blogspot.com/2011/06/sebuah-episode-penantian-jodoh.html' title='Sebuah Episode Penantian Jodoh'/><author><name>Evi Andriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02049906709951916343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-C4Vnv0iZDuI/TV6lxbYx36I/AAAAAAAAA68/H4J6Z_AOANs/s220/3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-hG3dPPGDR3Q/TepyLK3qPvI/AAAAAAAABAY/9pCqwPTPo3o/s72-c/sebuah%2Bepisode%2Bpernikahan.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7232848384524993729.post-5767534343566770551</id><published>2011-06-03T15:55:00.001+07:00</published><updated>2011-06-03T17:15:22.483+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Teknik Tulis Menulis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PUISI-PUISI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KOTAK HARTA KARUN EVI'/><title type='text'>Puisi Pengantar Tidurku</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-IplJM1ARvdE/Teiry76ccxI/AAAAAAAABAQ/54dZgfCY4fc/s1600/IMG_0236.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-IplJM1ARvdE/Teiry76ccxI/AAAAAAAABAQ/54dZgfCY4fc/s400/IMG_0236.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5613925827081958162" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Menunggu dalam penantian*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ini telah kunanti hadirnya memikat&lt;br /&gt;Setelah lelah bekerja penat&lt;br /&gt;Kusapa ia penuh mesra melekat&lt;br /&gt;Kumulai diskusi yang hangat&lt;br /&gt;Hingga lelap mengantarku tuk istirahat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;####&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Lama Menunggu Diskusi*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dirimu terlalu senang dalam kebisuan&lt;br /&gt;Menantimu selalu penuh kesabaran&lt;br /&gt;Menunggumu butuh keikhlasan&lt;br /&gt;Aku terdiam dalam heningnya malam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;###&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Semakin Akrab*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kusapa dirimu dalam dimensi lain&lt;br /&gt;Menjalin silaturrahim dalam ukhuwah batin&lt;br /&gt;Melenturkan sendi-sendi yang lelah beraktivitas rutin&lt;br /&gt;Menuju peraduan penuh keakraban&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;###&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Istirahat*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syair-syair indah mengiringi tuk berpisah&lt;br /&gt;Menanti esok hari penuh berkah&lt;br /&gt;Seiring mekarnya bunga yang merekah&lt;br /&gt;Ditaman keikhlasan penuh canda &amp; tawa yang membuncah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Saatnya tidur. Met pagi teman-teman Syaque.. kangen... menyapa)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Medan, 2/6/2011&lt;br /&gt;~Evi A~&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7232848384524993729-5767534343566770551?l=eviandrianimosy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/5767534343566770551'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/5767534343566770551'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eviandrianimosy.blogspot.com/2011/06/puisi-pengantar-tidurku.html' title='Puisi Pengantar Tidurku'/><author><name>Evi Andriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02049906709951916343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-C4Vnv0iZDuI/TV6lxbYx36I/AAAAAAAAA68/H4J6Z_AOANs/s220/3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-IplJM1ARvdE/Teiry76ccxI/AAAAAAAABAQ/54dZgfCY4fc/s72-c/IMG_0236.JPG' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7232848384524993729.post-4639133644691604965</id><published>2011-06-03T02:52:00.004+07:00</published><updated>2011-06-03T03:04:08.856+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MOTIVASI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MUHASSABAH'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama Islam'/><title type='text'>Tersenyumlah! Karena Allah bersama Kita ...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-mxUM4iHRxWA/TefsZJRp8DI/AAAAAAAABAE/TwdHIMHpk6s/s1600/tersenyumlah.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 264px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-mxUM4iHRxWA/TefsZJRp8DI/AAAAAAAABAE/TwdHIMHpk6s/s400/tersenyumlah.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5613715377271468082" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bismillahirrohmanirrohiim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Assalamu’alaikum ikhwah fillah …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi ini, kita akan sedikit berdiskusi tentang Hidup. Hidup yang terkadang tidak seperti apa yang kita inginkan. Ketika mimpi mimpi kita, tak seperti yang Allah kehendaki untuk kita. Jika memang faktanya seperti itu, maka saya katakan,“ Sebaiknya, kita memang harus pandai-pandai berdamai dengan takdir.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingat kawan ! Jangan salah artikan “berdamai dengan takdir” sebagai sebuah bentuk kepasrahan total, tanpa upaya sedikitpun.“Berdamai dengan takdir” adalah menerima dengan lapang dada, dengan keikhlasan terbaik , setiap apa yang Allah berikan, setelah kita habis-habisan berjuang. Tentunya, hal ini kita lakukan karena kita sadar sepenuhnya, bahwa Allah Maha Mengetahui mana yang terbaik untuk kehidupan kita, baik kehidupan dunia terlebih lagi akhirat.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam mengajarkan kepada kita untuk ikhtiar. Tetangga sebelah sering menyebut ikhtiar dengan sebuah istilah yang menggelitik, “ memeras Keringat, Membanting Tulang.” Ini sebuah ungkapan sederhana yang sarat makna. Dan memang seperti itulah ikhtiar, kita lakukan sesuatu, apa yang kita ingini, dengan kemampuan terbaik yang kita miliki. Bukan ragu-ragu, bukan setengah jadi, melainkan &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;TOTALITAS&lt;/span&gt;. Ini pula yang disebut dengan “ Profesional” oleh mereka yang berbaju rapi dan berjas setiap hari, Kaum kantoran. Sedangkan kalangan menengah sering menyebutnya dengan&lt;span style="font-weight:bold;"&gt; KERJA KERAS&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat sekalian, Allah adalah pencipta kita. Ia pasti Maha Tahu tentang seluk beluk kehidupan kita. Begitupun, dengan apa yang terbaik untuk kita. Oleh karenanya, yang pertama kali harus kita lakukan ketika “INGIN” kita tak bersesuaian dengan “Apa yang kita terima”, maka yang harus dilakukan adalah &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;SADAR. Menyadari dengan sebenar-benarnya, bahwa hal itu bukanlah yang terbaik untuk diri dan kehidupan kita. Walaupun, kita sangat menginginkannya.&lt;/span&gt; Maha benar Allah dengan apa yang difirmankanNya dalam Surat Al Baqoroh ayat 216 : &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konteks ayat ini memang sangat terkait dengan Perang di Jalan Allah. Melawan kafirin, munafiqin dengan seluruh mampu, dengan semua yang kita miliki sebagai bentuk penghambaan diri kepada Allah, sebagai bentuk kepatuhan seutuhnya kepada Sang maha Pencipta. Siapapun, tidak menyukai peperangan, begitupun kaum mukminin kala itu. Karena Damai itu Indah. Namun, ketika kita diperangi, ketika harga diri kita diinjak – injak, ketika martabat  kita tidak dihiraukan, dan mereka nyata-nyata memerangi Kita, maka kitapun harus “MEMERANGI” mereka, meskipun kita tidak menyukai peperangan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;   &lt;blockquote&gt; Begitupun, ketika Kita menginginkan sesuatu yang menurut kita baik, kemudian sesuatu itu terlepas, yang harus dilakukan adalah menyadari bahwa sesuatu itu BUKAN yang terbaik untuk kita. Sembari terus berharap dan berusaha agar Allah memberikan ganti yang Terbaik, entah di dunia ini ataupun di akhirat kelak. &lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persoalan yang timbul kemudian adalah , Susahnya Menyadari. Terkadang, teori memang mudah. Praktek tentulah tak semudah teori. Namun, tak ada salahnya kita megingat-ingat teori tersebut untuk kemudian mempraktekannya. “ Susah?”, “Iya.”&lt;span style="font-weight:bold;"&gt; Tapi susah bukan berarti TIDAK MUNGKIN&lt;/span&gt;. Ketika kita mencoba, Insya Allah kita Bisa, meskipun susah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sadar tentunya bukan akhir. Ia adalah awal yang kelak mempengaruhi langkah kita berikutnya. Ketika kesadaran akan kuasa Allah itu mendominasi,maka yang berikutnya harus kita lakukan adalah Instropeksi. Boleh jadi, yang menimpa kita sekarang adalah akibat dari dosa masa lalu kita. Disadari ataupun tidak. Oleh karenanya, instropeksi ini harus kita lakukan secara intens, terus menerus, dengan iringan istighfar tiada henti. Kelak, Allah akan menurunkan rahmatNya. Sehingga hati yang awalnya sempit, kelak menjadi lapang. Yang awalnya gelap, kelak berangsur terang. Yakinlah! Karena Allah maha Pengampun dan Pengabul Doa.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Instropeksi yang berlarut, bisa terjatuh pada meratapi nasib. Ini yang salah. Instropeksi haruslah berujung pada kesimpulan :&lt;span style="font-weight:bold;"&gt; Esok harus lebih baik&lt;/span&gt;. Ini yang terpenting. Maka, setelah instropeksi, kita harus menatap tegar ke depan. Karena jalan sukses bukanlah “Jalan itu” saja. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Banyak jalan yang menanti untuk kita lewati&lt;/span&gt;. Bukalah mata, telinga dan hati. Ikuti bisikan nurani yang bersih dan kemudian melangkahlah, D&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;ekati Allah agar Ia senantiasa membimbing kita. Agar Ia senantiasa meluruskan langkah-langkah bengkok kita. Agar Ia bisa kita rasakan keberadaannya, meskipun, kita merasa sendiri. Karena Ia, Selalu bersama Kita. Innalaha Ma’anaa &lt;/span&gt;…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak cara yang kemudian bisa kita lakukan dalam tahap ini. Yang termudah setelah Istighfar habis-habisan, adalah Tilawah Qur’an. Bacalah Qur’an dari mana saja kita kehendaki. Dari poermulaan, pertengahan, atau surat terntentu yang memang ingin kita Tadaburi. Ambil Wudhu, cari moment yang tepat, sendirian. Eh maaf, &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;BERDUA SAJA&lt;/span&gt;, Dengan Allah. Jadikan Ia dekat, sedekat janjinya, “&lt;span style="font-weight:bold;"&gt; Faida sa’alaka ‘Ibadii ‘Anni.&lt;/span&gt;“ “Ketika hambaku bertanya dimanakah Aku?” demikian firman Allah dalam Surat Al Baqoroh. Maka jawablah, “&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Fainni Qoriib.&lt;/span&gt;” “ Sesungguhnya Aku ( Allah ) itu Dekat.” Ya sobat! Allah itu dekat. Tapi kita yang sering menjauh dariNya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;blockquote&gt;Demi Allah sobat, Al Qur’an akan memberikan jawaban dari setiap gundah. Dari setiap tanya kita yang tidak berujung. Ia akan membimbing kita, meskipun kita tidak tahu artinya. Ia benar-benar akan menjadi sahabat karib kita, ketika kita benar – benar mengakrabinya. Permasalah yang timbul kemudian adalah, “ Jangankan Akrab. Menyentuhnya saja jarang.” Naudzubillahi mindzalik.&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Jangan pula Qur’an sekedar menjadi Bacaan. Jadikan ia pedoman. Ketika apa yang kita “INGINI” tidak Allah berikan, cobalah tadaburi surat Ibrohim dan surat An nahl. Di Surat Ibrohim ayat 34 disebutkan : Dan Dia telah memberikan kepadamu (keperluanmu) dan segala apa yang kamu mohonkan kepadanya.Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya manusia itu, sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah). Kemudian An Nahl ayat 16 &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya&lt;/span&gt;. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Shodaqollahul ‘adhiim. Maha benar Allah dengan segala firmanNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Dua ayat tersebut cukuplah jadi perenungan kita. Karena seringkali kita lupa ketika nikmat itu kita dapatkan, dan kita Selalu “Menggugat” manakala apa yang kita “INGINI” tidak terjadi. Padahal, yang kita ingini, tidak selalu baik untuk kehidupan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat, mari rekonstruksi pemikiran kita. Biarlah kemarin kita terjatuh. Karena memang allah menghendaki kita segera bangkit dan bergerak. Biarlah kemarin kita lelah, karena Allah Allah ingin agar kita menyejarah. Biarlah kaki ini perih, karena Allah ingin agar kita lebih GIGIH lagi dalam mendekatiNya. Karena Allah, hanya menghendaki kebaikan untuk kIta. Bukan sebaliknya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah penutup, semoga membuat kita kembali tersadar, bahwa NIkmat Allah sungguh luas membentang. Maka, tak pantas kiranya jika hanya karena satu nikmat yang terlepas, kita berubah menjadi Pembangkang. Allah kembali mengingatkan , &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.&lt;/span&gt;” ( Qs Ibrohim 14 : 7 )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari, Merayakan Syukur. Subhanallahi walhamdulillahi wa Laa Ilaha Illalllahu Wallahu Akbar Walillahil Hamd !!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah melimpah ruahkan berkahNya, untuk kita semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di siang penuh berkah, Jum’at 17 Jumadil Tsani 1432H / 20 Mei 2011.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Kiriman dari adekku, Usman Alfarisi)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7232848384524993729-4639133644691604965?l=eviandrianimosy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/4639133644691604965'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/4639133644691604965'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eviandrianimosy.blogspot.com/2011/06/tersenyumlah-karena-allah-bersama-kita.html' title='Tersenyumlah! Karena Allah bersama Kita ...'/><author><name>Evi Andriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02049906709951916343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-C4Vnv0iZDuI/TV6lxbYx36I/AAAAAAAAA68/H4J6Z_AOANs/s220/3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-mxUM4iHRxWA/TefsZJRp8DI/AAAAAAAABAE/TwdHIMHpk6s/s72-c/tersenyumlah.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7232848384524993729.post-3059212719977702277</id><published>2011-06-03T02:21:00.000+07:00</published><updated>2011-06-03T02:23:07.060+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fiqih dan Aqidah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama Islam'/><title type='text'>KEUTAMAAN ILMU DAN AHLI ILMU DI DALAM ISLAM</title><content type='html'>Rasanya tak habis-habisnya kita mesti bersyukur kepada Allah, karena dari limpahan rahmat dan karuniaNya, hingga kini kita tetap tegar menjaga keimanan kita sebagai tingkat nikmat yang paling tinggi. Sanjungan shalawat kita sampaikan kepada junjungan kita Rasulullah SAW, yang mana telah berjasa menyampaikan kebenaran kepada kita semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilmu, telah menjadi simbol kemajuan dan kejayaan suatu bangsa. Islam merupakan agama yang punya perhatian besar kepada ilmu pengetahuan. Islam sangat menekankan umatnya untuk terus menuntut ilmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat pertama yang diturunkan Allah adalah Surat Al-‘Alaq, di dalam ayat itu Allah memerintahan kita untuk membaca dan belajar. Allah mengajarkan kita dengan qalam – yang sering kita artikan dengan pena.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi sebenarnya kata qalam juga dapat diartikan sebagai sesuatu yang yang dapat dipergunakan untuk mentransfer ilmu kepada orang lain. Kata Qalam tidak diletakkan dalam pengertian yang sempit. Sehingga pada setiap zaman kata qalam dapat memiliki arti yang lebih banyak. Seperti pada zaman sekarang, komputer dan segala perangkatnya termasuk internet bisa diartikan sebagai penafsiran kata qalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam surat Al-‘Alaq, Allah Swt memerintahkan kita untuk menuntut ilmu. Setelah itu kewajiban kedua adalah mentransfer ilmu tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ajaran Islam, baik dalam ayat Qur’an maupun hadits, bahwa ilmu pengetahuan paling tinggi nilainya melebihi hal-hal lain. Bahkan sifat Allah Swt adalah Dia memiliki ilmu yang Maha Mengetahui. Seorang penyair besar Islam mengungkapkan bahwa kekuatan suatu bangsa berada pada ilmu. Saat ini kekuatan tidak bertumpu pada kekuatan fisik dan harta, tetapi kekuatan dalam hal ilmu pengetahuan. Orang yang tinggi di hadapan Allah Swt adalah mereka yang berilmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah hadits, Nabi Muhammad Saw menganjurkan kita untuk menuntut ilmu sampai ke liang lahat. Tidak ada Nabi lain yang begitu besar perhatian dan penekanannya pada kewajiban menuntut ilmu sedetail nabi Muhammad Saw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka bukan hal yang asing jika waktu itu kita mendengar bahwa Islam memegang peranan yang penting dalam peradaban ilmu pengetahuan. Semua cabang ilmu pengetahuan didominasi oleh Islam yang dibangun oleh para ilmuwan Islam pada zaman itu yang berawal dari kota Madinah, Spanyol, Cordova dan negara-negara lainnya. Itulah zaman yang kita kenal dengan zaman keemasan Islam, walaupun setelah itu Islam mengalami kemunduran. Di zaman itu, di mana negara-negara di Eropa belum ada yang membangun perguruan tinggi, negara-negara Islam telah banyak membangun pusat-pusat studi pengetahun. Tugas kita sekarang adalah mengembalikan masa kejayaan Islam melalui ilmu pengetahuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin mengumpulkan keutamaan ilmu ini dalam 13 point:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Bahwa ilmu dien adalah warisan para nabi Shallallaahu alaihi wa Salam, warisan yang paling mulia dan berharga. Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Salam telah bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;فَضْلُ الْعَالِمِ عَلَى الْعَابِدِ كَفَضْلِ الْقَمَرِ عَلَى النُّجُوْمِ. اَلْعُلَمَاءُ وَرَثَةُ اْلأَنْبِيَاءِ، وَاْلأَنْبِيَاءُ لَمْ يُوَرِّثُوْا دِيْنَاًرا وَلاَ دِرْهَمًا وَإِنَّمَا وَرَّثُوا الْعِلْمَ فَمَنْ أَخَذَهُ أَخَذَ بِحَظٍّ وَافِرٍ. الترمذي).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Keutamaan sesorang ‘alim (berilmu) atas seorang ‘abid (ahli ibadah) seperti keutamaan bulan atas seluruh bintang-bintang. Sesungguhnya ulama itu pewaris para nabi. Sesungguhnya para nabi tidaklah mewariskan dinar maupun dirham, mereka hanyalah mewariskan ilmu, maka barangsiapa mengambilnya (warisan ilmu) maka dia telah mengambil keuntungan yang banyak.” (HR. Tirmidzi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Ilmu itu tetap akan kekal sekalipun pemiliknya telah mati, berbeda dengan harta. Karena harta yang jadi rebutan manusia itu pasti akan sirna. Rasul Shallallaahu alaihi wa Salam bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إِذَا مَاتَ اْلإِنْسَانُ اِنْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلاَّ مِنْ ثَلاَثٍ:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;صَدَقَةٌ جَارِيَةٌ أَوْ عِلْمٌ يُنْتَفَعُ بِهِ أَوْ وَلَدٌ صَالِحٌ يَدْعُوْ لَهُ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jika manusia mati terputuslah amalnya kecuali tiga: shadaqah jariyah, atau ilmu yang dia amalkan atau anak shalih yang mendoakannya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Ilmu, sebanyak apapun tak menyusahkan pemiliknya untuk menyimpan, tak perlu gedung yang tinggi dan besar untuk meletakkannya. Cukup disimpan dalam dada dan kepalanya, bahkan ilmu itu yang akan menjaga pemiliknya sehingga memberi rasa nyaman dan aman, lain halnya dengan harta yang semakin bertumpuk, semakin susah pula untuk mencari tempat menyimpannya, belum lagi harus menjaganya dengan susah payah bahkan bisa menggelisahkan pemiliknya.&lt;br /&gt;    Ilmu, bisa menghantarkan pemiliknya menjadi saksi atas kebenaran dan keesaan Allah. Sedang pemilik harta? Harta sama sekali takkan menghantarkan pemiliknya sampai ke derajat sana.&lt;br /&gt;    Para Ahli ilmu agama termasuk golongan petinggi kehidupan yang Allah perintahkan supaya orang mentaatinya, tentunya selama tidak menganjurkan durhaka kepada Allah dan RasulNya, sebagaimana firmanNya:“Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya) dan ulil amri di antara kamu.” (An-Nisa: 59).&lt;br /&gt;    Para ulama, mereka itulah yang tetap tegar dalam mewujudkan syariat Allah hingga datangnya hari kiamat. Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Salam telah bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مَنْ يُرِدِ اللهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّيْنِ وَإِنَّمَا أَنَا قَاسِمٌ وَاللهُ هُوَ الْمُعْطِيْ وَلاَ تَزَالُ هَذِهِ اْلأُمَّةُ قَائِمَةً عَلَى أَمْرِ اللهِ لاَ يَضُرُّهُمْ مَنْ خَالَفَهُمْ حَتَّى يَأْتِيَ أَمْرُ اللهِ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Barangsiapa yang Allah kehendaki padanya kebaikan, maka Allah akan fahamkan dia dalam (masalah) agama. Aku adalah Al-Qasim (yang membagi) sedang Allah Azza wa Jalla adalah yang Maha Memberi. Umat ini akan senantiasa tegak di atas perintah Allah, tidak akan membahayakan mereka orang-orang yang menyelisihi mereka sampai datang putusan Allah.” (HR. Al-Bukhari).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Salam menggambarkan para pemilik ilmu dengan lembah yang bisa menampung air yang bermanfaat terhadap alam sekitar, beliau bersabda, yang artinya:&lt;br /&gt;    Perumpamaan dari petunjuk ilmu yang aku diutus dengannya bagaikan hujan yang menimpa tanah, sebagian di antaranya ada yang baik (subur) yang mampu menampung air dan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan dan rerumputan yang banyak, di antaranya lagi ada sebagian tanah keras yang (mampu) menahan air yang dengannya Allah memberikan manfaat kepada manusia untuk minuman, mengairi tanaman dan bercocok tanam. Dan sebagian menimpa tanah tandus kering yang gersang, tidak bisa menahan air yang menumbuhkan tumbuh-tumbuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang memahami agama Allah dan memanfaatkan apa yang aku bawa, maka dia mempelajari dan mengajarkannya. Sedangkan orang yang tidak (tidak memperhatikan ilmu) itu (maka) dia tidak mendapatkan petunjuk Allah (HR. Al-Bukhari dan Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Ilmu adalah jalan menuju Surga, tiada jalan pintas menuju Surga kecuali ilmu. Sabdanya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مَنْ سَلَكَ طَرِيْقًا يَلْتَمِسُ فِيْهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللهُ لَهُ بِهِ طَرِيْقًا إِلَى الْجَنَّةِ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barangsiapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah mudahkan baginya jalan menuju Surga.” (HR. Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Ilmu merupakan pertanda kebaikan seorang hamba. Tidaklah akan menjadi baik melainkan orang yang berilmu, sekalipun bukan jaminan mutlak orang yang (mengaku) berilmu mesti baik.&lt;br /&gt;    Sabda beliau Shallallaahu alaihi wa Salam :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مَنْ يُرِدِ اللهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّيْنِ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Siapa yang Allah kehendaki kebaikan, Allah akan pahamkan dia (masalah) dien.” (Al-Bukhari).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Ilmu adalah cahaya yang menerangi kehidupan hamba sehingga dia tahu bagaimana beribadah kepada Allah dan bermuamalah dengan para hamba Allah.&lt;br /&gt;    Orang ‘alim (berilmu) adalah cahaya bagi manusia lainnya. Dengan dirinyalah manusia dapat tertunjuki jalan hidupnya.&lt;br /&gt;    Allah akan mengangkat derajat Ahli Ilmu (orang alim) di dunia dan akhirat. Di dunia Allah angkat derajatnya di tengah-tengah umat manusia sesuai dengan tingkat amal yang dia tegakkan. Dan di akhirat akan Allah angkat derajat mereka di Surga sesuai dengan derajat ilmu yang telah diamalkan dan diajarkannya. Allah Subhannahu wa Ta’ala dalam surat Mujadilah: 11 telah berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat&lt;/span&gt;.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kesimpulannya adalah:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Bahwa problem yang terbesar di kalangan umat ini adalah al-jahl biddien, bodoh tentang agamanya.&lt;br /&gt;    Tidak akan terangkat derajat umat ini menuju sebuah kejayaan kecuali harus bangkit dan menggali ilmu agama secara benar.&lt;br /&gt;    Ilmu agama yang akan membawa kejayaan adalah ilmu yang diamalkan dari sumber yang benar pula, bila tidak justru akan membawa kepada kehancuran dan laknat Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itulah mari kita gali ilmu agama secara benar dari sumber aslinya yaitu Al-Qur’an dan Sunnah melalui pemahaman para Salafus-Shalih yakni para sahabat radhiyallahu ‘anhum serta para pengikutnya hingga hari akhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Kiriman dari sahabat FB : akhi Hery Al-kusyairi)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7232848384524993729-3059212719977702277?l=eviandrianimosy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/3059212719977702277'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/3059212719977702277'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eviandrianimosy.blogspot.com/2011/06/keutamaan-ilmu-dan-ahli-ilmu-di-dalam.html' title='KEUTAMAAN ILMU DAN AHLI ILMU DI DALAM ISLAM'/><author><name>Evi Andriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02049906709951916343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-C4Vnv0iZDuI/TV6lxbYx36I/AAAAAAAAA68/H4J6Z_AOANs/s220/3.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7232848384524993729.post-1959421189706762066</id><published>2011-05-19T15:42:00.005+07:00</published><updated>2011-07-08T02:16:58.532+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MOTIVASI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MUHASSABAH'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama Islam'/><title type='text'>Meniup Ruh Ramadhan di Rumah Kita</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-HVDrHmNo3Rs/TdTno2Gg_VI/AAAAAAAAA_8/BxF54iwK_Cg/s1600/meniup%2Bruh%2Bdi%2Bramadhan.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 267px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-HVDrHmNo3Rs/TdTno2Gg_VI/AAAAAAAAA_8/BxF54iwK_Cg/s400/meniup%2Bruh%2Bdi%2Bramadhan.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5608362124886736210" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramadhan adalah kerinduan&lt;br /&gt;Ramadhan adalah getar harapan, setiap kata ini di sebutkan&lt;br /&gt;Maka dalam jiwa kita, hanya ada Kerinduan….&lt;br /&gt;Hanya ada asa…&lt;br /&gt;Karena hidup ini hanya sekali&lt;br /&gt;Dan tak ada jaminan, bahwa semua amal kita bernilai di mata Allah&lt;br /&gt;Maka Ramadhan adalah kesempatan&lt;br /&gt;Kesempatan kita untuk meluruskan semuanya, meluruskan jika ada niat yang tak dilandasi karena mencari ridhoNya, atau kalau-kalau ada salah dan khilaf yang sengaja dibiarkan terus menerus menghitamkan nurani kita yang bening ini…..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah dan para shahabatnya telah menyiapkan diri jauh-jauh hari untuk menyambut Ramadhan Al-Mubarak ini. Mereka bahkan telah menyambut ramadhan sejak bulan rajab. Diantara doa yang populer mereka panjatkan adalah:&lt;br /&gt;اللهم بارك لنا في رجب وشعبان وبلغنا رمضان&lt;br /&gt;Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya'ban, serta pertemukanlah kami dengan bulan Ramadhan (HR. At-Thabrani, Al-Baihaqi, dan Ibnu Asakir)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka kita sebagai bagian dari Keluarga Tarbiyah, harus mampu meniupkan Suasana Ramadhan&lt;br /&gt;Dalam rumah tangga kita, jauh sebelum Ramadhan itu datang menyapa kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persiapan itu adalah suasana mengkondisikan Keluarga Tarbiyah kita,&lt;br /&gt;Ada empat persiapan yang kita perlukan dalam menyambut bulan Ramadhan 1432 H / 2011 M ini:&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;1. Persiapan Ruhiyah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Persiapan ruhiyah yang kita perlukan adalah dengan cara membersihkan hati dari penyakit aqidah sehingga melahirkan niat yang ikhlas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah SWT menegaskan pentingnya membersihkan hati (tazkiyatun nafs) dalam firman-Nya:&lt;br /&gt;قَدْ أَفْلَحَ مَنْ زَكَّاهَا [الشمس/9]&lt;br /&gt;Sungguh beruntunglah orang yang menyucikan jiwanya (QS. Asy-Syams : 9)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka dalam waktu hari hari ke depan kita perlu melakukan evaluasi diri (muhasabah) apakah penyakit-penyakit aqidah masih menjangkiti diri kita. Selanjutnya kita bermujahadah untuk menghilangkan penyakit-penyakit itu. Alangkah indahnya saat Ramadhan tiba dan kita benar-benar dalam kondisi ikhlas menapaki hari-hari istimewa yang dibawa oleh tamu mulia itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat-saat keikhlasan bersenyawa dalam diri kita sepanjang Ramadhan merupakan saat-saat terbaik yang akan menjamin kita memperoleh ampunan Allah SWT.&lt;br /&gt;من صام رمضان إيمانا واحتسابا غفر له ما تقدم من ذنبه&lt;br /&gt;Barangsiapa yang berpuasa karena iman dan mengharap perhitungan (pahala) akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. (Muttafaq 'Alaih)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2. Persiapan Fikriyah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Agar Ramadhan kita benar-benar efektif, kita perlu membekali diri dengan persiapan fikriyah. Sebelum Ramadhan tiba sebaiknya kita telah membekali diri dengan ilmu agama terutama yang terkait secara langsung dengan amaliyah di bulan Ramadhan. Tentang kewajiban puasa, keutamaan puasa, hikmah puasa, syarat dan rukun puasa, hal-hal yang membatalkan puasa, serta sunnah-sunnah puasa. Juga tarawih, I'tikaf, zakat, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu kita bisa mengkaji Fiqih Sunnah-nya Sayyid Sabiq, Fiqih Puasa-nya Dr. Yusuf Qardahawi, dan lain-lain. Insya Allah akun FB ini juga akan menampilkan seri Ramadhan yang berisi hal-hal tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah rahasia mengapa Imam Bukhari membuat bab khusus dalam Shahih-nya dengan judul Al-Ilmu Qabla Al-Qaul wa Al-Amal (Ilmu sebelum Ucapan dan Amal). Tanpa ilmu bagaimana kita bisa beramal selama bulan Ramadhan dengan benar?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemahaman ilmu syar'i ini juga merupakan tanda kebaikan yang dikehendaki Allah terhadap seseorang. Karenanya Rasulullah SAW bersabda :&lt;br /&gt;من يرد الله به خيرا يفقهه في الدين&lt;br /&gt;Barangsiapa yang dikehendaki Allah akan kebaikan maka ia difahamkan tentang (ilmu) agama (Muttafaq 'Alaih)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;3. Persiapan Jasadiyah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ramadhan membutuhkan persiapan jasadiyah yang baik. Tanpa persiapan memadai kita bisa terkaget-kaget bahkan ibadah kita tidak bisa berjalan normal. Ini karena Ramadhan menciptakan siklus keseharian yang berbeda dari bulan-bulan sebelumnya. Kita diharapkan tetap produktif dengan pekerjaan kita masing-masing meskipun dalam kondisi berpuasa. Kita juga akan melakukan ibadah dalam porsi yang lebih lama dari sebelumnya. Shalat tarawih, misalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karenanya kita perlu mempersiapkan jasadiyah kita dengan berolah raga secara teratur, menjaga kesehatan badan, dan kebersihan lingkungan. Di sini, logika akal bertemu dengan keutamaan syar'i dalam hadits nabi:&lt;br /&gt;المؤمن القوي خير وأحب إلى الله من المؤمن الضعيف&lt;br /&gt;Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah (HR. Muslim, Ibnu Majah, Al-Baihaqi, dll)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;4. Persiapan Maliyah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Persiapan maliyah yang diperlukan dalam menyambut bulan Ramdhan bukanlah untuk membeli baju baru, menyediakan kue-kue lezat untuk Idul Fitri, dan lain-lain. Kita justru memerlukan sejumlah dana untuk memperbanyak infaq, memberi ifthar (buka puasa) orang lain dan membantu orang yang membutuhkan. Tentu saja bagi yang memiliki harta yang mencapai nishab dan haul wajib mempersiapkan zakatnya. Bahkan, jika kita mampu berumrah di bulan Ramadhan merupakan ibadah yang bernilai luar biasa; seperti nilai haji bersama Rasulullah SAW&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan persiapan itu….&lt;br /&gt;Maka kita berharap, suasana Ramadhan telah terasa di rumah kita&lt;br /&gt;Dan ketika Ramadhan datang&lt;br /&gt;Hanya ada semangat…&lt;br /&gt;Hanya ada harap….&lt;br /&gt;Mengeruk sebanyak-banyaknya barokahnya bulan mulia itu…..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramadhan adalah kerinduan sobat…&lt;br /&gt;Ramadhan adalah kerinduan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;)I( Hamzah)I(&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Kiriman dari sahabat Evi; Teh Ida dan Ustadz Hamzah)&lt;br /&gt;http://idadanhamzahalmubarok.com/artikel/read/meniup_ruh_ramadhan_di_rumah_kita/&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7232848384524993729-1959421189706762066?l=eviandrianimosy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/1959421189706762066'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/1959421189706762066'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eviandrianimosy.blogspot.com/2011/05/meniup-ruh-ramadhan-di-rumah-kita.html' title='Meniup Ruh Ramadhan di Rumah Kita'/><author><name>Evi Andriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02049906709951916343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-C4Vnv0iZDuI/TV6lxbYx36I/AAAAAAAAA68/H4J6Z_AOANs/s220/3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-HVDrHmNo3Rs/TdTno2Gg_VI/AAAAAAAAA_8/BxF54iwK_Cg/s72-c/meniup%2Bruh%2Bdi%2Bramadhan.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7232848384524993729.post-2950065100369169147</id><published>2011-05-19T14:04:00.000+07:00</published><updated>2011-05-19T15:35:31.170+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PUISI-PUISI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KOTAK HARTA KARUN EVI'/><title type='text'>Optimis</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-k1aOjFruqHM/TdQDs04bBrI/AAAAAAAAA_s/JjwfZ73Y7v8/s1600/IMG_0243.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-k1aOjFruqHM/TdQDs04bBrI/AAAAAAAAA_s/JjwfZ73Y7v8/s400/IMG_0243.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5608111504627533490" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Optimis&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;*Evi Andriani*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sendiri tertatih berjalan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengikuti pahitnya arus kehidupan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku merintih sakitnya darah yang bergejolak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi juluran jemari tetap menari di antara tomboltombol aksara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat cahaya bersinar menyilaukan asa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bangkit dan berjuang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Antusias menerjang badai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keyakinan kembali mewarnai lukisan jiwaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersama bintangbintang harapan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam membangunkanku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengukir tiap huruf&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengeja tiap kata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi satu cerita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merekam jejak hidup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diri bergaunkan emosi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bermentalkan tekad kuat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bermimpi menjadi pemenang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua merajai pikiran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga bangunan optimis kokoh terbentang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bersyukur pada Tuhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menjadi seorang penulis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perangkai berjuta makna lewat bahasa sastra&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panjatan doa terukir indah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersama lafaz pujian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sebuah gambaran tentang diriku terbalut dalam sebuah puisi)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7232848384524993729-2950065100369169147?l=eviandrianimosy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/2950065100369169147'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/2950065100369169147'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eviandrianimosy.blogspot.com/2011/05/optimis.html' title='Optimis'/><author><name>Evi Andriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02049906709951916343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-C4Vnv0iZDuI/TV6lxbYx36I/AAAAAAAAA68/H4J6Z_AOANs/s220/3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-k1aOjFruqHM/TdQDs04bBrI/AAAAAAAAA_s/JjwfZ73Y7v8/s72-c/IMG_0243.JPG' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7232848384524993729.post-6644632382440455711</id><published>2011-05-18T21:59:00.003+07:00</published><updated>2011-05-18T22:55:21.133+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DO&apos;A-DO&apos;A EVI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama Islam'/><title type='text'>JANGAN BOSAN MEMINTA</title><content type='html'>Diantara bukti akan wujudullah, atau keberadaan Allah, seperti disinggung para ulama, adalah terkabulnya permintaan do’a yang dihaturkan seorang hamba. Syaikh al-Utsaimin –rahimahullah- misalnya, menguraikan dalam kitab beliau Syarah Ushul al-Iman. Tidak lupa beliau sertakan sebuah riwayat dari Anas bin Malik r.a., bahwa pernah seorang Arab gunung datang menghadap kala Nabi shallalahu alaihi wasallam sedang berkhutbah, seraya berkata: “&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Wahai Rasulullah, harta kami binasa dan anak-anak menderita lapar. Mintalah pada Allah agar mencurahkan hujan bagi kami. Beliau lalu menengadahkan kedua tangannya dan berdoa. Maka saat itu juga awan sebesar gunung berarak-arakan. Belum sempat beliau turun dari mimbar, hujan-pun deras mengucur, hingga membasahi janggutnya…&lt;/span&gt;”. (HR. Bukhari).&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih banyak lagi riwayat lain tentang hal ini. Do’a yang dikabulkan serta permintaan yang diluluskan. Intinya, bahwa mustahil sebuah permintaan terwujud tanpa ada yang mewujudkannya… dan khusus bagi kita yang telah meyakininya, mungkin saja akan mengatakan, bahwa itu adalah sesuatu yang pantas bagi Rasulullah shalallahu alaihi wasallam. Sebab ia adalah rasul dan utusanNya. Nah, di sini aku ingin berbagi tentang kisah orang-orang shalih yang Allah Ta’ala penuhi permohonan do’anya secara unik.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Mandzur dalam Mukhtashar Tarikh ad-Dimasqi, 8/483 menyebutkan, dahulu ada seorang lelaki shalih yang memiliki seekor keledai untuk disewakan mengangkut barang antar daerah. Suatu hari, ia kedatangan seorang pelanggan yang ingin menyewa keledainya menuju sebuah daerah bernama az-Zabadani.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anehnya, pelanggan itu mengalihkan perjalanan ke arah yang tidak biasa ia lalui. Mulanya pemilik keledai itu keberatan. Tapi setelah diyakinkan oleh pelanggan itu, ia pun pasrah.Hingga tatkala sampai di suatu tempat, sekujur tubuhnya tiba-tiba menggigil. Bulu kuduknya merinding. Pasalnya, di sekitarnya teronggok banyak mayat yang mulai membusuk. Pelanggan yang ternyata seorang penyamun itu lalu menghunus goloknya. Berat ia berkata: “Aku akan menghabisimu di tempat ini…!”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wahai tuan, takutlah pada Allah !, sungguh, ini adalah perbuatan yang dimurkai Allah. Ambil saja segala yang engkau kehendaki dariku…!!”, sahut pemilik keledai itu di sela-sela rasa takut yang menghimpitnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ha ha ha, hei laki-laki malang, semua yang aku habisi di sini juga mengatakan hal yang sama, namun aku tetap membunuhnya...”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sadar tak ada jalan lain, ia pun memohon: “Izinkan aku sholat dua rakaat, untuk mengucapkan perpisahan pada dunia ini…!!”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dapat dibayangkan bagaiman kondisi sholat pemilik keledai itu. Tak ada satu ayat pun yang sanggup ia ingat. Seolah seluruh ayat-ayat al-Qur’an yang tersimpan di kepalanya menguap ke angkasa. Apalagi, sang penyamun telah menempelkan goloknya di punggung laki-laki malang itu seraya menghardik: “Cepat…cepat…!!”.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemilik keledai itu menambahkan: “Tiba-tiba, lisanku tergerak membaca sebuah firman Allah Ta’ala dalam surah an-Naml ayat 62: “&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Atau siapakah yang memperkenankan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan dan yang menjadikan kamu (manusia) sebagai khalifah di bumi? Apakah di samping Allah ada tuhan (yang lain)? Amat sedikitlah kamu mengingati(Nya)&lt;/span&gt;”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akupun terus mengulang-ulang ayat ini. Sekujur tubuhku terasa dialiri ketenangan luar biasa. Bukan itu saja, keajaiban lain muncul. Entah dari mana, seorang penunggang kuda tiba-tiba mendekat, dan langsung melesatkan lembingnya tepat mengenai jantung penyamun berdarah dingin itu. Seketika ia roboh bersimbah darah, dan mati.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu penunggang kuda misterius tersebut lantas menjauh. Aku mengejarnya seraya terus bertanya: “Tuan, tolong katakan, siapakah anda??”. Namun ia terus menjauh. dan dari kejauhan itu ia menjawab: “Aku adalah hamba Zat yang memperkenankan doa orang yang dalam kesulitan. Aku adalah malaikat dari langit keempat…”.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh ya, aku juga ingat pengalaman salah seorang dosen kami. Beliau ceritakan pada kami di kelas perkuliahan. Kejadiannya aku tidak ingat persis. Tapi kalau tidak salah, sekitar tahun 2005. Yaitu, saat beliau menunaikan ibadah haji di tanah haram. Kata beliau, saat itu kota kelahiran Nabi dilanda kemarau hebat. Terik matahari seolah membakar permukaan negeri mulia itu. Kekeringan merebak di mana-mana. Hujan pun enggan turun sepanjang tahun.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, pada waktu wukuf di Arafah, kebetulan Syaikh as-Sudais, Imam Masjidil Haram yang berkhutbah dan berdoa. Doa’nya panjang dan begitu menyentuh, hingga jama’ah larut dalam syahdu. Dan diantara munajat beliau pada Allah, adalah curahan hujan bagi kota haram.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah, kebesaran Allah pun nyata. Belum lagi beliau selesaikan do’anya, langit menghitam. Mendung bergulung membungkus cakrawala kota Mekkah. Lalu hujan berjatuhan laksana anak-anak panah menghujam bumi kota haram. Begitu deras. Sampai-sampai Baitullah, Ka’bah tergenang air selutut. Sungguh, peristiwa langka ini beliau saksikan sendiri dengan mata kepala… Beliau kemudian tegaskan, bahwa itu merupakan bukti akan keberadaan dan kebesaran Zat yang mendengar dan mengabulkan setiap permohonan hambanya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku yakin, saudaraku sekalian pun pasti memiliki pengalaman rohani berkenaan dengan perkara ini, yakni do’a yang terkabul. Kendati barangkali tidak secara instan. Bahwa ternyata apa yang kita pinta dan harapkan itu telah terwujud sempurna.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmm, tak ada beratnya untuk selalu meminta padaNya. Jangan sampai ada kata bosan dan putus harap dalam memohon. Karena dalam do’a-do’a kita itu pasti dikabulkan. Kendati pengabulannya terdapat pada satu diantara tiga kemungkinan. Dikabulkan secara langsung, atau Allah Ta’ala simpankan sebagai amal kebajikan di akhirat, atau Allah Ta’ala jadikan ia sebagai sebab yang menyelamatkan kita dari marabahaya serta mengeluarkan kita dari urusan yang genting… Olehnya, sekali lagi, jangan bosan meminta...!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Numpang singgah di Jakarta&lt;br /&gt;13 Mei 2011&lt;br /&gt;Rappung Samuddin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Kiriman dari sahabat FB-ku : akhi Rappung Samuddin)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7232848384524993729-6644632382440455711?l=eviandrianimosy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/6644632382440455711'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/6644632382440455711'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eviandrianimosy.blogspot.com/2011/05/jangan-bosan-meminta.html' title='JANGAN BOSAN MEMINTA'/><author><name>Evi Andriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02049906709951916343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-C4Vnv0iZDuI/TV6lxbYx36I/AAAAAAAAA68/H4J6Z_AOANs/s220/3.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7232848384524993729.post-7139007690654266391</id><published>2011-05-18T02:18:00.002+07:00</published><updated>2011-05-18T02:20:52.420+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DO&apos;A-DO&apos;A EVI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KOTAK HARTA KARUN EVI'/><title type='text'>Mimpi Yang Baik dan Mimpi Yang Buruk</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-P2gxGbN8_bw/TdLKPVYXI1I/AAAAAAAAA_c/-vDHeYbNLSc/s1600/mimpi%2Bburuk.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 368px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-P2gxGbN8_bw/TdLKPVYXI1I/AAAAAAAAA_c/-vDHeYbNLSc/s400/mimpi%2Bburuk.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5607766850815861586" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Said Al Khudri r.a.: Rasululloh Shalallahualaihi wassalam  berkata, “Apabila di antara kamu melihat mimpi yang ia sukai, maka itu adalah dari Allah, dan ia harus bersyukur pada Allah untuknya dan menceritakannya kepada yang lain; namun bila ia melihat sesuatu yang lain, contohnya sebuah mimpi yang tidak ia sukai, maka itu adalah dari setan, dan ia harus meminta perlindungan dari Allah atas kejahatannya, dan ia tidak boleh menceritakannya kepada siapapun, agar tidak mencelakakannya.” (HR Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasululloh Shalallahualaihi wassalam sendiri mencontohkan, apabila terbangun karena mimpi buruk, maka dicontohkan untuk:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pertama&lt;/span&gt;, berlindung pada Allah Subhanahu wa ta'ala dari gangguan setan dan dari keburukan mimpi tersebut. Kemudian meludah (meniup ke kiri 3X).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kedua&lt;/span&gt;, dalam riwayat lain, Rasululloh Shalallahualaihi wassalam  memerintahkan pindah posisi tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ketiga&lt;/span&gt;, tidak menceritakan mimpi (buruk) tersebut kepada orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan dengan melakukan sunnah Nabi tersebut mimpi buruk itu tidak datang lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan jika bermimpi yang baik, maka disunatkan supaya kita memberitahu kepada mereka (orang lain) yang kita sayangi dengan dengan harapan bahawa mimpi tersebut akan betul-betul terjadi.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;catatan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- meludah ke kiri, JANGAN DIARTIKAN meludah sungguhan…namun cukup dengan menirukan gerakan meludah tanpa mengeluarkan ludah. Karena jika seorang istri bermimpi buruk kemudian suaminya tidur di sebelah kirinya, kasian sekali suaminya terkena ludah dari sang istri. *ini serius, bukan guyon lho…karena terkadang masih ada yg salah mengartikan dan mempraktikannya…*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Kiriman dari kakakku kak Abi di FB)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7232848384524993729-7139007690654266391?l=eviandrianimosy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/7139007690654266391'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/7139007690654266391'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eviandrianimosy.blogspot.com/2011/05/mimpi-yang-baik-dan-mimpi-yang-buruk.html' title='Mimpi Yang Baik dan Mimpi Yang Buruk'/><author><name>Evi Andriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02049906709951916343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-C4Vnv0iZDuI/TV6lxbYx36I/AAAAAAAAA68/H4J6Z_AOANs/s220/3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-P2gxGbN8_bw/TdLKPVYXI1I/AAAAAAAAA_c/-vDHeYbNLSc/s72-c/mimpi%2Bburuk.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7232848384524993729.post-933880711460274692</id><published>2011-05-17T21:53:00.004+07:00</published><updated>2011-05-18T01:19:02.798+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Teknik Tulis Menulis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KOTAK HARTA KARUN EVI'/><title type='text'>Melejitkan Kemampuan Menulis Lewat Pergaulan</title><content type='html'>Mungkin kedengaran aneh jika kita ingin berkembang dan tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya lewat pergaulan. Tapi semua itu akan terwujud apabila kita memiliki keinginan yang kuat untuk menggapainya. Salah satunya adalah berkembang dan maju di dunia kepenulisan. Jika kita sudah memiliki niat dan tekad yang kuat maka semua akan mudah kita laksanakan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Aku termasuk anak yang tidak bisa diam, selalu saja ada yang ingin dikerjakan. Walaupun aku tahu kondisi fisikku sangat lemah. Semakin diam maka semakin pusing rasanya kepala ini. Apalagi jika banyak ide di kepala tapi tak mampu dituangkan dalam sebuah tulisan. Ada rasa keinginan kuat untuk menulis sebuah buku.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Aku pun mulai ikut berbagai latihan menulis online, salah satunya yang diadakan Indscript Creative. Aku tertarik karena saat itu akan diajarkan menulis buku dengan baik. Why don’t i take it? Aku ikuti saja kursus itu. Masih teringat di memoriku saat itu akhir Februari 2011, aku kirim message ke Indscript Redaksi bagaimana masuk kelas menulis online itu. Alhamdulillah mendapat respon yang baik dan diberitahukan segala tata caranya. Pematerinya saat itu adalah Bang Aswi dan moderatornya adalah teh Indari Mastuti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;           Awal Maret 2011, kelas menulis online mulai di buka, aku benar-benar terkejut dan kagum dengan pematerinya yang sudah menerbitkan lebih dari 50 buku. Ku ikuti dengan fokus pelajaran menulis itu serta antusias dan optimis bahwa kelak aku bisa menulis buku juga. Cairan semangat hidupku untuk menulis semakin menyala-nyala.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          &lt;blockquote&gt; Aku teringat nasehat bang Aswi, “&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Untuk menjadi seorang penulis sebenarnya mudah, asal ada kerja keras atau usaha. Intinya niat dahulu dikuatkan dan modal awal untuk menulis adalah membaca selanjutnya berkompetisi, bisa dengan mengirim karya ke media massa, mengikuti perlombaan, mengirim naskah ke penerbit atau tulisan kita di baca oleh orang lain maupun sahabat terdekat kita. Sehingga menghasilkan tulisan yang mencerahkan banyak orang. Menulis juga harus professional artinya jika sudah siap menjadi penulis maka siaplah dengan deadline. Banyak yang mengatakan ide itu sulit dicari padahal ide itu ada banyak dan bertebaran. Oleh sebab itu, ‘Jangan Menunggu ide’. Carilah ide itu tanpa batas&lt;/span&gt;”&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     &lt;br /&gt;          Setelah itu, mulailah teh Iin (panggilan akrab untuk teh Indari Mastuti) mengajari aku dan teman-teman cara membuat outline naskah. Beliau juga mengatakan bahwa banyak penulis-penulis yang bisa mengerjakan 2-4 buku sekaligus dalam waktu 1 bulan. Aku makin penasaran kok bisa ya. Satu cerpen saja menuliskannya sudah buat aku pusing apalagi harus menulis buku sebanyak itu. Aku makin terpukau saat teh Iin mengatakan bahwa Indscript adalah agen naskah yang memiliki 30 klien penerbit yang siap melihat outline-outline naskah dari setiap penulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          “Wah, ini kesempatanku belajar dan berjuang dalam menulis buku. Aku tidak boleh melewatkan peluang ini. Karena aku punya impian ingin memiliki buku karyaku sendiri. Terutama buku-buku kesehatan ataupun buku lainnya,” pikirku dalam hati."&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Aku selalu percaya bahwa menulis itu mudah asal kita mau rajin melakukan latihan kepenulisan. Mulai bergaul dengan banyak penulis dan masuk ke dalam grup-grup kepenulisan baik yang open grup mau close grup. Inilah esensi pergaulan yang sebenarnya. Pergaulan yang mendatangkan sikap saling memberi, menerima, menasehati dan tidak memaksa. Ikatan pergaulan yang hakiki karena ketulusan iman. Setiap interaksi pergaulan akan membawa pengaruh baik sifat, sikap, perilaku, jika bersentuhan dengan pribadi seseorang.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Seperti Rasulullah bersabda, “&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sesungguhnya perumpamaan teman yang baik (shalih) dan teman yang jahat adalah seeprti pembawa minyak wangi dan peniup api pandai besi. Pembawa minyak wangi mungkin akan mencipratkan minyak wanginya itu atau engkau membeli darinya, atau engkau akan mencium aroma harumnya itu. Sedangkan peniup api tukang besi mungkin akan membakar bajumu, atau engkau akan mencium bau darinya yang tidak sedap.&lt;/span&gt;”(HR. Bukhari)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;           Tanpa kita sadari kita sudah menjadi seorang yang kreatif dalam memilih teman. Tentu saja teman yang baik, teman yang mendukung segala aktivitas kita, teman yang berusaha melejitkan kemampuan dan minat kita terhadap sesuatu, salah satunya adalah mengembangkan potensi kita dalam menulis.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;           Semangat menulisku mulai meningkat saat buku soloku pertama terbit setelah bergabung dengan Indscript. Benar-benar aku merasakan nikmat banget menulis itu. Buku solo yang tak pernah aku lupakan. Aku tulis dalam waktu seminggu. Sebelumnya aku tak yakin, tapi jika tak memulai sekarang, kapan lagi kita akan menerbitkan buku. Teh Iin selalu meyakinkanku bahwa aku bisa menulis. Walaupun kadang keraguan itu muncul, tapi aku harus berusaha. Senang banget aku menulis buku DAK yang berjudul “Pentingkah Berpikir Kreatif itu?”. Inilah salah satu manfaat agensi naskah. So, buat teman-teman yang punya naskah bingung mau serahkan ke mana, cobalah ke agen naskah. Bergaul untuk menghasilkan ilmu pengetahuan dan juga penghasilan, kenapa tidak?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-TO094wIzR1w/TdK5dJSw3OI/AAAAAAAAA_U/Logf0_0_nYc/s1600/buku%2Bkarya%2Bemak-emak.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 267px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-TO094wIzR1w/TdK5dJSw3OI/AAAAAAAAA_U/Logf0_0_nYc/s400/buku%2Bkarya%2Bemak-emak.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5607748396391652578" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;Karya buku solo Evi :&lt;br /&gt;"Pentingkah Berpikir Kreatif itu?"&lt;br /&gt;dan juga ada beberapa karya buku Ibu-ibu Doyan Nulis lainnya :)&lt;/center&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Surprise dan Suka Duka Lewat Grup IIDN-I&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Sungguh terkejut aku kok tiba-tiba sudah berada di Grup Ibu-ibu Doyan Nulis-Interaktif (IIDN-I). Rupanya yang gabungin aku ke grup tersebut adalah teh Iin. Sebelumnya aku sempat kaget, aku kan belum menikah, masih &lt;span style="font-style:italic;"&gt;single&lt;/span&gt; kok di undang ke grup IIDN-I. Sedih juga. Tapi lama-lama aku berpikir, kan aku kelak jadi seorang ibu. Kenapa aku tidak belajar saja dari ibu-ibu di sini. Walaupun kadang bingung harus berkata apa, tapi ya ikutan sajalah. Semakin aku bergabung semakin luar biasa.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Mereka─ibu-ibu yang keren banget─bisa membagi waktu antara menulis, mengurus anak, memasak, melayani suami bahkan buku-buku mereka sangat banyak. Benar-benar emak hebat, wanita super hero. Sepertinya kelak aku ingin mengikuti jejak mereka.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Saat anggota grup IIDN-I semakin banyak, teh Iin mengamanahkanku menjadi admin di grup tersebut. Subhanallah, hal ini membuatku semakin terharu. Inilah dampak pengaruh positif jika kita mau bergaul dan akrab dengan siapapun. Aku semakin terus kagum pada beliau. Karena di grup IIDN-I beliau tak segan-segan juga memberikan nasehat, ilmu dan info-info tentang judul-judul buku yang sedang dibutuhkan oleh penerbit.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Oleh sebab itu, aku selalu update di grup ini. Selain membaca tulisan, pengalaman-pengalaman dari para ibu, aku juga mendapat sebuah rezki. Aku bilang rezki karena belum tentu orang lain akan mendapatkannya juga. Setiap ada judul buku yang ditawarkan, aku sellau ingin membuat outline naskahnya. Kadang diterima, kadang di tolak. Tapi itulah tipikalku,tidak pernah menyerah dan selalu terus ingin maju sampai detik akhir hayat menjumpainya. Sampai pada suatu saat aku, teh Iin mempublish informasi buku yang dibutuhkan oleh penerbit GPU (Gramedia Pustaka Umum), wah ini salah satu penerbit besar, penerbit idamanku, bisa jadi idaman semua penulis hehehe. Ini peluang bagiku. Akhirnya aku berusaha menulis outline naskah. Outline naskah yang kuberikan mendapat respon dari teh Iin, disuruh perbaiki. Tak menyerah, kuperbaiki terus, alhamdulillah hingga di ACC penerbit. Dan saat ini sedang aku kerjakan. Di grup IIDN-I msh banyak tawaran membuat buku lainnya. Ntah mengapa aku lebih suka bergaul dengan para ibu yang sudah memiliki banyak pengalaman daripada para remaja. Tapi walaupun demikian, tetap saja temanku di dunia nyata dan maya kebanyakan semuanya remaja hehehe. Jadi &lt;span style="font-style:italic;"&gt;balance&lt;/span&gt; bukan :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Saat teh Iin, membuat kepengurusan wilayah guna mengembangkan potensi para ibu dalam menulis melalui IIDN-I ini aku pun menawarkan diri sebagai koordinator wilayah Medan. Aku memiliki impian, bagaimana meningkatkan kemampuan menulis khusus para wanita Medan─wanita yang kelak akan menjadi Ibu-ibu Doyan Nulis. Walaupun orangtuaku kurang mendukung, tapi aku yakin suatu saat mereka akan bangga memiliki anak yang suka menulis. Semangat terus membentuk inisiatif dan kreatifitas melejitkan produktifitas para ibu sehingga melahirkan anak-anak yang cerdas dan bertakwa.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Grup pusat Ibu-Ibu Doyan nulis-Interaktif (IIDN-I):&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.facebook.com/home.php?sk=group_165731113482130&amp;ap=1&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;dan Grup Ibu-Ibu Doyan Nulis Wilayah Medan (IIDN Medan):&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.facebook.com/home.php?sk=group_217478894947065&amp;ap=1&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Bahagia juga jadi bagian dari penulis Indscript dan IIDN-I. Sukses terus buat semua Ibu-ibu yang doyan nulis dan semua ibu yang baru saja ingin memulai menulis juga teh Iin dan semua tim Indscript. Semoga kelak bisa bertemu dengan ibu-ibu doyan nulis di mana pun berada. Jangan pernah takut untuk mencoba, jangan pernah takut untuk gagal. Tapi lakukan dengan tindakan nyata agar semua impian dapat tercapai.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;         Akan aku ingat nasehat dari teh Iin untuk menghasilkan &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;buku yang istimewa─buku yang ditulis adalah buah pikir sang penulisnya&lt;/span&gt;. Tidak ada yang orisinal dalam sebuah buku, namun setiap penulis memiliki gaya bercerita/menulis yang berbeda satu sama lain. Teh Iin juga meyakinkan padaku bahwa kelak aku akan memiliki buku yang akan tersebar di toko buku terkenal. Sekarang impian itu semakin dekat terasa. Perjuangan demi perjuangan harus dijalani dengan semangat dan keyakinan serta tak lupa bersyukur kepada Allah swt. Juga berterimakasih pada orang-orang yang telah menyepelekan kemampuan menulisku, yang telah menganggap rencana outline naskahku tidak jelas, juga pada orang-orang yang telah  meninggalkanku di saat aku butuh sekali dukungannya. Semoga semua tulisanku kelak menjadi amal di akhirat, menginspirasi banyak orang dan lebih utama adalah berdakwah lewat tulisan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak terasa sudah hampir 5 lembar. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Subhanallah&lt;/span&gt;…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Semakin banyak bacaan kita,  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    maka semakin luas pula perbendaharaan kosa kata kita  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Semakin banyak karya-karya kita yang baik  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Sehingga siap menjadi seorang penulis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-u68IYe1zhyI/TdKzbXlRvcI/AAAAAAAAA_M/vzwafTgwk0w/s1600/Evi%2Bdan%2Bteh%2BIndari.png"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 390px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-u68IYe1zhyI/TdKzbXlRvcI/AAAAAAAAA_M/vzwafTgwk0w/s400/Evi%2Bdan%2Bteh%2BIndari.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5607741768797896130" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;center&gt;Foto Evi bersama teh Iin (Indari Mastuti)&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh&lt;br /&gt;~Evi Andriani~&lt;br /&gt;Medan, 17 Mei 2011&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7232848384524993729-933880711460274692?l=eviandrianimosy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/933880711460274692'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/933880711460274692'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eviandrianimosy.blogspot.com/2011/05/melejitkan-kemampuan-menulis-lewat.html' title='Melejitkan Kemampuan Menulis Lewat Pergaulan'/><author><name>Evi Andriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02049906709951916343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-C4Vnv0iZDuI/TV6lxbYx36I/AAAAAAAAA68/H4J6Z_AOANs/s220/3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-TO094wIzR1w/TdK5dJSw3OI/AAAAAAAAA_U/Logf0_0_nYc/s72-c/buku%2Bkarya%2Bemak-emak.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7232848384524993729.post-3913002710757620512</id><published>2011-05-15T23:14:00.003+07:00</published><updated>2011-05-16T01:38:49.531+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DO&apos;A-DO&apos;A EVI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KOTAK HARTA KARUN EVI'/><title type='text'>Dzikir Pagi dan Petang Sesuai Tuntunan Rasulullah Serta Keutamaannya</title><content type='html'>Sangat banyak ayat ataupun hadits yang menerangkan keutamaan berdzikir kepada Allah. Bahkan Allah dan Rasul-Nya telah memerintahkan dan menganjurkan kepada kita agar senantiasa berdzikir dan mengingat-Nya (lihat edisi 29/III tentang dzikir-dzikir setelah shalat wajib). Jangan sampai harta, anak-anak ataupun kegiatan duniawi melalaikan kita dari berdzikir kepada Allah.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا لاَ تُلْهِكُمْ أَمْوَالُكُمْ وَلاَ أَوْلاَدُكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللهِ وَمَنْ يَفْعَلْ ذَلِكَ فَأُولَئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Hai orang-orang yang beriman, janganlah harta-harta kalian dan anak-anak kalian melalaikan kalian dari mengingat Allah. Barangsiapa yang berbuat demikian maka mereka itulah orang-orang yang rugi.&lt;/span&gt;” (Al-Munaafiquun:9)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sangat banyak ayat ataupun hadits yang menerangkan keutamaan berdzikir kepada Allah. Bahkan Allah dan Rasul-Nya telah memerintahkan dan menganjurkan kepada kita agar senantiasa berdzikir dan mengingat-Nya (lihat edisi 29/III tentang dzikir-dzikir setelah shalat wajib). Jangan sampai harta, anak-anak ataupun kegiatan duniawi melalaikan kita dari berdzikir kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا لاَ تُلْهِكُمْ أَمْوَالُكُمْ وَلاَ أَوْلاَدُكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللهِ وَمَنْ يَفْعَلْ ذَلِكَ فَأُولَئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hai orang-orang yang beriman, janganlah harta-harta kalian dan anak-anak kalian melalaikan kalian dari mengingat Allah. Barangsiapa yang berbuat demikian maka mereka itulah orang-orang yang rugi.” (Al-Munaafiquun:9)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara dzikir-dzikir yang disunnahkan untuk dibaca dan diamalkan adalah dzikir pagi dan sore. Dzikir pagi dilakukan setelah shalat shubuh sampai terbit matahari atau sampai matahari meninggi saat waktu dhuha, kira-kira jam tujuh atau jam delapan. Adapun dzikir sore dilakukan setelah shalat ‘ashar sampai terbenam matahari atau sampai menjelang waktu ‘isya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak sekali keutamaan dzikir pagi dan sore sebagaimana yang dijelaskan di dalam hadits-hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Adapun bacaannya dan penjelasan tentang keutamaannya adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1. Membaca:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الْحَمْدُ لِلَّهِ وَحْدَهُ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى مَنْ لاَ نَبِيَّ بَعْدَهُ&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibaca sekali ketika pagi dan sore. Dari Anas yang dia memarfu’kannya (sampai kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam),&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sungguh aku duduk bersama suatu kaum yang berdzikir kepada Allah setelah shalat shubuh sampai terbitnya matahari lebih aku sukai daripada membebaskan/memerdekakan empat orang dari keturunan Nabi Isma’il (bangsa ‘Arab). Dan sungguh aku duduk bersama suatu kaum yang berdzikir kepada Allah setelah shalat ‘ashar sampai terbenamnya matahari lebih aku sukai daripada membebaskan empat orang (budak).&lt;/span&gt;” (HR. Abu Dawud no.3667 dan dihasankan oleh Asy-Syaikh Al-Albaniy dalam Shahih Abu Dawud 2/698)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;2. Membaca ayat kursi (Al-Baqarah:255)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibaca sekali ketika pagi dan sore. “Barangsiapa membacanya di pagi hari maka akan dilindungi dari (gangguan) jin sampai sore, dan barangsiapa yang membacanya di sore hari maka akan dilindungi dari gangguan mereka (jin).” (HR. Al-Hakim 1/562 dan dishahihkan Asy-Syaikh Al-Albaniy dalam Shahih At-Targhiib wat Tarhiib 1/273)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;3. Membaca surat Al-Ikhlaash, Al-Falaq dan An-Naas.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibaca 3x ketika pagi dan sore. “Barangsiapa yang membacanya tiga kali ketika pagi dan ketika sore maka dia akan dicukupi dari segala sesuatu.” (HR. Abu Dawud 4/322, At-Tirmidziy 5/567, lihat Shahih At-Tirmidziy 3/182)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;4. Membaca:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أَصْبَحْنَا وَأَصْبَحَ الْمُلْكُ لِلَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ، رَبِّ أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَا فِيْ هَذَا الْيَوْمِ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهُ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِيْ هَذَا الْيَوْمِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهُ، رَبِّ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْكَسَلِ وَسُوْءِ الْكِبَرِ، رَبِّ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابٍ فِي النَّارِ وَعَذَابٍ فِي الْقَبْرِ&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jika sore hari membaca:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أَمْسَيْنَا وَأَمْسَى الْمُلْكُ لِلَّهِ … رَبِّ أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَا فِيْ هَذِهِ اللَّيْلَةِ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهَا وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِيْ هَذِهِ اللَّيْلَةِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهَا …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibaca sekali. (HR. Muslim 4/2088 no.2723 dari ‘Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;5. Membaca:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;اللَّهُمَّ بِكَ أَصْبَحْنَا وَبِكَ أَمْسَيْنَا وَبِكَ نَحْيَا وَبِكَ نَمُوْتُ وَإِلَيْكَ النُّشُوْرُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika sore hari membaca:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;اللَّهُمَّ بِكَ أَمْسَيْنَا وَبِكَ أَصْبَحْنَا وَبِكَ نَحْيَا وَبِكَ نَمُوْتُ وَإِلَيْكَ الْمَصِيْرُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibaca sekali. (HR. At-Tirmidziy 5/466, lihat Shahih At-Tirmidziy 3/142)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;6. Membaca:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibaca sekali ketika pagi dan sore. “Barangsiapa yang mengucapkannya dalam keadaan yakin dengannya ketika sore hari lalu meninggal di malam harinya, niscaya dia akan masuk surga. Dan demikian juga apabila di pagi hari.” (HR. Al-Bukhariy 7/150)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;7. Membaca:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;اللَّهُمَّ عَافِنِيْ فِيْ بَدَنِيْ، اللَّهُمَّ عَافِنِيْ فِيْ سَمْعِيْ، اللَّهُمَّ عَافِنِيْ فِيْ بَصَرِيْ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ. اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْكُفْرِ وَالْفَقْرِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibaca 3x ketika pagi dan sore. (HR. Abu Dawud 4/324, Ahmad 5/42, An-Nasa`iy di dalam ‘Amalul Yaum wal Lailah no.22 dan Ibnus Sunniy no.69, serta Al-Bukhariy di dalam Al-Adabul Mufrad dan dihasankan sanadnya oleh Asy-Syaikh Ibnu Baz di dalam Tuhfatul Akhyaar hal.26)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;8. Membaca:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ، اللَّهُمَّ إِنَّيْ أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِيْ دِيْنِيْ وَدُنْيَايَ وَأَهْلِيْ وَمَالِيْ، اللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَاتِيْ، وَآمِنْ رَوْعَاتِيْ، اللَّهُمَّ احْفَظْنِيْ مِنْ بَيْنِ يَدَيَّ، وَمِنْ خَلْفِيْ، وَعَنْ يَمِيْنِيْ، وَعَنْ شِمَالِيْ، وَمِنْ فَوْقِيْ، وَأَعُوْذُ بِعَظَمَتِكَ أَنْ أُغْتَالَ مِنْ تَحْتِيْ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibaca sekali ketika pagi dan sore. (HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah, lihat Shahih Ibnu Majah 2/332)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;9. Membaca:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;اللَّهُمَّ عَالِمَ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَاطِرَ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ، رَبَّ كُلِّ شَيْءٍ وَمَلِيْكَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لاَّ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ نَفْسِيْ، وَمِنْ شَرِّ الشَّيْطَانِ وَشِرْكِهِ، وَأَنْ أَقْتَرِفَ عَلَى نَفْسِيْ سُوْءًا، أَوْ أَجُرَّهُ إِلَى مُسْلِمٍ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibaca sekali ketika pagi dan sore. (HR. Abu Dawud dan At-Tirmidziy, lihat Shahih At-Tirmidziy 3/142)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;10. Membaca:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;بِسْمِ اللهِ الَّذِيْ لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلاَ فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibaca 3x ketika pagi dan sore. “Barangsiapa yang mengucapkannya tiga kali ketika pagi dan tiga kali ketika sore, tidak akan membahayakannya sesuatu apapun.” (HR. Abu Dawud 4/323, At-Tirmidziy 5/465, Ibnu Majah dan Ahmad, lihat Shahih Ibnu Majah 2/332)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;11. Membaca:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;رَضِيْتُ بِاللهِ رَبًّا، وَبِالْإِسْلاَمِ دِيْنًا، وَبِمُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَبِيًّا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibaca 3x ketika pagi dan sore. “Barangsiapa yang mengucapkannya tiga kali ketika pagi dan ketika sore maka ada hak atas Allah untuk meridhainya pada hari kiamat.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Boleh juga membaca:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;… وَبِمُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَبِيًّا وَرَسُوْلاً&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(HR. Ahmad 4/337, An-Nasa`iy di dalam ‘Amalul Yaum wal Lailah no.4 dan Ibnus Sunniy no.68, Abu Dawud 4/418, At-Tirmidziy 5/465 dan dihasankan oleh Asy-Syaikh Ibnu Baz di dalam Tuhfatul Akhyaar hal.39)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;12. Membaca:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْثُ، أَصْلِحْ لِيْ شَأْنِيْ كُلَّهُ وَلاَ تَكِلْنِيْ إِلَى نَفْسِيْ طَرْفَةَ عَيْنٍ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibaca sekali ketika pagi dan sore. (HR. Al-Hakim dan beliau menshahihkannya serta disepakati oleh Adz-Dzahabiy 1/545, lihat Shahih At-Targhiib wat Tarhiib 1/273)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;13. Membaca:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أَصْبَحْنَا عَلَى فِطْرَةِ الإِسْلاَمِ وَعَلَى كَلِمَةِ الإِخْلاَصِ، وَعَلَى دِيْنِ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَعَلَى مِلَّةِ أَبِيْنَا إِبْرَاهِيْمَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jika sore hari membaca:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أَمْسَيْنَا عَلَى فِطْرَةِ الإِسْلاَمِ …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibaca sekali. (HR. Ahmad 3/406, 407, Ibnus Sunniy di dalam ‘Amalul Yaum wal Lailah no.34, lihat Shahiihul Jaami’ 4/209)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;14. Membaca:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibaca 100x ketika pagi dan sore. “Barangsiapa yang membacanya seratus kali ketika pagi dan sore maka tidak ada seorang pun yang datang pada hari kiamat yang lebih utama daripada apa yang dia bawa kecuali seseorang yang membaca seperti apa yang dia baca atau yang lebih banyak lagi.” (HR. Muslim 4/2071)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;15. Membaca:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibaca 10x. (HR. An-Nasa`iy di dalam ‘Amalul Yaum wal Lailah no.24, lihat Shahih At-Targhiib wat Tarhiib 1/272)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau dibaca sekali ketika malas/sedang tidak bersemangat. (HR. Abu Dawud 4/319, Ibnu Majah, Ahmad 4/60, lihat Shahih Abu Dawud 3/957 dan Shahih Ibnu Majah 2/331)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;16. Membaca:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibaca 100x ketika pagi. “Barangsiapa yang membacanya seratus kali dalam sehari maka (pahalanya) seperti membebaskan sepuluh budak, ditulis untuknya seratus kebaikan, dihapus darinya seratus kesalahan, dan dia akan mendapat perlindungan dari (godaan) syaithan pada hari itu sampai sore, dan tidak ada seorang pun yang lebih utama daripada apa yang dia bawa kecuali seseorang yang mengamalkan lebih banyak dari itu.” (HR. Al-Bukhariy 4/95 dan Muslim 4/2071)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;17. Membaca:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ: عَدَدَ خَلْقِهِ، وَرِضَا نَفْسِهِ، وَزِنَةَ عَرْشِهِ وَمِدَادَ كَلِمَاتِهِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibaca 3x ketika pagi. (HR. Muslim 4/2090)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;18. Membaca:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibaca sekali ketika pagi. (HR. Ibnus Sunniy di dalam ‘Amalul Yaum wal Lailah no.54, Ibnu Majah no.925 dan dihasankan sanadnya oleh ‘Abdul Qadir dan Syu’aib Al-Arna`uth di dalam tahqiq Zaadul Ma’aad 2/375)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;19. Membaca:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أَسْتَغْفِرُ اللهَ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibaca 100x dalam sehari. (HR. Al-Bukhariy bersama Fathul Baari 11/101 dan Muslim 4/2075)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;20. Membaca:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibaca 3x ketika sore. “Barangsiapa yang mengucapkannya ketika sore tiga kali maka tidak akan membahayakannya panasnya malam itu.” (HR. Ahmad 2/290, lihat Shahih At-Tirmidziy 3/187 dan Shahih Ibnu Majah 2/266)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;21. Membaca:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibaca 10x ketika pagi dan sore. “Barangsiapa yang membaca shalawat kepadaku ketika pagi sepuluh kali dan ketika sore sepuluh kali maka dia akan mendapatkan syafa’atku pada hari kiamat.” (HR. Ath-Thabraniy dengan dua sanad, salah satu sanadnya jayyid, lihat Majma’uz Zawaa`id 10/120 dan Shahih At-Targhiib wat Tarhiib 1/273)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah di antara dzikir-dzikir yang disunnahkan dibaca ketika pagi dan sore. Ada juga bacaan yang lainnya akan tetapi kebanyakan sanadnya dha’if sebagaimana yang dijelaskan oleh Asy-Syaikh Al-Albaniy dan Asy-Syaikh Salim Al-Hilaliy. Walaupun tidak menutup kemungkinan sebagiannya ada yang shahih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lafazh-lafazh dzikir ini belum diterjemahkan mengingat terbatasnya tempat. Bagi yang ingin melihat terjemahan dan keterangannya bisa dilihat dalam “Perisai Seorang Muslim: Doa dan Dzikir dari Al-Qur`an dan As-Sunnah“.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Keutamaan Shalat Isyraaq&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan membaca dzikir-dzikir tersebut kita bisa mengamalkan sunnah yang lainnya yaitu shalat isyraaq (shalat ketika telah terbitnya matahari sekitar 15-20 menit). Hal ini dijelaskan dalam hadits Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مَنْ صَلَّى الْفَجْرَ فِيْ جَمَاعَةٍ ثُمَّ قَعَدَ يَذْكُرُ اللهَ تَعَالَى حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ ثُمَّ صَلَّى رَكْعَتَيْنِ، كَانَتْ كَأَجْرِ حَجَّةٍ وَعُمْرَةٍ، تَامَّةٍ تَامَّةٍ تَامَّةٍ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Barangsiapa yang shalat shubuh dengan berjama’ah kemudian dia berdzikir kepada Allah Ta’ala sampai terbitnya matahari lalu dia shalat dua raka’at, maka pahalanya seperti pahala berhaji dan ‘umrah, sempurna, sempurna, sempurna.” (HR. At-Tirmidziy no.591 dan dihasankan oleh Asy-Syaikh Al-Albaniy di dalam Shahih Sunan At-Tirmidziy no.480, Al-Misykat no.971 dan Shahih At-Targhiib no.468, lihat juga Shahih Kitab Al-Adzkaar 1/213 karya Asy-Syaikh Salim Al-Hilaliy)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa besarnya keutamaan amalan tersebut! Selayaknya bagi kita untuk melaksanakannya semaksimal mungkin. Jangan sampai terlewat pahala yang begitu besar ini. Jangan sampai waktu kita terbuang untuk ngobrol kesana kemari yang sifatnya mubah sehingga hilanglah kesempatan mendapatkan pahala yang besar ini. Konsentrasikanlah setelah shalat shubuh dengan dzikir. Dzikir setelah shalat subuh dilanjutkan dengan dzikir pagi sampai selesai. Kemudian membaca Al-Qur`an atau muraja’ah hafalan sampai terbit matahari sekitar 15-20 menit. Setelah itu kita shalat dua raka’at yang diistilahkan dengan shalat isyraaq (jangan shalat ketika tepat matahari terbit, karena hal ini dilarang di dalam syari’at).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Janganlah waktu ini disibukkkan dengan urusan lain yang kurang penting. Kecuali amalan lain yang mempunyai keutamaan yang besar seperti ta’lim atau urusan lainnya yang sifatnya sangat urgen dan mendesak. Mudahan-mudahan kita mendapatkan pahala yang besar ini sebagaimana yang disebutkan di dalam hadits tersebut. Aamiin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallaahu A’lam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maraaji’:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hishnul Muslim karya Asy-Syaikh Sa’id bin ‘Ali bin Wahf Al-Qahthaniy, Shahih Kitab Al-Adzkar wa Dha’ifuhu, Syarh Riyadhush Shalihin bab Adz-Dzikr ‘indash Shabah wal Masa`, dan Al-Kalimuth Thayyib karya Ibnu Taimiyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikutip dari: http://fdawj.co.nr/ Penulis: Buletin Dakwah Al Wala’ Wal Bara’ , Judul: Keutamaan Dzikir Pagi &amp; Sore&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Baca Risalah terkait ini:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Istighfar yang Paling Utama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Kumpulan Dzikir dan Do’a (Hisnul Muslim 1) Perisai Seorang Muslim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Kumpulan Dzikir dan Do’a (Hisnul Muslim 2) Perisai Seorang Muslim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.Rasulullah Berdzikir dengan Jari Kanannya, Tanpa Alat Tasbih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.Dzikir-dzikir Setelah Shalat Wajib&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.Dzikir Pagi dan Petang Sesuai Tuntunan Rasulullah Serta Keutamaannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.Doa Senjata Orang Yang Beriman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8.KUMPULAN DZIKIR DAN DO’A&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diarsipkan pada: http://qurandansunnah.wordpress.com/&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7232848384524993729-3913002710757620512?l=eviandrianimosy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/3913002710757620512'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/3913002710757620512'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eviandrianimosy.blogspot.com/2011/05/dzikir-pagi-dan-petang-sesuai-tuntunan.html' title='Dzikir Pagi dan Petang Sesuai Tuntunan Rasulullah Serta Keutamaannya'/><author><name>Evi Andriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02049906709951916343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-C4Vnv0iZDuI/TV6lxbYx36I/AAAAAAAAA68/H4J6Z_AOANs/s220/3.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7232848384524993729.post-4957880300921911959</id><published>2011-05-15T23:00:00.002+07:00</published><updated>2011-05-15T23:14:25.973+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='DO&apos;A-DO&apos;A EVI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KOTAK HARTA KARUN EVI'/><title type='text'>Doa Setelah Makanan</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Setelah makan membaca:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الْحَمْدُ لِلَّهِ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيْهِ، غَيْرَ مُكْفِيٍّ وَلاَ مُوَدَّعٍ، وَلاَ مُسْتَغْنًى عَنْهُ رَبَّنَا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Segala puji bagi Allah (Aku memujiNya) dengan pujian yang banyak, yang baik dan penuh berkah, yang senantiasa dibutuhkan, diperlukan dan tidak bisa ditinggalkan, ya Tuhan kami.” (HR. Bukhari)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau membaca:&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;اَللّٰهُمَّ اَطْعَمْتَ وَاَسْقَيْتَ ، وَاَقْنَيْتَ ، وَهَدَيْتَ ، وَاَحْيَيْتَ ، فَلِلّهِ الْحَمْدُ عَلىٰ مَا اَعْطَيْتَ&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Ya Allah, Engkau telah memberi makan, memberi minum, memberi harta, memberi hadiah (suguhan) dan memberi penghidupan. Hanya milik Allah-lah semua pujian atas semua yang telah diberikan&lt;/span&gt;”. (HR. Ahmad dan Lainnya, lihat Ash-Shahihah: 71)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau membaca:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ أَطْعَمَنِيْ هَذَا وَرَزَقَنِيْهِ مِنْ غَيْرِ حَوْلٍ مِنِّيْ وَلاَ قُوَّةٍ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Segala puji bagi Allah yang telah memberiku makanan dan rezeki ini tanpa daya dan kekuatanku&lt;/span&gt;”. (HR. Penyusun kitab Sunan, kecuali An-Nasai, dan lihat Shahih At-Tirmidzi 3/159, dan Tahqiq Kalimu Ath-Thayyib: 187 )&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Keterangan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits kedua: dalam Kalimu Ath-Thayyib disandarkan kepada Nasa’i dan lainnya. Syaikh Al-Albani berkata  “&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Demikian pula diriwayatkan oleh Ibnu Sunni (no: 459) dengan sanad yang shahih, saya telah mencantumkannya dalam Silsilah Hadits Shahih no: 7&lt;/span&gt;1”.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun tentang hadits ketiga bila diucapkan setelah makan, maka Rasulullah صلي الله عليه وسلم bersabda: “&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu&lt;/span&gt;”.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang Tahmid (Al-Hamdulillah) sesudah makan telah datang riwayat dari Anas bin Malik رضي الله عنه, bahwa Rasulullah صلي الله عليه وسلم bersabda:&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إِنَّ اللَّهَ لَيَرْضَى عَنْ الْعَبْدِ أَنْ يَأْكُلَ الْأَكْلَةَ فَيَحْمَدَهُ عَلَيْهَا أَوْ يَشْرَبَ الشَّرْبَةَ فَيَحْمَدَهُ عَلَيْهَا&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sesungguhnya Allah meridhai seorang hamba yang mengucapkan tahmid setiap kali selesai makan dan minum&lt;/span&gt;” (HR. Muslim)&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Sumber:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Terjemah Al-Kalimu Ath-Thayyib oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dengan Tahqiq Syaikh Al-Albani, Terbitan Daar El-Hujjah, Jakarta&lt;br /&gt;    Ebook Silsilah Hadits Ash-Shahihah oleh Syaikh Al-Albani&lt;br /&gt;    Hisnul Muslim Karya Syaikh Dr. Sa’id bin Ali bin Wahf al-Qahthani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(dari kiriman kakakku : Kak Abi Sabiela)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7232848384524993729-4957880300921911959?l=eviandrianimosy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/4957880300921911959'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/4957880300921911959'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eviandrianimosy.blogspot.com/2011/05/doa-setelah-makanan.html' title='Doa Setelah Makanan'/><author><name>Evi Andriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02049906709951916343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-C4Vnv0iZDuI/TV6lxbYx36I/AAAAAAAAA68/H4J6Z_AOANs/s220/3.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7232848384524993729.post-5449749618819312959</id><published>2011-05-11T04:21:00.003+07:00</published><updated>2011-05-11T08:11:22.573+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Teknik Tulis Menulis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KOTAK HARTA KARUN EVI'/><title type='text'>Pertemuan FLP Sumut dengan Bunda Helvi Tiana Rossa</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-z6AgdaHpZPk/TcngFld1UxI/AAAAAAAAA_E/-9qmwLYto_Y/s1600/4.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-z6AgdaHpZPk/TcngFld1UxI/AAAAAAAAA_E/-9qmwLYto_Y/s400/4.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5605257597800502034" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-xKF82p3BaOI/Tcnfggp1TII/AAAAAAAAA-8/kl1utc6rDkI/s1600/2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-xKF82p3BaOI/Tcnfggp1TII/AAAAAAAAA-8/kl1utc6rDkI/s400/2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5605256960853494914" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenangan tak terlupakan pada saat bertemu dengan Bunda Helvi Tiana Rosa pada tanggal 24 April 2011 di Rumah Cahaya FLP Sumut.&lt;br /&gt;Mendapat banyak ilmu dan nasehat-nasehat yang membangkitkan dunia kepenulisan.&lt;br /&gt;Bahagia juga Evi bisa mengantar Bunda Helvi sampai ke bandara Polonia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata-kata Bunda Helvi yang sangat melekat dalam memori Evi :&lt;br /&gt;"Tulisan kita harus memberi cahaya walaupun setitik cahaya&lt;br /&gt;Tulisan yang mencerahkan diri sendiri dan mencerahkan banyak orang&lt;br /&gt;Semakin Anda menulis, semakin rendah hati&lt;br /&gt;Semakin talenta, semakin rendah hati&lt;br /&gt;Dengan menulis akan meninggalkan jejak kita&lt;br /&gt;Karena menulis ada rekam jejak&lt;br /&gt;Tulis tulisan yang datang dari hati nurani&lt;br /&gt;Produktivitas dibarengi kualitas&lt;br /&gt;Ciptakan karya yang menarik&lt;br /&gt;Menulis itu menyehatkan karena menulis memaksa kita berpikir logis baik fiksi maupun non fiksi."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~Evi Andriani~&lt;br /&gt;Medan, 11 Mei 2011&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7232848384524993729-5449749618819312959?l=eviandrianimosy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/5449749618819312959'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/5449749618819312959'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eviandrianimosy.blogspot.com/2011/05/pertemuan-flp-sumut-dengan-bunda-helvi.html' title='Pertemuan FLP Sumut dengan Bunda Helvi Tiana Rossa'/><author><name>Evi Andriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02049906709951916343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-C4Vnv0iZDuI/TV6lxbYx36I/AAAAAAAAA68/H4J6Z_AOANs/s220/3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-z6AgdaHpZPk/TcngFld1UxI/AAAAAAAAA_E/-9qmwLYto_Y/s72-c/4.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7232848384524993729.post-6520516737017680947</id><published>2011-05-05T21:18:00.002+07:00</published><updated>2011-05-05T21:24:40.312+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fiqih dan Aqidah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MUHASSABAH'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama Islam'/><title type='text'>Sayangi Saudaramu, Jangan Biarkan Kehilangan Petunjuk</title><content type='html'>SEBUAH kerusakan terjadi tatkalah keburukan itu didiamkan oleh orang yang berilmu. Hal ini yang terjadi di kalangan Bani Israil dahulu. Seperti yang pernah diceritakan oleh Ibnu Mas’ud, Bani Israil kehilangan petunjuk ketika para ulamanya mulai melegalkan kemungkaran umatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan dari Ibnu Mas’ud, Rasulullah SAW  bersabda: "Ketika kaum Bani Israil sudah terjerumus dalam berbagai kemaksiatan, para ulama mereka sesungguhnya telah memberi peringatan tentang larangan itu. Bani Israil tetap saja, dan para ulamanya  tidak berusa lagi menghentikan perbuatan mereka itu. Kemudian alim ulama tadi berkawan dengan mereka dalam duduk, makan dan minumnya, tidak peduli lagi dengan larangan itu dan menyetujui kemungkaran yang dilakukan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karana itu Allah lalu memberi rasa saling membenci hati di antara mereka (ulama dan kaum Bani Israil) serta  melaknat mereka. Yang sedemikian itu adalah karana mereka telah melanggar aturan".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Rasulullah SAW duduk dan bersandar, lalu meneruskan sabdanya: "Janganlah kamu seperti mereka. Demi Zat yang jiwaku ada di dalam genggaman kekuasaan-Nya. Laknat itu pasti datang, sehingga engkau semua mengembalikan orang-orang yang berbuat kemungkaran itu kepada kebenaran yang sesungguh-sungguhnya." (HR. Turmudzi dan Abu Dawud).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ulama bani Israil itu terimbas kerusakan bahkan akhirnya jatuh di dalamnya, karena melegalkan kemaksiatan dan enggan menganjurkan perbuatan ma’ruf. Dari lisan dan perbuatan mereka itu tidak keluar kata-kata larangan sama sekali, sehingga para bani Israil kehilangan petunjuk (Maroh Labid Li Kasyfi Ma’na al-Qur’an al-Majid Juz I hlm 287).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada mulanya para ulama itu telah memberi peringatan, akan tetapi mungkin mereka tidak istiqamah. Tapi justru lambat laun berkawan dan akhrinya membenarkannya. Itulah akibatnya jika ridla terhadap kemaksiatan dibiarkan terus dalam hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti peringatan Rasulullah SAW bersabda:”Barangsiapa ridla terhadap perbuatan kaum, maka dia bagian dari mereka.”(HR. Ibn Hajar dalam Mathalib al-‘Aliyah). Ridla terhadap kemaksiatan saudara tidaklah dapat diartikan kita menyayangi mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ridla dalam bentuk ini justru bukan cinta tapi sebaliknya, yaitu membencinya. Tidak mungkin kita jerumuskan pada kerusakan orang-orang yang kita cintai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab tanda mencintai sesama itu dengan saling berwasiat kepada kebaikan dan mencegah dari kemungkaran. "Orang-orang mu'min lelaki dan orang-orang mu'min perempuan itu, setengahnya adalah kekasih setengahnya, kerana mereka memerintah dengan kebaikan dan melarang dari kemungkaran." (QS. al-Taubah: 71).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Etika Mencintai Saudara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rambu-rambu Islam telah mengajarkan bahwa, hak dan kewajiban persaudaraan itu diikat oleh syari’ah. Dalam kitab Minhaj al-Muslim diatur etika persaudaraan yang didasari oleh rasa kemanusiaan dan keta’atan pada hukum. Di antara etika dan hak persaudaraan itu antara lain;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama. Membantu dengan dana jika membutuhkan. Setiap saudara harus membantu saudaranya dengan dana jika saudaranya memerlukannya. Diriwayatkan, Abu Hurairah ra bahwa ia didatangi seseorang yang kemudian berkata, "Aku ingin bersaudara denganmu karena Allah, tahukah engkau apa hak persaudaraan?" Abu Hurairah berkata, "Tolong jelaskah hak persaudaraan kepadaku." Orang tersebut berkata, "Engkau tidak merasa lebih berhak atas dinarmu, dan dirhammu daripada aku." Abu Hurairah berkata, "Aku belum bisa sampai pada tingkatan itu." Orang tersebut berkata;”Kalau begitu, pergilah engkau dari sini”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua. Mengutamakan saudaranya daripada dirinya sendiri, memeriksa kondisi saudaranya sebagaimana ia memeriksa kondisi dirinya, lebih mengutamakan saudaranya daripada dirinya sendiri atau keluarganya atau anak-anaknya, menanyakannya setidaknya dalam setiap tiga hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga. Menjaga lisan dengan tidak membeberkan aib saudaranya.  Tidak membongkar rahasianya, dan tidak berusaha mengetahui rahasia-rahasia diri saudaranya. Jika ia melihat saudaranya di salah satu jalan untuk satu kebutuhan, maka ia tidak menyuruhnya menyebutkan kebutuhannya tersebut, dan tidak berusaha mengetahui sumbernya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat. Menyeru saudaranya kepada kebaikan dengan lemah-lembut, melarangnya dari kemungkaran dengan lemah-lembut. Mengindari perdebatan yang mencelakakan. Mengeluarkan ucapan-ucapan yang kotor dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima. Memberi sesuatu yang dicintai saudaranya dan lisannya dengan memanggilnya dengan nama yang paling ia sukai, menyebutkan kebaikannya tanpa sepengetahuannya atau di depannya, menyampaikan pujian orang kepadanya sebagai bentuk keiriannya kepadanya dan kebahagiaannya dengannya, tidak menasihati berjam-jam hingga membuatnya gerah, dan tidak menasihati di depan umum karena hal mi mencemarkan nama baiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Syafi'i r.a berkata, "Barangsiapa menasihati saudaranya secara rahasia, sungguh ia telah menasihatinya dengan baik, dan menghiasinya. Dan barangsiapa menasihati saudaranya dengan terang-terangan, sungguh ia telah mencemarkan nama baiknya”.(Dikutip dari Minhaj al-Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjaga Agama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, etika mencintai saudara yang benar itu adalah tidak hanya menjaga harta dan jiwanya tapi juga agamanya. Inilah bentuk kasih-sayang yang sesungguhnya. Jika hanya harta dan jiwa yang kita relakan sementara agama tidak diindahkan, maka kita sesungguhnya itu belum berkasih-sayang yang sebenarnya. Bahkan bisa sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, menasehati dalam masalah agama merupakan bentuk kasih-sayang yang benar. Membetulkan yang salah, dan memberi tahu kepada yang masih awam.&lt;br /&gt;Nasihat agama yang utama yang perlu kita sampaikan kepada saudara kita adalah nasihat yang berhubungan dengan hal-hal takwa kepada Allah SWT dan perkara akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang pernah dipraktikkan oleh Rasulullah SAW kepada sahabatnya. Dari al-'Irbadh bin Sariyah r.a., katanya: "Kita semua diberi nasihat oleh Rasulullah SAW. berupa suatu nasihat sehingga karena mendengar nasihat itu semua hati kita menjadi takut dan semua mata dapat mengalirkan air mata." (HR. Tirmidzi dalam Riyadlu al-Shalihin hadis no. 700).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Imam al-Qurtubi, hubungan persaudaraan sesama muslim itu terbentuk dengan tiga faktor utama. Yaitu, dilandasi oleh rasa bersama seperti saudara senasab dalam kasih saying, kedua, tolong menolong dan saling membantu dan ketiga saling memberi nasehat agama (Khasyiyah al-Muwaththa dalam Kitab Khusnul Khuluq).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor pertama dan kedua merupakan pilar yang didasari oleh rasa kemanusiaan. Sebagai satu darah dan satu jiwa. Dua aspek kemanusiaan ini kemudian disempurnakan dengan pilar ketiga, yaitu nasihat untuk menjaga agamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai bentuk solidaritas yang memiliki  jiwa yang disatukan oleh iman. Ketiga-tiganya saling menguatkan dan berkesinambungan. Jika pilar ketiga itu hilang, maka hubungan persaudaraan itu menjadi kecintaan yang semu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga pilar standar dalam persaudaraan itulah yang menjadi salah satu elemen pertanda kesempurnaan iman. Seperti disabdakan oleh Rasulullah SAW: "Demi Dzat yang diriku berada di tangan-Nya, seorang hamba tidak beriman (yang sempurna) sehingga ia mencintai untuk saudaranya sesuatu yang ia mencintai untuk dirinya sendiri dari kebaikan” (HR. Bukhari).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh sebab itu, termasuk bagian dari pilar ketiga adalah membenci perbuatan saudaranya untuk berbuat kemaksiatan. Yang dibenci bukan persoanalnya akan tetapi perbuatan buruk itu. Maka, kita mesti berusaha mengeluarkan perbuatan itu dari kemaksiatan. Hal ini semua menunjukkan, cinta dan benci itu mestilah karena Allahbukan atas ego pribadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti ungkapan Rasulullah SAW: "Ikatan iman yang paling kuat adalah: loyalitas karena Allah SWT dan saling memusuhi karena Allah SWT, cinta karena Allah SWT dan benci juga karena-Nya." (HR. Bukhari). Maka, cintailah saudara dengan nasihat agama dan menolongnya dari kesesatan. Wallahu a’lam bisshowab.*/Kholili Hasib&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(dari sahabat saya : Kholili Hasib&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.hidayatullah.com/read/16496/20/04/2011/sayangi-saudaramu,-jangan-biarkan-kehilangan-petunjuk.html&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7232848384524993729-6520516737017680947?l=eviandrianimosy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/6520516737017680947'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/6520516737017680947'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eviandrianimosy.blogspot.com/2011/05/sayangi-saudaramu-jangan-biarkan.html' title='Sayangi Saudaramu, Jangan Biarkan Kehilangan Petunjuk'/><author><name>Evi Andriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02049906709951916343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-C4Vnv0iZDuI/TV6lxbYx36I/AAAAAAAAA68/H4J6Z_AOANs/s220/3.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7232848384524993729.post-4939075999597234743</id><published>2011-05-05T02:06:00.004+07:00</published><updated>2011-08-31T17:39:22.592+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pemikiran Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agama Islam'/><title type='text'>Pluralisme Agama, Pengganjal Kerukunan Umat Beragama</title><content type='html'>Pluralisme Agama, Pengganjal Kerukunan Umat Beragama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Prolog&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas nama kerukunan umat beragama, akhir-akhir ini, banyak lagi yang membicarakan gagasan pluralisme atau pluralism agama di Indonesia. Mereka ini terdiri dari berbagai kalangan─mulai dari politisi, budayawan, agamawan sampai akademik. Secara umum dapat dikatakan bahwa kebanyakan orang... yang ditokohkan di kalangan kita beranggapan secara simplistis bahwa “pluralisme adalah toleransi” atau “pluralisme agama adalah toleransi agama”.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ia sekedar bermakna ‘toleransi’ atau ‘toleransi agama’, pertanyaannya, mengapa Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada tahun 2005 mengeluarkan fatwa tentang hukum haramnya Sekularisme, Pluralisme dan Liberalisme (atau yang dikenal dengan SIPILIS)? Selain itu, ada juga resolusi Muzakarah Ulama Se-Malaysia, 2006, di Negeri Perak, Malaysia, yang dibacakan oleh Mufti Perak, Datuk Dr. Harussani, yang menegaskan hukum yang sama dengan fatwa MUI tersebut.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu, dalam kesempatan ini penulis akan mencoba mengurai hakikat pluralisme yang hingga kini menjadi perdebatan, dan hubungannya dengan kerukunan umat beragama. Benarkan ruang gerak "pluralisme" ini benar-benar hanya pada ranah sosial? Apakah memang ada perbedaan antara pluralisme sosiologis dan pluralisme teologis? Mari kita lihat!&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Definisi dan Doktrin Pluralisme&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anggapan bahwa “pluralisme agama adalah toleransi agama” adalah anggapan subyektif yang jelas-jelas ditolak oleh para pakar dan penganjur pluralisme sendiri. Di Barat, pluralisme memiliki akar yang dapat dilacak jauh ke belakang, tapi yang paling dominan adalah akar nihilisme dan relativisme Barat Postmodern. Sejak awal, postmodernisme ini menjadikan fundamentalisme sebagai musuh utamanya. Dimana dalam hal ini, postmodernisme menjadikan pluralisme sebagai senjatanya. Sebenarnya, postmodernisme itu sendiri dihidupkan oleh semangat pluralisme, kata Akbar S Ahmed dan Ernest Gelner. Tujuannya, kata Peter L Berger, pluralisme itu sebagai ganti sekularisme yang dianggap gagal. Dan dari perut pluralisme inilah, paham 'pluralisme agama' lahir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam The Golier Webster Int. Dictionary Of The English Language diungkap bahwa pluralisme dipahami dalam dua makna, pertama, adanya pengakuan terhadap kualitas majemuk atau toleransi terhadap kemajemukan. Artinya, toleransi yang dimaksud adalah dimana masing-masing agama, ras, suku dan kepercayaan berpegang pada prinsip masing-masing dan menghormati prinsip dan kepercayaan orang lain. Kedua, pluralisme berupa doktrin, yakni: a). pengakuan terhadap kemajemukan prinsip tertinggi, b) dalam masalah kebenaran, tidak ada jalan untuk mengatakan hanya ada satu kebenaran tunggal tentang suatu masalah, c) berisi ancaman bahwa tidak ada pendapat yang benar, atau semua pendapat itu sama benarnya, d) teori yang sejalan dengan relativisme dan sikap curiga terhadap kebenaran (truth), e) dan terakhir, pandangan bahwa di sana tidak ada pendapat yang benar atau semua pendapat adalah sama benarnya (no view is true, or that all view are equally true). (Lihat juga dalam Oxford Advanced Lear ners’ Dictionary of Current English dan Oxford Dictionary of Philosophy).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sisi definisi saja dapat diketahui bahwa pluralisme itu sendiri sudah mengandung pandangan relativitas dalam kebenaran, atau setidaknya, curiga terhadap kebenaran. Pluralisme ini tidak berpegang pada suatu dasar apa pun. Tidak boleh ada kebenaran tunggal. Bahkan dalam satu pengertian, pluralisme mengajarkan bahwa sebenarnya kebenaran itu tidak ada. Walhasil, pluralisme itu bukan hanya doktrin sosial, sebab ia akan selalu menyentuh aspek teologis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam bukunya, The Desecularization of the World, Peter Ludwig Berger menyatakan, pluralisme dengan dukungan globalisasi akan mengubah pengalaman keberagamaan individu. Lambat laun, ia akan menggeser posisi agama, sebab menjadi fakta kehidupan sosial dan kesadaran individual. Agama tidak lagi menjadi sandaran, baik di tingkat internasional dengan globalisasinya dan nasional dengan demokrasi liberalnya. Akhirnya, otoritas menjadi hak setiap individu. Jika demikian, posisi pluralisme bagi masyarakat lebih kuat dari pada agama, ungkap Berger. Jelasnya, pluralisme menjadi agama baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, ungkapan lebih tegas disampaikan oleh Diana L.Eck dalam The Challenge of Pluralism. Menurutnya, pluralisme bukan sekedar toleransi antar umat beragama, tidak pula sekedar menerima pluralitas (diversity). Lebih jauh ia membayangkan bahwa, pluralisme merupakan penyatuan agama-agama, yakni realitas keagamaan yang plural (baca: From Diversity to Pluralism). Karena itu, ia menyarankan agar menerima kebenaran yang ada pada agama lain. Baginya, masing-masing agama memiliki wilayah kebenaranya sendiri. Artinya, Diana meyakini bahwa semua agama itu sama benarnya, yang satu tidak lebih benar dari yang lain. Relativisme menjadi ciri khas pemikiran Diana ini. Jika demikian, sesungguhnya 'sasaran utama' pluralisme adalah agama. Artinya, pluralisme itu tidak bergerak di ranah sosial semata, tapi juga mencakup ke aspek teologis. Oleh karena itu, pluralisme dan pluralisme agama adalah dua paham yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, pluralisme agama memiliki sekurang-kurangnya dua aliran besar, pertama, aliran Kesatuan Transenden Agama-agama (transenden unity of religious) yang dicetuskan oleh Fritjhof Schuon; kedua, aliran Teologi Global (global theology) yang dicetuskan oleh John Hick dan Wilfred Cantwell Smith. Dalam aliran Kesatuan Transenden Agama-agama (transenden unity of religious), Schuon menawarkan ide 'pembacaan' agama menjadi dua tingkat, tingkat eksoterik dan esoterik. Perbedaan antar agama ada pada tingkat eksoterik (lahiriah), sedangkan pada aspek esoterik, agama-agama itu menyatu, memiliki Tuhan yang sama sekaligus abstrak dan tak terbatas, terangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara kasat mata, pandangan ini sangat bertentangan dengan prinsip tauhid dalam Islam. Dimana ia malah mengajak kita, umat Islam untuk berbuat syirik. Selain itu, dalam idenya ini, Schuon tidak begitu mementingkan aspek eksoterik. Jelas-jelas ini tidak sesuai dengan ajaran Islam. Padahal, aspek eksoterik (syari'ah) itu adalah salah satu misi utama kenabian. Bentuk-bentuk ibadah yang tidak sesuai dengan yang Rasulullah Saw contohkan tidaklah sah. Lebih dari itu, dalam Islam tidak dikenal pemisahan kedua aspek tersebut. Satu sama lain terkait. Untuk mencapai tingkat esoterik yang benar, seorang muslim/muslimah harus melaksanakan syari'ah secara benar, sebagaimana yang dicontohkan Nabi saw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian halnya dengan aliran Teologi Global (global theology), juga memiliki problem serius. Menurut aliran ini, agama-agama yang ada harus menyesuaikan diri dengan kondisi dan perkembangan sosial budaya masyarakat hari ini. Maksudndya masyarakat yang plural. Universalisasi ideologi Barat adalah tujuan yang hendak dicapai (baca: Dr. Amir al-Roubaie). Demi universalisasi ini, John Hick dan juga Diana L Eck 'melebur' batas agama-agama (ekslusivisme). Akibatnya, ada perubahan radikal dalam masalah Ketuhanan, yaitu dari 'banyak agama' banyak Tuhan, menjadi 'banyak agama' satu Tuhan. Sementara dalam hal pengetahuan akan 'Tuhan dan kebenaran', Hick mengatakan bahwa itu sifatnya relatif (baca: An Interpretation of Religion).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika demikian halnya, maka paham pluralisme atau pluralisme agama bukan solusi untuk mempererat hubungan antar umat beragama. Sebaliknya, ia bagai duri dalam hubungan tersebut. Sebab kenyataannya, sikap saling menghormati antar umat beragama itu berasal dari saling memahami akan perbedaan masing, bukan malah meleburnya sebagaimana yang ditawarkan oleh paham pluralisme tersebut. Jika tidak ada perbedaan, lalu untuk apa toleransi? Lagi pula, hal ini hanya ada di batas angan, mustahil terjadi, karena perbedaan itu nyata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt; Paham Pluralisme dalam Intern Agama: Kasus Islam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paham Pluralisme agama tidak hanya menjadi duri bagi kerukunan umat beragama, tapi juga intern agama. Akibat masuknya cara pandang pluralis menyangkut persoalan Ahmadiyah dalam Islam misalnya, sampai hari ini tidak kunjung selesai. Padahal kesesatan Ahmadiyah telah dipertegas dalam fatwa MUI pada tahun 1980 dan diperkuat fatwa MUI tahun 2005. Juga ditegaskan oleh hasil penelitian Balitbang Depag RI Jakarta 1995, pernyataan Pakem tahun 2004, dan pernyataan Bakorpakem tahun 2008. Selain itu, dalam perspektif negara Indonesia yang memiliki UU No 1/PNPS/1965 yang baru-baru ini dipertahankan oleh Mahkamah Konstitusi, kelompok Ahmadiyah yang menyebarkan ajaran Islam versi Mirza Ghulam Ahmad sang nabi palsu, jelas-jelas telah melanggar UU tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun karena pihak-pihak yang mendukung Ahmadiyah melihat dari kaca mata pengakuan atas adanya ragam keyakinan semata, maka studi dan kajian para ulama tersebut menjadi tak bermakna. Melihat Ahmadiyah, ibarat seorang pencuri  mengambil barang berharga di sebuah rumah dan menghabisi semua penghuninya. Ketika hukuman dijatuhkan pada si pencuri sesuai perbuatannya, masyarakat ramai, bicara tentang HAM.  Tetapi mengapa tidak bicara HAM pada pencurinya? Ya, mengapa dan mengapa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika negeri ini dibangun ada tiga model nation state yang dianut dunia dalam soal hubungan agama dan negara: pertama, Model sekularisme yang menyerahkan agama sebagai urusan individu dan tak diurus oleh agama. Kedua, Model komunisme, agama dimusuhi dan diberantas oleh negara, ini model negara anti agama. Dan ketiga, Model teokrasi, salah satu agama dijadikan dasar negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pendiri Republik ini, telah mendiskusikan tiga model  itu, sebagian setuju dengan salah satu model tapi yang lain menolaknya. Ketika tak diperoleh kesepakatan, "Negeri Pancasila" diterima sebagai konsensus dan perjanjian bangsa ini. Konsensus ini membuahkan sikap penerimaan Hindu, Buda, Kristen dan Islam, dan menolak agama lainnya, termasuk sekte-sekte yang dipandang menyimpang dari agama pokoknya. Tetapi pada Era Orde Baru, Suharto dengan cara-cara diktator memaksakan penerimaan Aliran Kepercayaan. Walaupun ketika itu ditolak keras oleh mayoritas bangsa ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Ahmadiyah diperlakukan keras oleh sebagian bangsa ini, mereka disalahkan dengan tuduhan, "Melakukan kekerasan atas nama agama." Bukankah Ahmadiyah telah disepakati oleh pemeluk Islam sebagai sekte yang menyimpang. Mengapa bukan pemerintah yang disalahkan, membiarkan sekte itu berkembang subur? Tidakkah ini sebagai sebuah pelanggaran terhadap konsensus dasar?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang lebih mengherankan lagi, orang memandang itu dari kacamata HAM. Padahal kita tahu, HAM itu hasil dari produk negara-negara bermodel sekularisme. Mereka tak memiliki sistem nilai karena menolak ajaran agama menjadi bagian dari sistem kenegaraan. Sementara kita tahu ajaran agama (agama manapun) adalah sebuah sistem nilai yang dipakai oleh pemeluknya. Tapi mengapa negeri Pancasila ini memakai HAM, seperti yang dipakai negara sekuler? Menurut hemat saya Pancasila sebagai dasar negara yang dihasilkan dari kemelut di awal negeri ini akan diibangun, perlu dikaji ulang untuk bisa menghadapi gejolak-gejolak keyakinan keagamaan yang terus berkembang, tetapi tetap didasari semangat  konsensus awal itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;D. Epilog&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat uraian di atas, pluralisme atau pluralism agama bukan toleransi. Ia lebih tepat dimaknai sebagai relativisme kebenaran. Semua agama benar karena menuju Tuhan yang sama. Ini bertentangan dengan konsep Islam. Islam mengakui perbedaan, dan siap dialog. Namun bukan berarti kita harus melebur agama ini. Jika peleburan ini yang terjadi, justru kerukunan tidak akan pernah tercapai. Karena itu, jika ide 'pluralisme' diteruskan, semua agama dirugikan. Sebab, mereka tidak lagi bisa menjalankan ajaran agamanya. Tetapi, dipaksa untuk ikut aturan yang dibuat manusia, yaitu pluralisme yang berfungsi sebagai 'agama baru'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita meyakini, tanpa menggunakan istilah yang 'keren-kerenan', bangsa kita bisa terus menjaga dan mempererat tali persaudaraan. Sejak awal, Islam mengakui dan menghargai perbedaan. Sampai-sampai, perbedaan dalam masalah agama tidak boleh menghalangi seorang anak untuk berbuat baik kepada orang tuanya. Namun, untuk masalah keimanan dan kemusyrikan, kita tidak mentolerir. Maksudnya, kita menginginkan perdamaian dan kerukunan. Tetapi, tauhid lebih penting. Faktanya, Islam mampu melakukan ini. Wallahu A'lamu bi ash-Shawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sebuah artikel yang di tulis dan kirimkan saat ada lomba di facebook Tidak menang dan yang diambil hanya 10 orang saja. Mungkin artikel ini terlalu berat atau lebih cocok di kirim ke media massa ya T_T. Yang penting sudah berusaha. Semangat menulis)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7232848384524993729-4939075999597234743?l=eviandrianimosy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/4939075999597234743'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/4939075999597234743'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eviandrianimosy.blogspot.com/2011/05/pluralisme-agama-pengganjal-kerukunan.html' title='Pluralisme Agama, Pengganjal Kerukunan Umat Beragama'/><author><name>Evi Andriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02049906709951916343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-C4Vnv0iZDuI/TV6lxbYx36I/AAAAAAAAA68/H4J6Z_AOANs/s220/3.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7232848384524993729.post-4867580880845522856</id><published>2011-04-22T02:41:00.004+07:00</published><updated>2011-04-22T03:10:07.548+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KISAH-KISAH'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KOTAK HARTA KARUN EVI'/><title type='text'>Bumi Perkemahan yang Menegangkan (kisah para wanita pramuka yang pemberani )</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-zHyooBYCMuM/TbCMTaFMM3I/AAAAAAAAA-0/Bp6t8eslUQ4/s1600/lambang%2Bpramuka.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 252px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-zHyooBYCMuM/TbCMTaFMM3I/AAAAAAAAA-0/Bp6t8eslUQ4/s400/lambang%2Bpramuka.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5598128601868022642" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Bumi Perkemahan yang Menegangkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Di keheningan pagi buta, aku terbangun dan ingin melaksanakan aktivitas qiyamullail. Suasana gelap gulita di tengah rerumputan ilalang. Aku melihat keluar tenda, terdengar suara aneh dan menyeramkan─suara elang, jangkrik, tokek dan kodok. Suara mereka nyaring. Aku berusaha untuk urungkan niat keluar. Tapi hatiku yang lain mengatakan bahwa aku harus bangkit dan keluar menuju kamar mandi. Aku pun berniat meminta teman untuk menemaniku. Namun, semuanya lagi pada tidur. Aku urungkan niatku karena aku yakin besok pagi aktivitas sangat padat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Langkah demi langkah kakiu berjalan, aku memegang sebuah senter di tangan sendirian. Jaraknya cukup jauh dari tenda. Persis seperti kita berada di sebuah hutan rimba. Aku melihat bayang-bayang dan suara-suara aneh. Tubuhku mulai gemetaran, bulu kuduku mulai merinding dan berdiri. Dalam hati aku hanya membaca ayat kursi. Setelah berwudhu aku berjalan cepat menuju ke lokasi, sampai aku berlari menuju tenda. Takut nanti ada yang menculik aku, bisa ‘berabeh’ deh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Alhamdulillah... akhirnya aku sampai di tenda. Untung aku nggak nyasar. Kalau nyasar, habislah aku disembunyikan oleh jin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Tiga puluh menit kemudian terdengar suara yang ribut di luar tenda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            “TAR… TAR… TAR… TARRRRR!” Suara peluru sambung-menyambung tiada henti selama 30 menit. Semuanya pada bangun dan suasana menjadi heboh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            “Ada apa itu?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            “Ada perang kah atau ada teroris di sini?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            “Benar-benar, gendeng surendeng deh. Jantungku hampir copot,” teriak histeris teman-temanku seperti kambing kebakaran buntut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Bias panik menyelimuti wajah teman-teman. Aku hanya tersenyum memandang wajah mereka. Tiba-tiba, salah satu temanku yang lemah gemulai memelukku dengan badan gemetaran. Aku terkejut. Dia sampai menangis karena ketakutan. Maklum ‘anak mami’, jadi agak sedikit manja. Emang susah jika mengajak orang seperti ini ikut camping. Tapi karena ia pintar, harus ikut demi mengharumkan nama sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            “Huahahaha…!” Rina tertawa terbahak-bahak melihat temannya ketakutan begitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            “Huahahaha… uhuk..uhuk..uhuk!” Rina sampe keselek ketelen tawanya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            “Rasain, itulah akibatnya jika mengejek kawan sendiri”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            “Sudah-sudah.. jangan diributkan lagi masalah ini. Mending kita tanyakan saja sama kakak Pembina besok pagi ketika matahari telah terbit,” tukasku pada teman-teman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Di lapangan telah berkumpul semua peserta camping dari berbagai kabupaten dan kotamadya Sumatera Utara. Seperti biasa mulai diadakan latihan pemanasan, olah raga pagi. Lalu upacara dan beraktivitas. Ternyata di sini juga sebagai tempat latihan para tentara Angkatan Darat. Halangan dan rintangan juga sudah disiapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            “Teman-temanku, lihat halangan dan rintangannya. Kayaknya seruuu!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            “Ya seru….” Aku pun mengangguk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Rintangan pertama, aku harus melewati satu balok panjang dengan cara berjalan di atasnya sedangkan di bawahnya adalah sebuah lubang parit yang lebar dengan ribuan sampah dedauan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            “Alhamdulillah, untung aku ga jatuh ke bawah. Kalau jatuh bisa berubah jadi dekil dan bau deh. Malu ama tentara yang cakep-cakep di sini hehehe.” Mulai deh rayuan gombalku dalam berkata-kata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Rintangan kedua, aku juga harus melewati satu balok panjang dengan cara berjalan di atasnya. Bedanya adalah di bawahnya ada sebuah parit yang lebar dengan berbagai serpihan kaca. Mulai aku berjalan perlahan-lahan dan konsentrasi. Mata ku sudah berkunang-kunang karena gemetaran dan membayangkan gimana kalau jatuh ya. Bisa luka-luka nih tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Tiap langkah demi langkah aku teriak, “Aku bisa… aku bisa… aku bisaa...”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;           Saat hampir tiba di ujung balok kayu itu tiba-tiba kaki lemes dan aku terduduk, sambil jalan ‘mengesot-ngesot’ akhirnya sampai juga deh di ujungnya. “Huuhh... huuhh...” desah nafasku berontak tak tau arahnya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Rintangan ketiga, aku harus melewati jaring-jaring kawat berduri. Rintangan ini benar-benar melatih kesabaran kita. Karena kita akan merayap-rayap di rumput. Seperti ular yang sedang menari-nari di atas tanah mencari mangsanya. Hehehe. Benar-benar ampun deh, perlahan-lahan kaki dan tangan memainkan perannya hingga menuju akhir finish.    “Alhamdulillah, kepalaku dilindungi jilbab, walaupun kena sedikit tapi tidak terluka atau berdarah,” gerutuku di dalam hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Rintangan keempat, aku harus melewati sebuah parit besar yang berisikan air kotor dengan seutas tali yang dipegang dan mengayun sampai ke ujung finish.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            “Waduh, bagaimana nih. Sekali ini aku benar-benar seperti tarzan yang bermain di ranting-ranting pepohonan. Tinggal teman-teman monyetnya aja yang dipanggil.” Aku mengeluh dan sedikit protes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Kakak Pembina bilang, “Peganglah tali dengan erat dan mundur sejauh mungkin agar bisa melompat dengan jauh, lalu ayunkan tubuh dan bermainlah dengan hati dan jiwa agar pengukurannya tepat sampai sasaran”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            “Alhamdulillah, aku sampai lagi dengan selamat. Hehehe, aku berhasil.”  Tapi kasihan temanku, dia basah kuyup karena terjatuh dan bermandikan air kotor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            “Huhu...huhu… hiks… hiks…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;             Temanku malu dan menangis karena badannya bau dan kotor. Wajahnya pun tak keliatan lagi karena hitam, dekil dengan rambut panjang yang berserakan, persis ‘hantu’ di siang bolong. Hehehe. Aku pun menyeka airmata matanya dengan sapu tangan yang kumiliki. Kegiatan selesai, semua peserta kembali ke tenda masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*****&lt;br /&gt;            Hari ketiga pun tiba.…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            “Kejutan apalagi ya hari ini. Hmm, ternyata kegiatan hiking..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Hari ini aku dan teman-teman tak bisa mandi. Karena kelelahan aktivitas kemarin, jadi kesiangan deh ke kamar mandinya. Akhirnya hanya cuci muka dan sikat gigi saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            “Sudah lumrahlah bagi anak Pramuka tidak mandi. Yang penting wangi dan bersih, tidak kelihatan dekil,” tukas ketua pramuka berbicara kepada semua anggotanya. Aku pun setuju, yang penting jangan sampai telat ikut upacara apel pagi hari. Hukumannya adalah push-up dan sit-up sampai 50x. Gila boo.. Capek banget jika harus  terjadi. Bisa-bisa pingsan aku. Wkwkwk...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Perjalanan hiking pun dimulai setelah peluit berbunyi. Aku dan teman-temanku berjalan-jalan ala berbaris gaya tentara sambil bernyanyi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Bangun pemuda-pemudi Indonesia. Tangan bajumu singsingkat untuk negara. .Masa yang akan datang, kewajibamu lah. Menjadi tanggunganmu terhadap nusa….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;             Lantunan nyanyian serempak dari suara anggota Pramuka yang berkorbar mampu menyemangati jiwa kami. Terik matahari pun mulai terasa. Tenggorokan kering dan mulai semakin haus sampai ludah sendiri ditelan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            “Aneh.… Macem mana nih. Sudah lebih dari 2 jam kita berjalan sampai melewati ilalang, jembatan, jalan besar, sungai, tapi kok ga sampai-sampai ya. Mana air tinggal satu botol,” seru temanku sambil kesal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Lama kelamaan persediaan airpun habis. Kami bingung, karena kami dilarang membeli air minum di jalan dengan menggunakan uang. Kalau ketahuan akan ada sangsinya. Akhirnya aku dan teman-temanku memberanikan diri untuk meminta air pada tetangga di sini. Alhamdulillah, airpun sudah terisi dengan penuh. Tapi rasa airnya aneh seperti air mentah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            “Ahh, sudahlah. Minum saja. Positive thinking-lah kita ama warga disini,” seru ketua Pramuka kepada anggotanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            “Betul juga frend. Daripada kita mati kehausan. Kering kerontanglah tubuh kita. Bisa pingsan di jalan yang sunyi dan tidak tau arah. Persis kayak tengkorak kurus yang tak berdaging karena hausnya, hehehe...” teriakku pada teman-teman, walaupun sebenarnya perasaanku tidak enak takut keracunan. Tapi ya sutralah. Yang penting aku tidak dehidrasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                       Alhamdulillah,… Allahu Akbar… Akhirnya kami sampai juga di lokasi tujuan. Aku dan teman-teman istirahat sambil menikmati indahnya taman dengan hamparan tumbuh-tumbuhan yang hijau dan udara sejuk dengan semilir angin sepoi-sepoi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            “Kalau tau perjalanan akan seperti ini aku tidak akan ikut.” Gerutuku pada teman-teman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Tapi perjalanan camping beberapa hari ini emang sangat seru dan memberi kesan yang tak akan pernah aku lupa sehingga aku tahu banyak hal mengenai kehidupan alam sekitarnya dengan beragam corak manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            “Betul itu yang kau bilang kawan,” sela temanku saat aku berbicara pada ketua. Selanjutnya kita semua duduk dengan santai dan khidmat sambil makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*********************************************************************&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan : Sebuah kisah di atas adalah pengalaman Evi dan teman-teman sekolah SMP saat camping di Pematang Siantar. Pengalaman yang tidak akan pernah evi lupakan sehingga Evi tulisakan dalam sebuah cerita ^_^. Sayang sekali, dahulu Evi tidak punya kamera, apatah lagi Handphone. Kalau nggak, pasti lebih seru lagi. T_T&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kisah ini menjadi kisah penuh hikmah, bahwa tak semuanya wanita itu lembut karena ada saatnya wanita itu menjadi pemberani dan tangguh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~Evi A.~&lt;br /&gt;Medan, 22 April 2011&lt;br /&gt;http://eviandrianimosy.blogspot.com/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;Photo 2&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7232848384524993729-4867580880845522856?l=eviandrianimosy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/4867580880845522856'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/4867580880845522856'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eviandrianimosy.blogspot.com/2011/04/bumi-perkemahan-yang-menegangkan-kisah.html' title='Bumi Perkemahan yang Menegangkan (kisah para wanita pramuka yang pemberani )'/><author><name>Evi Andriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02049906709951916343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-C4Vnv0iZDuI/TV6lxbYx36I/AAAAAAAAA68/H4J6Z_AOANs/s220/3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-zHyooBYCMuM/TbCMTaFMM3I/AAAAAAAAA-0/Bp6t8eslUQ4/s72-c/lambang%2Bpramuka.gif' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7232848384524993729.post-3966167437477595733</id><published>2011-04-17T19:33:00.002+07:00</published><updated>2011-04-17T19:48:17.332+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KOTAK HARTA KARUN EVI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HIDANGAN EVI'/><title type='text'>Schotel Tahu</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Bahan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;500 gr tahu cina, belah 1/2 cm&lt;br /&gt;250 gr daging cincang&lt;br /&gt;100 gr wortel, potong dadu kecil&lt;br /&gt;1 bh bawang bombai, cincang&lt;br /&gt;1/2 sdm lada halus&lt;br /&gt;1 sdt garam&lt;br /&gt;1 sdt seledri cincang&lt;br /&gt;1 sdm mentega untuk menumis&lt;br /&gt;2 lbr keju lembaran, potong 1 cm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Saus:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;100 ml susu cair&lt;br /&gt;4 btr telur&lt;br /&gt;1/2 sdm lada halus&lt;br /&gt;1/4 sdt pala halus&lt;br /&gt;1 sdt garam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Cara membuat:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Panaskan mentega, tumis bawang bombai hingga harum, tambahkan wortel masak hingga layu, angkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Masukkan ke dalam daging cincang bersama lada dan garam, aduk rata, sisihkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Saus: kocok telur bersama susu cair hingga rata, tambahkan lada, pala dan garam, sisihkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Olesi pinggan tahan panas dengan mentega, susun tahu di bawah, siram saus, beri isi atasnya, ratakan. Susun lagi tahu, saus dan adonan, hingga bahan habis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Siram atasnya dengan saus, beri potongan keju dan taburi atasnya dengan seledri cincang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Panggang dengan suhu 180 derajat Celcius selama 20 menit, angkat, sajikan hangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk 6 orang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Kiriman dari tetehku, Nurjanah Yahya)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7232848384524993729-3966167437477595733?l=eviandrianimosy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/3966167437477595733'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/3966167437477595733'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eviandrianimosy.blogspot.com/2011/04/schotel-tahu_17.html' title='Schotel Tahu'/><author><name>Evi Andriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02049906709951916343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-C4Vnv0iZDuI/TV6lxbYx36I/AAAAAAAAA68/H4J6Z_AOANs/s220/3.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7232848384524993729.post-33477499312748153</id><published>2011-04-16T02:28:00.004+07:00</published><updated>2011-04-16T03:06:53.190+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Teknik Tulis Menulis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='LRS (Leutika Reading Society) Medan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KOTAK HARTA KARUN EVI'/><title type='text'>Pertemuan Anggota Penulis LRS yang Luar Biasa</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-Zdex8aT9JSA/TaieUx29BWI/AAAAAAAAA-s/f6oMBftQzK0/s1600/1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-Zdex8aT9JSA/TaieUx29BWI/AAAAAAAAA-s/f6oMBftQzK0/s400/1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5595896616826242402" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah pertemuan LRS cabang Medan ke Lima pada hari Minggu tanggal 27 Maret 2011 di Taman Budaya berjalan lancar dan luar biasa. Karena peserta yang hadir lebih dari 30 orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LRS (Leutika Reading Society) merupakan gerakan offline baca-tulis di bawah bimbingan dari Leutika Publisher di mana kegiatan perkumpulan ini membaca buku Leutika dengan GRATIS dan berlomba-lomba mereview buku leutika lewat blog/FB dan juga bisa mengirimkannya ke media massa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sebagai koordinator LRS Medan mempunyai impian mengembangkan minat baca warga Sumatera Utara dan melahirkan banyak para penulis-penulis yang handal dan maju serta menuangkan segala pikiran kreatifnya dalam bentuk tulisan. Oleh sebab itu, gerakan ini tidak sebagai gerakan baca tapi juga gerakan diskusi dan pembelajaran melalui pelatihan menulis yang di bawakan oleh anggota-anggota LRS itu sendiri yang telah banyak pengetahuan dalam bidang tulis menulis. Saya juga ingin menyatukan semua komunitas penulis yang ada di Medan, untuk mempererat ukhuwah dan silaturrahmi melalui LRS ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LRS cabang Medan merupakan gabungan dari orang-orang yang suka membaca buku-buku Leutika dan juga berbagai komunitas menulis seperti :&lt;br /&gt;•FLP (Forum Lingkar Pena)&lt;br /&gt;•KOMPAK (Komunitas Penulis Anak Kampus)&lt;br /&gt;•KOMA (Komunitas Pecinta Membaca dan Berkarya)&lt;br /&gt;•WSC (Win Sharing Club)&lt;br /&gt;•KONTAN (Komunitas Tanpa Nama)&lt;br /&gt;•KSI (Komunitas Sastra Indonesia)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini anggota dari LRS cabang Medan sudah mencapai 40 orang lebih. Subhanallah, semoga persatuan ini akan terus terjaga sehingga kerukunan akan tercipta dengan indah. Saling berbagi ilmu, saling membina ukhuwah yang erat serta bersama-sama sukses di bidang kepenulisan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah melihat antusias teman-teman ini saya pun melajutkan review buku The Miracle of Writing. Semua aktivis LRS hening menyimak setiap apa yang saya bahas. Semoga ini awal semangat para penulis di Medan untuk terus berkembang. Karena saya juga bukan siapa-siapa yang sama-sama belajar dengan semua teman-teman LRS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Review The Miracle of Writing&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Judul : The Miracle Of Writing: Memunculkan Keajaiban Menulis&lt;br /&gt;Penulis : M Iqbal Dawami&lt;br /&gt;Penerbit : Leutika, Yogyakarta&lt;br /&gt;Tahun : I, November 2010&lt;br /&gt;Tebal : xiv + 169 Halaman&lt;br /&gt;Harga :  Rp 40.000,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Menulis merupakan aktivitas yang tidak pernah terlepaskan bagi siapapun. Baik dia seorang penulis, pekerja kantoran, pengarang, penyair, dan lain-lain selalu berhubungan dengan dunia tulis menulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Buku ini memaparkan keajaiban dari menulis dengan cukup baik sehingga membuat kita ingin terus membacanya sampai selesai. Karena hal ini dapat memotivasi setiap orang baik yang suka menulis atau pun tidak. Penulis ‘The Miracle of wWriing’, Iqbal memaparkan beberapa bukti ilmiah keampuhan terapi menulis yaitu :&lt;br /&gt;1) Menulis dapat menurunkan Sympton Asma dan Rheumatoid&lt;br /&gt;2) Menulis sebagai terapi&lt;br /&gt;3) Menulis membebaskan dari deraan batin&lt;br /&gt;4) Menulis akan mengurangi aktivitas Amygdala&lt;br /&gt;5) Menulis dapat mengubah cara berpikir&lt;br /&gt;6) Diary sebgai teman curhat&lt;br /&gt;7) Divonis kanker, menulislah&lt;br /&gt;8) Pengobatan naratif&lt;br /&gt;9) Menulis mengatasi kebiasaan buruk&lt;br /&gt;10) Menulios akan mengatasi trauma&lt;br /&gt;11) Menulis sebagai alat transformasi diri&lt;br /&gt;12) Menulis membantu kinerja memori&lt;br /&gt;13) Menulis membantu kesadaran personal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Selanjutnya di bagian ke dua penulis menjelaskan bahwa tindakan kepenulisan sudah ada sejak zaman peradaban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Menulis juga pada abad ke-13 telah ada dengan adanya bukti buku-buku telah tersebar di seluruh perpustakaan di Baghdad, Irak di bakar. Tapi kemudian budaya menulis yang smeula merupakan akti opus spiritual (kerja halus) kemudian bergeser menjadi opus manual (kerja kasar) maka lengkaplah peradaban tersebut. Sehingga kita mengenal Al-Kindi, Al-Farabi, Al-Ghazali, Ibn SIna, Albert Einstein, Thomas Alfa Edison dan ilmuwan kelas dunia lainnya, jika mereka tidak menuliskan ilmunya ke dalam buku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Peradaban Islam diawali juga dengan baca-tulis, hal ini di tandai dengan :&lt;br /&gt;“Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. bacalah dan Tuhanmulah yang Maha Mulia. Yang mengajarkan manusia dengan pena. Dia yang mengajarkan manusia apa yang tidak di ketahuinya.” (QS. Al’Alaq : 1-5)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Sayyidina Ali mengatakan, “Menulis adalah buruan dan tulisan adalah ikatannya. Ikatlah buruanmu dengan ikatan yang kuat, yakni menuliskannya”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Oleh sebab itu mari kita ambil cahaya dan ruhnya. Kita teguhkan kesadaran kita untuk membiasakan membaca dan menulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Di bagian ketiga, Iqbal mencoba mengajak pembaca untuk melejitkan diri lewat tulisan dan mengenali diri melalui tulisan. Karena menulis selain untuk terapi juga mencerdaskan emosi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menulis sebagai jalan asketis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asketisme berasal dari bahasa YUnani “ascesis” yang berarti “pelatihan keras”, disiplin diri atau pengendalian diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muhidin M. Dahlan, novelis dari Yogyakarta, mengaku bahwa baginya menulis adalah jalan asketik, yakni jalan pengikatan diri terhadap Allah (hablum minallah) dan hal apa pun (hablum minan naas) untuk kemudian menyampaikan (hanya) kebenaran yang kita yakini, kita geluti, lalu kita sampaiakn dengan  menuangkannya dalam sebuah tulisan. Baginya menulis bukan lagi untuk mencari popularitas dan menjadi kaya secara materi, tapi juga memperkaya batin, memperkaya pengalaman, dan mengabdikan diri untuk Allah dalam sejarah kemanusiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; M. Faudhil Adhim mengatakan, berani memproklamirkan diri sejak remaja bahwa dia akan menyambung hidup dengan tulisan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh-contoh dari keampuhan menulis ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menulis menghilangkan trauma, tranformasi diri, mengubah pola pikir&lt;br /&gt; Nama pria ini adalah John Mulligan. Umurnya sudah empat puluh sembilan tahun. Dia adalah seorang tentara Amerika yang bertugas pada masa perang Vietnam. Setelah pulang dari perang itu, Mulligan merasakan guncangan hebat dalam jiwanya. Ini tentu maklum saja, bagi penyuka sejarah, siapapun pasti tahu, medan Vietnam memang serasa neraka bagi serdadu Amerika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Di jantung kota San Fransisco, Mulligan menjalani hari-harinya. Tapi sayang, tidak jelas arah hidupnya. Ia menjalani waktu demi waktu dengan luntang-lantung. Bayangan hari-hari semasa yang ia alami di Vietnam terus menghantuinya. Jiwanya terkoyak hebat. Pikirannya kacau. Hatinya tercabik-cabik. Ia memang selamat tanpa luka jasadi yang berarti di medan perang itu. Tapi psikisnya remuk. Keluarga, sahabat, tetangga, orang-orang terkasih, tak lagi ia perhatikan. Ia acuhkan kesemuanya itu. Ia mengalami guncangan superhebat dalam kepribadiannya. Koyakan kegelisahan hidup telah menjadi kawannya sekarang. Ia tak tahu lagi harus berbuat apa. Arti hidup tak lagi jelas dalam pandangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Hingga sebuah sejarah hebat dimulai. Tiba-tiba Mulligan tertarik dengan sebuah workshop menulis yang disarankan teman dekatnya karena kasihan melihat keadaannya. Tak tanggung-tanggung, pemateri workshop kali ini adalah Maxine Hong Kingston, penulis masyhur negeri Paman Sam itu. Kingston menyarankan kepada Mulligan untuk mengungkapkan semua pengalaman traumatis yang pernah ia alami semasa berada di Vietnam ke dalam bentuk tulisan. Itu satu-satunya cara untuk memulai lagi hidup yang berbinar seperti dulu kala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Cerita hebat itu kemudian dimulai. Setelah meninggalkan ruangan workshop. Keadaannya berubah drastis. Ia seperti para bajak laut yang baru menemukan harta karun yang melimpah ruah. Mulligan tertawa dan bersiul-siul di sepanjang perjalanan menuju rumahnya. Bukan karena ia bertambah gila, justru ia tengah menemukan makna baru dalam kehidupannya. Hidup baru yang lebih bahagia akan dimulainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Sesampainya di rumah, Mulligan bergegas meraih mesin tiknya. Kertas ia siapkan. Jemarinya siap digerakkan menekan tuts. Awalnya, suara ketukan mesin tik itu terdengar pelan nan lamban. Lama kelamaan semakin cepat. Lebih cepat. Dan lebih cepat lagi. Mulligan menulis dengan emosi. Semua yang ada di hatinya ia curahkan. Semua yang menggumpal di otaknya ia kerahkan. Semua yang menjadi bebannya ia tuliskan. Ia menulis, tanpa memerhatikan benar tidaknya ejaan dan pungtuasi. Ia menulis dengan merdeka. Ia ingin melepaskan beban yang menyerang di seluruh bagian terdalam hidupnya. Sesekali, ia menjeda mengetik dengan menyeka air matanya. Luapan emosinya kali ini benar-benar membuncah hebat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Awal-awalnya, ia menuliskan adegan-adegan menegangkan yang ia alami semasa perang. Kemudian tentang teman-temannya yang menembak serampangan hanya untuk kesenangan. Desing peluru yang berhamburan di tiap waktu. Interogasi yang tak manusiawi. Berhamburannya tubuh manusia di pohon-pohon. Kepala yang tak lagi bersama tubuhnya yang menggelinding ke mana-mana. Serta ranjau yang selalu menjadi kejutan di setiap langkah yang ia dan kawan-kawannya jejakkan. Serasa neraka telah terhadirkan di bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Awal-awalnya pula, saat membaca tulisannya sendiri, ia ngeri juga saat mengetahui bahwa betapa mengerikannya apa yang ada dalam jiwanya. Terkadang, ia mengacak-acak rambutnya sendiri, berteriak tak jelas, dan menertawai ketololannya sendiri, saat mengingat segala kehororan yang telah dialaminya semasa di Vietnam. Semua dikisahkannya melalui tulisan dengan sangat merdeka dengan aturan tulisan ala dia sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Tahun-tahun berikut, ia menjadi cerah. Ia tak lagi terbebani sedemikian berat deraan kehidupan. Pikirannya kini jernih. Hidupnya menjadi terarah. Menuangkan segala beban ke dalam tulisan ternyata sangat efektif untuk menyembuhkan segala luka-luka psikologis yang sudah sedemikian parah menganga dalam dirinya. “Saya dulu seperti kerang kosong yang berjalan-jalan di jalanan. Menulis telah membuat saya merasa punya jiwa,” kata Mulligan penuh haru. Maka lahirlah kemudian, novel apik itu dari tangannya: Shopping Cart Soldiers. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Applause riuh patut kita berikan kepadanya. Untuk kesembuhan jiwanya. Serta keberhasilan karyanya. Keadaan Mulligan, persis dengan petuah manis, “Pada dasarnya,” kata Pennebaker, “bagi yang mengalami keguncangan jiwa atau mengalami depresi, bergegaslah menulis. Menulislah secara sangat bebas tanpa memedulikan struktur kalimat dan tata bahasa. Niscaya, Anda akan terbebaskan dari segala deraan batin.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Selain cerita di atas juga ada orang-orang Indonesia yang tercerahkan dengan menulis seperti Asma Nadia dan Pipiet Senja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Di bagian terakhir, Iqbal mengajak penulis untuk membuat catatan harian. Karena hal tersebut akan memudahkan kita menulis dengan seperti apa adanya diri kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Oleh sebab itu mari kita menulis dari yang sederhana, yang tidak memberatkan seperti catatan harian atau diary. Tidak perlu ada alasan tidak ada sarana, tida ada laptop karena itu akan mempersulit kita untuk menulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang dikatakan oleh Sandra Lee Schubert:&lt;br /&gt;“Mulailah secara sederhana,” kata Sandra Lee Schubert, “belilah sebuah buku harian atau buku catatan yang tidak terlalu mahal dan pilihlah sebuah pena favorit. Buatlah sebuah waktu keramat untuk diri Anda saat di mana Anda tidak mau diganggu. Tulislah apa yang ada di benak Anda. Apakah Anda tengah bergelut dengan masalah yang sulit dan rasa sakit? Mulailah dari sini. Uraikan masalah dan rasa sakit itu, siapa dan apa yang terlibat, mengapa hal ini bisa menjadi masalah bagi Anda, dan apa yang Anda rasakan ketika isu ini ada pada diri Anda.” Sederhana saja. Mulailah dengan menterakan kekata dari keadaan jiwa yang tengah kita rasa. Lakukan sesering mungkin. Jika memungkinkan, setiap hari. Maka itu akan menjadi catatan harian. Menurut Sandra, catatan harian adalah alat yang digunakan dalam jangka panjang untuk penyembuhan dan pertumbuhan personal. Ini tidak membutuhkan kecakapan dan uang. Catatan harian dapat menjadi teman seumur hidup. Gunakan dengan baik, dan ini akan membalas Anda dengan kebahagiaan, pemenuhan, dan hidup yang lebih sehat. Beginilah, cara-cara sederhana namun membahagia jiwa dengan luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Selanjutnya saya mengajak dan memotivasi semua anggota LRS untuk terus menulis dan jangan pernah berhenti dari menulis. Menulislah dengan cinta, menulislah dengan hati kita. Karena menulis akan merekam jejak-jejak kehidupan kita. Menulislah untuk  mencerahkan diri sendiri dan orang lain. Mulailah sejak sekarang kita bercengkrama dengan pena, dengan jari melalui keyboard. Sehingga kita juga dapat menemukan Tuhan dalam tulisan-tulisan kita. Kita tidak lagi merasa kesunyian, kesepian dan bahkan kita bis amenjadi manusia kreatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Alhamdulillah di akhir pertemuan ini. Saya mengajak semuanya anggota LRS (termasuk saya juga di dalamnya sebagai koordinator) untuk membuat sebuah kisah inspiratif, sebuah cerita FF─cerita singkat maksimal 400 kata tentang budaya Sumatera Utara. Di sini saya berharap sebagai warga Sumatera Utara bisa membuat sebuah cerita yang menarik seperti apa melayu deli, objek-objek wisatanya gimana, kebiasaaan penduduk medan bagaimana, bagaimana dengan suku-suku yang lainnya, dari segi adat-istiadatnya. Bagi yang punya kampung Tapanuli, Sipiongot dapat juga menceritakannya, atau di kota binjai yg terkenal dengan rambutannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Cerita FF ini akan di bedah pad apertemuan selanjutnya yaitu Hari Minggu Tangga 17 April 2011. InsyaAllah karya teman-teman setelah di bedah, diperbaiki akan kita bukukan. Semoga di mudahkan oleh Allah. Minggu depan tepatnya tabggal 17 April kita akan membahas tentang FF (Flash Fiction)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh&lt;br /&gt;~Evi Andriani~&lt;br /&gt;Koordinator LRS Cabang Medan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7232848384524993729-33477499312748153?l=eviandrianimosy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/33477499312748153'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/33477499312748153'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eviandrianimosy.blogspot.com/2011/04/pertemuan-anggota-penulis-lrs-yang-luar.html' title='Pertemuan Anggota Penulis LRS yang Luar Biasa'/><author><name>Evi Andriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02049906709951916343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-C4Vnv0iZDuI/TV6lxbYx36I/AAAAAAAAA68/H4J6Z_AOANs/s220/3.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-Zdex8aT9JSA/TaieUx29BWI/AAAAAAAAA-s/f6oMBftQzK0/s72-c/1.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7232848384524993729.post-978156873006635632</id><published>2011-04-14T03:36:00.008+07:00</published><updated>2011-04-14T17:28:42.869+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Teknik Tulis Menulis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='CINTA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KOTAK HARTA KARUN EVI'/><title type='text'>Keramahan Cinta</title><content type='html'>&lt;a href="&lt;p style="text-align: center"&gt;&lt;a href="http://bangaswi.wordpress.com/2011/04/02/kuis-cerpelai-persahabatan/"&gt;&lt;img title="Kuis Cerpelai Persahabatan" src="http://bangaswi.files.wordpress.com/2011/04/banner-kcp.png" width="246" height="82"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Keramahan Cinta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;oleh : Evi Andriani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;a href="http://bangaswi.wordpress.com"&gt;Sosok itu&lt;/a&gt; sangat cantik, ramah dan baik hati. Siapa pun bila memandangnya tidak akan pernah bosan karena terpancar aura kesederhanaan dibalik wajahnya. Jilbab yang menutupi rambutnya semakin membuatnya tampak anggun. Budi pekertinya yang sopan membuat semua orang menjadi kagum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;a href="http://bangaswi.wordpress.com"&gt;Sosok &lt;/a&gt;wanita itu adalah Astri─kakak angkatku. Hari-hari kak Astri dihabiskannya untuk mengikuti kegiatan sosial. Prestasi-prestasi dalam bidang lingkungan hidup selalu ditunjukkan padaku. Keluhan-keluhan tidak pernah terucap dari bibir mungilnya. &lt;a href="http://bangaswi.wordpress.com"&gt;Sosok&lt;/a&gt;nya telah memberiku semangat dalam menjalani lika-liku kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Dek, jangan sia-siakan hidup kita ini. Manfaatkan waktu luang kita untuk kebaikan. Jangan pernah menyerah dan mempersempit pikiran kita dengan masalah-masalah dan kegelisahan. Ingatlah selalu akhirat karena itu tempat yang kekal bagi kita,” ucap kak Astri penuh keramahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Kata-katanya selalu terukir di memoriku. Ingin kumemeluknya. Namun itu hanyalah mimpi. Nasehat itu menjadi nasehat terakhir dalam hidupku ketika dia menolong korban letusan gunung berapi. Keramahan cinta dalam persahabatan ini akan menjadi kenangan yang paling &lt;a href="http://indahnyahidupku.wordpress.com"&gt;indah&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Cerpelai “Keramahan Cinta” diikutkan dalam &lt;a href="http://bangaswi.wordpress.com/2011/04/02/kuis-cerpelai-persahabatan/&lt;br /&gt;"&gt;Kuis Cerpelai Persahabatan&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7232848384524993729-978156873006635632?l=eviandrianimosy.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/978156873006635632'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7232848384524993729/posts/default/978156873006635632'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eviandrianimosy.blogspot.com/2011/04/keramahan-cinta.html' title='Keramahan Cinta'/><author><name>Evi Andriani</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02049906709951916343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-C4Vnv0iZDuI/TV6lxbYx36I/AAAAAAAAA68/H4J6Z_AOANs/s220/3.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7232848384524993729.post-8932917411700766671</id><published>2011-04-11T23:57:00.002+07:00</published><updated>201
